Gelar Bazzar Murah, Pariaman Juga Subsidi 4000 Paket Sembako
Foto: Nanda
Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman menggelar pasar murah di halaman rumah Tabuik Subarang, Kota Pariaman, Senin (20/5). 

Pasar murah digelar untuk menyikapi terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok di Kota Pariaman menjelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan, hasil pemantauan harga di pasar, kenaikan harga mulai terlihat karena meningkatnya permintaan.

"Kenaikannya belum signifikan. Namun kita lakukan pasar murah ini untuk menekan agar tidak terjadi kenaikan harga," katanya.

Pasar murah yang dilakukan juga dapat mengimbangi langkanya kebutuhan pokok di pasar akibat terjadinya penimbunan. 

"Jika ada upaya penimbunan dilakukan spekulan, kita gelar pasar murah harga akan kembali normal," lanjut dia.

Dalam pasar murah tahun ini, sebanyak 4000 orang keluarga kurang mampu di Kota Pariaman dapatkan paket sembako subdisi itu. 

"Dengan membayar Rp 25.000, warga tersebut untuk mendapatkan 1 liter minyak goreng, 1 Kg gula pasir, 1 Kg tepung dan 30 butir telur ayam ras," rincinya.

Selain untuk keluarga kurang mampu, masyarakat umum juga dapat membeli kebutuhan pokok seperti besar, daging, ayam, dan telur dibawah harga pasar.

Daging misalnya harga pasar dijual Rp 130.000 per kilogramnya, namun cukup membayar Rp 110.000 per kilogram. Ayam yang dijual Rp 40.000 per ekor di pasar murah ini cukup dibeli dengan harga Rp 30.000 per ekor. 

"Kemudian telur disubsidi dari Rp 38 ribu per karpet dijual dengan harga Rp 33.000 per karpet. Gula dijual Rp 11.000 per kilogram dari harga normal Rp 14.000 per kilogram," tandasnya. (Nanda)
Mardison Ajak Desa Selaraskan Arah Pembangunan dengan Rencana Kota
Foto: Nanda
Pariaman - Pembangunan yang dilakukan pemerintah desa harus sinergi dengan rencana pembangunan daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Pariaman. 

Hal itu dilakukan agar capaian target pembangunan daerah dapat dicapai secara maksimal.

"Arah pembangunan dan program pembangunannya sejalan, pembangunan akan lebih efektif," kata Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat memimpin rombongan tim II Safari Ramadhan Kota Pariaman ke Masjid Aur Desa Talago Sariak, Jumat (17/5).

Dalam menyusun Rencana Pembangunan Menengah Desa (RPJMDes), kata dia, pihak terkait di desa dapat memperhatikan RPJMD Kota Pariaman yang dijadikan acuan arah pembangunan daerah periode lima tahun ke depan. Dengan sinerginya RPJM, pembangunan yang dilakukan secara berbagi tanggungjawab antara Pemko dan Pemdes.

"Misalnya, kita siapkan program revitalisasi sungai untuk menjadikan Kota Pariaman sebagai waterfront city. Tanggungjawab Pemko adalah melakukan merevitalisasi sungai. Kemudian, Pemdes mengambil tanggung jawab membuat pendesterian atau jalan di pinggir sungai. Arah tujuannya sama untuk pengembangan pariwisata, namun dikerjakan secara keroyokan. Ini akan lebih efektif. Kami menegaskan, setiap penyusun rencana pembangunan harus demokratis, artinya semua pihak terkait di desa dilibatkan," ujarnya.

Ia juga ingin masyarakat berperan agar pembangunan yang dilakukan dengan konsep pemberdayaan desa. Pembangunan fisik seperti jalan desa, irigasi dan lainnya melibatkan masyarakat setempat sebagai pekerjanya.

