Sejak bergabungnya Wali Feri, PPP jadi media darling terpopuler di Pariaman Padangpariaman


Pariaman - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatra Barat menyambut positif bergabungnya mantan calon Bupati Padangparianan, Tri Suryadi di partai berlambangkan Kabah tersebut.

Tri Suryadi alias Wali Feri memang dikenal sebagai politisi paling populer di Padangpariaman saat ini - yang memiliki jaringan pengikut militan. Mulai dari kalangan milenial hingga emak-emak. Pada Pilkada Padangpariaman 2020 lalu, Wali Feri hanya kalah tipis dari petahana Suhatri Bur. Bahkan perolehan suara Tri Suryadi di Pilkada melebihi 60 ribu suara, hanya terpaut sedikit di bawah Suhatri Bur. 

Sejak Wali Feri bergabung, kiprah PPP mulai intens dibahas media massa dan sosial media. PPP mulai menjadi media darling. Bahkan foto kehadiran Wali Feri dalam Muscab V PPP Kota Pariaman ramai dibahas di Instagram dan Facebook.

"Begabungnya Wali Feri di PPP tambahan darah segar di tubuh PPP. Tidak diragukan lagi. Bersama, kami akan berjuang untuk mengangkat marwah PPP di Sumatra Barat," kata Sekretaris Wilayah PPP Sumatra Barat, Mulyadi saat pembukaan Musyawarah Cabang V PPP Kota Pariaman beberapa waktu lalu.

Kiprah Wali Feri dalam dunia politik Sumatra Barat terbilang fenomenal. Mantan aktivis mahasiswa 1998 itu, berhasil meraih suara terbanyak kedua dalam Pemilu Legislatif Sumatra Barat 2019. Kursi legislator Sumbar yang ia raih tersebut, ia lepaskan saat maju di Pilkada Padangpariaman.

Karir Wali Feri sebagai politisi juga berawal dari bawah. Mulai dari ketua pemuda, walikorong, walinagari hingga terpilih menjadi anggota DPRD Padangpariaman pada 2014 lalu. Bergabungnya Wali Feri di PPP juga menjadi perbincangan hangat karena target apa yang akan digapainya bersama partai berideologi Islam ini masih jadi tanda tanya.

"Pertama kita ingin membesarkan partai terlebih dahulu. PPP selalu menjadi partai terbesar di Sumatra Barat, bahkan sejak zaman orde baru," kata Wali Feri yang saat ini duduk sebagai Pimpinan Majelis Pakar DPW PPP Sumatra Barat periode 2021-2026.

Secara khusus, Wali Feri juga tertarik dengan gagasan PPP bagi kaum milenial - yang saat ini sudah diaplikasikan mulai dari tingkat DPP PPP hingga ke tingkat daerah. Hampir 40 persen kursi kepengurusan PPP, baik di DPW PPP Sumbar hingga DPC sudah mulai diaplikasikan. Komposisi tersebut menurutnya merupakan komposisi sokoguru bagi kalangan milenial ke depannya. PPP tidak hanya memodernisasi diri, namun tengah bertranformasi menjadi partainya 'anak muda'.

Menurutnya, dengan banyaknya bergabung kalangan milenial di PPP adalah pertanda baik - karena melalui pendidikan kepartaian akan lahir politisi-politisi muda berwawasan keislaman yang mengedapankan integritas dan semangat kebangsaan. Akan lahir cendikiawan-cendikiawan Islam muda berwawasan nasional dalam blantika politik nasional dan daerah.

Selain itu, Wali Feri juga merasakan sendiri aura positif dari partai PPP sebagai pelopor partai tanpa mahar dalam Pilkada Padangpariaman.

"Saya sendiri merasakan sikap PPP di Pilkada. Tanpa gembar-gembor, PPP memberikan teladan bagaimana cara berpolitik yang layak dan seharusnya," ungkapnya.

