Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.

Latest Post

Legiun Veteran Padangpariaman: "Kita Korbankan Segalanya, Jangan Sia-siakan Kemerdekaan!"

Written By oyong liza on Wednesday, 26 April 2017 | 18:59


Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Padangpariaman memilih ketua baru pasca wafatnya Zuardi. Sepeninggal Zuardi, LVRI mengalami kekosongan kepemimpinan. Musyawarah digelar di Aula Saiyo Sakato Padangpariaman, Pariaman, Rabu (26/4/2017).

Menurut Kepala Seksi Personalia Kodim Pariaman 0308 Kap. Inf. Ali Muntir mengatakan tanpa adanya legiun veteran Indonesia tidak akan merdeka seperti saat ini.

Ia menyebut tiap daerah memiliki makam pahlawan untuk mengenang jasa pejuang. Bukan harta benda yang memerdekan Indonesia tapi dengan perjuangan jiwa dan raga serta tetesan darah para pejuang.

Ketua DPD LVRI Sumbar Faisal yang hadir saat itu menyambut baik kekompakan para pejuang veteran di masa tua mereka. Ia mengimbau pejuang menceritakan bagaimana semangat generasi terdahulu melawan penjajahan.

"Sampaikan kepada anak cucu kita jangan menyianyiakan kemerdekaan ini karena merah ialah gumpalan darah para pejuang yang telah gugur di medan perang dan putih ialah sucinya niat para pejuang kita," ungkap Faisal

Peci kuning keemasan legiun veteran, imbuh Faisal, ialah hadiah kemerdekaan untuk menghargai veteran. Tidak ada organisasi lain yang menggunakannya.

"Namun sekarang perhatian pemerintah kurang dalam membina kelangsungan hidup veteran," ungkap pria 84 tahun itu.

Kepala Dinas Sosial Padangpariaman Arman Adek yang mewakili bupati dalam acara itu menyampaikan kekagumannya kepada legiun veteran. Veteran dengan senjata seadanya berjuang tanpa gentar melawan penjajah bersenjata canggih.

Ia berharap dengan terpilihnya Ketua LVRI baru akan membawa kesejahteraan legiun veteran di Padangpariaman.

Ia mengatakan saat ini pihaknya menganggarkan rehabilitasi makam pahlawan agar lebih terawat dan indah.

Muscab dihadiri sekitar 120 orang legiun veteran. Legiun veteran terdiri dari veteran TNI dan Polri.

TIM

Rantau-- Gubernur Kepri dan Walikota Puji Kiprah GEMPAR Tanjung Pinang


Tanjung Pinang -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur hadiri pelantikan Generasi Muda Pariaman (GEMPAR) Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau periode 2017-2020 di Aula Asrama Haji, Sabtu (22/04/2017).

Kepengurusan GEMPAR Periode 2017-2020 tersebut diharapkan dapat menjadi pemersatu dari masyarakat Piaman yang ada di Kota Tanjung Pinang.

"Bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan pembangunan dan kemakmuran masyarakat kota Tanjung Pinang dan masyarakat Piaman itu sendiri," kata Suhatri Bur.

Bersamaan dengan pelantikan GEMPAR tersebut, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman juga memberikan penghargaan kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nudin Basirun atas bentuk perhatian dan kepedulian yang ia berikan kepada warga Kepri yang berasal dari daerah Piaman. Nurdin Basirun juga dikenal dekat dan menyatu dengan masyarakat Piaman, baik yang berada di Tanjung Pinang, Batam, Karimun, Lingga hingga Natuna.

"Ia juga sering mengikuti acara badantam/badoncek tradisi rang Piaman, jadi sudah sewajarnya penghargaan disematkan kepadanya. Kami menobatkan Bapak Nurdin Basirun sebagai ninik mamak rang Piaman,” Suhatri Bur menambahkan.

Disamping kepada gubernur, penghargaan juga diberikan kepada Walikota Tanjung Pinang dan Wakil. Mereka dianggap kepala daerah yang mengayomi warga Tanjung Pinang berasal dari Piaman.

"Pak Lis, Sang Walikota dikenal dekat dengan warganya tanpa pilih kasih," tambah Suhatri Bur.