"Dengan ini perputarannya di desa kita saja, pembangunan fisiknya selesai tapi masyarakat kita juga terberdayakan. Inilah konsepnya bahwa masyarakat menjadi subjek dan objek dari pembangunan. Dari masyarakat untuk masyarakat," pungkasnya. (Nanda)
Mardison Pastikan Pasar Pariaman Dibangun Tahun Ini
Suasana pasar penampungan Pariaman di bulan suci Ramadhan 1440 H. Foto: OLP
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menegaskan pembangunan Pasar Pariaman akan dilakukan dalam tahun ini. Penegasan itu ia sampaikan sebagai klarifikasi atas beredarnya informasi hoax yang menyebutkan jika pasar kebanggaan yang berada di jantung Kota Pariaman itu batal dibangun.
     
Mantan Ketua DPRD Kota Pariaman periode 2014-2018 ini meminta agar masyarakat tabayun, sebelum menaggapi informasi yang belum tentu kebenarannya itu. Ia menyebut, informasi tersebut adalah bentuk provokasi dan akan menghambat percepatan revitalisasi Pasar Pariaman.
      
"Revitalisasi Pasar Pariaman dalam proses pembangunan. Jika ada informasi yang diterima tentang apapun itu, harus ditabayun terlebih dahulu. Apakah informasi benar atau tidak. Kita jangan gampang terpengaruh dengan informasi demikian," kata dia saat melakukan kunjungan Safari Ramadhan Kota Pariaman di Masjid Raya Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan, Sabtu (18/5) malam.
      
Ia menyampaikan jika pembangunan Pasar Pariaman dalam proses. Tahapan demi tahapan dilalui. Diawali pembongkaran bangunan pasar yang lama, dilanjutkan dengan melengkapi persyaratan administrasi. Kini, pengerjaan pasar telah dilakukan pelelangan manajemen konstruksinya.
      
"Selalu ada kemajuan dalam pembangunan pasar. Baru-baru ini, telah dilakukan pelelangan manajemen kontruksinya. Artinya, pembangunan konstruksinya dilakukan sebantar lagi. Dalam waktu tidak lama lagi, masuk tahapan pelelangan pengerjaan konstruksi. Jika ini pemenang lelang telah didapat, pembangunan akan dilakukan," rincinya.
      
Menurut Mardison, pembangunan Pasar Pariaman yang direncanakan menelan anggaran sebesar Rp 102 miliar ini dilakukan dengan kontrak tahun jamak atau multi year. Hal itu dilakukan, lantaran keterlambatan dimulainya pembangunan konstruksi.
      
"Keterlambatan itu, karena ada perubahan desain dan hal lainnya. Secara prinsip tidak ada masalah, tidak menganggu rencana pembangunan. Masyarakat tidak perlu kuatir, pembangunan pasar dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak. Pengerjaannya dilanjutkan tahun berikutnya," ulasnya. 
      
Ia meminta agar warga Kota Pariaman mendukung revitalisasi Pasar Pariaman. Selain menjadi pusat aktivitas jual beli, keberadaan pasar tradisional dengan konsep modern sangat mendukung pengembangan pariwisata di Kota Pariaman.
     
"Letaknya dekat dengan pantai, dekat dengan waterfront city. Dari sini sangat mendukung pariwisata kita. Selain wisata alam, wisata pantai, pengunjung bisa berwisata berbelanja. Semacam banyak destinasi, tentu jumlah wisatawan yang datang juga bakal meningkat," pungkasnya. (Nanda)
300 Personel Siap Jaga Keamanan Selama Lebaran di Pariaman
Foto: Nanda
Pariaman - Sebanyak 300 orang personil gabungan Kepolisian, TNI dan Pemerintah Daerah dilibatkan untuk pengamanan liburan Idul Fitri tahun 2019 di wilayah Polres Pariaman. 

Personil itu akan menempati sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang ada di wilayah Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman.

Selain di pos, petugas yang terlibat dalam operasi ini juga akan memberikan pelayanan kesehatan dan medis kepada pemudik dan petugas.

"Kita mulai dengan menggelar Pra Operasi Ketupat Singgalang 2019. Seluruh persiapan termasuk kesiapan personil telah kita tetapkan. Kemudian dengan kerawanan, juga telah kita petakan untuk diantisipasi," kata Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniwan, Sabtu (18/5).

Sejumlah kerawanan itu, kata dia antara lain letak wilayah perlintasan berpotensi dijadikan jalur pelarian atau singgah pelaku kejahatan. 