Ke depan, kata Wali Feri - bersama PPP - ia memfokuskan diri membangun dan membesarkan partai tersebut di Sumatra Barat. Ia akan berjuang mengedepankan semangat kebersamaan dalam membesarkan partai menyongsong pemilihan raya (Pemilu Legislatif, Pilpres dan Pilkada) 2024 mendatang.

Sedangkan terkait isu apakah ia akan kembali maju di Pilkada Padangpariaman 2024, atau akan maju sebagai anggota DPR RI, Wali Feri belum mau menjawabnya untuk saat ini.

"Sebagai kader saya juga siap berkompetisi seizin partai. Dinamika politik akan terus ada hingga 2024 nanti, apa saja bisa terjadi. Tapi yang jelas saya tidak maju untuk DPRD Padangpariaman dan DPRD Sumbar. Meski demikian, akan berupaya mendongkrak perolehan suaranya," kata pria kelahiran 1973 itu meberi kisi-kisi. (OLP)

Bikers Muslim Sumbar-Riau kumandangkan Asma Allah di Pantai Gandoriah

Foto: Dewi

Pariaman - Kota Pariaman tidak asing lagi sudah menjadi destinasi kopi darat berbagai komunitas pencinta otomotif. Seperti komunitas X-Trail, Fortuner, Pajero Sport, Mobil Offroad, dan masih banyak lagi komunitas otomotif yang menggelar pertemuan di berbagai destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman.

Tidak hanya kendaraan roda empat, komunitas kendaraan roda dua pun juga kerap kali mengunjungi Pariaman. Seperti gabungan pengendara sepeda motor Sumbar-Riau yang tergabung dalam Bikers Muslim Sumbar-Riau baru-baru ini, Minggu (26/9).

Bahkan gabungan bikers muslim Sumbar-Riau dalam iven yang digelarnya juga mengunjungi Masjid Raya Manggung sebelum menggelar acara seremonial di panggung utama Pantai Gandoriah Pariaman.

"Hal ini secara tidak langsung juga akan mempromosikan wisata religi yang ada di Kota Pariaman di samping membawa dampak positif pada perekonomian," kata Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin.

Sebagai kota tujuan wisata, sambung Mardison, pihaknya menyediakan berbagai destinasi yang tersebar di hampir seluruh desa yang ada. Selain destinasi wisata keluarga, kota Pariaman juga destinasi wisata ramah anak, ramah olahraga, adventure, edukasi, heritage hingga wisata religi.

"Setiap destinasi memiliki segementasi masing-masing. Hal ini sebagai langkah dan upaya kita menarik minat wisatawan sebanyak mungkin berkunjung ke Pariaman," kata Mardison.

Mardison juga menyambut baik kedatangan penceramah kondang Buya Zamzami dalam kopdar tersebut. Ia mengaku tausiyah yang disampaikan Zamzami karena juga didengar oleh pengunjung lain di pantai Gandoriah.

"Ceramah yang disampaikan membagikan banyak ilmu keagamaan untuk menuntun umat ke jalan yang diridhoi Allah SWT," tambah Mardison.

Saat ini, sambung Mardison, kota Pariaman sudah berada di zona asesmen II menuju asesmen I dalam penanganan Covid-19. Sektor pariwisata dan perdagangan sudah kembali mulai normal, begitu juga dengan ativitas kemasyarakatan lainnya.

"Kita sudah mengizinkan pertemuan dan membuka seluruh destinasi wisata, namun dengan catatan harus tetap menjalankan protokol kesehatan," tandasnya.

Dalam kopdar tersebut, bikers muslim Sumbar-Riau mengumandangkan Asma Allah di Pantai Gandoriah Pariaman. Tidak hanya peserta kopdar, pengunjung lain juga tampak ikut membaur. (Dewi/OLP)

Desa Wisata Apar raih Top 5 Pokdarwis terbaik Sumatra Barat

Foto: Erwin

Pariaman - Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Apar, Pariaman Utara meraih penghargaan Top 5 Pokdarwis terbaik se Sumatra Barat 2021.