Lebih lanjut, Suhatri Bur juga memberikan penghargaan kepada Ketua GEMPAR Tanjung Pinang, Syaiful. Ia menilai sosok Syaiful merupakan pemuda yang aktif menjalankan roda organisasi yang menaungi masyarakat Padangpariaman. Atas dedikasinya itu, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman memberikan piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Bupati Ali Mukhni.

Disamping itu, Suhatri Bur juga bercerita tentang pesatnya kemajuan pembangunan di Kabupaten Padangpariaman. Ia mengatakan beberapa Perguruan Tinggi terkenal akan segera pindah ke Kayu Tanam, Padangpariaman. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan dan jalan sudah merata.

Ketua GEMPAR Tanjung Pinang, Syaiful mengatakan GEMPAR merupakan organisasi kepemudaan yang bergerak dalam bidang sosial masyarakat yang telah berdiri di Kota Tanjung Pinang sejak tahun 1963. GEMPAR menurut dia selalu setia dan berbaur dengan masyarakat Tanjung Pinang.

"Selain itu GEMPAR juga telah menyatakan siap berbuat yang terbaik untuk Tanjung Pinang dan Provinsi Kepri," kata dia.

Sementara itu Walikota Tanjung Pinang, Lisdarmansyah dalam sambuatannya menyampaikan bahwa keberadaan warga Piaman cukup memberikan sumbangsih bagi kemajuan Tanjung Pinang.

"Terutama dalam bidang perdagangan. Warga Piaman ini sangat menunjang perekonomian Tanjung Pinang," kata dia.

Ia berharap warga Piaman terus berkarya dan dapat bersama-sama menghidupkan dan meningkatkan perekonomian Tanjung Pinang dan Provinsi Riau.

“Saya salut dengan orang Piaman khususnya dan warga Minang umumnya, begitu giat berusaha dan berdagang, jika kita ke pasar pasti kita ketemu orang Piaman," tambahnya.

TIM

Jelang Pilkada Pariaman, KPU Sosialisasikan Revisi UU Pilkada Terbaru

Ketua KPU Boedi Satria Didampingi Sekretaris Hendri Jalal
Revisi Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Kepada Daerah ditetapkan oleh Pansus DPR RI untuk disahkan menjadi Undang-Undang dalam rapat paripurna DPR RI dalam waktu dekat.

Menyikapi hal tersebut, KPU Kota Pariaman sebagai penyelenggara Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Pariaman tahun 2018 mendatang, mulai sosialisasikan berbagai tahapan pilkada kepada masyarakat.

Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria, di ruang kerjanya di Kantor KPU Pariaman, Rabu (27/4/2017), mengatakan, pihaknya akan mengikuti tahapan penyelenggaraan pilkada sesuai dengan tahapan yang ditetapkan oleh KPU Pusat. Meskipun RUU belum ditetapkan menjadi Undang-Undang oleh DPR RI, namun diprediksikan tahapan pungut hitung pilkada dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Tahapan Pilkada sebetulnya baru akan disusun oleh KPU Pusat setelah RUU disahkan DPR RI nanti. Namun melihat revisi yang ada, saya yakin tahapan puncak pungut hitung pilkada serentak dan di Kota Pariaman hampir dipastikan dilaksanakan pada 27 Juni 2017,” terang Boedi.

Pihaknya, jelas Boedi, telah mensososialisasikan jadwal puncak penyelenggaran pilkada, yaitu pungut-hitung suara kepada masyarakat melalui media masa dan media sosial serta langsung kepada masyarakat.

“Kita gunakan media sosial untuk sosialisasikan tahapan pilkada, untuk sementara kita upload tahapan puncak pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang itu,” jelasnya.

Terkait persiapan penyelenggaran Pilkada Pariaman 2018, KPU Pariaman telah dialokasikan anggaran tahap I penyelenggaran sebesar Rp6,5 miliar pada APBD tahun 2017 Kota Pariaman.

“Anggaran untuk tahap I sudah dialokasikan karena memang tahapan awal pemilukada dimulai tahun 2017 ini,” sebutnya.

Besaran tersebut juga tergantung dengan jumlah pasangan calon peserta pemilukada. Jika pasangan calon hanya ada dua pasang tentu realisasi anggarannya akan disesuaikan pula dengan kebutuhan.

"Begitu juga jika calon lebih dari jumlah tersebut. Dalam anggaran kita buat estimasi maksimal paslon hingga 8 pasang. KPU Kota Pariaman awalnya mengusulkan Rp16 miliar, namun disetujui sebesar Rp14,3 miliar," tandasnya.