Selain itu, imbuh dia, lokasi wisata penyeberangan pulau juga harus mendapatkan perhatian khusus. Kondisi cuaca yang mengalami perubahan dengan cepat berisiko terjadinya kecelakaan kapal wisata yang dapat menelan korban jiwa.

"Cuaca ekstrim dan kondisi geografis wilayah kita yang berbukit-bukit juga rawan terjadi bencana longsor. Mengantisipasi ini kita minta pemerintah setempat menyiapkan alat berat dan tim evakuasi," ulasnya.

Meminimalisir terjadinya aksi kriminalitas dan gangguan keamanan lainnya, Polres Pariaman menggelar kring reserse di wilayah-wilayah Polsek di wilayah hukum Polres Pariaman. 

"Sejumlah tindak kriminal rawan terjadi seperti pencurian ternak. Selain kring reserse, kita juga lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan," tandasnya. (Nanda)
Genius Imbau Warga Pariaman Tak Ikut-ikutan "People Power" ke Jakarta

Pariaman -  Walikota Pariaman, Genius Umar, mengimbau agar warga Kota Pariaman tidak melakukan eksodus ke Jakarta mengikuti aksi "people power" saat penetapan calon presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU RI di Jakarta.

"Jangan ada yang eksodus ke Jakarta, kita selesaikan semuanya di Kota Pariaman. Forkopimda, Walikota, Kapolres, Dandim, Kajari semua pihak di Forkopimda mendampingi dan akan bekerjasama agar Kota Pariaman tetap damai," imbaunya di Pariaman, Jumat (17/5).

Bagi masyarakat yang tidak puas dengan hasil pemilu yang ditetapkan, kata dia dapat menempuh upaya hukum yang sediakan oleh konstitusi. 

Jika masyarakat menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu yang terjadi di wilayah Kota Pariaman, imbuhnya, dapat dilaporkan untuk di proses oleh Bawaslu Kota Pariaman dan Sentra Gakkumdu.

"Kita selesaikan di Kota Pariaman. Tidak perlu datang ke Jakarta," katanya.

Masyarakat juga diminta untuk legowo, menerima apapun hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU RI nantinya.

"Pasca pemilu, jangan melakukan yang menganggu keamanan. Kita telah selesai menyelenggarakan pemilu, kita tunggu ketetapan KPU. Jika tidak puas, bisa sampaikan kepada pengawas pemilu," pungkasnya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Karang Taruna Kota Pariaman, Afdila dan Ketua DPD KNPI Kota Pariaman, Febriyan Mirdani.

Keduanya tegas menolak adanya rencana pergerakan massa "people power" pada 22 Mei 2019 mendatang. Menurutnya, aksi yang dipusatkan di kantor KPU RI itu berpotensi menimbulkan gesekan dan menganggu keutuhan NKRI.

"Jika ada pelanggaran dapat ditempuh lewat jalur konstitusional. Aksi besok ini rawan memicu gesekan dan gangguan keamanan," kata keduanya. (Nanda)
Bagikan 4000 Kupon, Pariaman Subsidi Harga Sembako Rp50 Ribu
Ilustrasi sembako. Foto: istimewa/internet
Pariaman - Sebanyak 4000 kupon sembako disiapkan oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman.

Kepala Dinas Perindagkop & UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan, 4000 kupon sembako yang akan didistribusikan hari ini di empat kecamatan yang bisa ditukar pada bazzar murah pada tanggal 20 hingga 23 Mei 2019 di halaman Rumah Tabuik Subarang samping Balaikota Pariaman.

Bazar murah sembako selama empat hari itu mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Masyarakat yang menerima kupon tersebut bisa menukarkannya dengan sembako seharga Rp 75.000 disubsidi Rp 50.000. Jadinya, penerima kupon cukup membayar seharga Rp 25.000. Sembako berisikan beras, tepung terigu, telur, minyak dan gula.

Tahun ini, kata dia, pihaknya hanya bisa menyediakan 4000 kupon bazzar, namun bagi masyarakat yang tidak mendapat kupon pun bisa berbelanja kebutuhan pokok lainnya di bazzar tersebut karena juga ada stand yang menyediakan aneka kebutuhan harian seperti beras, daging, ayam, telur, minyak dengan harga yang relatif murah.

