Kemendikbud Janjikan Bantuan 2 Miliar untuk SKB Sungai Limau

Sungailimau --- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan Kesataraan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI Hasan Bisri meresmikan dan serah terimakan Unit Gedung Baru Sanggar Kegiatan Belajar (UGB SKB) Padangpariaman tahun 2017 di Kecamatan Sungai Limau, Rabu (15/11) lalu.

Suhtri Bur di Paritmalintang, Rabu (22/11) mengatakan, UGB PAUD dibangun untuk memberikan kegiatan pembelajaran bagi anak-anak usia dini, berkisar 2 sampai 6 tahun. "Gedungnya sudah kita resmikan. Semoga gedung ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya," ujar Suhatri.

Ditambahkan Suhatri, ada berbagai kebijakan Kemendikbud perihal program PAUD untuk jangka waktu ke depan. "Tentunya peran Bunda PAUD dan sejumlah elemen organisasi yang juga untuk meningkatkan mutu pelayanan PAUD," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pembahasan program sekaligus menjelaskan tantangan yang dihadapi oleh BPKB dan SKB dalam pembinaan program PAUD di wilayah setempat. Termasuk masalah tenaga kependidikan, pamong belajar, serta peran nyata BPKB dan SKB guna mendukung perluasan dan peningatan mutu program-program PAUD.

Ia menjelaskan, sebelum melatih para peserta, pihaknya terlebih dahulu mengadakan peninjauan ke lapangan. Selain itu, juga diadakan sosialisasi bagi yang mau ikut pelatihan, seperti pelatihan menjahit.

Sementara, Hasan Bisri dalam sambutannya pada hari itu meminta Pemkab Padangpariaman untuk memperhatikan pendidikan informal. "Kami akan memperhatikan terus SKB karena selama ini SKB seperti dianaktirikan dari pendidikan lainnya," sebutnya.

Hasan Bisri mengapresiasi Pemkab Padangpariaman yang merespon cepat alih fungsi SKB menjadi Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF).

"Saat ini di Indonesia tercatat 409 SKB, 288 telah menjadi SPNF. Jika sampai Februari 2018 tidak dijadikan SPNF maka selanjutnya dilarang beraktifitas," ingatnya.

Hasan Bisri juga menjanjikan kepada Padangpariaman, jika tersedia lahan yang memadai, maka pihaknya akan membantu anggaran pembangunan sampai Rp2 miliar. (Tim)
DPMPTP Padangpariaman Percanggih Aplikasi Perizinan Online
Kadis PMPTP Hendra Aswara didampingi Kabid Perizinan Heri Sugianto membuka bimbingan teknis SIMPEL di ruang rapat DPMPTP di Pariaman, Selasa (21/11).
Pariaman --- Seiring tumbuhnya nilai investasi di Kabupaten Padangpariaman, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) terus berinovasi dalam pengembangan aplikasi perizinan online. Kesiapan aparatur sangat penting untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara saat membuka bimbingan teknis Sistim Informasi Perizinan Elektronik (SIMPEL) di ruang rapat DPMPTP di Pariaman, Selasa (21/11).

Bimtek bermaksud untuk meningkatkan pemahaman dan kecepatan dalam pengurusan administrasi perizinan online. Saat ini, kata Hendra, terdapat 122 perizinan yang dioperasional secara online. Tujuannya agar tidak ada interaksi antara si pemohon izin dengan pejabat perizinan itu sendiri.

"Mendaklanjuti rencana aksi KPK RI di perizinan seluruhnya sudah online. Mulai mendaftar, tracking dan pengaduan. Jadi urusan selesai di Front office, tak perlu bertemu kadis atau pejabat lainnya," kata alumni STPDN Angkatan XI itu.

Terkait biaya izin, Hendra menegaskan bahwa seluruh izin gratis kecuali Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ada Peraturan Daerah yang mengaturnya. Jadi, sebut dia, jangan ada lagi mindset masyarakat bahwa pengurusan itu sulit, berbelit dan biaya mahal.

"Pengurusan izin gratis, jika ada retribusi hanya ada Perdanya. Seperti IMB, disetor melalui Bank. Petugas izin hanya menerima slip setoran saja," ujar peraih Peringkat Pertama Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Sumbar tersebut.

