Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.

Latest Post

Tips Kapolres Pariaman agar Terhindar dari Kecelakaan Kereta Api

Written By oyong liza on Friday, 1 July 2016 | 13:23




Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldy mengimbau para pemudik dan warga agar waspada di perlintasan kereta api tanpa pintu di Kota Pariaman.

Dari semua perlintasan kereta api di Pariaman, hanya di Simpang Apar saja yang memiliki plang ampang perlintasan, itu pun jalur kereta api belum aktif.

Kata dia, bagi pengendara agar mencatat empat jadwal lalu lintas kereta api Padang-Pariaman yakni, pukul 06.00 WIB, 09.00 WIB, 14.00 WIB, dan pukul 16.00 WIB.

"Dengan pihak kereta api sendiri kita sudah meminta agar kereta api yang akan melewati perlintasan sebidang untuk menghidupkan klakson sebanyak mungkin dan memperlambat laju kecepatannya," ucap Rico, Jumat (1/7).

Selain melakukan permintaan kepada pihak kereta api, pihaknya juga mengimbau kepada pengendara di jalan raya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.

"Kepada pemudik dan masyarakat yang akan melintasi perlintasan kereta api agar tidak menutup penuh kaca pintu mobil, bertujuan agar bisa mendengarkan klakson kereta api," terusnya.

Selain perihal kaca pintu mobil dan bermain ponsel, pengemudi jalan raya diminta juga tidak menghidupkan musik dengan volume keras agar tidak menganggu pendengaran.

"Kasus kecelakaan kereta api yang menabrak sebuah minibus di Kelurahan Kereta Api pada Rabu sore (29/6) diduga karena korban mengemudi sambil menggunakan telepon genggam sehingga tidak mengetahui kereta sedang melaju dari arah selatan," imbuhnya.

TIM

Pemkab Padangpariaman Gelar Iktikaf Perdana di Mesjid Agung Syekh Burhanuddin




Bupati Padangpariaman Ali mukhni pimpin langsung Iktikaf bersama di Mesjid Agung Syekh Burhanuddin di Ulakan, Sabtu dini hari, (1/7).  Pengertiannya Iktikaf dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya. Orang yang sedang beriktikaf disebut juga mutakif.

Kegiatan dimulai pada pukul 00 WIB itu diawali dengan shalat tahiyatul mesjid, shalat sunah wudhu, dilanjutkan dengan taddarus one man one jus, kemudian ibadah nafsiyah seperti shalat sunnah tahajjud, istikharah, hajad, taubat dan Zikir.

Acara diteruskan dengan kajian tashawuf, sahur berkah, imsak bersama qur’an dan shalat subuh berjamaah serta aktifitas ibadah lainnya.

Ali Mukhni menyebut Iktikaf dilaksanakan untuk meningkatkan ketaqwaan di kalangan aparatur pemerintahan yang sesuai dengan visi pembangunan mewujudkan Padangpariaman yang baru, religius, cerdas dan sejahtera

Ali mukhni berpesan agar kegiatan itu menjadi agenda rutin bagi pemerintah pada tahun tahun berikutnya.

“Ini iktikaf perdana  pemerintah kabupaten yang kita laksanakan. saya berharap kegiatan ini akan menjadi agenda rutin bagi pemerintah Kabupaten Padangpariaman,” kata Ali Mukhni.

Iktikaf diikuti oleh Bupati, Wakil Bupati, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Camat, dan pejabat Eselon III dan IV Padangpariaman. Kegiatan direncanakan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 1 sampai dengan 3 Juli 2016.

HS/OLP

Pariaman Destinasi Pemudik dan Wisata Lebaran: Polri/TNI dan Pemko Siapkan Pengamanan Terbaik




Kepolisian Resor (Polres) Pariaman menggelar Apel Pasukan Ramadhan dan Hari Raya (Ramadniya) 2016 di halaman Mapolres Pariaman, Kamis (30/06).

Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Dandim 0308/Pariaman Letkol. Arh. Endro Nurbantoro, Kepala Dishubkominfo Kota Pariaman Yota Balad, Kepala BPBD Kota Pariaman Yaminurizal, Satpol-PP Kota Pariaman dengan Komandan Upacara Kapolres Pariaman AKBP. Rico Junaldy.

Kapolres Rico mengatakan jumlah pemudik 2016 di Indonesia mencapai delapan (8) juta orang yang menggunakan mobil 2,4 juta, kendaraan bermotor roda dua 5,6 juta. Puncak arus mudik terjadi pada H-4 sampai dengan H+3.

Menurut dia, berdasarkan data Operasi Ketupat Indonesia tahun 2015 lalu tercatat jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 3.048 peristiwa dengan korban meninggal sebanyak 646 jiwa, luka berat 1.057 jiwa dan luka ringan 3.891 jiwa.

"Kota Pariaman merupakan salah satu jalur terpadat yang di lewati pemudik. Sehingga kami anjurkan untuk selalu berhati-hati saat melakukan perjalanan," kata Rico.

Pada 2015 pihaknya mencatat setidaknya terjadi enam kasus kecelakan dengan satu korban jiwa meninggal dunia, tiga kasus pencurian sepeda motor, dan beberapa kasus anak kehilangan orang tua selama minggu pertama lebaran.

Terkait potensi kerawanan maupun Kamtibmas seperti curanmor, tawuran, miras, petasan bencana alam dan kebakaran, untuk keamanan bersama, dirinya mengimbau perlu peran aktif bersama stakeholder.

Di saat yang sama, Genius Umar, mengatakan bahwa mudik merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Tradisi tersebut diikuti mobilisasi masyarakat secara massif.

"Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ditambah lagi perkiraan meningkatnya jumlah wisatawan ke Kota Pariaman," sebutnya.

Personel yang dipersiapakan selama lebaran diantaranya 220 personel aparat kepolisian, 40 personel TNI, 80 Satpol-PP, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) 40 anggota, serta beberapa personel tambahan dari BPBD dan Dinas Kesehatan Kota (DKK).

TIM

Sikat 11 Motor, Apek Cs Ditangkap

Written By oyong liza on Wednesday, 29 June 2016 | 10:22




Polres Pariaman berhasil ungkap jaringan pelaku pencurian sepeda motor antar daerah yang selama ini aktif beraksi di wilayah hukum Sumatra Barat. Komplotan tersebut merupakan pemain lama.

Disebutkan Kapolres Pariaman AKBP Rico Junaldi, Selasa (28/6), seorang tersangka utama inisial JP alias Apek ditangkap di Payakumbuh setelah melakukan pencurian di wilayah hukum Polres Pariaman.

Apek warga Tiku Agam tersebut diamankan pada Jumat (24/6), tidak hanya melakukan aksi pencurian di Pariaman saja tapi juga di wilayah Pasaman Barat, Agam, Payakumbuh dan beberapa daerah lainnya.

"Selama beberapa bulan terakhir pelaku berhasil mencuri belasan sepeda motor dari berbagai daerah di Sumbar," ungkap Rico.

Apek, imbuhnya, dibantu oleh tiga orang rekan untuk menjual hasil curiannya ke beberapa daerah dengan harga murah yakni sekitar Rp4 juta/unit. Tiga rekanan pelaku tersebut adalah F, EF dan RZ yang juga warga Tiku Agam juga ditangkap pada hari yang sama dengan Apek.

"Atas perbuatanya pelaku utama dapat diancam pasal pencurian dengan pemberatan dengan hukuman kurungan penjara diatas lima tahun dan pasal 480 KUHP bagi para penadah," ucapnya.
 

Total keseluruhan motor curian sindikat itu adalah 11 unit sepeda motor dari berbagai jenis/merk. Saat ini pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut lebih lanjut.

Untuk identifikasi barang bukti Rico mengaku telah melakukan pengecekan nomor rangka, mesin dan identitas lainnya pada sepeda motor hasil curian.
 

Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan kunci T untuk membobol berbagai sepeda motor tapi tidak untuk motor yang dikunci secara ganda.

"Oleh sebab itu kita juga menghimbau kepada masyarakat agar menjaga dan mengunci ganda sepeda motor saat diparkirkan," tuntasnya.

TIM


DPRD Kota Pariaman Terima 5 Unit Mobil Alat Kelengkapan Dewan




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Wakil Walikota Genius Umar serahkan mobil operasional DPRD untuk masing-masing komisi, badan legislatif (Baleg), badan kehormatan (BK) secara simbolis di ruang kerjanya, Senin (27/6).

Pada saat itu diserahkan lima (5) unit) mobil, yakni, dua unit Toyota Rush dan tiga unit Toyota Avanza yang diterima oleh Ketua Komisi I Fadhli, Ketua Komisi II Mulyadi, Ketua Komisi III Fauzi, Ketua Baleg Riza Saputra dan Ketua BK Jonasri.

"Mobil ini digunakan untuk menunjang kinerja DPRD Kota Pariaman dalam rangka pelayanan masyarakat. Ini adalah mobil operasional alat kelengkapan dewan," kata Mukhlis.

Mukhlis menuturkan, kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama bagi pemerintahannya. Untuk pencapaian tersebut diperlukan dukungan DPRD bersama seluruh stakeholder. Dalam menata, membangun, mengelola pemerintahan juga perlu koordinasi intensif antar SKPD.

Untuk optimalnya koordinasi antar SKPD pihaknya selalu mengadakan rapat rutin/coffee morning setiap Senin pagi di ruang kerjanya.

"Rutin kita lakukan untuk membahas permasalahan dan mencarikan solusinya," tambahnya.

Sementara itu Ketua Komisi II Mulyadi menyatakan selama ini DPRD Kota Pariaman selalu bersinergi dengan eksekutif untuk membangun Kota Pariaman.

Dirinya menilai coffee morning yang diadakan oleh Pemko dengan SKPD nya mampu menggenjot kinerja pemerintahan.

"Namun jika Komisi DPRD dilibatkan dalam rapat tersebut tentu akan lebih baik," kata dia.

Syahdan, menanggapi ide tersebut Mukhlis langsung menerimanya.

“Siap lebaran kita akan rapat coffee morning bersama DPRD terutama komisi mitra SKPD terkait," sebutnya.

Sinergitas antara eksekutif dan legislatif, tuntasnya, tetap harus dijaga karena keberhasilan pembangunan Kota Pariaman tidak lepas dari dukungan DPRD.


TIM

Mukhlis: Narkoba Ancaman Serius Harus Diperangi Bersama

Written By oyong liza on Monday, 27 June 2016 | 21:52




Fenomena meningkatnya aksi peredaran dan konsumsi narkoba, tak lain adalah sebuah ancaman serius untuk merenggut masa depan generasi muda bangsa.

Hal itu disampaikan oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman pada peringatan Hari Kesadaran Nasional dan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2016 tingkat Kota Pariaman bertempat di Halaman Balaikota Pariaman, Senin (27/6).

Dalam amanat Kepala BNN RI, Komjend. Polisi Budi Waseso, dibacakan Mukhlis, dikatakan bahwa peringatan HANI tahun 2016 mengusung tema Listen First: Listening to children and youth is the first step to help them grow healthy and safe, “Dengarkan dahulu: Mendengarkan suara hati anak-anak dan generasi muda, merupakan langkah awal untuk membantu mereka tumbuh sehat dan aman dari penyalahgunaan narkoba.

"Hal ini mengandung makna filosofis bahwa strategi terbaik adalah pencegahan dengan sasaran prioritas pada anak-anak dan pemuda," ujarnya.