Pokdarwis Desa Wisata Apar menerima langsung penghargaan dari Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dalam acara penganugerahan apresiasi kelompok sadar wisata Sumatra Barat 2021 di hotel Grand Zuri Padang, Senin (27/9).

Selain piagam penghargaan Pokdarwis Desa Apar juga menerima uang tunai Rp 6 juta dan pembinaan selama 1 tahun dalam anugerah bertemakan 'kelompok sadar wisata sebagau penggerak pariwisata' di Sumatra Barat ini.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono mengatakan prestasi Pokdarwis Desa Wisata Apar merupakan angin segar dalam kemajuan sektor pariwisata di Kota Pariaman.

"Hal ini menandakan menggeliatnya kembali sektor pariwisata meskipun di masa pandemi Covid-19 ini," kata dia.

Keberhasilan Pokdarwis Desa Wisata Apar, kata dia, tidak bisa dianggap remeh karena di Provinsi Sumbar tercatat ada 1.044 desa atau nagari yang menjadi saingannya. Selain itu dan yang perlu diingat, sebut Marhen, Desa Wisata Apar memang pantas menjadi pemenang karena desa tersebut mampu menyuguhkan destinasi penuh inovasi.

"Seperti hutan mangrove, konservasi penyu, Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB), komunitas surfing dan lainnya," sebut Marhen.

Sementara Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah berharap agar penghargaan yang diterima Pokdarwis Top 5 Sumbar menjadi pemacu semangat sekaligus motivasi bagi Pokdarwis lainnya untuk terus berinovasi dalam memajukan sektor pariwisata di Sumbar.

"Melalui pengembangan desa wisata," kata Mahyeldi.

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Apar, Fadel Muhammad menyebut penghargaan dan prestasi yang diraih pihaknya tidak terlepas dari binaan Pemko Pariaman dan dukungan masyarakat setempat.

"Pencapaian ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan dan sebagai wujud komitmen atas kepercayaan yang diberikan. Kita akan berjuang lebih keras lagi demi kemajuan sektor pariwisata kota Pariaman dan Sumbar," kata dia. (Erwin/OLP)

 [Statistik terlampir] Kota Pariaman sudah masuki zona hijau Covid-19


Pariaman - Kabar gembira datang dari penanganan Covid-19 Kota Pariaman. Dikutip dari data statistik Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dari total 1.607 kasus positif selama pandemi Covid-19, 1.564 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.
 

Sedangkan untuk kasus positif aktif, hingga Kamis 23 September 2021, tinggal 5 orang - yang keseluruhannya melakukan isolasi mandiri di rumah.


Dari data tersebut, Kota Pariaman sedang menuju zona hijau atau asesmen level I. Sedangkan angka kematian akibat Covid-19, hingga saat ini tercatat sebanyak 38 orang atau 2,36 persen. Tingkat kesembuhan untuk Kota Pariaman berada di angka 97,64 persen lebih.

Untuk zonasi pewarnaan wilayah sesuai level asesmen, dari 64 desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman, 55 di antaranya sudah berada di zona hijau.

Sedangkan 9 desa dan kelurahan yang masih berada di zona kuning di antaranya Desa Bungo Tanjuang, Desa Sikapak Timur, Desa Talago Sariak, Desa Pauh Timur dan Desa Nareh 1. Kemudian Kelurahan Lohong, Kelurahan Alai Gelombang, Desa Rambai dan Desa Balai Kuraitaji.

Sementara progres pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat menunjukkan angka yang kurang menggembirakan. Dari total sasaran 75.126 orang target pemberian vaksin, baru sebanyak 17.572 orang yang telah menerima vaksin dosis pertama atau setara 23,54 persen.

Selanjutnya masyarakat yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua baru mencapai angka 8.740 orang atau setara 11,71 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 206 warga Pariaman ada yang menerima dosis ketiga, alias vaksin booster.