Sementara Kabid Perizinan dan Non Perizinan Heri Sugianto melaporkan, peserta bintek sebanyak sembilan orang terdiri dari empat orang petugas Back Office (BO) dan lima orang petugas Front Office (FO).

Aplikasi SIMPEL, kata Heri, sebenarnya sudah disoftlauncing pada 1 Mei 2017 lalu. Namun aplikasi terus dikembangkan agar menjadi lebih mudah, cepat dan lebih lengkap.

"Sesuai arahan Pak Kadis, aplikasi Simpel ini secara resmi akan diluncurkan dengan menghadirkan KPK RI, gubernur dan bupati serta walikota se Sumbar dalam waktu dekat," kata Alumni Fakultas Hukum Unand itu. (Tim)
Pemko Pariaman Pastikan Jalur TdS Steril dari Orang Gila dan Ternak
Start TdS 2017. Foto akurat.co/istimewa
Pariaman --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar pastikan jalur yang dilalui pebalap pada Tour de Singkarak (TdS) tahun 2017 etape ke VI, Kamis 23 November, steril dari hewan ternak dan orang gila. Langkah sterilisasi itu dilakukan untuk memasitikan tidak ada hambatan dan gangguan dan yang akan menyebabkan pebalap terjatuh ataupun tabrakan.

“Kita lakukan sterilisasi jalan hewan ternak dan orang gila, sehingga tidak ada ganguan saat pebalap dan official melintas,” ujarnya usai apel gabungan pengamanan TdS di Pariaman, Selasa (21/11) pagi.

Pemko Pariaman, kata dia, telah mengimbau masyarakat untuk tidak melepaskan ternaknya selama digelarnya Etape VI Tour de Singkarak melalui pemerintah desa dan kecamatan. Sedangkan orang gila juga dilakukan penertiban oleh dinas terkait.

Selain itu, kata dia, personil gabungan TNI-Polri dan Pemko Pariaman juga ditempatkan pada titik persimpangan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melintas saat balapan berlangsung.

“Kita sudah sampaikan imbauan kepada masyarakat, baik melalui mobil penerangan ataupun imbauan yang disampaikan oleh pemerintah desa,” ulasnya.

Menurut Genius, mendekati H-1, Pemko Pariaman juga akan menyelesaikan perbaikan jalur yang saat ini masih dalam pengerjaan, termasuk beberapa titik jembatan.

“Perbaikan beberapa jalur masih kita lakukan, namun akan selesai paling lambat H-1 sebelum start,” ujarnya.

Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto mengatakan, 655 personil gabungan akan dilibatkan melakukan pengamanan TdS kali ini, baik pada etape ke VI dengan titik start di Kota Pariaman, ataupun pada etape lain yang melalui wilayah Kota Pariaman.

Saat ini, kata dia, jumlah personil gabungan tidak sebanding dengan jumlah persimpangan jalan pada jalur lintasan TdS. Mengatisipasi itu, akan ada personil yang bertugas pada dua persimpangan yang berdekatan.

Titik persimpangan salah satu kerawanan pada penyelenggaran TdS. Terkadang masyarakat yang mengarah dari dalam, kerap menerobos lintasan TdS karena alasan tergesa-gesa.

“Kita hentikan sementara kendaraan yang melintas, hanya sebentar saja sampai seluruh bepalap melintas,” ujarnya.

Kota Pariaman menjadi titik start Etape ke VI dan finish di Pasaman Barat. Pada etape VI, pebalap akan menempuh jalur sejauh 145,7 kilometer yang terlebih dahulu melintasi beberapa daerah dan titik objek wisata di Kota Pariaman dan melanjutkan perjalanan ke Agam dan berakhir di kabupaten Pasaman Barat. (Nanda)
Kecamatan Enam Lingkung Terima Anugerah PAUD Tingkat Nasional Tahun 2017

Tangerang --- Kecamatan Enam Lingkung harumkan nama Kabupaten Padangpariaman sekaligus provinsi Sumbar dengan menerima anugerah PAUD tingkat nasional tahun 2017.

Penyerahan anugerah PAUD tersebut dilakukan langsung oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo kepada pihak-pihak yang berperan bagi peningkatan akses dan layanan pendidikan usia dini (PAUD) di Indonesia, bertempat di Allium Hotel Kota Tanggerang, Provinsi Banten (20/11).