Nanda

Padangpariaman Gelar Musabaqah Kitab Kuning Antar Santri

Written By oyong liza on Tuesday, 25 April 2017 | 20:25


Musabaqah Kitab Kuning antar pondok pesantren se-Kabupaten Padangpariaman diharapkan dapat meningkatkan silaturrahmi di antara pondok pesantren yang ada di Kabupaten Padangpariaman. Sehingga santri yang berasal dari berbagai pondok pesantren tersebut sejak dini sudah saling kenal mengenal ketika masih jadi santri.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Lomba Musabaqah Kitab Kuning Hasan Basri, Senin (24/4/2017), pada pembukaan Lomba Musabaqah Kitab Kuning antar Pondok Pesantren se-Kabupaten Padang Pariaman yang berlangsung di Pondok Pesantren Madrasatul ‘Ulum, Lubuk Puar, Balah Aie, Kecamatan VII Koto. Lomba Musabaqah Kitab Kuning diselenggarakan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kabupaten Padangpariaman.

Menurut Hasan Basri yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Padangpariaman, lomba Kitab Kuning juga bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat santri dan masyarakat untuk lebih mendalami belajar kitab kuning. Karena untuk menguasai ilmu-ilmu agama Islam, penguasaan kitab-kitab kuning sangatlah penting.

“Diharapkan dengan lomba ini semangat belajar santri mendalami kitab kuning semakin meningkatkan,” kata Hasan Basri.

Lomba diikuti 27 peserta, sebanyak 11 orang perempuan dan 16 laki-laki, utusan dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Padang Pariaman. Pemenang I, II dan III mendapatkan uang tunai. Sedangkan pemenang I dan II akan dikirim pada lomba Kitab Kuning tingkat propinsi.

"Selanjutnya pemenang tingkat propinsi akan dikirimkan lagi ke tingkat nasional. Lomba Kitab Kuning antar pesantren ini, merupakan yang pertama kali diadakan di Padangpariaman,” kata Hasan menambahkan.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha  Kemenag Padangpariaman Syafrizal, mengharapkan peserta lomba untuk serius dalam belajar dan memahami kitab kuning. Hal itu sama dengan menjadi hafiz, penghafal Al-Qur’an.

"Orang yang perangainya banyak tidak baik, cenderung berbuat dosa, maka hafalannya bisa hilang. Begitu pula yang belajar kitab kuning, jika perilakunya banyak yang jelek, berbuat dosa ketimbang berbuat pahala, maka berkah ilmunya bakal hilang pula," ujar dia.

Orang beragama, sambungnya, termasuk santri, dilihat orang seperti kain putih. Sedikit saja kena kotoran, maka terlihat jelas oleh orang lain. Orang beragama dan santri, jika melakukan kesalahan sedikit, langsung jadi bahan pembicaraan publik. Karena itu, harap dia, santri harus berbuat baik lebih banyak.

"Insya Allah akan ada balasan yang lebih baik pula,” ungkapnya.

AT

Awal Masuk Kantor Pemko Pariaman Peringati Tiga HUT Nasional Sekaligus




Pemerintah Kota Pariaman peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21, Hari Kartini ke-138 dan Hari Kesadaran Nasional, di halaman Balaikota Pariaman, Selasa (25/4/2017). Ratusan ASN, TNI dan Polri berbaris dalam sebuah upacara pengibaran bendera. Pagi itu adalah hari masuk kantor pertama pasca libur tiga hari kantor.

Dalam rangka Hari Otonomi Daerah Walikota Pariaman Mukhlis Rahman membacakan pidato resmi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) TJahyo Kumolo. Pidato itu mengedepankan prinsip e-goverment dan reformasi birokrasi.

Saat ini, di Indonesia terdapat sebanyak 542 daerah otonom, yang terdiri dari 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota. Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2016, terdapat Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang bervariasi dari satu daerah dengan daerah lainnya.

"Diharapkan kedepan agar pemerintah daerah meningkatkan kinerjanya dengan melibatkan seluruh elemen yang ada di masyarakat dan dunia usaha," ungkapnya.