Persentase penerima vaksin tertinggi untuk Kota Pariaman adalah tenaga kesehatan dengan target 900 orang, namun hasil yang didapat sudah mencapai angka 1.344 penerima dosis pertama, dan 1.056 penerima dosis kedua (117,3 persen). 206 orang di antaranya bahkan sudah menerima dosis ketiga, alias booster.

Sedangkan capaian terendah adalah pemberian vaksin bagi kalangan lansia dengan target 8.388 orang, namun baru 350 (4,43%) orang yang menerima dosis pertama dan 205 (2,60%) penerima dosis kedua.

Sementara target pemberian vaksin bagi usia pelajar yang ditargetkan sebanyak 9.622, penerima dosis pertama sudah mencapai angka 3.253, orang, namun, baru 130 orang di antaranya yang telah menerima dosis kedua. (OLP)

Genius-Mardison 2 periode mulai bergema usai Hariadi angkat bicara

Mantan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman memberikan selamat saat pelantikan Genius-Mardison sebagai pasangan walikota dan wakil walikota Pariaman periode 2018-2023. Foto: istimewa

Pariaman - Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wilayah Sumatra Barat, Hariadi, berharap Genius Umar-Mardison Mahyuddin selalu kompak dan harmonis.

"Dan PPP partai pertama yang akan mengusungnya kembali sebagai pasangan walikota dan wakil walikota Pariaman di Pilkada mendatang," ungkap Hariadi saat pembukaan Musyawarah Cabang V PPP Kota Pariaman beberapa waktu lalu.

Hariadi menilai, di bawah kepemimpinan Genius-Mardison, Pariaman jauh lebih berkembang. Baik dari sisi pembangunan maupun sektor pariwisatanya.

Kemudian, kata suami dari anggota DPD RI Emma Yohanna itu, visi dan misi kota Pariaman dalam memberantas kemiskinan melalui bidang pendidikan juga merupakan cita-cita PPP yang tergubah dalam mars PPP alinea ketiga "Mari kita perangi kemiskinan, kebodohan dengan giat bekerja untuk menyonsong masa depan".

Hal serupa juga diungkapkan oleh politisi senior Pariaman, Edison TRD. Ketua KONI Kota Pariaman ini berpendapat, pasangan Genius-Mardison saling melengkapi dalam berbagai hal. Saling mengisi kekurangan di kelebihan masing-masing individunya.

Namun jika keduanya tidak lagi berpasangan, sambung Edison TRD, akan memberikan peluang bagi calon lainnya di Pilkada mendatang.

"Tapi jika tetap kompak, saya meyakini tidak akan ada yang berani maju melawan Genius-Mardison," imbuhnya.

Di samping itu, imbuh ipar dari tokoh nasional Archandra Tahar ini, kinerja kepemimpinan saat ini juga dinilainya positif oleh mayoritas masyarakat Pariaman.

Meski Genius-Mardison memimpin di masa-masa sulit karena pandemi Covid-19, kata pecinta otomotif itu, Pariaman tetap membangun, dan kabarnya juga mengalami pertumbuhan ekonomi di saat daerah lain di Sumatra Barat mengalami minus.

"Kota Pariaman juga makin dikenal luas karena pariwisatanya," sebutnya.

Edison TRD bahkan mengatakan menjadi seorang pemimpin sudah kodratnya mendapat pujian dan kritik. Selama pujian dan kritikan itu bersifat aspiratif, sejauh yang dia lihat, Genius-Mardison cukup akomodatif.

"Mereka berdua perpaduan yang kuat. Kadang walikota turun menyelesaikan ke lapangan, kadang wakil walikota yang menyelesaikannya," pungkasnya. (OLP)

Tak perlu ladang luas, panen sayur juga bisa dari pekarangan rumah

Walikota Pariaman, Genius Umar menyaksikan sendiri hasil panen tanaman pekarangan rumah Yusnidar di Desa Toboh Palabah. Foto: Phaik

Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar berulang kali mengajak ibu rumah tangga memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman produktif, seperti buah, tanaman obat dan aneka sayuran.