Dijelaskan dalam kurun 2015 sampai dengan Juni tahun 2016 telah terungkap sebanyak 1.015 kasus kejahatan narkotika. Baik yang ditangani oleh BNN Pusat maupun yang di BNN Provinsi dengan tersangka sejumlah 1.681 orang. Pada kurun waktu tersebut juga berhasil diungkap pencucian uang dari kejahatan narkoba senilai Rp142.058.158.337.

Sebanyak 2,8 ton sabu, 707.864 butir ekstasi, 41 ton ganja dan 69 hektar lahan ganja disita BNN. Pengguna narkoba di Indonesia sampai tahun 2015 mencapai 5,1 juta orang dan 40-50 generasi muda mati tiap harinya, karena narkoba.

Melalui momen Hari Kesadaran Nasional dan HANI tahun 2016 diharapkan akan menguatkan satu harapan, satu tujuan, satu komitmen, satu keinginan, satu tekad, satu sikap tegas, satu suara, dan satu cita-cita kita semua terhadap narkoba dan segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

"Bahwa kita yang ada di Kota Pariaman dan semua orang yang ada di berbagai belahan dunia manapun, ingin memiliki hidup yang sehat dan jauh dari narkoba," kata Mukhlis.

Mukhlis Rahman mengharapkan semua pihak harus memahami pemberantasan kejahatan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab dan tugas pemerintah saja.

"Tetapi ini adalah tugas besar dan tanggung jawab kita bersama, seluruh unsur lapisan masyarakat. Kesinambungan antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda kita, baik di Indonesia umumnya dan di Kota Pariaman yang kita cintai ini khususnya," tutupnya.

TIM

HUT HANI 2016 Padangpariaman: Seluruh Elemen Harus Solid Berantas Narkoba

Written By oyong liza on Sunday, 26 June 2016 | 22:19



Walau hari Minggu dan sedang menjalankan ibadah puasa, tidak menghalangi ASN Padangpariaman, polisi dan TNI untuk tetap semangat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di halaman kantor Bupati, IKK Parit Malintang (26/6).

Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, upacara berjalan tertib dan lancar. Pada awal acara, matahari tertutup awan sehingga membuat peserta upacara terlindungi dari sengatan matahari pagi.

Dalam sambutan amanat Kepala Badan Narkoita Nasional (BNN), Wabup menyampaikan banyak informasi penting dari BNN terkait dengan penanganan dan pengawasan peredaran narkotika secara illegal.

Disebutkan bahwa setiap tanggal 26 Juni diperingati secara serentak sebagai Hari Anti Narkotika Internasional oleh seluruh bangsa di dunia.

"Peringatan HANI bukanlah hari jadi BNN, namun peringatan ini sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap permasalahan narkoba di dunia yang belum dapat diselesaikan dan hanya dapat ditahan, sehingga sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata mantan Ketua KPU Padangpariaman itu.

HANI 2016 bertemakan “Mendengarkan Suara Hati Anak-Anak dan Generasi Muda Merupakan Langkah Awal Untuk Membantu Mereka Tumbuh Sehat Dan Aman Dari Penyalahgunaan Narkoba”.

Tema tersebut mengandung makna bahwa anak-anak dan generasi muda adalah tumpuan harapan bangsa. Oleh karena itu harus dijaga agar tidak terjerumus kepada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Melalui peringatan HANI ini diharapkan dapat menggerakkan dan mendorong segenap komponen bangsa sekaligus membangun solidaritas dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang masih menjadi ancaman kehidupan manusia secara global," terusnya.

Berdasarkan hasil survei penyalahgunaan narkotika menunjukan bahwa, angka prevalensi penyalah guna narkotika di Indonesia cenderung naik dari tahun ke tahun. Pada survei tahun 2015, prevalensi penyalahgunaan narkotika sebesar 2,20% atau lebih dari 4 juta orang yang terdiri dari penyalah guna coba pakai, teratur pakai, maupun pecandu.

Selanjutnya, Wabup juga memaparkan berbagai data kinerja BNN terkait dengan penyalahgunaan narkoba, antara lain:

1. Tahun 2015-Juni 2016, 705 warga di wilayah rawan dan rentan penyalahgunaan narkoba telah mendapatkan pelatihan peningkatan kemampuan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan life skill.

2. BNN melalui BNN Provinsi telah membentuk Satgas Anti Narkoba di seluruh Indonesia dengan total 19.854 orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, swasta, instansi pemerintah, dan masyarakat.

3. Tahun 2015-April 2016 telah dilakukan test urine terhadap 186.533 orang, di mana teridentifikasi positif sebanyak 1.175 orang (0,63%).

4. Tahun 2015-Juni 2016, telah terungkap sebanyak 1.015 (seribu lima belas) kasus kejahatan narkotika baik yang ditangani oleh BNN pusat maupun BNN Provinsi, dengan tersangka sejumlah 1.681 (seribu enam ratus delapan puluh satu) orang dan pada kurun waktu tersebut juga berhasil diungkap tindak pidana pencucian uang yang berasal dari kejahatan narkotika, dengan nilai aset yang dirampas sebesar Rp. 142 Milyar.

Berdasarkan laporan informasi hasil pemeriksaan dari PPATK, saat ini sedang dilakukan proses penyelidikan oleh BNN adanya dugaan transaksi mencurigakan hasil dari kejahatan narkotika sebesar 3,6 trilyun.

5. BNN berhasil mengungkap sebanyak 72 (tujuh puluh dua) jaringan sindikat narkotika baik nasional maupun internasional, yang terdiri dari Jaringan Sindikat Tiongkok, Malaysia, Afrika Barat, Timur Tengah, Pakistan, China dan Jaringan Sindikat Ganja Bang Pin alias Aripin. 6. Barang bukti yang berhasil disita terdiri dari :

-    narkotika jenis shabu sebesar 2.8 ton.
-    narkotika jenis ekstasi sebanyak 707.864 butir.
-    narkotika jenis ganja 4,1 ton.
-    lahan ganja seluas 69 hektar.

7. Telah merehabilitasi sebanyak 42.429 pecandu dan penyalah guna narkotika yang berada di seluruh Indonesia, dimana sejumlah 2.500 direhabilitasi melalui balai besar rehabilitasi yang dikelola oleh BNN, yang berada di Lido – Bogor, Baddoka – Makassar, Tanah Merah – Samarinda, dan Batam – Kepulauan Riau.

Di akhir sambutannya, Wabup juga menyampaikan pesan Bupati Ali Mukhni terkait kasus penyalaghunaan di Padangpariaman.

Pihaknya mengajak masyarakat dan stake holder perangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Padangpariaman. Berdasarkan data, sampai April 2016 ini tercatat 17 kasus penyalahgunaan narkoba di Padangpariaman.

Dirinya berharap angka penyalahgunaan narkoba dapat ditekan pada bulan selanjutnya, sehingga cita-cita mewujudkan Padangpariaman zero penyalahgunaan narkoba dapat dicapai.

"Pencapaian zero narkoba dapat dicapai dengan peran serta seluruh tokoh dan elemen masyarakat untuk mewujudkan zero penyalahgunaan narkoba. Pemerintah Padangpariaman telah melakukan upaya, dimulai dari pencegahan melalui sosialisasi hingga penindakan bekerjasama dengan aparat kepolisian," tuntasnya.

TIM

TSR Sumbar Kunjungi Mesjid Raya Cimparuah




Tim Silaturahmi Ramadhan (TSR) Provinsi Sumatera Barat dipimpin oleh Sekdaprov. Ali Asmar kunjungi Mesjid Raya Cimparuah, Pariaman Tengah, Jum'at malam (24/6) usai buka bersama di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman.

Ali Asmar mengatakan, di Sumatera Barat terdapat 7 kota/kabupaten berbasis laut mendukung untuk wisata bahari. Tetapi dari ke 7 kota/kabupaten tersebut, baru Kota Pariaman yang sangat serius membenahi sektor pariwisatanya dan pembenahan infrastruktur yang menunjang untuk itu.