Memperingati HUT Kartini Mukhlis Rahman mengatakan, Raden Ajeng Kartini adalah cikal bakalnya emansipasi wanita yang dapat dirasakan oleh generasi saat ini. Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan yang tertindas sehingga perempuan sekarang bisa sejajar dengan pria dalam segala hal.

"Baik pendidikan, jabatan,  birokrasi dan kemasyarakatan. Kartini banyak merubah kebudayaan perempuan kala itu. Pemikiran Kartini jauh lebih maju dari perempuan lain di zamannya," pungkasnya.

Hadir dalam peringatan tersebut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Ketua DPRD Pariaman Mardison Mahyuddin, Kapolres Pariaman AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, Kasdim 0308 Pariaman Mayor Marjoni, Sekretaris Daerah Indra Sakti dan Kepala Kemenag Muhammad Nur.

TIM

Genius Dukung PMII Pariaman Sosialisasikan Dampak Buruk Narkoba


Wakil Walikota Pariaman Genius Umar apresiasi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kota Pariaman yang kritis melihat maraknya penggunaan narkoba di Pariaman.

"Mari sama-sama kita berantas narkoba. Narkoba harus dilawan bersama. Perang terhadap narkoba harus melibatkan semua pihak," ujar Genius saat menerima PMMI Pariaman di ruang kerjanya, Selasa (25/4/2017).

Unsur pemuda, sambung Genius, perannya sangat strategis dalam menangkal dan memutus mata rantai peredaran narkoba di Kota Pariaman. Ketua BNK Pariaman itu mengatakan bahwa hampir 60 persen penghuni lembaga pemasyarakatan klas IIB Pariaman di Karanaur terkait kasus narkoba.

Ketua PMII Pariaman Masrizal mengatakan pihaknya akan menggelar seminar anti narkoba menjelang Muspincab PMII. Pihaknya akan melibatkan ormas dan unsur pemuda untuk menyatukan visi guna melawan derasnya peredaran/penggunaan narkoba di Pariaman.

"Narkoba tidak hanya menyasar kalangan mahasiswa saja, tapi sudah ke anak-anak sekolah," ujarnya.

Pihaknya dalam seminar itu nantinya akan mengajak segenap lapisan agar mengkampanyekan dampak buruk narkoba kepada segenap lini masyarakat.

"Dengan adanya seminar ini nantinya para mahasiswa, pemuda dan ormas dapat memberitahukan betapa rusaknya tubuh kita dan lingkungan sosial apabila sudah mengkonsumsi narkoba, ditambah dengan permasalahan hukum yang harus dijalani," ucapnya.

TIM

Bidik Walikota, Mardison: "Momentum Saya Sekarang Bukan 5 Tahun Lagi"


Ketua DPD Partai Golkar, Mardison Mahyuddin, menyebut Pilkada Pariaman 2018 adalah momentum baginya untuk mencalonkan diri sebagai calon walikota.

"Kalau tidak sekarang kapan lagi. Kesempatan itu ada. Jika menunggu lima tahun lagi, tentu kesempatannya tidak sebaik dan terbuka seperti sekarang," ujar Mardison, di Pariaman, Selasa (25/4/2017).

Ia mengatakan keputusannya tersebut sangat logis mengingat tingkat keterpilihan dan kepopulerannya di masyarakat cukup tinggi. Dirinya juga telah membentuk tim pemenangan tersendiri disamping dari mesin Partai Golkar.

"Hasil survey tingkat internal yang kami lakukan, elektabilitas saya terus naik," sambungnya.

Disamping melakukan survey, kata Mardison, Partai Golkar yang digawanginya juga solid dan terus bergerak di akar rumput meyakinkan masyarakat. Seluruh kader Golkar menginginkan kemenangan pada Pilkada Pariaman 2018.

Ketua DPRD Kota Pariaman itu menambahkan, sejauh ini dirinya belum ada menetapkan siapa wakil yang akan mendampinginya. Ia akan melihat tingkat penerimaan masyarakat terhadap bakal calon wakil yang akan mendampinginya nanti.

"Tawaran untuk menjadi wakil sudah banyak yang datang. Baik dari tim yang bersangkutan hingga calon tersebut," ucapnya.

Syarat untuk maju sebagai pasangan walikota/wakil walikota, kata dia, akan dipenuhi Golkar dengan koalisi dengan sejumlah partai.

"Pembicaraan itu sudah dalam tahap serius, bahkan hingga DPW dan DPP. Kita pasti akan koalisi karena Golkar butuh satu kursi lagi di DPRD sebagai syarat mutlak mengusung paslon," sebutnya.
 

Ia mengaku Golkar akan menjajaki koalisi dengan Partai Gerindra dan sejumlah partai besar lainnya.

Sementara itu Ketua KPU Boedi Satria, sebelumnya mengatakan bahwa Pilkada Kota Pariaman akan diselenggarakan pada tanggal 27 Juni tahun 2018.

"KPU Pusat telah menetapkan Pilkada serentak Indonesia 2018 diselenggarakan 27 Juni 2018 yang mana Kota Pariaman bagian dari itu," kata Boedi.

OLP

Journey of Backpacker Trans 7 Terpukau Kuliner Padangpariaman

Written By oyong liza on Monday, 24 April 2017 | 19:12

Raef/foto: kapanlagi.com
Padangpariaman istimewa. Demikian disampaikan oleh Raef Haggag, presenter Journey of a Backpacker di salah satu warisan budaya Padangpariman, Musajik Tuo Atok Ijuak Sicincin, Senin (24/4/2017), yang akan ditayangkan di Stasiun TV Trans 7 pada bulan Ramadhan mendatang. Pernyataan tersebut dia sampaikan setelah mencicipi kuliner asli Padangpariaman yang disuguhkan untuk ia dan para kru.

Dia mengatakan, sajian menu gulai kapalo lauak, sala, dan olahan seafood yang ia coba, benar-benar memiliki sensasi kelezatan yang tidak ia temukan di tempat lain. Selain itu penganan godok batinta dan lapek bugih juga mengejutkan lidahnya.

Selain Rauf, Janjang Arius juga memuji kelezatan teh talua Piaman. Ia tidak menduga dalam segelas teh talua tidak memiliki aroma amis sedikitpun.

"Pantas Sumatera Barat sorganya kuliner dunia. Rupanya di Padangpariaman jago-jago bikin masakan," ungkapnya diamini oleh kru lainnya.

Tim peliput Trans 7 juga mengapresiasi penataan sejumlah pantai di Padangpariaman yang ia temui dan lihat. Bentang alam Padangpariaman mereka nilai sangat menjanjikan jika dikelola secara baik dan profesional.

"Dengan potensi yang begitu besar, sayang sekali kalau tidak dipromosikan dengan baik," timpal Wahyu, sang sutradara. Ia mengatakan secara geografis, Padangpariaman sangat progresif dikembangkan destinasi wisatanya. Padangpariaman yang memiliki bandara internasional, mesti menyadari hal tersebut.

"Dengan potensi yang ada mesti juga ditunjang pembangunan infrastruktur. Kami yakin Padangpariaman akan cepat berkembang kepariwisataannya," sambung dia.

Tayangan Journey of Bacpacker itu sendiri di Padang Pariaman, meliput tempat-tempat bersejarah yang ada kaitannya dengan penyebaran Agama Islam di Sumatera Barat. Seperti Surau Syekh Burhanuddin, Surau Pondok Ketek, Masjid Ampek Lingkuang dan Musajaik Tuo Sicincin.

Kemudian objek wisata seperti air Terjun Sarasah, Puncak Anai, Lapau Coklat serta pertunjukan seni tradisional khas daerah, Ulu Ambek.

Tayangan itu sendiri sudah memasuki sesi ketiga atau tahun ketiga penayangan. Untuk tahun ini ada 7 kabupate/kota di Sumatera Barat yang akan diliput mulai tanggal 21 hingga 30 April 2017.

"Ketujuh daerah yaitu Padangpariaman, Solok, Bukittinggi, Solok Selatan, 50 Kota dan Pesisir Selatan," pungkas sutradara yang acaranya mendapat penghargaan dari MUI dan KPI tahun 2015 itu.

TIM

Idolakan Ali Mukhni, Dosen Galileo Batam Sambangi Pendopo



Mendapat kesempatan bersilaturrahim dengan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, Putri Wahyu Novika langsung menyampaikan semua kekagumannya terhadap hasil kerja kepala daerah tersebut, lewat pantauannya dari perantauan.

Dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Galileo di Batam, Provinsi Kepulauan Riau itu, melihat geliat pembangunan pasca gempa 2009 cukup cepat di Padangpariaman.