"Karena selain bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga juga bisa dijual dan menjadi nilai tambah untuk ekonomi keluarga," kata Genius Umar saat meninjau kelompok wanita tani (KWT) Desa Toboh Palabah, Pariaman Selatan, Sabtu (25/9).

Bahkan tidak jarang doktor lulusan IPB itu juga membagikan bibit tanaman buah dan sayur gratis untuk tiap rumah serta KWT yang ada di Kota Pariaman.

"Karena dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan, akan menciptakan ketahananan pangan keluarga," ujarnya.

Sedangkan KWT Desa Toboh Palabah, kata dia, perlu dicontoh oleh KWT lainnya karena berhasil membina kelompok ibu-ibu hingga aktif menanam di pekarangan rumahnya masing-masing.

"Di sini ibu-ibunya aktif menanam berbagai jenis buah dan sayur bernilai ekonomi yang hasil panennya mampu menopang keuangan keluarga," kata dia.

Hingga saat ini, ujar dia, KWT Toboh Palabah berhasil mengembangkan berbagai jenis tanaman. Ia berjanji akan menambah jenis tanaman baru melalui pemberian bibit gratis dari dinas terkait.

Pada kesempatan itu, Genius melihat hasil panen pekarangan rumah Ketua KWT Toboh Palabah, Yusnidar yang menanam berbagai jenis sayur-sayuran dan tanaman obat.

"Ada tomat, jahe, cabai dan berbagai jenis sayuran. Selain untuk konsumsi keluarga, juga dibagikan kepada tetangga yang membutuhkan," kata dia.

Di samping itu, kata Yusnidar, tidak sedikit pula masyarakat yang membeli hasil panen sayuran pekarangan rumahnya.

"Ibu-ibu di sini mayoritas juga memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur dan tanaman obat. Sayang tanah yang subur tidak dimanfaatkan. Kita juga mendapat pembinaan dari penyuluh pertanian," pungkasnya. (Phaik/OLP)

Efrizal dipastikan jabat Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman

Efrizal di salah satu ruangan kantor DPRD Kota Pariaman. Foto: OLP

Pariaman - Anggota DPRD Kota Pariaman dari Fraksi Golkar, Efrizal tidak lama lagi akan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman. Efrizal tidak disangka-sangka mengalahkan anggota Fraksi Golkar lainnya, Life Iswar dan Ali Bakri yang sebelumnya digadangkan.

Efrizal sendiri merupakan anggota DPRD pengganti antar waktu (PAW) Faisal yang meninggal dunia karena sakit beberapa bulan lalu (2021). Jabatan wakil ketua DPRD sebelumnya juga dijabat oleh almarhum Faisal yang berasal dari daerah pemilihan yang sama dengan Efrizal - Pariaman Utara.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, terpilihnya Efrizal sudah melalui rangkaian mekanisme partai yang dimulai dari pengajuan tiga nama, Life Iswar, Efrizal dan Ali Bakri.

Ketiga nama tersebut, kata Mardison kemudian mengikuti seleksi di tingkat DPD Golkar Pariaman. Dari tiga nama itu, tersingkir satu nama, yakni Ali Bakri.

"Kemudian dua nama yang lolos ini, yakni Life Iswar dan Efrizal kita kirim atau ajukan ke DPP Golkar melalui DPD Partai Golkar Sumatra Barat," kata Mardison di Pariaman, Kamis (23/9).

Setelah melalui serangkaian pertimbangan dari DPP Partai Golkar, kata Mardison, melalui DPD Golkar Sumatra Barat, DPP memutuskan Efrizal dipilih sebagai pimpinan DPRD Kota Pariaman mewakili Fraksi Golkar yang tidak bisa diganggugugat.

"Keputusan ini tentu setelah mempertimbangkan berbagai aspek dan kepentingan partai - berpedoman pada peraturan organisasi (PO) dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Golkar," sambung Wakil Walikota Pariaman ini.

