Sisi lain daripada sosok Mardison Mahyuddin

Mardison lebih senang keluar pakai motor boncengi istri saat menuju masjid menunaikan salat yang dekat dari rumah dinasnya. Foto: istimewa

Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin memang dikenal suka dengan interaksi sosial. Ia selalu datang jika diundang dalam setiap pesta pernikahan warga dan selalu melawat saat ada kabar duka kematian warga.

Maka, banyak orang menyebut, tidak ada alek (pesta pernikahan) setiap warga Pariaman yang belum pernah dikunjungi Mardison.

Selain undangan baralek, Mardison juga kerap kali diundang dalam acara tradisional warga. Sebut saja yang terkecilnya gotong royong. Saya pernah menyaksikan Mardison menyapu jalan di Desa Kampung Baru bersama warga saat goro bersama di pagi Minggu. Saat itu saya lewat menjemput anak usai didikan subuh.

"Bagaimana lagi, saya memang sukanya begini, dekat dengan masyarakat. Ini juga momen mendengarkan aspirasi secara langsung dari masyarakat," ujar Mardison yang hobi keluar pakai motor menunaikan salat ke masjid ini.

Kemudian, hal "wajib" lainnya, Mardison juga mengundang warga sekitar saat ia menempati rumah jabatan. Saat dia menempati rumah dinas ketua DPRD Kota Pariaman, dia didampingi istri Indriati, berjalan kaki menurut warga Komplek Perumahan Jati mengundang doa selamatan menempati rumah jabatan. Ia berkunjung dari pintu ke pintu.

Hal serupa dia lakukan juga saat baru menempati rumah jabatan wakil walikota yang satu komplek dengan rumah jabatan ketua DPRD.

"Silaturahmi dianjurkan dalam agama Islam. Sebagai hamba Allah, kita wajib merajutnya," kata Mardison yang selalu berpakaian rapi itu.

Menjelang Ramadhan ini, ketua DPD Golkar Pariaman empat periode ini juga sering mendapat undangan dari masjid dan musala dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Tentunya ia pasti datang jika tidak sedang dinas luar kota.

Dalam setiap kunjungannya ke musala dan masjid maupun undangan yang melibatkan ninik mamak dan tokoh masyarakat, Mardison selalu menekankan pentingnya menjaga kerukunan, membahas isu terkini yang memerlukan keterlibatan ulama dan niniak mamak.

"Kita juga sampaikan apa yang telah kita bangun dan apa rencana pembangunan Pemko Pariaman ke depan. Jika kita ajak beliau bermusyawarah, jika ada kendala selalu ada jalan keluarnya," kata Mardison saat itu.

Contohnya saat rencana pembangunan pasar Pariaman 2019 lalu, pemindahan pedagang, dan rapat dengan pedagang kaki lima. Berdialog dengan Mardison, pedagang merasa lebih leluasa karena pembawaan Mardison yang "santuy" saat dikritik.

"Kita menempatkan diri sebagai dunsanak mereka, kita dengar seluruh aspirasinya dan kita tawarkan solusi yang lebih baik. Karena sebagai pemerintah tujuan pembangunan untuk masyarakat, bukan buat walikota Pak Genius Umar, bukan buat Mardison," ungkapnya.

Di samping itu, prinsip Mardison, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Kuncinya komunikasi jangan sampai tersumbat. Pemerintah dalam hal ini, siap menampung seluruh aspirasi dan berusaha menawarkan kebijakan yang bijaksana.

"Kita pemerintah mengalah sedikit tidak apa-apa, tapi jika kebijakan tersebut sudah kita ambil, keputusan bersama, kita jalankan. Dan biasanya masyarakat menerimanya," kata Mardison.

Menyambut bulan suci Ramadhan masih di masa pandemi, Mardison berharap masyarakat tetap menaati prokes Covid-19. Baik saat bekerja, interaksi sosial dan saat berada di luar ruangan.

"Saya optimis dan kita sama-sama doakan semoga pandemi ini segera berlalu karena negara kita juga sudah mulai lakukan vaksinasi," kata dia. (OLP)

Wisatawan saksikan festival bunga: baru kali ada festival begini, yang saya tahu Ikebana Jepang

Walikota Genius Umar meninjau salah satu taman bunga peserta. Foto: istimewa

Pariaman - Desa Kampuang Kandang raih juara pertama lomba menata taman bunga terindah yang diselenggarakan di Pantai Kata Pariaman, Minggu (11/4). 

Taman bunga Desa Kampung Kandang raih juara pertama. Foto: istimewa

Desa Kampung Kandang menyisihkan 57 desa dan kelurahan lainnya yang juga mengikuti dalam lomba bertajuk "Pariaman Culture Everyweek" atau dalam bahasa Indonesia "budaya Pariaman setiap minggu".

Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih oleh Desa Mangguang dan Desa Simpang Apar, peringkat keempat, kelima dan keenam diraih Desa Sikapak Timur, Desa Sikapak Barat dan Kelurahan Kampung Perak.

Festival menata bunga tersebut menarik perhatian pengunjung di Pantai Kata. Para wisatawan menganggap iven tersebut cukup kreatif karena baru kali ini dia temui selama ia mengunjungi destinasi wisata di berbagai daerah.

"Iya, baru kali ini saya lihat festival kayak gini. Lucu dan unik," kata Yanti, 35, warga kota Padangpanjang.

Menurut Yanti, di daerah asalnya juga beragam jenis bunga bisa tumbuh subur. Namun sepengetahuan dia, belum pernah diadakan iven seperti di kota Pariaman ini.

"Paling kita kunjungi toko bunga atau lihat majalah belajar seni merangkai bunga ala Jepang 'Ikebana'," ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan Mardiah, 58 tahun. Ia melihat meski iven tersebut dilakukan di tepi pantai, tapi taman-taman bunganya tumbuh subur.

"Biasanya kan di dataran tinggi suburnya, dan saya lihat ada beberapa jenis bunga yang vegetasi dataran tinggi. Di sini dia subur, mungkin karena dipupuk kali ya," ujarnya.

Mardiah yang juga memiliki berbagai jenis bunga di halaman rumahnya di Baso, Agam Timur, mengaku salut dengan inovasi pariwisata Pariaman saat ini. Ia tertarik ke Pariaman karena begitu gencarnya pemberitaan media terhadap pariwisata Pariaman di media online.

"Ketika saya ketik 'wisata pariaman' di Google, keluar semua. Ada Talao Pauah, Pulau Angsoduo, Pantai Gandoriah, kolam mandi terpanjang Santok, jenjang seribu dan lainnya. Makanya jelang Ramadhan kita langsung ke Pariaman, dan terbukti Pariaman memang indah, dan maaf menurut saya pantainya lebih bagus dari Pantai Padang," kata dia.

Walikota Pariaman Genius Umar menyebut menata taman bunga merupakan bagian dari seni yang berinteraksi langsung dengan alam. Bunga akan tumbuh subur jika dia diperhatikan, dipupuk, disiram secara rutin.

"Dari yang saya lihat, peserta cukup kreatif karena punya seni penataan tersendiri," kata Genius.

Genius berharap iven tersebut dilakukan rutin tiap tahunnya. Selain mengasah kemampuan peserta dalam membentuk dan menata taman, juga bisa menjadi contoh bagi ibu rumah tangga untuk menata taman di rumahnya masing-masing. (OLP)

Gabung di komunitas Xaroman, Edison TRD berkisah selamat dari tabrakan maut menggunakan X-Trail

Edison TRD, SH, MH dan Om Nov didampingi Ketua Pemuda Pancasila Pariaman, Erlison Ai dan Praktisi media Oyong Liza Piliang pasang stiker di mobil Edison TRD tanda bergabungnya Ketua KONI Pariaman itu di komunitas Xaroman. Foto: OLP

Pariaman - Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD bergabung dengan komunitas X-Trail Ronah Minang (Xaroman) Chapter Tabuik yang meliputi kota Pariaman dan kabupaten Padangpariaman, Sabtu (10/4).

Menurut mantan calon walikota Pariaman itu, sebenarnya dirinya sudah lama ingin bergabung dengan komunitas X-Trail karena dirinya sudah hampir lima belas tahun mengendarai Nissan X-Trail. Namun, baru menemukan komunitas Xaroman beberapa bulan lalu setelah di ekspose media.

"Saya sudah dua kali ganti X-Trail. Mobil lain banyak yang bagus dan mahal, tapi yang nyaman menurut saya Nissan X-Trail," ungkap mantan Ketua DPD Hanura Kota Pariaman tiga periode itu.

Bahkan menurut anggota DPRD Kota Pariaman periode 2009-2014 itu, nyawanya pernah selamat saat terjadi insiden kecelakaan ketika dia bersama seorang sejawatnya di DPRD. Ketika itu mobil X-Trailnya ikut iring-iringan berpengawal dengan kecepatan di atas 100 kilometer per jam dan terjadi tabrakan.

"Mobil bagian depan mobil saya hancur, orang mengira kami kenapa-kenapa, parah. Tapi alhamdulillah, jangankan luka, gores sedikit saja kami berdua tidak. Safety mobil X-Trail cukup baik," kisah ipar daripada mantan Wamen ESDM Archandra Tahar itu.

Setelah insiden kecelakaan itu, Edison TRD tidak jera menggunakan X-Trail. Mobil bekas kecelakaan yang kebetulan masih asuransi itu diperbaiki, kemudian ia jual. Lalu pada 2011 kembali ia beli lagi mobil X-Trail sebagai kendaraan hariannya.

"Tidak hanya X-Trail, untuk mobil keluarga kami juga beli produk Nissan, jenis Elgrand karena kami sudah percaya kualitas dan kenyamanannya," imbuhnya.

Anniversary Xaroman di Pariaman Juni 2021

Edison TRD mengaku masuk komunitas otomotif baru kali ini dan punya momen yang pas karena Xaroman akan merayakan hari jadinya yang ketiga di kota Pariaman bulan Juni 2021 mendatang.

Menurutnya, dengan dipilihnya Pariaman sebagai lokasi berkumpulnya keluarga besar Xaroman saat memperingati hari jadi, juga selaras dengan visi misi walikota dan wakil walikota Pariaman menjadikan Pariaman sebagai kota destinasi wisata.

"Di KONI kita juga adakan iven dalam rangka meramaikan Pariaman. Ini selaras dengan visi misi daerah. Kita sebagai putra daerah memiliki kewajiban terlibat di dalamnya," terangnya.

Menurutnya, iven anniversary komunitas Xaroman, tentu akan melibatkan seluruh komunitas dan membawa serta keluarga. Kesempatan itu, bisa digunakan komunitas untuk lebih mengenal destinasi wisata Pariaman yang beragam.

Misalnya, sambung Edi TRD, jika acara diseting, iring-iringan mobil dilepas walikota di Balaikota, kemudian mengitari Pariaman dan kemudian bertemu di satu titik kumpul guna acara seremonial.

Dalam acara seremonial hari jadi, kata Edison TRD, ia akan mengundang walikota dan wakil walikota menyambutnya dan memberikan kata sambutan, beramah-tamah, silaturahmi dengan komunitas, lalu dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai destinasi.

"Ada banyak pilihan, seperti Pantai Kata, Pantai Gandoriah, Talao Pauah, Konservasi Penyu, Tracking Mangrove dan wisata religi ke Pulau Angsoduo. Tentu hal ini yang memutuskan anggota komunitas secara kolektif, namun sebagai tuan rumah kita punya berbagai set acara yang disesuaikan," pungkasnya.

Sementara itu, wakil walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengajak komunitas mengeksplorasi berbagai destinasi wisata selama di Pariaman. Untuk itu, ia menyarankan agar komunitas lebih dari satu hari di Pariaman.

"Pilih waktu yang tepat, saat liburan keluarga misalnya. Kita pemerintah selalu mendukung berbagai acara yang digelar komunitas otomotif, bahkan saya sendiri juga sering touring bersama komunitas motor," ungkap Mardison yang juga pembina komunitas motor N-Max Pariaman itu.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang IKP Dinas Kominfo Kota Pariaman, Eka Putra Pernanda. Eka menyebut, komunitas otomotif merupakan komunitas berbasis kekeluargaan yang terjalin erat antar sesama membernya.

"Komunitas otomotif dikenal solid dan kekeluargaan. Mereka mengedepankan jalinan silaturahmi dalam setiap pertemuannya," kata Eka.

Di samping itu, sambung Eka, dengan banyaknya komunitas membuat iven di Pariaman, akan memberikan dampak positif bagi pariwisata Pariaman, terutama dalam publikasi.

Dari segi marketing pariwisata kita juga diuntungkan. Saat anniversary digelar, hampir pasti seluruh member akan mengunggah foto dan video menarik tentang Pariaman di media sosialnya.

"Secara tidak langsung mempublikasikan kepada publik, dan jangkauannya tentu kian luas karena setiap member memiliki pertemanan yang unik, baik dari segi daerah maupun profesi dan hobi," terang Eka.

Selain itu, jelas Eka, pariwisata Pariaman era 2021 tidak sama dengan era sebelumnya. Pariaman bahkan disebut sebagai kota pesisir yang memiliki sunset terindah di Indonesia.

"Yang mengatakan ini bukan orang sembarangan, walikota Pekanbaru, bapak Firdaus yang tentu telah melancong ke berbagai destinasi wisata tanah air dan dunia. Kemudian juga diakui oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bapak Sandiaga Uno," ungkap Eka.

Eka berharap dengan dipilihnya Pariaman sebagai lokasi anniversary komunitas Xaroman, akan diikuti oleh komunitas otomotif lainnya.

"Kita sebagai tuan rumah akan menyambut dengan sebaik mungkin," pungkasnya.

Komunitas Xaroman dikukuhkan pada 27 Juni 2018. Menurut Ketua Xaroman, Om Buyung member Xaroman telah mendekati 100 kendaraan. Anggota komunitas terus bertambah dari hari ke hari.

Kendaraan member tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Sumatra Barat dan luar provinsi, di antaranya Jambi dengan Chapter Batang Hari I yang meliputi Tanjabbar, Tanjabtim, Batang Hari, Muaro Jambi dan Kota Jambi, lalu Chapter Batang Hari II meliputi Tebo, Bungo, Kerinci, Merangin dan Sarolangun.

Untuk Chapter Depok Raya meliputi Depok Raya yang di dalamnya termasuk para member yang berdomisili di Jabodetabek dan umumnya para member perantau Minang yang berdomisili di Jabodetabek.

Lalu XAROMAN Sumatra Barat meliputi Chapter Bingkuang atau kota Padang, Chapter Tabuik meliputi Padangpariaman dan Kota Pariaman, Chapter Bareh Solok meliputi Kabupaten Solok dan Kota Solok, Chapter Pamalayu Dharmasraya, serta Chapter Kota Arang meliputi Sawahlunto dan Sijunjung.

Selanjutnya ada Chapter 1000 Rumah Gadang Solok Selatan, Chapter Pagaruyung meliputi Tanah Datar dan Padangpanjang, Chapter Jam Gadang meliputi Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Chapter Talamau yang di dalamnya member Pasaman dan Pasaman Barat, serta Chapter Paliko meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Komunitas X-Trail kian tumbuh

Praktisi media Oyong Liza Piliang mengatakan saat ini komunitas otomotif terus tumbuh di Tanah Air yang secara tidak langsung mengangkat nilai jual mobil-mobil tertentu.

Misalnya komunitas mobil tua Mersi, BMW, Toyota Kijang, Toyota Great Corola. Dan yang baru Pajero, Fortuner dan sebagainya. Bahkan, mobil Mersi keluaran tahun 70-an dengan kondisi orisinil terawat harganya bisa mencapai lebih dari Rp 200 juta.

Begitu juga dengan X-Trail. Saat ini, ungkap OLP biasa ia disapa, komunitas X-Trail di Pulau Jawa, khususnya ibukota terus berkembang, apalagi dengan terlibatnya sejumlah artis di komunitas tersebut. Para artis bahkan mengunggah mobil X-Trail mereka di kanal YouTube yang ditonton hingga jutaan kali.

"Imbasnya harga mobil Nissan jenis X-Trail bekas terus naik, khususnya tipe paling legendaris T30. Ini yang paling banyak dicari karena kebandelannya dan dianggap masterpiecenya Nissan X-Trail," ungkap dia.

Selain itu, sambung OLP, Nissan X-Trail tipe T30 dan T31 sudah menjadi mobil hobi jika dalam kondisi orisinil dan terawat. Mobil tersebut banyak diburu dan kian hari kian langka, khususnya tipe T30 dengan kondisi prima dan taat pajak.

"Masa depan komunitas Xaroman tampaknya akan cerah. Ini bisa dilihat dengan aktifnya para membernya mengadakan berbagai acara, seperti temu ramah, santuni anak yatim dan peringatan anniversary yang akan diadakan di Pariaman," tuturnya.

OLP mengisahkan dulu pernah ia ditawari Toyota Hardtop seharga 28 juta dengan kondisi orisinil pada tahun awal 2000-an. Kini, mobil Hardtop dengan kondisi tersebut harganya di atas Rp 300 juta.

"Dan saya yakin bagi yang bisa merawat mobil X-Trailnya dari sekarang, khususnya tipe T30 dengan baik, bisa jadi cara lain untuk berinvestasi sebagaimana pengalaman saya dengan Toyota Hardtop," pungkasnya. (***)

Pedagang: Pasar Rakyat Pariaman akan tetap ramai jika penerapan manajemen komoditi berkesinambungan

Pasar Rakyat Pariaman berdiri megah sebelum diresmikan dan dihuni pedagang. Foto: istimewa

Pariaman - Pasar Rakyat Pariaman yang baru saja diresmikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada 6 April lalu, membawa harapan baru bagi pedagang pasar.

"Jika penataan pasar tetap dipertahankan sesuai komoditi secara berkelanjutan, saya yakin pasar akan tetap ramai dan pedagang tetap tenang berjualan," ujar Yosi, salah seorang pedagang di lantai tiga, Kamis (9/4).

Menjaga suasana kondusif sesama pedagang, kata Yosi perlu ketegasan pemerintah dalam mempertahankan manajemen berkelanjutan. Jika sekali saja ada pembiaran, maka pedagang sudah tidak merasa nyaman lagi berjualan.

"Seandainya ada yang berjualan aksesioris di lantai satu, maka lantai tiga akan lengang karena pembeli lebih memilih yang dekat. Tapi jika tetap lantai satu sesuai aturannya komoditi pakaian, ini akan aman," imbuhnya.

Sejauh ini, kata Yosi, ia melihat peningkatan omset selama berjualan di Pasar Rakyat Pariaman dibandingkan di pasar penampungan. Ia menduga hal tersebut karena pasar masih baru dan manajemen masih kuat.

"Jika manajemen longgar, pasar akan sepi, sebagaimana bisa kita lihat bangunan plaza yang ramai di awal-awal kemudian sepi karena tidak kuat manajemennya," imbuhnya.

Kepala Dinas Koperindagkop/UKM Pariaman Gusniyetti Zaunit sebelumnya mengatakan konsep komoditi per lantai merupakan manajemen wajib diterapkan demi azas kemerataan, fair, dan estetika tatakelola pasar.

"Konsep ini dipertegas dengan pengawasan. Nanti setiap pedagang yang coba-coba melanggar akan kena sanksi," kata Gusniyetti.

Ia menyebut sanksinya tidak main-main. Jika ada pedagang atau pemilik kartu kuning berdagang atau menyewakan kepada pedagang tidak sesuai komoditi yang ditentukan, kartu kuningnya akan dicabut.

"Ini sudah jelas dalam dan tegas diatur dalam Perwako. Kita akan tertibkan dan sanksi tidak bisa ditawar-tawar," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Pasar Rakyat Pariaman terdiri dari empat lantai. Lantai satu untuk komoditi pakaian, lantai dua untuk barang harian atau PMD, lantai tiga untuk aksesioris, salon, dan sejenisnya, dan lantai empat untuk kuliner. (OLP)

Peluang investasi UEA di Pariaman memungkinkan pembangunan Masjid Terapung dari hibah

Walikota Genius Umar saling beri cinderamata dengan Dubes UEA. Pembicaraan walikota dan dubes mengerucut terkait bidang investasi. Foto: istimewa

Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar jajaki peluang kerjasama investasi dengan Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus memperkenalkan bahwa dahulunya Pariaman merupakan pusat pengembangan agama Islam di pesisir barat Sumatra.

Hal itu disampaikan Genius Umar saat berdialog dalam bahasa Inggris dengan duta besar UEA untuk Indonesia dan ASEAN, Abdula Salem Obaid al Dhaheri di kediaman Kedubes di Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Kamis (8/4).

Dalam video percakapan antara Genius dengan Kedubes yang diterima redaksi Pariamantoday, Genius memaparkan bahwa seluruh penduduk kota Pariaman penganut Islam Suni dengan prosentase 99,7 persen, sisanya beragama Nasrani yang hidup rukun.

Dan dari sejarahnya, agama Islam dikembangkan oleh ulama-ulama besar terdahulu dengan penuh perjuangan dimulai dari pesisir Pariaman dan Padangpariaman yang dibuktikan dengan berbagai catatan sejarah dan berbagai artefak.

Selain itu, Kota Pariaman - yang notabene sebagai daerah penting sejarah penyebaran agama Islam - mulai akan memiliki marking historis dengan membangun masjid megah terapung persis di bibir Pantai Pauh Barat, Pariaman Tengah.

Tapi karena keterbatasan APBD, bangunan masjid terapung - yang jika selesai akan dilengkapi replika Kabah guna manasik haji, pusat studi Islam - belum bisa diselesaikan. Pembangunan masjid terapung saat ini baru sebatas pembebasan lahan, pembangunan pondasi pipa tancap.

Sebagaimana diketahui, pemerintah UEA sangat peduli dengan pengembangan Islam di Tanah Air. Belum lama ini, tepatnya 6 Maret 2021, Pangeran UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan menghadiahi Masjid Agung Sheikh Zayed di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah. Peletakan batu pertama pun dilakukan oleh sejumlah pejabat Indonesia dan pejabat tinggi UEA di kota yang dipimpin putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Pemerintah UEA mengucurkan dana sebesar USD20 juta atau hampir Rp300 miliar untuk pembangunan masjid tersebut hingga selesai yang jika selesai mampu menampung 10.000 jamaah. Masjid itu merupakan replika Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi yang mampu menampung 40.000 jamaah senilai Rp 8 triliun.

Selain itu, Genius juga memaparkan potensi wisata yang dimiliki Pariaman dan saat ini sedang berkembang pesat di Sumatra Barat. Sedangkan kehidupan masyarakat Pariaman diwarnai dengan budaya Islam dan oleh karena itu konsep wisata Pariaman lebih menyasar wisata keluarga, edukasi dan religi. Konsep wisata liberal sengaja dijauhi demi melindungi masyarakat Pariaman dari efek negatif yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Dari video percakapan Genius Umar dengan Dubes UEA, terlihat Abdulla Salem Obaid al Dhaheri mendengarnya dengan saksama dan menyambut baik kedatangan Genius Umar di kediamannya itu. Hal tersebut bisa terbaca dari bahasa tubuhnya.

Kepada Genius, Dubes mengatakan hubungan bilateral UEA dan Indonesia terjalin dengan baik hingga saat ini dan antara kedua kepala negara juga sudah saling mengunjungi negara masing-masing pada 2019 dan 2020 lalu.

Karena Pariaman adalah bagian dari Indonesia, kata Dubes, juga akan menjadi perhatian bagi UEA. Dubes bahkan berjanji akan menyampaikan usulan Genius kepada pemerintahnya dan berharap bisa diwujudkan. (OLP)

[Editorial] Makna dibalik panggilan "Abang Saya" ke Genius Umar  oleh Menteri Perdagangan

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di sebelah kiri Wapres KH Ma'ruf Amin saat penandatanganan Prasasti Pasar Rakyat Kota Pariaman, Selasa, 6 April 2020 di Pasar Pariaman. Foto: istimewa

Pariaman - Ada satu ucapan yang mengelitik saat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat memberikan sambutan peresmian Pasar Rakyat Pariaman, Selasa kemarin (6/4). Selain menyentil warna cat pasar "kuning" dia juga memanggil walikota Genius Umar dengan sebutan "Abang saya".

"Dan yang terhormat Walikota Pariaman, Abang saya Genius Umar," ujar Lutfi.

Pemilihan diksi "Abang saya" merupakan pemilihan kata yang menunjukkan kedekatan emosional. Meski Lutfi berusia 51 tahun dan Genius Umar berusia 49 tahun, panggilan "Abang saya" merupakan panggilan kehormatan kepada Genius Umar dari seorang terpelajar lulusan Purdue University, Indiana, Amerika Serikat ini.

Lutfi jangan salah, ia adalah keturunan orang Minangkabau yang diakui sebagai seorang pemimpin muda berpengaruh oleh the World Economic Forum’s Young Global Leaders. Ia juga merupakan salah seorang pendiri Masyarakat Ekonomi Syariah.

Pendiri Mahaka Grup bersama Menteri BUMN Erick Tohir itu pernah diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjabat Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM) Indonesia dan menjadi orang termuda yang menjabat posisi setingkat menteri pada 2005, saat Lutfi masih berusia 36 tahun.

Saat peresmian Pasar Rakyat Pariaman oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin kemarin, Dubes Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikrosia 2010 itu mengingatkan kepada Pemko Pariaman segera mengajukan permintaan hibah kepada Kementerian PUPR atas pemindahan hak kepemilikan dari kementerian kepada Pemko Pariaman.

Pengganti Gita Wiryawan sebagai Menteri Perdagangan era SBY yang diangkat pada 14 Februari 2014 ini juga meminta kepada Pemko Pariaman menjadikan pasar tradisonal memiliki daya saing dengan pasar modern dengan penguatan manajemen yang dinaungi oleh perusahaan daerah.

Tujuannya, kata Lutfi, selain dalam rangka memberdayakan UMKM dan pedagang, juga untuk demi kesinambungan pasar dalam jangka panjang. Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) juga diperlukan untuk menjamin hak konsumen membeli barang yang sudah terverifikasi melalui SNI.

Secara tidak langsung, kami melihat Lutfi juga menjawab permintaan Genius Umar yang mengajukan permintaan anggaran pusat untuk pengintegrasian bangunan baru Pasar Rakyat Pariaman dengan pasar basah yang masih terpisah.

Lutfi menyebut, sesuai arafan dari Presiden Joko Widodo untuk pembangunan yang merata dan berkeadilan, pemerintah pusat berkomitmen merevitalisasi seluruh pasar rakyat yang ada di seluruh kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air. Meski bukan jawaban langsung, pernyataan dia tersebut sudah merupakan pintu masuk bagi Genius mengajukan proposal.

Selaku walikota, di samping kemampuan lobinya, Genius juga dikenal memanfaatkan kedekatannya dengan pemangku jabatan di pemerintah pusat demi pembangunan Pariaman. Dalam catatan redaksi kami, hingga kini angka dana pusat yang sudah diaplikasikan ke daerah sudah mendekati dua ratus miliar sejak dua tahun lebih masa kepemimpinannya.

Saat kunjungan Wapres beserta sejumlah kabinet di Pariaman kemarin, secara esplisit Genius mengajukan dua permintaan yang ia sampaikan langsung kepada Ma'ruf Amin: yakni anggaran untuk pembangunan Masjid Terapung dan pembangunan Pasar Basah Pariaman.

Mudah-mudahan saja permintaan tersebut terealisasi karena - sebagaimana disampaikan Genius - APBD Kota Pariaman memang tidak memadai membiayai pembangunan Masjid Terapung yang dananya hingga ratusan miliar di masa pandemi Covid-19 ini.

Genius menjawab keraguan publik

Redaksi kami pernah mencatat setidaknya dua peristiwa Genius menjadi sasaran olok-olok netizen. Pertama saat rencana pembangunan Pasar Rakyat Pariaman yang kini telah dia buktikan, kedua konsep pembangunan waterfront city yang dianggap netizen terlalu mengada-ngada.

Kini, hal itu dia buktikan dengan membangun destinasi wisata Talao Pauah, penataan bantaran Sungai Pampan berkonsep waterfront city. Semua dananya juga paripurna dari APBN. Bahkan untuk dana printilannya, juga tidak melibatkan dana APBD, dengan terlibatnya BUMN dan BUMD mengucurkan dana CSR mereka.

Kemudian ada pula cemoohan saat Genius membuat gagasan desa wisata dengan pernyataan setiap desa mesti mampu mengembangkan destinasi sesuai dengan potensi alamnya masing-masing.

Gagasan tersebut sempat diolok-olok juga, siapa yang akan berkunjung, apakah dana desa bisa membiayai dan sebagainya. Kini dalam dua setengah tahun kepemimpinannya bersama Mardison Mahyuddin, bisa kita lihat sendiri hasilnya. Artinya, Genius menjawab kritikan dengan kinerja, bukan dengan kata-kata. (OLP)

Wapres minta menteri dengar aspirasi Genius Umar untuk pembangunan pasar basah dan masjid terapung

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin gunting pita dari bunga melati tanda diresmikannya Pasar Rakyat Kota Pariaman. Foto: istimewa

Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar meminta kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin agar pemerintah pusat menurunkan anggaran untuk pembangunan pasar basah yang berada di seberang jalan Pasar Rakyat Pariaman.

Pasar basah tersebut rencana Genius akan ia integrasikan dengan bangunan baru Pasar Rakyat Pariaman dengan membuat jembatan penghubung yang di bawahnya masih bisa dilewati Tabuik saat pesta budaya Tabuik yang digelar setiap bulan Muharam kalender Hijriyah.

Selain itu, Genius juga menyampaikan niat Pemko Pariaman membangun Masjid Terapung namun hingga kini belum selesai karena terbatasnya APBD Kota Pariaman. Pembangunan Masjid Terapung saat ini dibiayai APBD, namun sebatas tiang pancang pipa sebagai pondasi.

"Pembangunan masjid terapung melambangkan historis penyebaran agama Islam di Pariaman," ungkap Genius di hadapan Wapres Ma'ruf Amin saat meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman di Pasar Pariaman, Selasa (6/4).

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi. Mahyeldi yang memulai sambutannya dengan sebuah pantun itu, mengatakan ada sekitar 516 pasar rakyat di seluruh Sumatra Barat, namun hanya 24 pasar yang memenuhi standar.

Meski ada banyak pasar rakyat, Mahyeldi meminta kepada Wapres cukup untuk pembangunan 5 pasar saja, yakni Pasar Rakyat Batusangkar di Tanah Datar, Pasar Bawah Bukittinggi, Pasar Koto Baru Tanah Datar, Pasar Raya Padang, dan pasar basah Pariaman.

Di samping itu, Mahyeldi juga menyampaikan bahwa dalam APBD Provinsi Sumatra Barat 2021 telah dianggarkan Rp 7 miliar untuk pembangunan jalan di jalur pantai dari Bandara Internasional Minangkabau ke Kota Pariaman.

Kemudian gubernur juga mengungkapkan kepada wapres telah mulai beroperasinya kereta api dari Padang hingga ke Sungai Limau Padangpariaman guna menunjang transportasi sekaligus mendukung pariwisata.

Menjawab permintaan tersebut, Wapres Ma'ruf Amin meminta kepada Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Wakil Menteri PUPR agar mendengarkan aspirasi dari gubernur dan walikota tersebut.

Menurutnya permintaan yang disampaikan gubernur dan walikota selaras dengan program pemerintah pusat - melalui lintas kementerian dalam program nasional revitalisasi pasar rakyat - guna meningkatkan ekonomi nasional.

"Juga lakukan optimalisasi pasar dengan belanja di Pasar Rakyat Pariaman," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wapres menandatangani dua prasasti sekaligus yang ia sebut "menjamakkan". Yakni Prasasti Pasar Rakyat Kota Pariaman dan Prasasti GOR Universitas Negeri Padang di Pasar Pariaman. (OLP)

Resmikan Pasar Pariaman, Ma'ruf Amin minta pedagang divaksin

Wakil Presiden Prof KH Ma'ruf Amin tandatangani prasasti Pasar Rakyat Kota Pariaman di Pasar Pariaman, Selasa 6 April 2021. Foto: istimewa

Pariaman - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta agar pedagang Pasar Pariaman juga dilakukan vaksinasi Covid-19 guna menjaga lingkungan pasar tetap sehat dan menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

"Vaksinasi dan menggunakan masker termasuk fardu kifayah (amalan wajib) karena mencegah merupakan kewajiban," ujar Ma'ruf Amin saat meresmikan Pasar Rakyat Pariaman sekaligus Gedung Olahraga Raga Universitas Negeri Padang di Pasar Pariaman, Selasa (6/4).

Wapres juga meminta selain revatilasi pasar, juga dilakukan revitalisasi manajemen pasar dan revitalisasi ekonomi guna meningkatkan ekonomi pedagang dan masyarakat Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, Wapres juga menandatangani dua prasasti sekaligus, yakni Prasasti Pasar Rakyat Pariaman dan Prasasti GOR Universitas Negeri Padang.

Di saat yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta agar Pemko Pariaman segera mengajukan permintaan hibah Pasar Rakyat Pariaman dari Kementerian PUPR dan membentuk Perusahaan Daerah untuk mengelola manajemen Pasar Rakyat Pariaman.

"Dan menerapkan SNI (Standar Nasional Indonesia) demi kenyamanan pasar dan kegunaan jangka panjang," ujarnya. (OLP)

Terjunkan ribuan personil, sterilkan jalan, ratusan pejabat diswab sebelum sambut Wapres di Pariaman

Wakil Presiden Muhammad Ma'ruf Amin besok, Selasa 6 April 2021, akan meresmikan Pasar Rakyat Pariaman. Sebelum kedatangan orang nomor 2 di Indonesia tersebut, ribuan personil telah disiapkan untuk pengamanan beliau selama di Pariaman. Foto: istimewa/kompas.com

Pariaman - Sebanyak 1.744 personil gabungan akan melakukan pengamanan VVIP kepada Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin selama berada di kota Pariaman. Kedatangan orang nomor 2 di republik ini untuk meresmikan Pasar Rakyat Pariaman Selasa besok 6 April 2021 serta sejumlah agenda lainnya.

Di samping pengamanan, jalur jalan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mulai dari simpang BIM, Batang Anai, Simpang Lintas Lubuk Alung, Sintoga, Pauhkamba, Kuraitaji juga akan disterilkan saat iring-iringan pulang pergi Wapres ke Pariaman.

Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Hasanudin selaku panglima komando tugas gabungan terpadu PAM VVIP Wapres mengatakan, pengamanan berlapis dilakukan oleh TNI dari berbagai matra, Polri, Pemda dan lainnya. Selain PAM dengan 1.744 personil, Wapres juga memiliki pengamanan melekat dari Paspampres.

Mayjen Hassanudin bilang, untuk TNI AD akan menerjunkan sebanyak 920 personil, TNI AL 112 personil, TNI AU sebanyak 101 personil, Polri sebanyak 416 personil, pengamanan dari Pemda sebanyak 160 personil, food security 15 personil dan dari BUMN sebanyak 20 personil.

"Seluruh personil yang terlibat akan melakukan pengamanan maksimal, khususnya di titik lokasi peresmian Pasar Pariaman," ujarnya di Pariaman, Senin (5/4).

Ia menuturkan pengamanan maksimal dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap segala jenis kemungkinan yang bisa dimanfaatkan pihak lain yang mengancam keselamatan Wapres.

"Saling koordinasi dan mencermati situasi serta melaporkan setiap kejanggalan," sambungnya.

Selain dari segi pengamanan, uji usap Covid-19 juga diwajibkan bagi setiap pejabat yang akan hadir selama kunjungan kerja Wapres di Pariaman.

Menurut PLT Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, hari ini telah dilakukan uji usap PCR kepada Walikota Pariaman Genius Umar dan Ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora bersama sejumlah kepala dinas dan unsur TNI Polri.

"Kita sudah lakukan tes swab kepada personil yang bertugas di ring satu dan orang yang berdekatan saat Wapres Ma'ruf Amin meresmikan pasar, menanam pohon di Pantai Kata dan saat beliau meninjau vaksinasi Covid-19 lansia di Puskesmas Kuraitaji," ungkap Nazifah.

Nazifah menyebut pihaknya telah melakukan uji usap PCR kepada lebih dari 300 orang hari ini yang dilakukan di Rumah Tabuik Subarang Pariaman.

"Mulai dari jam 07.00 hingga pukul 11.00 Wib dan langsung dikirim ke Labor Unand Padang sembari menunggu hasilnya sekitar 6 jam," terangnya.

Agenda utama Wapres selama di Pariaman adalah meresmikan Pasar Rakyat Kota Pariaman, kemudian meninjau vaksinasi Covid-19 bagi 500 orang lansia dan penanaman pohon jenis Pinago di Pantai Kata Pariaman. (Erwin/OLP)

[Kilas balik pembangunan pasar] deg-degan menunggu cairnya anggaran saat Jokowi kalah telak di Pariaman

Pasar Rakyat Kota Pariaman besok akan diresmikan oleh Wapres Maruf Amin. Foto: istimewa

Pariaman - Masih banyak masyarakat yang belum tahu sejarah dibalik pembangunan Pasar Rakyat Pariaman, selain dari bangunan empat lantai yang megah dilengkapi eskalator, lift dan sejumlah fasilitas kekinian lainnya.

Masyarakat hanya menilai pasar dibangun karena bangunan pasar lama sudah tidak layak. Berkali kali diguncang gempa, kumuh dan tidak terawat. Karena itu dibangun pasar yang baru.

Rencana pembangunan pasar Pariaman sudah lama. Setahu kami sudah sejak era kepemimpinan Mukhlis Rahman-Genius Umar medio 2013-2018. Namun di masa itu selalu saja ada kendala dan belum sepakatnya antara pedagang dan pemilik kios yang ditandai dengan kepemilikan kartu kuning dengan Pemko Pariaman meski telah mengadakan pertemuan berkali-kali.

Lalu, di era kepemimpinan Genius Umar-Mardison Mahyuddin yang terpilih dalam Pilkada Pariaman 2018, rencana revitalisasi Pasar Pariaman kembali mengemuka dengan dimulainya beberapa kali pertemuan antara Pemko Pariaman dengan niniak mamak dan pedagang. Karena, sebagaimana diketahui, bangunan pasar Pariaman sendiri diklaim milik empat kanagarian.

Ketika rencana itu mengemuka, bertepatan pula dengan masa pemilihan Presiden 2019 yang dikenal dalam istilah media internasionalnya Rematch Jokowi versus Prabowo. Genius Umar selaku walikota memanfaatkan kesempatan tersebut terutama saat mantan Wamen ESDM Archandra Tahar berkunjung ke Pariaman. Saat itu Genius langsung menyerahkan proposal kepada Archandra Tahar.

Selaku putra asli Pariaman, Archandra Tahar dengan senang hati menyerahkan langsung proposal dari Genius Umar itu langsung ke tangan presiden Joko Widodo. Dengan lobi dan kedekatannya dengan presiden, akhirnya Presiden Joko Widodo mengeluarkan Diskresi untuk pembangunan dua unit pasar rakyat. Satu di Surakarta atau Solo dan satu lagi di Pariaman.

Pasca diskresi tersebut keluar, bukan pekerjaan mudah bagi Genius dan Mardison meyakinkan pedagang dan masyarakat Pariaman untuk segera membangun Pasar Pariaman yang baru. Pertentangan dan riak-riak kecil dijumpai juga saat itu, namun dapat diselesaikan dengan baik. Untuk lobi ke bawah, selalu ditangani oleh Mardison karena hampir seluruh pedagang punya kedekatan emosional dengan Mardison. Dengan keterlibatan Mardison di arus bawah, Genius kian gencar melakukan lobi ke atas. Kantor-kantor kementerian terkait ia datangi langsung di Jakarta.

Demi kelancaran pembangunan Pasar Pariaman, selain merangkul niniak mamak, organisasi APPSI, Pemko Pariaman juga membentuk Tim Percepatan Pembangunan Pasar Pariaman mellaui dinas Koperindagkop/UKM yang dikomandani Gusniyetti Zaunit.

Gusniyetti Zaunit yang memiliki pengalaman sebagai Kabag Humas Pemko Pariaman mengumpulkan tokoh-tokoh potensial Pariaman yang selalu diajaknya berdiskusi. Baik saat ada kendala lapangan maupun saat melemparkan sebuah rencana. Ia juga menjadikan tokoh-tokoh yang ada di dalam tim tersebut sebagai jembatan antara Pemko Pariaman dengan para pedagang, niniak mamak, dan asosiasi APPSI Pariaman.

Apakah semua berjalan lancara saja? Jawabannya tidak. Kebingungan terjadi saat Presiden Jokowi terpilih kembali jadi Presiden RI tapi di Pariaman ia memiliki rekor kekalahan dalam prosentase terbesar dari seluruh kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Kekalahan terbesar Jokowi dalam sejarah ia berpolitik.

Saat itu kami langsung menanyakan hal tersebut kepada Walikota Genius Umar apakah dengan kekalahan Jokowi di Pariaman akan mempengaruhi rencana pembangunan pasar, dengan rencana yang matang itu.

Saat itu bangunan lama pasar Pariaman sudah dibongkar pada 13 Maret 2019 sedangkan Pilpres 2019 pada 17 April 2019. Kekalahan Jokowi yang signifikan di Pariaman membuat cemas pedagang yang saat itu sudah berada di pasar penampungan.

Saat itu Genius Umar menjawab diskresi presiden adalah produk hukum yang tidak ada kaitannya dengan Pilpres. Ia mengimbau agar masyarakat Pariaman tidak perlu cemas karena anggaran untuk pembangunan Pasar Pariaman senilai Rp 120 miliar (rencana awal) sudah ada mata anggarannya di Kementerian PUPR.

Benar saja, meski sempat sembilan kali gagal tender karena butuh penyesuaian perencanaan, PT Wijaya Karya akhirnya memenangkan tender pembangunan Pasar Pariaman dengan penawaran Rp 89,74 miliar. Tak lama setelah itu mulailah peletakkan batu pertama yang bertepatan dengan Hari Nusantara Nasional 13 Desember 2019 di Kota Pariaman yang dilakukan oleh dua menteri sekaligus.

Pasar Pariaman yang berdiri megah sekarang berdiri menjulang sebagai salah satu bangunan tertinggi di Pariaman. Memiliki empat lantai dengan 362 kios yang setiap lantainya dihuni pedagang sesuai dengan komoditi, besok hampir dipastikan diresmikan oleh Wakil Presiden Muhammad Ma'ruf Amin. Bahkan Minggu (4/4) Gubernur Sumatra Barat telah meninjau langsung kesiapan Pariaman menyambut kedatangan orang nomor 2 di Tanah Air ini. (OLP)