Iriana yang juga merupakan Bunda PAUD Indonesia menyerahkan Anugerah PAUD secara simbolis kepada delapan orang penerima: dari unsur Bunda PAUD, Sosok Peduli dan Organisasi Mitra PAUD.

Jumlah penerima anugerah PAUD 2017 sebanyak 164 orang yang terdiri atas 5 orang bupati, 5 kepala dinas pendidikan, dan 25 orang kepala desa se Indonesia.

Selanjutnya Bunda PAUD sebanyak 55 orang, Tokoh atau Sosok Peduli PAUD sebanyak 6 orang, Lembaga atau Organisasi Mitra PAUD sebanyak 8 orang, pemenang Festival dan Kreativitas PAUD 15 orang dan pemenang Lomba E-Book PAUD, Edy Game PAUD, dan Lomba Cerita PAUD sebanyak 45 orang.

Dalam sambutannya Iriana Joko Widodo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berjasa dalam menumbuhkembangkan PAUD sebagai salah satu pendidikan kemasyarakatan di Indonesia.

Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud RI Ella Yulaelawati menyebutkan, pemberian penghargaan anugerah PAUD tingkat nasional 2017 mengambil tema PAUD Berkualitas Universal Kunci Keberhasilan Masa Depan.

"Pemberian anugerah PAUD ini berdasarkan kriteria yang telah disepakati sehingga terpilihlah sebanyak 164 orang peserta yang akan menerima penghargaan," jelas Ella.

Rangkaian kegiatan penganugerahan PAUD tingkat nasional ini juga dilaksanakan semiloka/ lokakarya yang dilaksanakan sehari sebelumnya dengan narasumber berbagai pihak yang telah berhasil dalam mengembangkan PAUD di wilayahnya.

Meteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi dalam eksposnya mengatakan, PAUD merupakan investasi berharga untuk masa yang akan datang, karena itu butuh sentuhan negara dan penanganan secara uneversal dimana keluarga miskin tentunya menjadi prioritas utama.

"Bunda PAUD merupakan pelukis dan pemahat generasi yang akan datang. Bunda PAUD telah membuka akses pendidikan PAUD dan Bunda PAUD sebagai pekerja sosial telah banyak berbuat untuk itu perlu sentuhan Bapak PAUD dalam mendukung ini dalam bentuk dukungan anggaran yang diberikan," paparnya.

Sementara Camat Enam Lingkung Rudy Repenaldi Rilis---ebagai salah satu dari lima camat yang memperoleh anugerah PAUD tingkat nasional tahun 2017---menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada Bupati Padangpariaman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan seluruh pihak atas dukungan dan kerjasamanya dalam mengembangkan pendidikan PAUD di kecamatan Enam Lingkung.

"Peran kepala UPT Pendidikan, nagari, guru PAUD dan seluruh komponen masyarakat sangat besar sehingga bisa mencapai prestasi ini," terang Rudy

Camat berprestasi kabupaten Padangpariaman tersebut juga menyampaikan sebanyak 28 orang guru PAUD yang tersebar dalam 11 PAUD di Kecamatan Enam Lingkung telah dianggarkan honornya melalui dana nagari setempat dan merupakan kebijakan bersama yang telah disepakati dengan para walinagari se kecamatan Enam Lingkung.

"Tentunya pekerjaan rumah dalam mengembangkan PAUD ini sangatlah besar dan kita akan berupaya bagaimana ada pihak ketiga yang mau sebagai donatur pembina PAUD yang nantinya akan dituangkan dalam MoU," imbuhnya.

PAUD sebagai lembaga pendidikan masyarakat, kata dia, lebih terlihat besar perannya dalam bentuk partisipasi, baik dalam penyediaan lahan sampai dengan partisipasi dalam operasional PAUD itu sendiri.

Selain dihadiri penerima anugerah PAUD 2017, acara itu juga dihadiri oleh istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla. (Tim)
Ground Breaking Penuntasan Irigasi Anai Tahap II Dimulai

Lubuk Alung --- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni lakukan ground breaking dengan mengucurkan coran semen ke cetakan sebagai tanda dimulainya pembangunan lanjutan Irigasi Anai di Bendungan Anai, Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung (20/11).