Untuk saat ini, imbuh Ketua DPD Golkar Pariaman 4 periode ini, pelantikan Efrizal sebagai pimpinan DPRD menunggu SK dari Gubernur Sumatra Barat.

"Karena DPRD Kota Pariaman sendiri telah memutuskan melalui paripurna setelah nama Efrizal kita ajukan ke DPRD beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Mardison sendiri membantah jika Efrizal disebut kader Golkar kemarin sore. Bahkan jika diurut ke belakang, kata Mardison, Efrizal adalah kader paling senior di Kota Pariaman karena sudah bergabung dengan Golkar sejak kota Pariaman berdiri pada 2002 lalu (Masa itu pula mulai kepengurusan DPD Golkar Kota Pariaman karena sebelumnya bergabung dengan Golkar Padangpariaman).

"Tidak benar kader kemarin sore. Justru dia paling senior, sudah bergabung di Golkar sejak 2002 masa kepemimpinan almarhum Khaidir Japar yang juga mamak kandung (paman) Efrizal," pungkas Mardison.

Sementara itu, Efrizal mengaku telah menjalani seluruh mekanisme penjaringan pimpinan DPRD Kota Pariaman secara fair dan adil di Golkar. Selaku kader, kata pria kelahiran 4 September 1981 di Desa Sikapak Pariaman Utara ini, namanya dipilih melalui pleno partai dan kemudian disepakati - diusulkan ke DPP melalui DPD Golkar Sumbar untuk direkomendasikan menjadi pimpinan DPRD Kota Pariaman.

"Setelah sampai di DPP, dan endingnya alhamdulillah keluar nama Efrizal. Semua proses sudah saya ikuti dan hasilnya sudah saya amini," ungkap mantan Kepala Desa Sikapak Barat periode 2013-2019 itu.

Meski demikian, Efrizal tidak mau jumawa atas terpilihnya dia sebagai pimpinan DPRD karena menurutnya Life Iswar dan Ali Bakri juga merupakan kader terbaik Golkar Kota Pariaman. Bersamanya ia bertekad akan berjuang bersama demi nama baik partai Golkar dan aspirasi masyarakat Pariaman di DPRD.

Selaku kader partai, ia tidak mau berpolemik terkait isu dirinya dibilang pemula bila terpilih jadi pimpinan dewan. Menurutnya, segala mekanisme dan keputusan partai mesti dia jalani dan juga mesti dihormati oleh pihak lain.

Mengenai jadwal pelantikan, Efrizal menyebut sepenuhnya wewenang DPRD Kota Pariaman setelah menerima SK dari Gubernur Sumbar. Ia tidak mau mereka-reka kapan jadwal pelantikan karena bukan lagi ranah kepartaian.

"Sebagaimana kita tahu, dalam dua bulan belakangan ini DPRD sangat sibuk dan penuh jadwal pembahasan. Seperti pembahasan anggaran perubahan, Ranperda Pemilihan Kepala Desa hingga endingnya kepenetapan APBD 2022," ungkapnya.

Namun menurut Efrizal, rekannya di DPRD akan menyempatkan waktu pelantikan pimpinan DPRD di sela kesibukannya jika SK Gubernur telah keluar.

Suami dari Mustika Dewi, ASN Kementerian di SUPM Pariaman ini, saat ini mengaku fokus pada beberapa agenda penting di DPRD Kota Pariaman. (OLP)

Muscab V PPP Kota Pariaman, siapa pengganti Mulyadi?


Pariaman - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pariaman menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke V di Hotel Nantongga, Pariaman, Kamis (23/9). Muscab kali ini berbeda dari pemilihan sebelumnya, yakni mengikuti mekanisme baru - sesuai Muktamar PPP Pusat yang diselenggarakan pada awal 2021 lalu.

"Muscab fokus membentuk tim formatur, kemudian setelah terbentuk, tim formatur diberi waktu menyusun kepengurusan baru, termasuk ketua, sekretaris dan bendahara," ungkap Sekretaris Wilayah PPP Sumatra Barat, Mulyadi.