"Ini tentunya buah kerja keras dan berat yang telah dilakukan oleh Pak Bupati Ali Mukhni," kata dia.
   
Putri Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris, Padangpariaman itu selalu terbang dari Banten ke Batam guna mengajar di Galileo. Ia sendiri tinggal dan berdomisili di Cilegon, Banten. Soal kemajuan kampung halaman selalu terpantau olehnya lewat berbagai media online dan sarana informasi lainnya.

Ia berharap masyarakat terus mendukung program kerja bupati dalam membangun Padangpariaman. Pembangunan mustahil dilakukan jika tanpa ada kesepahaman semua pihak.
   
Ia juga memuji banyaknya kucuran dana dari pemerintah pusat ke Padangpariaman yang dilakukan jemput bola oleh Ali Mukhni.
   
"Padangpariaman dapat banyak suntikan dana dari pusat. Tak mungkin kepercayaan yang datang secara tiba-tiba. Pasti ada komunikasi dan lobi yang dilakukan oleh bupati terhadap penyelenggara negara di tingkat pusat sana," sambungnya.

Ia berharap kepada bupati juga terus mengembangkan sektor pendidikan untuk menghasilkan SDM Padangpariaman berdaya saing tinggi. "Kita tahu, MAN Insan Cendikia telah mulai beraktifitas, BP2IP juga telah mulai. Sekarang, akan dibangun pula sejumlah kampus perguruan tinggi di Tarok, Kapalo Hilalang. Jelas ini akan menjawab tantangan masa depan Padangpariaman itu sendiri," ungkapnya.
   
Sementara itu Bupati Ali Mukhni berharap terus dukungan masyarakat, baik yang ada di kampung maupun yang sukses di rantau dalam membangun daerah. Ia berharap sinergi antara ranah dan rantau selalu terpatri dengan baik.

"Alhamdulillah, ada urang awak yang jadi dosen tetap di STIE Galileo Batam," kata Ali Mukhni yang juga Ketua DPW PAN Sumatera Barat itu.
   
Kepada Putri Wahyu Novika, Ali Mukhni ingin silaturrahim itu tetap terus dijaga. Silahturahmi perantauan dengan kampung halaman tidak boleh terputus.

"Banyak hal yang bisa kita lakukan kalau potensi kampung dan rantau bisa disatukan dengan baik," ucap Ali Mukhni.

TIM

Puskesmas Sungai Geringging Optimis Lolos Akreditasi Kemenkes


   
Beberapa puskesmas di Kabupaten Padangpariaman akan dilakukan penilaian akreditasi oleh Kemenkes RI. Salah satu puskesmas yang akan dinilai tersebut adalah Puskesmas Sungai Geringging.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali. Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Pasal 6 ayat (2).

Tujuan utama akreditasi puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko. Bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi.

Menurut Kepala Puskesmas Sungai Geringging, Prirama Diska, Senin (24/4/2017), menyebutkan bahwa kesiapan untuk penilaian akreditasi di Puskesmas Sungai Geringging cukup maksimal.

“Kita berusaha untuk berbuat yang terbaik demi majunya atau terakreditasinya Puskesmas Sungai Geringging ini dengan nilai yang memuaskan,” ungkapnya.

Ia menyebut pihaknya sudah melakukan persiapan sejak tahun lalu bersama tim internal puskesmas. Pihaknya optimis akan mendapat nilai terbaik dari tim penilai nantinya.

"Semua persiapan telah kita lakukan dengan matang, mudah-mudahan nantinya sewaktu penilaian tidak ada kendala. Puskesmas Sungai Geringging telah melakukan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Permenkes No. 75 Tahun 2014,” ucap Kepala Puskesmas Sungai Geringging yang baru menjabat 4 bulan ini.

Pihaknya berharap kepada bidan desa dan kader posyandu agar saling bersinergi, baik itu dalam pelayanan maupun saat penilaian akreditasi nantinya.

Selain melibatkan Internal puskesmas dan kader posyandu, imbuh dia, penilaian akreditasi nantinya juga melibatkan lintas sektoral seperti camat, walinagari, walikorong serta forkopimda di tingkat kecamatan.

"Kita berharap nantinya semua stakeholder di kecamatan juga turut serta menghadiri penilaian akreditasi puskesmas ini," pungkasnya.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu