Pariaman Raih Peringkat 3 KI Sumbar, Pessel Salip Bukittinggi


Pariaman - Kota Pariaman berhasil meraih peringkat ketiga anugerah keterbukaan informasi publik tingkat provinsi Sumatra Barat (Sumbar) 2020 sebagai badan publik paling informatif hasil penilaian Komisi Informasi (KI) Sumatra Barat.

Peringkat pertama -tidak diduga - diraih oleh Kabupaten Pesisir Selatan dan peringkat kedua - yang tidak mengejutkan - jatuh pada Kota Bukittinggi.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno bersama Ketua KI Sumbar, Nofal Wiska di Ballroom Hotel Grand Zuri Padang, Rabu (25/11).

"Raihan ini tidak terlebas dari kerja keras beserta dukungan seluruh stakeholder dan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pariaman. Alhamdulillah kita berhasil meraih peringkat ketiga untuk pertama kalinya," ungkap PLT Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman, Hendri.

Mardison juga memuji jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pariaman yang berperan aktif dalam menyajikan keterbukaan informasi bagi masyarakat Pariaman.

"Baik dalam bentuk dokumen informasi maupun berita kegiatan Pemko Pariaman," imbuhnya.

Implementasi dari keterbukaan informasi, sambung Mardison, tidak hanya bicara prestasi semata. Namun dengan keterbukaan informasi publik masyarakat bisa aktif terlibat dalam proses pembuatan kebijakan publik.

"Mulai dari tahapan perencanaan, implementasi, pemantauan hingga evaluasi kebijakan. Mekanisme check and balance yang melibatkan masyarakat penting dalam mewujudkan kebijakan publik yang tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Gubernur Irwan Prayitno mengatakan penghargaan yang diberikan pada daerah berprestasi merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan daerah dalam menyiarkan keterbukaan informasi publik.

Kesemua hal tersebut, kata dia tidak terlepas dari semakin baik dan transparannya pengelolaan keuangan negara.

"Bahkan ada beberapa badan publik yang tiap tahun mendapat anugerah sebagai badan publik informatif. Selamat untuk badan publik terbaik dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020 ini," tandasnya. (Phaik/OLP)

Penyerahan Sertifikat Tanah PLN ke Pemko Pariaman Disaksikan Menteri dan Gubernur


Pariaman - PT. PLN Unit Induk Wilayah Sumatra Barat serahkan sertifikat tanah milik PLN kepada Pemko Pariaman melalui Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat di Padang, Selasa (24/11).

Sertifikat dari PLN tersebut diterima oleh Penjabat (Pj) Sekda Kota Pariaman, Ahmad Zakri didampingi oleh Kepala Inspektorat Pariaman, Yota Balad dan disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) , Sofyan A. Djalil.

Gubernur Irwan Prayitno apresiasi PT PLN bersama BPN yang memberikan kemudahan kepada pemerintah daerah agar tertib penatausahaan keuangan daerah.

Atas nama Pemprov Sumbar, kata Irwan, ia memuji koordinasi antara KPK dengan Kementerian ATR BPN yang menghasilkan kerjasama antara Pemda dengan PLN.

"Hal ini juga berdampak pada kepentingan kinerja kita masing-masing di lembaga yang mengelola dana publik, dana negara, juga untuk kepentingan opini BPK. Karena dengan sertifikasi ini menjadi legalitas bagi kita semua, baik itu Pemda maupun PLN yang mampu memberikan legitimasi untuk kita," imbuhnya.

Irwan mengakui memang ada beberapa kendala terkait lahan dan tanah di Sumatera Barat yang menyebabkan lemahnya tata kelola pemerintahan karena kondisi kepemilikan tanah secara ulayat yang turun temurun sejak dahulunya.

"Dengan adanya kebijakan Menteri ATR BPN, yang dulu terabaikan sekarang menjadi terperhatikan dan menjadi bagian dari kinerja pemerintah secara profesional dan diakui dengan penatausahaan aset-aset yang dimiliki," tutupnya.

Menteri ATR BPN Sofyan A. Djalil mengakui apa yang dilakukannya tidak akan terwujud tanpa bantuan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

"Kantor Wilayah BPN di daerah terus melakukan pendekatan ke Pemda supaya pelayanan publik bisa berjalan lebih cepat lagi," katanya. (Phaik)

DPP Golkar Ungkap Hasil Survei Pilkada Padangparianan, Difla Wiyani: Tri Suryadi-Taslim Unggul 8 Persen dari Saingan Terdekat

Pengurus DPP Golkar, Difla Wiyani silaturahmi dengan Garda 60 (sebutan mantan walinagari saat Padangpariaman masih memiliki 60 kanagarian) di posko pemenangan Tri Suryadi-Taslim. Foto: OLP

Pariaman - DPP Partai Golkar optimis pasangan calon nomor urut 2, Tri Suryadi-Taslim memenangkan Pilkada Padangpariaman 2020.

"Dari hasil survei internal DPP Partai Golkar untuk Pilkada Padangpariaman kita sudah unggul 8 persen dari saingan terdekat," ungkap pengurus DPP Partai Golkar, Difla Wiyani di Pariaman, Selasa (24/11). DPP Partai Golkar sendiri, kata Difla mengandeng beberapa lembaga survei kredibel nasional untuk Pilkada Serentak 2020.

Meski hasil survei menguntungkan pasangan calon yang diusung partai berlambang beringin itu, Difla meminta segenap kader Golkar Padangpariaman terus bekerja keras di sisa waktu masa kampanye jelang minggu tenang 4 Desember 2020 mendatang.

"Kita tidak boleh berbesar hati, tetap kerja keras, semangat dan turun dari ke lapangan," sambung Difla.

Orang dekat Ketua MPR Bambang Susatyo itu menegaskan segenap kader Golkar Padangpariaman harus komit mendukung Tri Suryadi-Taslim. DPP Partai Golkar tidak segan-segan memberi sanksi tegas bagi kader yang mengalihkan dukungan ke calon lain.

"Jika dia anggota legislatif, dan terbukti mbalelo, akan di-PAW-kan DPP," tegas bundo kanduang dari Lubuk Alung itu.

Meski hasil survei internal DPP Partai Golkar untuk Pilkada Serentak 2020 telah dirilis ke masing-masing kader Golkar, pihak Golkar masih enggan membukanya ke publik.

Ia beralasan karena survei masih tetap jalan dan dalam masa waktu tersisa kampanye, pihaknya tidak ingin pihak lawan mengetahui kantong-kantong suara kemenangan Tri Suryadi-Taslim kepada lawan.

"Karena akan merugikan kita, lawan akan tahu dimana kekuatan dan kelemahan kita. Rincinya hanya konsumsi kader dan konsultan politik Tri Suryadi-Taslim. Kemudian persaingan di lapangan juga ketat," pungkasnya.

Tidak hanya itu, Difla Wiyani sendiri juga telah membentuk tim dan relawan untuk memenangkan pasangan Tri Suryadi-Taslim di Padangpariaman. Meski berdomisili di Jakarta, Difla untuk sementara waktu akan berada di Padangpariaman.

"Tadi kita bersama Bapak Tri Suryadi meninjau Pasar Lubuk Alung. Dalam beberapa hari ke depan kita juga punya beberapa agenda. Pokoknya di sisa masa kampanye kita bergerak maksimal dan mengoptimalkan seluruh kekuatan. Baik gabungan parpol, relawan dan simpatisan," tandasnya.

Pilkada Padangpariaman diikuti tiga pasangan calon. Nomor urut 1, Suhatri Bur-Rahmang diusung oleh koalisi PAN, Nasdem dan PDIP. Sedangkan paslon nomor urut 2 Tri Suryadi-Taslim diusung oleh koalisi Demokrat, Golkar, PKB dan PPP. Kemudian paslon nomor urut 3, Refrizal-Happy Neldi diusung koalisi PKS-Gerindra.

Pilkada Padangpariaman dihelat pada 9 Desember 2020. Sedangkan masa kampanye akan berakhir mulai 4 Desember 2020, selanjutnya memasuki masa tenang. (OLP)

Hanya Jeda Sehari Tabrakan Kereta Api dengan Mobil Kembali Terjadi

Foto: istimewa

Pariaman - Tabrakan kereta api dengan mobil kembali terjadi. Dalam satu bulan ini saja sudah terjadi tiga kali tabrakan di tiga lokasi berbeda perlintasan sebidang tanpa palang di wilayah kota Pariaman.

Kereta api menabrak sebuah mobil Kijang Innova di perlintasan sebidang jalur masuk menuju Pantai Gandoriah, tepatnya di belakang kantor Bupati Padangpariaman lama, Kelurahan Kampung Perak, pukul 16.02 WIB, Selasa (24/11).

Mobil bernomor polisi BA 1328 SF berwarna hitam yang dikemudikan oleh Sukisman itu, hendak menuju objek wisata Pantai Gandoriah dari kota Padang. Saat ia melintas, ia tidak menyadari kereta api dari arah Stasiun Pariaman menuju Stasiun Naras.

"Sehingga tabrakan tidak terelakan karena pengemudi tidak menyadari di saat yang sama ada kereta api lewat," ujar Kasat Lantas Polres Pariaman melalui Kanit Laka, Ipda Afrizal Sahar.

Menurut Afrizal, meski kedua orang dalam mobil itu tidak mengalami luka berat, tapi bodi mobil yang ditumpanginya mengalami rusak parah akibat tubrukan kereta api.

Afrizal menambahkan, saat hendak melewati rel kereta api, warga setempat sempat meneriaki pengemudi agar berhenti. Namun karena kaca mobil pengemudi tertutup, ia menduga pengemudi tidak mendengarnya.

Sehari sebelumnya (Senin, 23/11) tabrakan kereta api dengan mobil juga terjadi di perlintasan sebidang simpang Kampuang Kaliang Kelurahan Lohong, Pariaman Tengah. Lima orang penumpang mobil jenis Honda Brio di dalamnya dilarikan ke rumah sakit.

Kemudian pada pada Sabtu (7/11) kereta api juga menabrak sebuah mobil jenis minibus di Desa Cimparuah, Pariaman Tengah sekitar pukul 20.30 WIB. Mobil yang ditabrak terseret beberapa meter dan akhirnya jatuh ke sungai, korban pun harus dilarikan ke rumah sakit. (OLP)

Padangpariaman Paparkan Progress Smart City ke Panelis Kementerian Kominfo

Sekretaris Daerah Jonpriadi mengekpsos secara virtual Master Plan Smart City ke Tim Kemenkominfo di Parit Malintang, Senin (23/11).
Sekretaris Daerah Jonpriadi mengekpsos secara virtual Master Plan Smart City ke Tim Kemenkominfo di Parit Malintang, Senin (23/11).
Pariaman - Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman, Jonpriadi memaparkan kemajuan program Masterplan Smart City Kabupaten Padangpariaman kepada Tim Panelis Kemenkominfo RI.

Pemaparan secara virtual tersebut sebagai evaluasi dan monitoring saat Padangpariaman telah dipilih sebagai Pilot Project 100 kabupaten dan kota Smart City se-Indonesia.

"Kita sudah siapkan infrastruktur, SDM, Inovasi yang bermanfaat kepada masyarakat dalam rangka penerapan smart city. Contohnya aplikasi perizinan online dan sistim pencatatan kelahiran dan kematian pada Disdukcapil," kata Jonpriadi didampingi Kepala Inspektorat, Hendra Aswara di Ruang Command Center, Kantor Bupati, Parit Malintang, Senin (23/11).

Sedangkan menghadapi pandemi Covid-19, kata Sekda, layanan publik juga mengalami perubahan dimana setiap OPD saat ini menggunakan teknologi informasi. Seperti penerapan tanda tangan digital, aplikasi pengaduan online dan absensi elektronik.

"Sejak tahun 2019 kita komit dan fokus untuk penerapan smart city karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar mantan Kepala Bappeda itu.

Kepala Inspektorat Padangpariaman, Hendra Aswara mengatakan bahwa penerapan Sistim Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

Ke depan, kata Hendra, juga akan dilakukan audit impelementasi SPBE di pemerintah daerah, khususnya pada perangkat daerah.

"Penerapan SPBE di suatu daerah merupakan indikator untuk penyaluran Dana Insentif Daerah (DID). Jadi mau tidak mau, kita harus bergerak mendorong OPD untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam layanan publik," ujar mantan Kadis Perizinan itu. (Tim)

Ikuti Vidcon dengan Mendagri, Mardison Yakin Pilkada Sumbar Berjalan Aman di Pariaman


Pariaman - Plt Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin ikuti rapat virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menkopolhukam, Mahfud, MD, di Balaikota Pariaman, Senin (23/11).

"Rakor ini melihat sejauh mana kesiapan daerah jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Baik keamanannya dan penanganan Covid-19," kata Mardison.

Mardison mengatakan sejauh ini koordinasi lintas sektoral berjalan lancar. Baik antara KPU, Bawaslu dengan Pemko Pariaman maupun dengan TNI dan Polri.

"Kita saling koordinasi demi menyukseskan Pilkada Sumbar dan terciptanya suasana daerah yang kondusif jelang Pilkada," ungkapnya.

Sementara itu Mendagri Tito Karnavian mengatakan rakor tersebut guna berbagi informasi kesiapan daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 di seluruh Tanah Air.

"Pilkada 9 Desember merupakan momentum bagi Forkopimda sebagai sarana memobilisasi masyarakat untuk menjadi agen perlawanan covid-19," kata mantan Kapolri itu.

Tito semua berharap Pilkada Serentak 2020 berjalan dengan aman, sukses, lancar, dan menjadi simbol demokras.

Sedangkan Menkopolhukam, Mahfud MD mendorong semua pihak di daerah agar melakukan sosialisasi protokol kesehatan secara masif dan terstruktur, mensosialisasikan PKPU nomor 10 tahun 2020, menyusun pakta integritas dan mensosialisasikannya mulai dari Forkopimda sampai unsur terendah di daerah.

“Kesuksesan pilkada 2020 ini diukur dari tidak terjadinya klaster-klaster baru penularan Covid-19 dari kegiatan pilkada, untuk itu telah dilaksanakan penetapan peraturan KPU tentang larangan-larangan yang harus dipatuhi dalam pilkada serentak tersebut," tandasnya. (Desi/OLP)

Hingga Akhir 2020, Baznas Pariaman akan Salurkan Zakat Hingga Rp 5 Miliar

Plt Walikota Mardison Mahyuddin didampingi Ketua Baznas Pariaman salurkan zakat bagi pelaku UMKM. Foto: Junaidi

Pariaman - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman kembali salurkan zakat Program Pariaman Makmur bagi 52 pelaku usaha kecil micro dan menengah (UMKM) Kota Pariaman di Musala Balaikota Pariaman, Senin (23/11).

Ketua Baznas Kota Pariaman, Haji Bagindo Jamohor mengatakan, penyerahan zakat bagi 52 pelaku UMKM itu merupakan kloter terakhir program Pariaman Makmur.

"Sudah mencakup empat kecamatan yang ada di kota Pariaman," kata Jamohor.

Untuk program Pariaman Makmur, sambung Jamohor, masing-masing pelaku UMKM menerima uang tunai senilai Rp 1,5 juta. Sebelum diberikan, para penerima juga sudah dilakukan verifikasi.

Jamohor menyebutkan, hingga akhir Desember 2020 mendatang, Baznas Pariaman akan menyalurkan zakat senilai Rp 5 miliar bagi mustahik Pariaman dalam berbagai program.

"Mencakup program pendidikan, bantuan sosial dan program Pariaman Makmur," ungkapnya.

PLT Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin memastikan seluruh penerima zakat dari Baznas Pariaman sesuai dengan peruntukannya.

"Tidak ada orang titipan si anu. Semua penerima sesuai dengan mekanisme. Tidak zamannya lagi zakat diberikan atas dasar kedekatan, tapi atas dasar kelayakan," kata Mardison.

Ia menyadari saat ini ribuan UMKM di Pariaman terdampak ekonomi imbas pandemi Covid-19. Selain bantuan dari pemerintah, bantuan dari Baznas cukup membantu pelaku UMKM.

"Untuk modal usaha tentunya, semoga bisa lebih meringankan beban pelaku UMKM yang sudah lama terpukul imbas pandemi corona," sebutnya.

Zakat Baznas dihimpun dari zakat bulanan seluruh ASN Pemko Pariaman. Zakat ASN yang dikelola Baznas Pariaman selama ini telah membantu ribuan warga Pariaman dalam upaya memberantas kemiskinan, dan peningkatan pendidikan. (OLP)

Kronologi Tabrakan Kereta Api dan Mobil Berpenumpang 5 Orang di Simpang Kp Kaliang


Pariaman - Tabrakan kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang kembali terulang di kota Pariaman. Kereta api menabrak sebuah mobil berisi lima orang penumpang di perlintasan sebidang Kelurahan Lohong atau simpang Kampuang Kaliang, Senin (23/11).

Tabrakan terjadi pada pukul 12.15 Wib saat sebuah mobil jenis micro bus dari arah Pariaman menuju Ulakan Tapakis melintas bertepatan dengan kereta api lewat. Sedangkan kereta api dari arah Padang menuju stasiun Pariaman.

Akibat peristiwa nahas tersebut, lima orang penumpang dalam mobil mengakami luka-luka dan bodi mobil rusak parah.

Akibat kecelakaan tersebut lima korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Muhammad Sugindo mengatakan pengemudi mobil tidak menyadari kereta api melintas saat ia melewati perlintasan sebidang tanpa palang tersebut.

"Pengendara diduga tidak mendengar suara kereta api lewat," kata Iptu Sugindo.

Kasat Lantas mengatakan salam satu bulan ini saja, sudah terjadi dua kali tabrakan kereta api dengan mobil di wilayah Pariaman.

Ia mengimbau agar pengendara yang melintas di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang agar lebih hati-hati dengan membuka jendela dan melihat kiri kanan.

"Keterangan saksi warga mengatakan mesin mobil mati saat berada di rel perlintasan, namun warga tidak sempat membantu karena posisi kereta api yang sudah dekat.
," tandasnya.

Plt Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin mengatakan kedatangan kereta api tersebut berbeda dari jadwal yang sebelumnya sehingga petugas yang ditugaskan pihaknya untuk menjaga perlintasan tersebut tidak mengetahuinya.

"Tentu petugas kami tidak siap karena jadwalnya tidak sesuai dengan jadwal yang didapatkannya," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pihak PT Kereta Api Indonesia berkoordinasi dengan pihaknya jika terjadi perubahan jadwal perlintasan kereta api.

"Dengan adanya koordinasi perubahan jadwal maka petugas kita bisa menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tidak terjadi kecelakaan," tandasnya. (OLP)

Di Sela Kampanye, Genius Umar Tetap Jadi Dosen Penguji Program Doktor FK Unand

Dr Genius Umar, S.Sos, M.Si jadi dosen penguji pada program Doktor di Fakultas Kedokter Universitas Andalas yang dilakukan secara virtual. Foto: istimewa

Pariaman - Disela kesibukannya kampanye mengunjungi masyarakat di berbagai daerah sebagai calon wakil gubernur Sumatra Barat nomor urut 3, Dr Genius Umar, S.Sos, M.Si, tetap melaksanakan kewajibannya sebagai dosen dan penguji.

Genius menjadi penguji ujian terbuka pada program Doktor di Fakultas Kedokter (FK) Universitas Andalas.

Genius Umar dipercaya menjadi penguji ujian terbuka Program Doktor Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang atas nama dr Andi Julia Rifana.

Judul disertasi yang diuji saat itu tentang pengembangan metode rehabilitasi penyalahgunaan narkoba berbasis keluarga di kalangan remaja dengan metode EVIE di DKI Jakarta sejak 2017 hingga 2019.

Sebagai dosen penguji, Doktor Olmu Kebijakan Publik di IPB Bogor ini bersanding dengan sejumlah penguji lainnya. Di antaranya Prof Dr Afrizal, MA, Dr dr Adnil Edwin Nurdin, SpKJ dan Prof Dr, dr Rizanda Machud, MKes, FISPH, FISCM dan penguji lainnya.

Saat menguji, Genius menyebut hal menarik pada disertasi bahwa saat ini sudah banyak lembaga rehabilitasi narkoba namun pencegahan dan penurunan kasus narkoba belum signifikan.

"Hal ini yang kemudian munculnya ide dari penelitian disertasi ini bagaimana pusat-pusat rehabilitasi dipecah-pecah menjadi rehabilitasi narkoba berbasis keluarga," ungkap Genius.

Namun demikian, Genius juga mengkritisi pada disertasi belum tergambar bagaimana latar belakang dan situasi keluarga 35 orang yang menjadi responden pada disertasi tersebut.

Baik latar belakang pendidikan serta pekerjaan keluarga responden. Hal tersebut, imbuh Genius, mesti dibagi-bagi kembali agar responden menjadi homogen.

"Nah, data ini nantinya bisa dilihat kondisi keluarga bagaimana bisa mendorong keberhasilan rehabilitasi narkoba.

Di samping itu saran saya agar disertasi ini bisa bermanfaat bagi pengambil kebijakan publik, maka harus jelas bagaimana institusi dan regulasi yang bisa jadi contoh untuk diterapkan," ujarnya.

Genius menambahkan, saat ini sudah banyak kampung bebas narkoba di daerah, cuma konsepnya belum jelas. Apakah bebas narkoba berarti para pengguna narkoba diusir dari kampungnya agar kampung tersebut benar-benar bisa dikatakan bebas dari narkoba.

"Nah saya lebih setuju dengan kampung rehabilitasi. Mungkin ini bisa diterapkan menggunakan metode di disertasi ini, sehingga memberi manfaat bagi banyak orang," sebutnya.

dr Andi Julia Rifana selaku yang diuji disertasinya, mengapresiasi saran yang dipaparkan Genius Umar. Ia mengatakan saran tersebut bisa kembali ia teliti dan kembangkanpada perbaikan disertasi.

Walikota Pariaman yang sedang cuti kampanye itu, selain sebagai pamong, juga dikenal aktif menjadi tenaga pengajar atau dosen di sejumlah perguruan tinggi negeri.

Bahkan Genius menjadi salah satu inisiator lahirnya Program Magister Administrasi Publik di Universitas Negri Padang (UNP). Ia juga menjadi dosen di universitas tersebut.

Kejeniusan Genius juga membuatnya sering diminta untuk menjadi dosen penguji pada promosi Doktor di berbagai universitas. Baik yang ada di Sumatra Barat bahkan hingga ke universitas negara tetangga Malaysia.

Untuk Malaysia ia sudah tiga kali menjadi penguji promosi Doktor. Dari Universitas Kebangsaan Malaysia hingga Malaysia Limkokwing University.

"Alhamdulillah dalam waktu dekat saya juga akan menjadi penguji promosi Doktor warga Yordania pada University of Wales UK Inggris," ujarnya.

Bapak empat orang anak ini memang dikenal fokus membangun dunia pendidikan agar terus berkembang.

Ia berharap hasil-hasil penelitian kalangan perguruan tinggi seperti tesis, disertasi bisa diaplikasikan. Tak hanya sebatas tersimpan di perpustakaan.

"Hasil penelitian ini juga bisa menjadi acuan bagi pengambil kebijakan publik," imbuhnya.

Genius memiliki keinginan dan tekad untuk membangun dunia pendidikan di Sumatra Barat agar kembali menjadi provinsi tujuan pendidikan.

"Tak hanya nasional namun internasional," tekadnya.

Untuk itu, kata Genius, peningkatan kualitas dunia pendidikan menjadi prioritas utamanya selama menjabat walikota Pariaman dan akan ia aplikasikan jika terpilih memimpin Sumbar.. Seperti yang telah ia lakukan di Pariaman bagaimana pemerintah bisa menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi untuk memberi kesempatan bagi warga kurang mampu kuliah di perguruan tinggi lewat program satu keluarga satu sarjana.

"Saya optimis jika seluruh daerah di Sumbar bisa menerapkan program satu keluarga satu sarjana, kualitas SDM di Sumbar akan terus meningkat. Sumbar tempat lahirnya para tokoh bangsa ini harus diteruskan hingga nanti," ujarnya. (Tim)

Termasuk Pokdarwis, Padangpariaman Raih Dua Penghargaan Bidang Kepariwisataan tingkat Sumatra Barat


Padang - Selain kota Pariaman, kabupaten Padangpariaman juga meraih juara ketiga di ajang Peduli Wisata Award (PWA) Sumatra Barat 2020. Juara ketiga yang diraih Padangpariaman untuk kategori The Most Improved.

"Prestasi ini diraih berkat kerjasama seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam upaya memajukan dunia kepariwisataan di kabupaten Padangpariaman," ujar Pjs Bupati Padangpariaman, Adib Alfikri usai menerima piagam dari Gubernur Irwan Prayitno yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

PWA Sumatera Barat dilaksanakan dua tahun sekali oleh Dinas Pariwisata Sumatra Barat merupakan apresiasi kepada kabupaten/kota se Sumatra Barat yang berkomitmen tinggi dalam kemajuan pariwisata. Dalam ajang PWA ada 8 aspek yang menjadi penilaian yaitu tata pamong, ekonomi pariwisata, promosi, ekonomi kreatif, wisata halal, lingkungan hidup dan new normal.

"Padangpariaman akan terus berbenah diri agar lebih maju lagi dalam pengelolaan pariwisata. Padangpariaman memiliki banyak sekali destinasi wisata yang belum digarap maksimal dan itu akan menjadi perhatian serius ka ke depannya," sambung Adib.

Disamping meraih penghargaan PWA, Padangpariaman juga meraih GIPI Award dari Gabungan Industri Pariwisata.

"Alhamdulillah seperti banyak diprediiksi berbagai pihak, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Green Talao Park di Ulakan masuk dalam lima mominator Pokdarwis penerima GIPI Award dari seluruh peserta Pokdrwis se Sumatra Barat," pungkasnya. (Tim)