"Bazzar sembako murah ini diadakan bertujuan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri meskipun harga semakin naik," ungkapnya, Sabtu (18/5).

Saat ini, sambung dia, pihaknya sedang melobi BUMN/BMUD yang ada di Kota Pariaman untuk ikut berpartisipasi dalam bazzar murah sembako.

"Sudah ada yang berminat membantu dan juga akan membagikan kupon bazzar dengan pengambilan barangnya tidak dipungut biaya, namun berapa banyak kupon tersebut dan isinya mereka yang menentukan,“ imbuhnya.

Pada bazzar, selain menjual kebutuhan pokok, Disperindagkop & UKM Kota Pariaman juga menyediakan stand untuk UKM – UKM yang ada di Kota Pariaman seperti aneka kerajinan dan makanan ringan dengan harga terjangkau.

"Kami berharap dengan adanya bazzar masyarakat bisa memanfaatkan bahan pokok keluarga yang disubsidi pemerintah," pungkasnya. (Dhewie/*)
Ramai Mana? Menengok Aktivitas Dua Pasar Pabukoan di Pariaman
Suasana di Pasar Pabukoan Pasar Pariaman yang terlihat ramai meski lokasinya sempit. Foto: OLP
Pariaman - Bulan Suci Ramadhan selalu membawa berkah tersendiri bagi para pedagang pabukoan (menu berbuka). Baik pedagang rutin hingga kagetan.

Di Pariaman, Pasar Pabukoan disediakan di dua lokasi oleh Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman. Lokasi pertama di Pasar Pariaman dan lokasi kedua di Balai Kuraitaji, Pariaman Selatan.

Berbagai menu berbuka yang beraneka ragam mereka buat untuk dijual dua pasar pabukoan tersebut. Pembeli bisa memilih jenis makanan dan minuman apa yang akan mereka beli untuk menu berbuka puasa mereka di rumah. Di antara menu yang dujual, ada menu yang hanya dibuat khusus saat bulan puasa saja.

Di Pasar Pariaman sendiri saat ini tidak banyak pedagang pabukoan yang bisa menjual dagangan mereka seperti tahun lalu karena saat ini Pasar Pariaman sedang dalam proses pembagunan. Lokasi yang disediakan untuk berjualan pun sempit dan sedikit, sebab tempat mereka berjualan dulu sudah dibangun pasar penampungan sementara oleh Pemerintah Kota Pariaman.

Walaupun di lokasi yang serba darurat, para pedagang tetap bersyukur karena masih bisa diberikan kesempatan untuk mengais rezeki selama bulan suci. Pengunjung sendiri terlihat tetap antusias datang ke Pasar Pabukoan walaupun dalam kondisi yang sempit dan berdesak-desakan berburu jenis pabukoan yang mereka inginkan.

Pasar Pabukoan Desa Balai Kuraitaji berbanding terbalik dengan Pasar Pabukoan Pariaman. Di sini meski sudah disediakan lapak-lapak tempat berjualan, namun tidak semua lapak yang disediakan itu terisi.

Pengunjung yang tidak begitu ramai datang ke pasar pabukoan diakui sendiri oleh pedagang di sana. Mereka mengatakan bahwa tahun ini sepi pengunjung. Mereka menduga hal itu disebabkan oleh faktor ekonomi atau sebab yang lainnya. (Desi)
Numpang Motor Warga di Jalan Becek Tak Beraspal, TSR 17 Sambangi Masjid di Pamatang Tinggi
Kadis Kominfo Padangpariaman, Zahirman serahkan bantuan Pemkab kepada pengurus masjid setempat. Foto: istimewa
Kampung Dalam - Tim 17 Safari Ramadhan Pemkab Padangpariaman kunjungi Masjid Nurul Ikhlas Korong Pamatang Tinggi, Nagari Sikucua Utara, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Jumat (17/5).

Lokasi masjid tersebut tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat. TSR tiba di sana dengan menumpangi sepeda motor milik warga setempat. Jalan menuju masjid belum diaspal, bergelombang dan sedikit licin. Kedatangan tim yang diketuai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Padangpariaman Zahirman, itu disambut hangat oleh jamaah masjid.

"Berkat bantuan warga kami bersama rombongan sampai juga ke masjid setelah menyusuri jalanan licin dan tidak rata lebih kurang 3 km," ucap Zahirman.

Pada kesempatan itu, tim menyerahkan bantuan berupa kitab suci alquran dan buku-buku agama guna meningkatan literasi ilmu agama masyarakat. Bantuan berupa barang juga turut disumbangkan dan diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid.

"Kedatangan Tim Safari Ramadhan tak hanya sekadar menyerahkan bantuan, namun juga merajut hubungan silaturahim antara pemerintah dengan warganya," imbuh Zahirman.

Zahirman mengatakan jika tidak mendapatkan kesempatan tersebut, dirinya beserta rombongan belum tentu dapat bertemu dengan masyarakat Korong Pamatang Tinggi Nagari Sikucua Utara. Paling hanya dengan walinagari maupun walikorong.

Ia mengajak masyarakat Nagari Sikucua Utara yang hadir pada malam itu untuk selalu menjaga hubungan silaturahim.

Safari Ramadhan, lanjut Zahirman juga untuk melihat kondisi pembangunan di setiap wilayah yang dikunjungi. Ia merasakan sendiri jalan yang belum diaspal menuju lokasi dan berharap pemerintah daerah bersama wakil rakyat di DPRD segera mencarikan solusi terhadap situasi tersebut.

Safari Ramadhan, menurutnya juga agenda pemerintah menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Kehadiran tim merupakan perpanjangan tangan bupati di lapangan karena masyarakat berhak mengetahui sejauh mana pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman.

Zahirman menyampaikan bahwa Padangpariaman telah memiliki Masjid Raya yang terletak di depan kantor bupati, konektivitas jaringan internet juga tengah dikembangkan hingga nagari-nagari dan ke puskemas. Pembangunan sistem informasi komunikasi bertujuan demi tersedianya aplikasi layanan masyarakat.

"Bupati juga tengah gencarnya melakukan pembangunan fisik, di antaranya pembangunan kawasan terpadu Tarok City, Politeknik Pelayaran, MAN Insan Cendekia serta Asrama Haji," terangnya.

Di samping itu, sambung Zahirman, kabupaten Padangpariaman juga terpilih bersama 24 kabupaten/kota lainnya di Indonesia dalam Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia 2019.

"Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, kita mengimbau masyarakat untuk menggunakan internet secara baik, hindari dan jangan ikut menyebarkan berita hoax dan mengawasi anak-anak dalam menggunakan HP/Smartphone," pungkasnya. (Tim)

Sidak Harga Bahan Pokok, Genius: "Stabil, Jika Naik Kita Lakukan Intervensi Pasar"
Genius ditemani Forkopimda cek harga bahan pokok masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Foto: Nanda
Pariaman - Harga kebutuhan pokok di Kota Pariaman relatif stabil. Meski beberapa komoditas sempat mengalami kenaikan drastis, namun memasuki pekan kedua bulan Ramadhan, kembali stabil.

Bawang putih yang sempat menembus harga Rp100.000 per kilo, kembali turun ke harga Rp30.000 hingga Rp40.000.

Walikota Pariaman, Genius Umar menyebutkan, dari pemantauan pasar harga komoditas stabil. Belum ditemukan kenaikan harga yang signifikan.

"Kebutuhan pokok stabil, harga bawang putih juga turun," katanya saat meninjau harga di Pasar Pariaman, Jumat (17/5).

Ia memprediksi akan terjadi kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran Idul Fitri yang dikarenakan meningkatnya permintaan. Mengantisipasi itu, pihaknya akan melakukan bazar pasar murah untuk menginstervensi harga kembali stabil.

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan mengintervensi untuk menurunkan harga, karena harga yang tinggi akan menimbulkan inflasi," ulasnya.

Pemko Pariaman, imbuh dia belum menemukan adanya upaya penimbunan bahan pokok oleh spekulan. Koordinasi dengan Polres Pariaman dan Kodim 0308/Pariaman, juga belum ditemukan indikasi penimbunan bahan pokok.

"Kami tetap mengawasi, kita akan selalu cek bahwa stok pada distributor mencukupi. Jika ada yang melakukan penimbunan, kita berikan sanksi tegas," tandasnya. (Nanda)
Bawaslu Padangpariaman Hentikan 4 Kasus Dugaan Pidana Pemilu
Komisioner Bawaslu Padangpariaman, Zainal Abidin. Foto: Nanda
Pariaman - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padangpariaman menghentikan proses penanganan empat dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu di wilayah Kabupaten Padangpariaman.
        
Penghentian penanganan dugaan pelanggaran itu karena tidak terpenuhinya unsur yang diatur dalam pasal yang disangkakan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

Keempat kasus itu antara lain, dugaan pelanggaran pembagian paket sembako dengan terlapor caleg DPRD Kabupaten Padangpariaman 2019-2024 terpilih dari Partai Golkar, Dasmar yang dilaporkan oleh caleg Partai Golkar lainnya, Anthommy Manoe, dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu dengan terlapor Amril Efendi dan Pepforil yang dilaporkan oleh Hardi Candra.

Dugaan pelanggaran pidana pemilu lainnya dengan terlapor Syafrial Amir yang dilaporkan noleh Syafrinaldi dan dugaan pelanggaran lainnya dengan terlapor Ali Nusir, berasal dari temuan hasil pengawasan oleh Bawaslu Kabupaten Padangpariaman, juga telah dihentikan.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Padangpariaman, Zainal Abidin Tuanku Sinaro merinci sebab dihentikannya penangaan dugaan pelanggaran tersebut.

Pertama, penghentikan penanganaan dugaan pelanggaran bagi-bagi paket sembako pada masa tenang dengan terlapor Dasmar. Penghentian dikarenakan tidak memenuhi unsur yang dimaksud pada yang disangkakan yakni pasal 523 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.
   
Hal serupa juga berlaku pada laporan dugaan pelanggaran dengan terlapor calon anggota DPRD Sumatera Barat Dapil II dari PKB, Ali Nusir. Hasil kajian menyimpulkan unsur subjek dan objek hukum yang diatur dalam pasal 523 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, juga tidak terpenuhi.

"Pasal itu mengatur bahwa setiap pelaksana, peserta, dan/atau Tim Kampanye Pemilu yang dengan sengaja pada Masa Tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada pemilih secara langsung ataupun tidak langsung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan denda paling banyak Rp 48.000.000,00 (empat puluh delapan juta rupiah). Namun dalam klarifikasi dan kajian, terlapor bukanlah pelaksana, peserta, dan/atau Tim Kampanye Pemilu, sesuai yang diatur dalam Undang-Undang," katanya.

Kemudian dugaan pelanggaran dengan terlapor Syafrial Amir yang dilaporkan oleh calon anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman asal PKB, Syafrinaldi juga tidak memenuhi unsur dari pasal 523 ayat 3.

"Dalam pasal itu bahwa setiap orang yang dengan sengaja pada hari pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada pemilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya atau memilih peserta pemilu tertentu dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah). Dari sisi unsur subjek hukumnnya mengatur setiap orang, namun dugaan pelangggarannya terpenuhi. Karena hasil klarifikasi dari pihak terkait dan bukti, tidak ada perbuatan mengarahkan memilih ke peserta pemilu tertentu," imbuh dia.

Terakhir dugaan pelanggaran pidana pemilu dengan terlapor Amril Efendi dan Peprofil yang dilaporkan oleh Hardi Candra pada pasal 523 ayat 2, juga tidak memenuhi unsur subjek dan objek hukumnya.

Bawaslu Kabupaten Padangpariaman saat ini masih menangani dua dugaan pelanggaran pemilu lainnya. Dua itu yakni dugaan pelanggaraan etik dengan terlapor komisioner KPU Kabupaten Padangpariaman dan dugaan penggelembungan suara yang dilaporkan oleh salah seorang caleg DPRD Kabupaten Padangpariaman di tingkat kecamatan.

"Dua dugaan pelanggaran ini sedang kami proses. Dalam minggu ini akan kita simpulkan hasil kajiannya," tandasnya. (Nanda)