Dalam sambutannya Bupati Ali Mukhni mengatakan, dengan adanya lanjutan pembangunan Irigasi Anai tahap dua, tentunya semakin membantu para petani di daerahnya.

"Sebelum ada Irigasi Anai, petani kami hanya menggunakan air tadah hujan untuk sawah," katanya.

Ia menuturkan, pengairan sawah menggunakan tadah hujan membuat petani hanya dapat panen sawah sekali setahun. Namun setelah adanya irigasi itu, petani di daerahnya sudah dapat panen dua kali setahun. Bahkan pihaknya mendorong petani agar mampu panen lima kali dua tahun.

“Surplus beras kita sekarang lebih dari 5 persen sehingga kita mendapat penghargaan ketahanan pangan,” ujarnya.

Ali Mukhni memastikan, bahwa pihaknya terus membantu pembangunan dan menjaga irigasi tersebut. Sebab dia meyakini pembangunan dan aset irigasi itu sangat bermanfaat mendorong ekonomi masyarakat.

Bupati Ali Mukhni pada kesempatan itu juga menyerahkan plakat ucapan terima kasih kepada BWSS V didampingi Komisaris PT Semen Padang Wiztian Yoetri dan Camat Lubuk Alung Imran.

Kepala Balai Wilayah Sumatera (BWS V) Maryadi Utama mengatakan bahwa pembangunan lanjutan Irigasi Anai tersebut merupakan tahap akhir pembangunan irigasi Anai. Pembangunan lanjutan Irigasi Anai memang dilaksanakan oleh BWSS V Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Ini tahap terakhir pembangunan irigasi Anai. Jika sudah selesai, sekitar 13.604 hektare sawah yang teraliri irigasi ini," kata Maryadi Utama usai peletakan batu pertama penyelesaian pembangunan Irigasi Anai Tahap Dua.

Pengerjaan Irigasi Anai tahap dua itu ditargetkan rampung tahun 2019 mendatang. Untuk itu pihak BWSS V berharap Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dapat memberikan dukungan penuh selama pembangunan itu berlangsung.

Kata Maryadi, pembangun Irigasi Anai tersebut sumber airnya dari Batang Anai. Katanya, untuk pembangunan irigasi tahap pertama, sawah yang sudah teraliri seluas 10.315 hektare. Jadi untuk pembangunan irigasi tahap kedua, tercatat 3.289 hektare sawah lagi yang akan dialiri air.

"Total anggaran yang digunakan untuk penyelesaian Irigasi Anai tahap dua ini sekitar Rp143 miliar," jelasnya.

Maryadi menambahkan bahwa pembangunan irigasi bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari berbagai sektor. Di antaranya sektor pertanian dan pariwisata. Untuk itu, dia sangat berharap dukungan warga dan instasi terkait untuk mewujudkan tujuan itu.

“Kami berharap partisipasi Pemkab Padangpariaman dalam menjaga aset, seperti objek wisata yang dibuat di sini. Bagitupun masyarakat sekitarnya. Jadi tidak cepat rusak,” pungkas Maryadi. (Tim)
Atlet Sepatu Roda Kota Pariaman Kembali Ukir Prestasi

Pariaman --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, anggota DPR RI John Kenedy Azis dan ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, dukung pengembangan olahraga sepatu roda di kota Pariaman.

Sepatu roda saat ini menjadi cabang olahraga yang digemari di kota Pariaman, terutama kalangan muda, menjadi ruang positif menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja lainnya.

"Ini sangat positif, dengan adanya kesibukan anak-anak dan generasi muda di sini tentu agaknya akan jauh dari ancaman bahaya narkoba dan persoalan kenakalan remaja lainnya," ujar Genius Umar didampingi Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin saat menemui kontingen atlet sepatu roda Pariaman, Selasa (21/11) siang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga itu, kata Genius, Pemko Pariaman yang mulanya membuat "skate park", juga akan membuatkan lintasan untuk latihan sepatu roda. Tempat latihan yang repsentatif tersebut nantinya bukan hanya digunakan oleh atlet, namun seluruh pecinta olahraga sepatu roda dari dan luar Pariaman.

"Kita sedang akan buatkan lintasannya. Bukan sebatas bagi atlet, wisatawan bisa juga berkumpul di sana. Mungkin mencoba bersepatu roda atau bagaimana," sambungnya.

