Diiringi Ratusan Pendukung, Wali Feri Mendaftar ke Gerindra

Kolase foto pendaftaran Tri Suryadi, SE alias Wali Feri  ke DPC Partai Gerindra di Lubuk Alung. Foto: OLP
Lubuk Alung - Legislator Sumbar Tri Suryadi alias Wali Feri, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Padangpariaman ke DPC Partai Gerindra Padangpariaman di Jalan Padang-Bukittinggi, Lubuk Alung, Jumat (8/11) pukul 10.00 WIB.

Panitia di DPC Partai Gerindra Padangpariaman terima dokumen pendaftaran Tri Suryadi, SE alias Wali Feri. Foto: OLP
Saat mendaftar, Wali Feri diantarkan oleh ratusan pendukungnya dengan mengendarai 43 mobil dan 9 sepeda motor. Pendukung Wali Feri yang hadir tidak main-main. Mereka umumnya pemuka masyarakat di mana mereka berdomisili. Ada yang dari unsur tokoh agama, niniak mamak, bundo kandung beserta tokoh pemuda yang mewakili 17 kecamatan di Padangpariaman. 


Baca Juga: Banjir Dukungan Wali Feri Nyalon Bupati, Ketua PKDP Pekanbaru: "Kami Siap Pulang Kampung Menangkan Beliau"


Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon DPC Gerindra Padangpariaman, Syafrizal mengatakan hingga saat ini baru Wali Feri dari unsur kader Partai Gerindra yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati di partai besutan Prabowo Subianto itu.

"Hingga saat ini sejak kita buka pendaftaran 28 Oktober, sudah 13 kandidat yang mendaftar. Namun baru Wali Feri di antara bakal calon tersebut kader Gerindra," kata Bendahara Umum di DPC Gerindra Padangpariaman itu.

Menurut dia, penentuan siapa bakal calon yang akan diusung Partai Gerindra di Pilkada Padangpariaman 2020, merupakan kewenangan DPP Gerindra. Pihaknya dan DPD Sumbar hanya bertugas menyampaikan data administrasi ke DPP Gerindra. Meski demikian, kata dia, DPP Gerindra sudah menyediakan jalur khusus bagi calon dari internal partai. 



Baca Juga: Ketua Gempar Pekanbaru: Wali Feri Sosok Paling Ideal Memimpin Padangpariaman


"Kader internal lebih diutamakan untuk dusung (sebagai calon di Pilkada Serentak 2020). Itu sudah disepakati di tingkat DPP," kata dia.

Partai Gerindra Padangpariaman akan menutup pendaftaran pada 15 November 2019. Sebelum jadwal penutupan, para bakal calon yang telah mendaftar diwajibkan melengkapi semua syarat administrasi. Kemudian semua berkas bakal calon akan dikirimkan ke DPP Partai Gerindra untuk diteliti - kemudian diputuskan sebagai calon partai yang akan didaftarkan Gerindra ke KPU Padangpariaman.

Tokoh masyarakat dan pengacara, Zulbahri, ikut mendampingi Wali Feri saat mendaftar. Zulbahri mengatakan Wali Feri merupakan aset terbaik Padangpariaman dari kalangan milenial untuk memimpin Padangpariaman.


Baca Juga: UU Syarat Mencalon Pilkada Akan Direvisi, Wali Feri Kian Percaya Diri

"Wali Feri bukan calon kaleng-kaleng. Ia tokoh muda yang fenomenal dan memiliki pendukung dari segala unsur lapisan masyarakat," kata mantan pimpinan DPRD Padangpariaman 1999-2004 itu.

Kata dia, selama ini Wali Feri telah memenuhi harapan masyarakat yang ditumpangkan kepadanya. Baik saat menjabat walikorong, walinagari dan anggota DPRD Padangpariaman.

"Oleh sebab itu ia terpilih menjadi Anggota DPRD Sumbar dengan perolehan hampir 15.000 suara. Dan kini semua pendukung beliau menginginkannya menjadi bupati. Seperti nasehat Wali Feri kepada saya, kebenaran akan menemukan jalannya, insya Allah beliau akan terpilih," sebut Zulbahri.

Tidak sampai di situ. Zulbahri bahkan membedah arti nama Wali Feri - Tri Suryadi. Tri dan Surya artinya tiga cahaya. Dan 'Di' kalau dibahasa-Arabkan adalah 'Din' berarti agama. Nama Wali Feri ia simpulkan "tiga cahaya agama atau tiga cahaya kebenaran".

"Yang akan menyinari kegelapan di Padangpariaman. Pemimpin itu lahir sesuai zamannya. Wali Feri adalah jawaban untuk Padangpariaman saat ini," pungkasnya.

Tokoh dari kalangan niniak mamak Padangpariaman, Aner Rangkayo Datuak Bungsu juga ikut mengantarkan Wali Feri mendaftar. Ketua KAN Sungai Geringging itu dengan tegas menyatakan dukungannya kepada Wali Feri.

"Saya sudah lama bergaul dengan dia. Ia sangat dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu kami berbondong-bondong datang (mendaftar di Gerindra)," kata dia.

Wali Feri, kata dia merupakan sosok pemimpin merakyat. Menurutnya, Wali Feri selalu ada saat dibutuhkan masyarakat dari siang hingga malam hari. Bagi Wali Feri, sebut dia, tidak ada sama sekali sekat pembatas  antara dia dengan masyarakat yang dipimpinnya.

"Ia mau membantu siapa saja. Jiwa sosialnya sangat tinggi. Punya semangat menolong dengan tidak membeda-bedakan orang," tandasnya.

Senada dengan Ketua KAN Sungai Geringging. Bundo Kanduang dari Sungai Limau, Linda (53), berkata ia akan mendukung Wali Feri jadi bupati. Dia selalu setia mendukung Wali Feri sejak mencalon anggota DPRD Padangpariaman dan DPRD Sumbar.

Linda mengaku selama ini ikhlas mendukung karena menganggap Wali Feri pribadi yang suka menolong. Wali Feri juga dinilainya tidak pernah membeda-bedakan status sosial. Wali Feri, sebut dia akan menolong dengan segala upaya yang ada pada dirinya untuk membantu orang yang dalam kesusahan.

"Oleh karena itu kami juga menolongnya tanpa pamrih apalagi imbalan uang. Tak jarang kami lihat Wali Feri hingga larut malam mengurus masyarakat. Tidak terhitung pula bantuan yang diberikan Wali Feri kepada masyarakat kami yang butuh pertolongan," ungkapnya.

Nyaris menitikkan air mata, ia menceritakan bagaimana Wali Feri sempat bergadang membantu mengurus pemulangan jenazah salah seorang warga yang meninggal di perantauan. Ia juga menceritakan saat Wali Feri membantu biaya pengobatan bedah tumor seorang pemuda.

"Usai operasi (pembedahan) dia juga dicarikan pekerjaan oleh Wali Feri," ungkapnya.

Wali Feri memang telah memantapkan diri maju bertarung di Pilkada Padangpariaman. Dirinya juga telah meminta restu kepada sejumlah tokoh masyarakat ranah dan rantau. Saat menjalin silaturahmi dengan tokoh perantau Padangpariaman di Kota Pekanbaru, Riau, Wali Feri banjir dukungan.

Ketua PKDP Pekanbaru, Agusman Sikumbang dan Ketua Gempar Pekanbaru, Ardi Tanjung telah menyatakan dukungan resminya diringi pernyataan sikap 120 orang tokoh perantau lainnya.

Wali Feri mengatakan dirinya akan melalui setiap tahapan Pilkada Padangpariaman 2020. Usai mendaftar di Gerindra, ia juga akan mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik lainnya.

"Sejauh ini kita sudah menjalin komunikasi dengan beberapa tokoh lintas partai untuk koalisi. Peluang koalisi terbuka lebar," kata mantan Walinagari Pilubang itu.

Ia menyebut hingga saat ini ia bersama timnya, tengah mendiskusikan beberapa nama untuk menjadi bakal pasangannya nanti. Kriteria siapa bakal calon yang akan mendampinginya, ia utamakan kesamaan visi-misi dan integritas.

"Tentunya yang pertama kesamaan visi, integritas dan semangat membangun Padangpariaman yang dilandasi kejujuran," kata aktivis 98 ini. (OLP)