Tim Gabungan Terus Cari ABG yang Hanyut di Sungai Batang Anai
Tim gabungan sedang menyisir lokasi hilangnya Rahmad di aliran sungai Batang Anai. Foto/Nanda
Batanganai --- Basarnas Sumatera Barat, BPBD Padangpariaman dibantu masyarakat akan lanjutkan pencarian terhadap Rahmad, 16 tahun, warga yang dilaporkan hanyut di aliran sungai Batang Anai di Korong Talao Mundam, Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai pada esok hari Jumat (24/11).

"Tim gabungan sempat melakukan penyisiran sejak siang hingga sore menggunakan perahu dan jaring, namun karena kuatnya arus sungai dan menjelang malam, upaya pencaharian dihentikan," ujar Kepala BPBD Padangpariaman Amiruddin.

Dijelaskan Amiruddin, sebelumnya, Rahmad diketahui hilang pukul sekitar 12.00 WIB saat mandi di sungai. Salah seorang saksi yang sedang menangkap ikan di aliran sungai itu mengaku melihat korban sedang mandi-mandi,

"Menurut saksi, Rahmad ini sempat dilarang mandi di aliran sungai tetapi korban tidak mengindahkan larangannya. Kemudian saksi naik ke atas dan duduk di warung. Pada pukul 12.00 saksi yang hendak melanjutkan menangkap ikan, melihat korban tidak ada lagi dan saksi hanya melihat baju korban yang tinggal di pingir aliran Batang Anai di atas batu," jelasnya.

Dalam keterangannya, saksi tersebut sempat menanyakan kepada orang tua korban dan disebutkan bahwa korban tidak ada pulang ke rumah.

Rencana upaya petugas gabungan esok hari juga akan melakukan penyelaman pada titik yang diprediksi lokasi tenggelamnya korban. (Nanda)
Tingkatkan Pelayanan, Ali Mukhni Imbau ASN Harus Jemput Bola ke Masyarakat
Bupati Ali Mukhni tinjau pembangunan Masjid Raya Parit Malintang, Rabu malam (22/11). Foto/Hendra
Paritmalintang --- Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengimbau seluruh ASN agar lebih banyak turun ke lapangan untuk menjalankan dan mensosialisasikan program-program yang telah direncanakan kepada masyarakat. Keterlibatan masyarakat, kata bupati, sangat penting untuk kelancaran pembangunan.

"Kita ingin birokrat zaman sekarang merubah mindset. Dulu masyarakat datang ke kantor, sekarang kita yang menemui ke rumahnya. Kan bisa ajang silaturahim juga," kata Bupati Ali Mukhni saat tinjau pembangunan Masjid Raya Parit Malintang, Rabu malam (22/11).

Dicontohkan Ali Mukhni tentang jemput bola yang dilakukan Dinas Dukcapil dengan Program Pedang Saber, masyarakat dilayani hingga ke pelosok nagari. Petugas datang merekam data dan langsung dicetak.

"KTP dan KK siap di tempat hari itu juga dan gratis. Hebat kan," ujarnya.

Begitu juga program Layang Padu oleh Camat Enam Lingkung yang berkolaborasi dengan Puskesmas, KUA, Polsek dan Walinagari.

Selanjutnya, Bupati Ali Mukhni berharap ASN bekerja sungguh-sungguh dan bekerja tuntas. Rapat-rapat kedinasan harus efektif, artinya, rapat yang diselenggarakan satu kali hendaknya kerjanya sepuluh kali lipat dari rapat yang diselenggarakan.

"Bukan sebaliknya, kerjanya satu kali tapi rapatnya sepuluh kali sehingga membuang-buang waktu dan anggaran," kata peraih Satya Lencana Pembangunan itu. (HA)
Tingkatkan Keterwakilan di DPRD, Perempuan Pariaman Terima Pelatihan Politik
Wawako Genius Umar foto bersama dengan peserta pelatihan dan panitia
Pariaman --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar membuka secara langsung pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam berpolitik yang diadakan di Aula BPKB Rawang Kota Pariaman.

Acara dihadiri Asisten Deputi Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak Nyimas Aulia, Kepala DP3AKB Kota Pariaman Alfian Harun, dengan narasumber Ruslan Ismail Mage dari Direktur Eksekutif Sipil Institut Jakarta yang merupakan mentor nasional motivator politik Indonesia.

Peserta merupakan para kader wanita dari organisasi perempuan, organisasi politik sebanyak 80 orang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab yang akan berlangsung selama dua hari pada 21 hingga 22 November 2017, Senin (21/11) lalu.

Genius Umar mengharapkan dengan diadakan acara itu akan melahirkan pemikiran-pemikiran baru untuk kemajuan perempuan, sehingga tercapai dua aspek yakni perempuan sebagai pencegah konflik dan perempuan sebagai penggiat perdamaian, dan mampu aktif ke tingkat perwakilan rakyat dimana saat ini hanya satu orang perempuan yang menjadi anggota DPRD di Kota Pariaman dengan persentase 5 persen.

"Jumlah perempuan di dalam pengambilan kebijakan masih sangat rendah bila dilihat dari kuota 30 persen yang telah diamanahkan undang-undang, DPRD Kota Pariaman memiliki angka keterwakilan perempuan sangat kecil," terangnya.

Namun, sebut Genius, melihat respon, baik laki-laki maupun perempuan pada pemilu 2014 lalu, pihaknya yakin kuota 30 persen perempuan dalam legislatif dapat diwujudkan, minimal ada keterwakilan lebih besar kaum perempuan dari sebelumnya.

Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada perempuan calon legislatif pada pemilu tahun 2019 mendatang serta pentingnya pendidikan politik bagi perempuan.  (TKIP DP3AKB)
Gelar Bakhti Sosial, TNI AL Layani Kesehatan Ribuan Warga Pariaman
Wawako Genius Umar didampingi Ketua DPRD Mardison Mahyuddin dan Kadis Kesehatan KSAL Drg.Nora Lelyana berdialog dengan pasien bhakti sosial di SD N 09 Pauh Barat. Foto/Eri Elfadri
Pariaman --- TNI Angkatan Laut melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Surya Bhaskara Jaya ke-66 tahun 2017 di Kota Pariaman yang dilaksanakan selama dua hari, 23-24 November 2017.

Kepala Dinas Kesehatan KSAL Nora Lelyana mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan rangkaian dari Sail Sabang 2017 yang akan digelar tanggal 2 Desember nanti di Sabang, Aceh.

“KSAL TNI AL Bapak Ade Supandi memerintahkan kami untuk melaksanakan bhakti sosial di Kota Pariaman sebelum menuju Pulau Simelue dan Lhokseumawe. Ini merupakan tanggung jawab sosial Bapak KSAL kepada masyarakat Kota Pariaman karena telah dianugerahi gelar Sutan Panglimo Panguaso Lauik Nan Sati oleh masyarakat adat Kota Pariaman pada bulan Maret lalu,” ungkap Laksamana Pertama tersebut.

Ia berkata, pihaknya menurunkan 120 orang tenaga kesehatan untuk melayani 1.595 orang pasien di Kota Pariaman. Untuk operasi katarak dan bedah pihaknya laksanakan di KRI Dr. Suharso yang bersandar di Teluk Bayur, Padang, karena di Pariaman tidak memungkinkan kapal tersebut untuk bersandar.

“Sejak pagi tadi telah kita kirim pasien yag akan mendapatkan penanganan di kapal perang tersebut. Di kapal itu memiliki kamar bedah dan ruang rawat inap, sehingga setelah pasien dioperasi akan diinapkan di kapal sebelum menjalani rawat jalan,” lanjutnya.

Sementara itu Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, sangat mengapresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh TNI AL terhadap masyarakat Kota Pariaman.

“Pada hari ini dapat kita saksikan bahwa TNI AL sangat dekat dengan masyarakat terutama dengan masyarakat Kota Pariaman. Bahwa TNI tidak hanya berhubungan dengan perang, tapi juga ada bhakti sosial seperti di Kota Pariaman saat ini,” jelasnya.

Dalam kunjungannya Wakil Walikota didampingi ketua DPRD Mardison Mahyuddin, Sekdako Pariaman Indra Sakti serta kepala SOPD, meninjau langsung pelayanan kesehatan yang diberikan oleh TNI AL kepada masyarakat di SD negeri 09 Pauh Barat dan RS. Dr. Sadikin Padusunan.

Di SD Negeri 09 Pauh Barat dilaksanakan pelayanan kesehatan umum serta pembagian sembako kepada pasien setelah berobat. Sementara itu untuk khitanan dilaksanakan di RS. Dr.Sadikin, Padusunan, Pariaman. Semua pelayanan kesehatan akan ditangani langsung oleh tim kesehatan TNI AL.

Kegiatan bhakti sosial yang digelar di Kota Tabuik ini akan melayani 1.595 orang yang terdiri dari pelayanan kesehatan umum sebanyak 1.000 orang, gigi 250 orang, bedah minor 80 orang, bedah mayor 15 orang, khitan 150 orang, bibir sumbing 30 orang, katarak 20 orang dan mow/mop 20 orang. (Eri)
Etape VI TdS 2017 Start di Pantai Gandoriah Pariaman
MC memanggil pembalap TdS jelang pemulaian start etape VI di Pantai Gandoriah Pariaman. Foto/Nanda
Gondariah --- 74 pebalap Tour de Singkarak (TdS) dari 19 klub nasional dan internasional lepas start di Pantai Gondariah Pariaman menuju titik finish di Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis (23/11) pagi.



Pembalap TdS memacu sepedanya di area wisata Pantai Gandoriah yang dikunjungi ribuan warga. Foto/Nanda


Sebelum mencapai titik finish, pebalap dari berbagai negara itu terlebih daluhu memacu sepedanya mengelilingi beberapa titik objek wisata dan jalan utama di Kota Pariaman. Jumlah pebalap yang masih bertahan melanjutkan etape VI berkurang dibandingkan pada etape sebelumnya yang disebabkan kelelahan pada etape V.


Kadiskes TNI AL dan Wakil Walikota Pariaman sedang diskusi tentang pengembangan wisata bahari kota Pariaman. Foto/Nanda


Wakil walikota Pariaman Genius Umar mengatakan, Kota Pariaman hari ini menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan start etape ke VI Tour de Singkarak tahun 2017. Ia meyakini kualitas pelaksanaan TdS dari tahun ke tahun makin baik, akan memberikan pengaruh kepada peningkatan grafik kunjungan wisata ke kota Pariaman.


Para pembalap TdS foto bersama dengan unsur Forkopimda Kota Pariaman. Foto/Nanda


“Kunjungan wisatawan tidak terlalu maksimal pada pelaksanaan atau pada hari H TdS. Namun target dari Pemko Pariaman adalah peningkatakan kunjungan wisatawan meningkat setelah pelaksanaan TdS dan hal yang ingin disasar oleh Pemko Pariaman menjadikan ajang TdS sebagai sarana promosi pariwisata kota Pariaman kepada dunia,” ujarnya.


Wakil Walikota Pariaman Genius Umar beri cinderamata kepada salah satu pembalap TdS. Foto/Nanda


Kata Genius, banyak media nasional dan internasional yang melakukan pengambilan gambar objek wisata, budaya dan kesenian pada serba-serbi iven TdS khususnya pada start etape ke VI, secara tidak langsung langkah promosi gratis yang didapatkan dengan menyediakan anggaran pelaksanaannya.

“Efeknya domino saya kira. Kita menjadi titik start, tentu serba-serta tentang kota Pariaman diliput oleh media luar, tentu menjadi daya tarik bagi wisatawan,” ulasnya.

Diakuinya, kota Pariaman dalam ajang TdS dari awal hingg saat ini masih sebatas menjadi tuan rumah atau menjadi daerah yang dilalui oleh pebalap. Namun diharapkan pada TdS selanjutnya, kota Pariaman bisa mengirimkan pebalap asal Pariaman pada ajang internasional itu.

Dikatakanya, pihaknya bersama pihak terkait akan mendiskusikan kemungkinan adanya tim kota Pariaman mengikuti TdS.

Di samping Tour De Singkarak, kata dia, Pemko Pariaman akan ada iven lain seperti Pariaman Internasional Triatlon dan iven lainnya untuk mendukung promosi wisata kota Pariaman.

Menurut Genius, sebagai kota wisata, Pariaman masih belum ditunjang fasilitas kepariwisataan lainnya. Belum adanya hotel yang memenuhi standar peserta TdS dan official, membuat peserta masih menginap di Hotel di daerah Kota Padang, belum di Pariaman. Hal itu dikarenakan belum adanya hotel yang sesuai dengan standar TdS dan diharapkan ada pihak yang berinvestasi di kota Pariaman, karena kota Pariaman pantas untuk berinvestasi.

“Makanya kita imbau para pemilik modal investasi di kota Pariaman. Bangun hotel, bangun cottage, peningkatan kunjungan wisatawan ke Pariaman adalah peluang investasi yang benefit kedepannya dan kita akan beri kemudahan untuk itu. Jika nanti kita telah memiliki hotel yang baik, tentu peserta TdS ataupun wisatawan akan nyaman di Pariaman,” sebutnya.

Sementara itu, Kadiskes TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama Nora Lelyana, menyebut bahwa kota Pariaman memiliki potensi pariwisata khususnya bahari yang telah on the track.
 

TNI AL kata dia, mendukung upaya menjadikan Pariaman sebagai daerah destinasi wisata untuk mengerakkan perekonomian masyarakat sebagai pelaku usaha. Modal potensi alam yang dimiliki oleh kota Pariaman harus didukung dengan sumber daya manusia yang ada.

“Iven seperti ini bagus ya, apalagi kelasnya internasional. Dengan iven seperti ini, saya rasa kunjungan wisatawannya akan meningkat,” tutupnya.

Selain penampilan kesenian tradisional khas Pariaman, pelepasan peserta TdS juga dimeriahkan oleh artis ibukota, Cinta Penelope dan komedian Pariaman, Ajo Buset. Selain menjadi lokasi start pada etape VI. (ADV)
Kemendikbud Janjikan Bantuan 2 Miliar untuk SKB Sungai Limau

Sungailimau --- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur bersama Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan Kesataraan Ditjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud RI Hasan Bisri meresmikan dan serah terimakan Unit Gedung Baru Sanggar Kegiatan Belajar (UGB SKB) Padangpariaman tahun 2017 di Kecamatan Sungai Limau, Rabu (15/11) lalu.

Suhtri Bur di Paritmalintang, Rabu (22/11) mengatakan, UGB PAUD dibangun untuk memberikan kegiatan pembelajaran bagi anak-anak usia dini, berkisar 2 sampai 6 tahun. "Gedungnya sudah kita resmikan. Semoga gedung ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya," ujar Suhatri.

Ditambahkan Suhatri, ada berbagai kebijakan Kemendikbud perihal program PAUD untuk jangka waktu ke depan. "Tentunya peran Bunda PAUD dan sejumlah elemen organisasi yang juga untuk meningkatkan mutu pelayanan PAUD," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pembahasan program sekaligus menjelaskan tantangan yang dihadapi oleh BPKB dan SKB dalam pembinaan program PAUD di wilayah setempat. Termasuk masalah tenaga kependidikan, pamong belajar, serta peran nyata BPKB dan SKB guna mendukung perluasan dan peningatan mutu program-program PAUD.

Ia menjelaskan, sebelum melatih para peserta, pihaknya terlebih dahulu mengadakan peninjauan ke lapangan. Selain itu, juga diadakan sosialisasi bagi yang mau ikut pelatihan, seperti pelatihan menjahit.

Sementara, Hasan Bisri dalam sambutannya pada hari itu meminta Pemkab Padangpariaman untuk memperhatikan pendidikan informal. "Kami akan memperhatikan terus SKB karena selama ini SKB seperti dianaktirikan dari pendidikan lainnya," sebutnya.

Hasan Bisri mengapresiasi Pemkab Padangpariaman yang merespon cepat alih fungsi SKB menjadi Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF).

"Saat ini di Indonesia tercatat 409 SKB, 288 telah menjadi SPNF. Jika sampai Februari 2018 tidak dijadikan SPNF maka selanjutnya dilarang beraktifitas," ingatnya.

Hasan Bisri juga menjanjikan kepada Padangpariaman, jika tersedia lahan yang memadai, maka pihaknya akan membantu anggaran pembangunan sampai Rp2 miliar. (Tim)
DPMPTP Padangpariaman Percanggih Aplikasi Perizinan Online
Kadis PMPTP Hendra Aswara didampingi Kabid Perizinan Heri Sugianto membuka bimbingan teknis SIMPEL di ruang rapat DPMPTP di Pariaman, Selasa (21/11).
Pariaman --- Seiring tumbuhnya nilai investasi di Kabupaten Padangpariaman, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) terus berinovasi dalam pengembangan aplikasi perizinan online. Kesiapan aparatur sangat penting untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PMPTP Hendra Aswara saat membuka bimbingan teknis Sistim Informasi Perizinan Elektronik (SIMPEL) di ruang rapat DPMPTP di Pariaman, Selasa (21/11).

Bimtek bermaksud untuk meningkatkan pemahaman dan kecepatan dalam pengurusan administrasi perizinan online. Saat ini, kata Hendra, terdapat 122 perizinan yang dioperasional secara online. Tujuannya agar tidak ada interaksi antara si pemohon izin dengan pejabat perizinan itu sendiri.

"Mendaklanjuti rencana aksi KPK RI di perizinan seluruhnya sudah online. Mulai mendaftar, tracking dan pengaduan. Jadi urusan selesai di Front office, tak perlu bertemu kadis atau pejabat lainnya," kata alumni STPDN Angkatan XI itu.

Terkait biaya izin, Hendra menegaskan bahwa seluruh izin gratis kecuali Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ada Peraturan Daerah yang mengaturnya. Jadi, sebut dia, jangan ada lagi mindset masyarakat bahwa pengurusan itu sulit, berbelit dan biaya mahal.

"Pengurusan izin gratis, jika ada retribusi hanya ada Perdanya. Seperti IMB, disetor melalui Bank. Petugas izin hanya menerima slip setoran saja," ujar peraih Peringkat Pertama Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Sumbar tersebut.

Sementara Kabid Perizinan dan Non Perizinan Heri Sugianto melaporkan, peserta bintek sebanyak sembilan orang terdiri dari empat orang petugas Back Office (BO) dan lima orang petugas Front Office (FO).

Aplikasi SIMPEL, kata Heri, sebenarnya sudah disoftlauncing pada 1 Mei 2017 lalu. Namun aplikasi terus dikembangkan agar menjadi lebih mudah, cepat dan lebih lengkap.

"Sesuai arahan Pak Kadis, aplikasi Simpel ini secara resmi akan diluncurkan dengan menghadirkan KPK RI, gubernur dan bupati serta walikota se Sumbar dalam waktu dekat," kata Alumni Fakultas Hukum Unand itu. (Tim)
Pemko Pariaman Pastikan Jalur TdS Steril dari Orang Gila dan Ternak
Start TdS 2017. Foto akurat.co/istimewa
Pariaman --- Wakil Walikota Pariaman Genius Umar pastikan jalur yang dilalui pebalap pada Tour de Singkarak (TdS) tahun 2017 etape ke VI, Kamis 23 November, steril dari hewan ternak dan orang gila. Langkah sterilisasi itu dilakukan untuk memasitikan tidak ada hambatan dan gangguan dan yang akan menyebabkan pebalap terjatuh ataupun tabrakan.

“Kita lakukan sterilisasi jalan hewan ternak dan orang gila, sehingga tidak ada ganguan saat pebalap dan official melintas,” ujarnya usai apel gabungan pengamanan TdS di Pariaman, Selasa (21/11) pagi.

Pemko Pariaman, kata dia, telah mengimbau masyarakat untuk tidak melepaskan ternaknya selama digelarnya Etape VI Tour de Singkarak melalui pemerintah desa dan kecamatan. Sedangkan orang gila juga dilakukan penertiban oleh dinas terkait.

Selain itu, kata dia, personil gabungan TNI-Polri dan Pemko Pariaman juga ditempatkan pada titik persimpangan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melintas saat balapan berlangsung.

“Kita sudah sampaikan imbauan kepada masyarakat, baik melalui mobil penerangan ataupun imbauan yang disampaikan oleh pemerintah desa,” ulasnya.

Menurut Genius, mendekati H-1, Pemko Pariaman juga akan menyelesaikan perbaikan jalur yang saat ini masih dalam pengerjaan, termasuk beberapa titik jembatan.

“Perbaikan beberapa jalur masih kita lakukan, namun akan selesai paling lambat H-1 sebelum start,” ujarnya.

Kapolres Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto mengatakan, 655 personil gabungan akan dilibatkan melakukan pengamanan TdS kali ini, baik pada etape ke VI dengan titik start di Kota Pariaman, ataupun pada etape lain yang melalui wilayah Kota Pariaman.

Saat ini, kata dia, jumlah personil gabungan tidak sebanding dengan jumlah persimpangan jalan pada jalur lintasan TdS. Mengatisipasi itu, akan ada personil yang bertugas pada dua persimpangan yang berdekatan.

Titik persimpangan salah satu kerawanan pada penyelenggaran TdS. Terkadang masyarakat yang mengarah dari dalam, kerap menerobos lintasan TdS karena alasan tergesa-gesa.

“Kita hentikan sementara kendaraan yang melintas, hanya sebentar saja sampai seluruh bepalap melintas,” ujarnya.

Kota Pariaman menjadi titik start Etape ke VI dan finish di Pasaman Barat. Pada etape VI, pebalap akan menempuh jalur sejauh 145,7 kilometer yang terlebih dahulu melintasi beberapa daerah dan titik objek wisata di Kota Pariaman dan melanjutkan perjalanan ke Agam dan berakhir di kabupaten Pasaman Barat. (Nanda)