Sependapat dengan Genius Umar, anggota Komisi VIII DPR RI John Kenedy Aziz mengatakan, kehadiran olahraga sepatu roda dapat menjauhkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, kata dia, prestasi juara umum cabang olahraga sepatu roda pada Porprov lalu adalah kebangaan tersendiri bagi Pariaman. Dan sebagai olahraga yang baru berkembang di Pariaman, prestasi itu menjadi tanda bahwa kota Pariaman memiliki bibit atlet pada cabang sepatu roda.

Pihaknya juga akan mengupayakan dukungan untuk perkembangan olahraga sepatu roda itu. Keterbatasan belum adanya lintasan untuk latihan yang repsentatif, ia akan mengupayapakan bantuan dari pemerintah pusat.

"Kita akan upayakan dukungan dari pemerintahan pusat," katanya.

Sebelumnya, kontingen Kota Pariaman terdiri dari 30 orang atlet, berhasil menjadi juara umum dua kelas perlombaan yang diikuti pada Kejurda Sepatu Roda Piala Bupati Solok 2017 yang digelar pada 18 hingga 19 November 2017 lalu.

Dari total 18 raihan medali, Pariaman meraih 6 emas, 7 medali perak dan 5 medali perunggu. Sebelumnya pada ajang Porprov tahun lalu di kota Padang, kota Pariaman juga meraih juara umum pada cabang olahraga sepatu roda dengan meraih 10 medali.

Dewan Penasehat didampingi Ketua Pengcab Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Persorosi) Kota Pariaman Muhammad Taufik dan Azral Malfinas mengatakan jika pihaknya telah mempersiapkan atletnya dua bulan sebelum digelarnya perlombaan.

Meskipun tidak memiliki lintasan permanen sepatu roda, hal itu tidak mengurangi semangat berlatih para atlet yang didominasi oleh pelajar SMP dan SD ini.

Saat ini, kata dia, Pengcab Persorosi mengalami kendala minimnya anggaran dana pembinaan atlet sepatu roda, seperti halnya Porprov lalu.

"Pengcab kendala keterbatasan anggaran dana yang dimiliki pengucap membuat pengurus harus melakukan penggalangan dana agar dapat mengikuti kejuaraan tersebut" jelasnya.

Meskipun terbilang baru di kota Pariaman, namun animo masyarakat, khususnya anak dan remaja terhadap olahraga sangat tinggi. Saat inipun tercatat 40 orang atlet sepatu roda berlatih dan dibina oleh Pengcab Porserosi Kota Pariaman.

"Baru ada satu club sepatu roda, yaitu Pariaman Inline Skate, di bawah pembinaan kita (Porserosi Pariaman), namun bagi club baru juga kita lakukan pembinaan," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu anggota DPR RI John Kennedy Aziz juga menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp5.000.000 kepada atlet sepatu roda. (Nanda)
FKH Kota Pariaman Sosialisasikan Budaya Jalan Sehat

Pariaman --- Dalam rangka meningkatkan kesadaran para pelajar tentang kesehatan---salah satunya budaya jalan sehat---Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman gelar jalan sehat bersama FKH dengan menggandeng Duta Kota Hijau FKH Kota Pariaman tahun 2016.

Jalan sehat mengambil start dari Asean Youth Park Pantai Gandoriah menuju Pantai Kata. kegiatan itu diikuti pelajar SD, SMP dan SMA se Kota Pariaman, dan dilepas oleh Ketua Tim P2KH Kota Pariaman, Feriandri, Minggu (19/11).

Walaupun diguyur hujan, tidak menyurutkan semangat para pelajar mengikuti jalan sehat yang banyaknya menyediakan doorprize itu.

Ketua Tim Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) Kota Pariaman yang juga Kabid Tata Ruang dan Penataan Bangunan Dinas PUPR Kota Pariaman Feriandri mengatakan, bahwa FKH adalah wadah bagi para generasi muda yang ingin berbuat untuk menyelamatkan lingkungan, cinta kebersihan serta pelopor untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Dengan dilibatkannya Duta Kota Hijau FKH Kota Pariaman 2016 dalam acara yang digagas FKH ini, diharapkan dapat menjadi motivasi untuk para pelajar untuk dapat berkarya dan menjadi contoh bagi rekan-rekannya di sekolah," tuturnya.

Kepada seluruh peserta jalan sehat ia juga berharap untuk bisa menjaga lingkungan, salah satunya dengan selalu membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan.

Ketua FKH Kota Pariaman Junaidi mengatakan, untuk tahun 2017, mereka memberdayakan pemenang dan peserta Duta Kota Hijau FKH Kota Pariaman tahun 2016 dengan membuat berbagai kegiatan yang bisa mereka lakukan.

"Duta Kota Hijau FKH Kota Pariaman diharapkan betul-betul menjadi duta untuk penghijauan, cinta lingkungan dan membuat kegiatan yang bisa merangkul seluruh pelajar, sambil mensosialisasikan hidup bersih dan sehat," katanya.

Selain Jalan Sehat Bersama FKH yang dilaksanakan pihaknya juga akan menggelar Green Festival, yaitu pemilihan Duta Kota Hijau FKH Kota Pariaman untuk tahun 2017 tingkat SMP dan SMA se Kota Pariaman.

"Dan lomba daur ulang sampah tingkat SD dan SMP se Kota Pariaman, yang akan dilaksanakan tanggal 26 November mendatang," imbuhnya.

Green Festival adalah puncak kegiatan FKH Kota Pariaman. Kegiatan itu sudah lima kali digelar. Green Festival  merupakan aksi FKH dalam upaya mewujudkan Kota Pariaman sebagai kota hijau," ungkapnya. (Juned)
Idarussalam: Pungli, Sudah Tak Zaman Lagi
Asisten Administrasi Pemerintahan Idarussalam, Ustadz Drs. Rasman MAg Labai Nan Basa, Kepala DPMPTP Hendra Aswara dan Kabag Kesra Irsyaf Bujang usia wirid di  di Hall Saiyo Sakato, Parit Malintang, Jumat, (18/11).
Paritmalintang --- Asisten Administrasi Pemerintahan Idarussalam, mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berinovasi. Ciptakan suatu perubahan dan mampu mendekatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dalam hal ini, Kata Idarussalam, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian telah melakukan berbagai terobosan selama tahun 2017 ini.

"Pimpinan sering meminta kita melakukan inovasi. Kita tidak bisa melaksanakan tugas secara rutin saja. Masing-masing OPD harus berinovasi. Seperti DPMPTP layak diapresiasi komitmenya," kata Idarussalam saat memberikan sambutan pada wirid mingguan di Hall Saiyo Sakato, Parit Malintang, Jumat, (18/11) lalu.

Ia mencatat beberapa poin penting yang telah dilakukan DPMPTP dalam 10 bulan terakhir antara lain, adanya Peraturan Bupati nomor 4 Tahun 2017 tentang pelimpahan kewenangan perizinan dan non perizinan dari Bupati kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Jadi tak ada lagi izin yang ditandatangani oleh bupati dan wakil bupati. Jadi pelayanan lebih cepat dan ramah investasi," kata pria yang pernah menjabat Kepala BKD itu.

Selanjutnya, kata dia, komitmen melaksanakan pelayanan tanpa pungutan liar. Artinya pelayanan yang diberikan secara gratis, jika membayar harus ada dasar hukumnya.

"Zaman sudah berubah, tak zamannya lagi main pungli yang menyakiti masyarakat," imbuh pimpinan Pondok Pesantren Ringan-Ringan Pakandangan itu.

Idarusallam---akrab disapa Buya---juga apresiasi prestasi Padangpariaman pada MTQ tingkatProp. Sumbar di Kota Pariaman dengan meraih peringkat 3. Lonjakan peringkat yang sangat tajam dari tahun sebelumnya.

"Tahun 2013, kita peringkat 16, tahun 2015 naik peringkat 8 dan tahun ini kita peringkat 3. Ke depan kita raih juara umum, dengan melakukan manajemen LPTQ dan pembinaan kafilah yang konsisten," ujar Buya optimis.

Prestasi yang membanggakan terhadap Qori bernama Khairul Rizki, seorang tuna netra yang meraih Qori terbaik di ajang MTQ tersebut. Rizki nantinya akan menjadi kontingen kKafilah Sumbar untuk MTQ tingkat nasional di Medan tahun depan.

Wirid Jumat dihadiri oleh ratusan ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Adapun tausyiah disampaikan oleh Al Ustadz Rasman Labai Nan Basa. (Tim)