“Kota Pariaman merupakan satu-satunya kota yang mempunyai transportasi kereta api wisata dari Padang ke Pariaman, dan ini sangat menunjang untuk menjadi destinasi wisata, baik di Sumatera Barat, bahkan Indonesia dan mancanegara,” tuturnya.

Ditambahkannya, dengan banyaknya iven yang diadakan oleh Kota Pariaman akan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang berkunjung.

Lebih lanjut sumando rang piaman ini menjelaskan bahwa dengan pariwisata semua bisa dijual. Mulai dari kuliner, kerajinan tangan dan oleh-oleh khas Kota Pariaman yang saat ini banyak dicari orang.

"Hal ini harus dapat masyarakat manfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya, yang mana saat ini PDRB Kota Pariaman telah meningkat pesat dari tahun sebelumnya," ungkapnya.

Terakhir Ali Asmar mengingatkan agar pemerintah Kota Pariaman dapat menyiapkan generasi muda yang berdaya saing.

"Selain pintar di bidang pendidikan juga harus mempunyai keahlian, sehingga kita dapat bertahan di era pasar bebas sekarang ini. Pemerintah provinsi apresiasi atas program wajib belajar 12 tahun yang telah diluncurkan oleh Kota Pariaman sejak tahun 2009, sehingga tidak ada alasan lagi anak-anak di Kota Pariaman untuk tidak bersekolah," tutupnya.

Di saat yang sama, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyatakan bahwa Kota Pariaman telah banyak membuat program yang pro rakyat. Mulai dari Wajar 12 tahun dan bus sekolah gratis, kesehatan gratis dengan program JKSS (Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang).

"Di bidang sosial kita punya program pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), PKH (Program Keluarga Harapan). Kita juga punya Perda Baca Tulis Al Qur’an yang kita jabarkan dengan Magrib Mengaji, dan  Perda Pekat (Penyakit Masyarakat) yang membatasi orgen tunggal beroperasi hanya sampai jam 12 malam," jelasnya.

Memasuki usia kota ke-14 tanggal 2 Juli mendatang, pihaknya menyadari masih banyak kekurangan.

"Karena itu kami meminta dukungan dari seluruh masyarakat untuk dapat bersama-sama dengan pemerintah untuk berjalan seiring sejalan, sehingga tujuan kita untuk mensejahterakan masyarakat dapat terwujud hendaknya," harapnya.

Dia menambahkan, tahun 2017 Kota Pariaman ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ ke-37 tingkat Provinsi Sumatera Barat. Pihaknya akan membuat berbeda perhelatan 2 tahunan ini dengan mengadakan mimbar utamanya di tempat objek wisata di Pantai Kata.

"Mari kita sukseskan bersama-sama. Kami meminta dukungan dari seluruh stakeholder yang terlibat untuk dapat bekerja dengan maksimal, sehingga Kota Pariaman akan menjadi pembukaan MTQ yang termegah di Sumbar nantinya,” tutup Mukhlis antusias.

Diakhir acara TSR Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan berupa uang tunai Rp20 juta dan 3 gulung tikar sholat yang diserahkan kepada pengurus mesjid.

Hadir dalam acara Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dan istri Lucyanel Arlym, Ketua TP PKK Kota Pariaman Reni Mukhlis, Anggota DPRD Fadhli, Kepala SKPD, Kabag, Camat Pariaman Tengah, Kepala Desa Cimparuh dan masyarakat setempat.

TIM

Genius: Remaja Mesjid Harus Nyatakan Perang Terhadap Narkoba




Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menghadiri Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswil-Lub) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sumatera Barat bertempat di Gedung Saiyo Sakato Padangpariaman, Pariaman, Sabtu (25/6).

Acara turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP BKPRMI Pusat, Said Aldi Al Idrus dan Sekjend Dindin Jamaluddin, Ketua Ombusman Sumbar Yunafri, Plt Ketua BKPRMI Sumbar Syamsul Bahri, Staf Ahli Bidang Pemuda dan Olahraga Padangpariaman Taslim, Ketua Panitia Satria Efendi, Ketua DPD BKPRMI se Sumatera Barat, Ketua OKP dan Remaja Mesjid se Kota Pariaman/Kabupaten Padangpariaman serta para undangan lainnya.