Tim formatur yang akan dipilih, ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman ini, terdiri dari 1 orang unsur DPP PPP, 1 orang unsur DPW, 1 orang unsur DPC dan 2 orang unsur PAC. Artinya, Muscab PPP mengedepankan musyawarah mufakat, tidak lagi pemilihan langsung melalui voting dan aklamasi.

"Setelah tim formatur terbentuk, tim formatur menyusun kepengurusan (DPC PPP periode 2021-2026) baru paling lama 20 hari setelah Muscab, setelahnya, tim formatur membuat berita acaranya, kemudian (pengurus yang baru dipilih) di-SK-kan," terang Ketua PPP Kota Pariaman dua periode ini.

Mulyadi yang tidak lagi mencalonkan diri sebagai Ketua PPP Kota Pariaman ini menambahkan, mekanisme pemilihan pengurus partai lewat formatur dianggap lebih cocok dengan semangat PPP yang mengedepankan musyawarah mufakat.

Selain menghindari pertikaian antar kader, dengan formatur, para pengurus akan fokus membesarkan partai dan lebih memahami semangat daripada partai berlambangkan kiblat umat muslim sedunia ini. Kader akan fokus memilih perwakilan mereka menjadi anggota formatur sembari menitipkan aspirasinya.

Sementara, Ketua DPW PPP Sumatra Barat, Hariadi menyebut PPP saat ini merupakan partai ramah milenial. Ia mencontohkan sendiri di kepengurusan DPW PPP Sumbar yang 40 persen di antara kadernya dari kalangan milenial.

"Ada yang umur 20-an, 30-an dan 40-an. Di kepengurusan DPW PPP usia saya yang paling tua," kata Hariadi.

Hariadi juga bangga dengan capaian PPP Kota Pariaman yang dua kali memenangkan Pilkada Kota Pariaman dan berhasil meraih kursi pimpinan DPRD Kota Pariaman pada Pemilu 2019.

"Padahal di Sumatra Barat secara keseluruhan perolehan kursinya menurun," aku suami dari anggota DPD RI Emma Yohanna ini.

Muscab PPP Kota Pariaman mencengangkan

Walikota Pariaman, Genius Umar mengaku tercengang dengan tingkat kehadiran para undangan dalam Muscab V PPP Kota Pariaman yang bertabur karangan bunga itu.

Genius yang akrab dengan wajah-wajah pimpinan parpol dan anggota DPRD Kota Pariaman ini menyebut tingkat kehadiran anggota DPRD Kota Pariaman pada acara itu memenuhi kuorum paripurna.

"Anggota DPRD yang hadir lengkap, bisa sidang paripurna," kata Genius sembari menyapa nama-nama anggota DPRD yang hadir, dan disambut tawa hadirin.

Tidak hanya anggota DPRD, di kursi barisan depan, juga tampak Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin, mantan calon bupati Padangpariaman, Tri Suryadi, Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, Ketua Partai Gerindra, Mimi Elfita, dan nama lainnya.

Bahkan Muscab V PPP Kota Pariaman juga dihadiri oleh pengurus DPP PPP, Hilman Ismail Metareum. 

Untuk diketahui, PPP sendiri dideklarasikan pada tanggal 5 Januari 1973. Partai ini merupakan hasil gabungan dari empat partai agama yakni Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan Parmusi. 

Penggabungan keempat partai keagamaan tersebut bertujuan untuk penyederhanaan sistem kepartaian di Indonesia menghadapi Pemilihan Umum pertama pada masa Orde Baru tahun 1973. (OLP)

Lomba Cerdas Alquran tingkat pelajar Pariaman disiarkan live di Padang TV

Foto: Dewi

Pariaman - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman bekerjasama dengan Padang TV menyelenggarakan lomba cerdas cermat tingkat SD dan SMP se Kota Pariaman, Rabu (22/9).

Lomba yang akan diselenggarakan hingga 24 September 2021 dan digelar di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman ini, merupakan lomba pertama yang diselenggarakan secara offline selama pandemi Covid-19.

"Lomba ini sangat bagus bagi siswa. Baik untuk wawasan kandungan Alquran, hafalan hingga pemahaman siswa akan kandungan kitab suci Alquran," kata Kepala Disdikpora Kota Pariaman, Kanderi.

Kanderi menuturkan, saat ini proses belajar tatap muka di sekolah sudah dimulai Pariaman seiring terkendalinya penyebaran Covid-19 dari level asesmen IV ke asesmen II. Sebelumnya, para siswa melakukan pembelajaran lewat daring di rumah.

Lomba tersebut juga diharapkannya bisa memotivasi sekolah dan orangtua murid akan pentingnya membaca Alquran bagi anak. Selain untuk mengasah kecerdasan, membaca Alquran juga akan membimbing anak menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia.

Direktur Padang TV, Rita Gusveniza mengatakan lomba cerdas Quran tingkat SD san SMP se Kota Pariaman sudah dimulai sejak Juni lalu secara daring.

"Pada masa pandemi banyak rumah tahfiz dan pondok pesantren memberlakukan pembelajaran di rumah," kata Rota.

Dengan adanya lomba tersebut, sama halnya dengan Kanderi, ia berharap jadi penyemangat bagi anak dan orang tua untuk terus meningkatkan hafalan Alquran bagi setiap murid.

Lomba cerdas cermat Alquran tingkat SD dan SMP se Kota Pariaman, kata dia, akan disiarkan secara live melalui Padang TV. Ia juga menjamin penyelenggaraan lomba tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kota Pariaman merupakan kota kedua pelaksanaan lomba Cerdas Quran setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota," imbuhnya.

Bagi peserta yang menjuarai lomba tersbut, kata dia, akan memperoleh hadiah berupa tabanas, piala dan sertifikat kemenangan. Pemenang juga akan mewakili Kota Pariaman dalam lomba yang sama di tingkat provinsi. (Dewi/OLP)

Pasang videotron dan TV Robot, Pemko Pariaman jalin kerjasama dengan Antara Digital Media

Foto: Elfadri

Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman menjalin kerjasama dengan Antara Digital Media, anak perusahaan umum (Perum) lembaga kantor berita nasional (LKBN) Antara di Jakarta, Rabu (22/9).

Kerjasama kedua belah pihak meliputi layanan informasi melalui videotron sebagai media luar ruang, dan TV robot (televisi khusus) untuk media dalam ruang (misalnya dalam bandara).

"Hal ini sesuai dengan konsep smart city Kota Pariaman dalam membangun infrastruktur digital," ungkap Walikota Pariaman, Genius Umar terkait kerjasama tersebut.

Dengan adanya kerjasama itu, Antara Digital Media akan menyampaikan informasi seputar Kota Pariaman melalui videotron dan TV Robot di berbagai lokasi yang nantinya akan disurvei oleh pihak Antara Digital Media.

"Ini juga upaya kita dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik luas, baik nasional maupun internasional. Hal ini selaras dengan visi misi Pemko Pariaman untuk meningkatkan kualitas layanan dan keterbukaan informasi publik," ujar dia.

CEO Antara Digital Media, Darmadi mengatakan kerjasama tersebut bagian dari program pihaknya membantu mempromosikan daerah.

"Nanti kita survei titik lokasi yang diusulkan Pemko Pariaman apakah cocok dan layak untuk pemasangan videotron," kata Darmadi.

Sedangkan konten berita dalam videotron, kata dia, 40 persen berita khusus Kota Pariaman yang disediakan Dinas Kominfo Kota Pariaman, 60 persennya merupakan berita nasional dari LKBN Antara.

Dia menyebut Antara merupakan Humas pemerintah yang terus berupaya membangun opini positif dan mendidik demi menjaga keutuhan NKRI. (Tim)