Genius Umar dalam sambutannya menyatakan tujuan organisasi adalah untuk mengatasi masalah dan tujuan yang akan dicapai. Adanya remaja mesjid secara tidak langsung akan meramaikan serta memakmurkan mesjid, karena itu perannya sangat diperlukan dalam menghadapi era globalisasi saat ini.

“Anggota BKPRMI hendaknya dapat menjadi pelopor bagi mesjid dan masyarakatnya, bagaimana mensosialisasikan kebersihan dari toilet yang ada di mesjid, sehingga masyarakat yang akan ke toilet merasa nyaman akan kebersihannya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Ketua BNN Kota Pariaman ini juga mengajak seluruh tamu dan BKPRMI Sumatera Barat untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

"Karena saat ini narkoba telah merambah sampai ke lingkungan sekolah dasar. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Apabila generasi muda telah dipengaruhi oleh narkoba, dapat kita bayangkan di tahun 2020, bangsa Indonesia mengalami bonus demografi. Akan seperti apa bangsa kita kelak," tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus mengatakan Muswillub dilaksanakan karena telah 2 tahun lebih BKPRMI Sumatera Barat vakum atau tidak ada kegiatan yang dilaksanakan.

"Karena itu kita adakan Muswillub ini untuk memilih pemimpin dan pengurus baru BKPRMI Sumbar yang betul-betul mau bekerja, bukan hanya numpang nama saja," tegasnya.

Rektor HIPMI Pusat ini juga mengaku punya program untuk menciptakan remaja mesjid yang entrepreneurship dengan visi 1 juta wirausaha yang berasal dari remaja mesjid.

"Sehingga remaja mesjid yang ada di seluruh Indonesia dapat menjadi pelopor bagi lingkungannya dalam menciptakan lapangan pekerjaan," tuturnya.

Dia menuduh saat ini banyak usaha dari bangsa asing untuk menghancurkan generasi muda dan remaja mesjid. Mulai dari narkoba yang telah masuk ke segala sendi kehidupan generasi muda, hingga internet yang tidak sehat yang dikirim ke ponsel remaja dan pelajar.

"Sehingga generasi muda kita terbuai dengan itu semua. Karena Sumatera Barat merupakan target kedua setelah Aceh dari kaum misionaris untuk merusak generasi muda kita,” tuduhnya.

Dirinya mengajak pemuda mesjid bersatu memerangi itu semua. Muswillub diikuti oleh 16 DPD BKPRMI yang ada di Sumatera Barat.

TIM

196 Anak Panti Asuhan Terima THR dari Mukhlis




Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman lakukan pembinaan bagi seluruh pengurus panti dan anak-panti asuhan se Kota Pariaman sekaligus buka puasa bersama bertempat di Balairung Rumah Dinas Walikota Pariaman, Sabtu (25/6).

Acara tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan selama Ramadhan oleh pihak Pemko melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja bekerjasama dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Pariaman.

Walikota Mukhlis Rahman mengatakan bahwa kegiatan tahunan tersebut juga merupakan jalinan silaturahmi antara pemerintah dan panti asuhan.

Pada kesempatan itu, dirinya didampingi Wakil Walikota Genius Umar menyerahkan pakaian dan sarung ditambah uang tunai masing-masing Rp100 ribu kepada 196 anak panti asuhan.

"Kita sambut lebaran dengan sederhana dan mensyukuri apa yang kita terima," ujarnya.

Turut hadir dalam acara itu Kepala Dinas Sosnaker Kota Pariaman Afnil dan jajaran, Kepala DPPKA Kota Pariaman Indra Sakti, Kabag Humas Kota Yalviendri serta pengurus LKKS Kota Pariaman.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu