Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.

Latest Post

Profil Dua Menteri Asal Piaman

Written By oyong liza on Wednesday, 27 July 2016 | 22:04




Sambutan positif datang dari publik Sumatera Barat secara umum dan Pariaman secara khusus usai Persiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan nama-nama baru pos kementerian yang dirombak untuk kedua kalinya. Reshuffle jilid II itu mengumumkan 12 menteri baru di halaman Istana Negara, Jakarta, pukul 11.00 WIB, Rabu (27/7).

Dari 12 menteri hasil reshuffle tersebut terdapat dua Ajo (sebutan lelaki Piaman) menempati dua pos menteri strategis. Yakni Asman Abnur yang mengisi pos Menteri Pembedayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Yuddi Chrisnandi dan Arcandra Tahar, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggantikan Sudirman Said.

Asman Abnur, Ajo kelahiran
Batu Kalang, Kecamatan VII Koto Padang Sago 2 Maret 1961 ini merupakan putra Aburuddin Hamzah seorang saudagar emas di Kepulauan Riau. Asman merupakan seorang politisi dari PAN (Partai Amanat Nasional) yang sebelumnya pernah menjabat anggota DPR RI dan Wakil Walikota Batam periode 2001-2004.

Asman selain terkenal di kampung halamannya juga merupakan tokoh perantau panutan bagi warga Piaman khususnya di Kepulaua Riau. Asman dikenal sebagai dermawan yang selalu membantu bagi kemaslahatan orang Piaman di perantauan dan tanah kelahirannya di Padangpariaman.

Sedangkan Arcandra Tahar (46) memang asing bagi telinga orang Pariaman, namun tidak jika menyebut nama ayahnya Taharuddin (alm) yang merupakan pengusaha angkutan PO. KAWAN dan mendiang ibunya Zuraida yang rumahnya hingga kini masih kokoh berdiri di Balai Nareh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman. Arcandra adalah anak ke-7 dari 8 bersaudara.

Ar, karib dia disapa adalah anak jenius. Dia selalu juara umum sejak SD hingga SMA nya di Kota Padang. Hanya sekali dia meraih juara III itu pun karena dia sakit dan sempat beberapa saat tidak sekolah. Pria lulusan tekhnik mesin ITB ini lebih dikenal luas oleh publik di Amerika Serikat di mana dia merupakan salah satu profesional dan ilmuan paling diperhitungkan. S2 dan S3 nya, dia tuntaskan di negeri Paman Sam tersebut.

Kepulangan Ar ke tanah air membawa harapan baru bagi kabinet kerja Jokowi-Jk, karena Ar merupakan salah satu menteri yang dirangkul murni karena kemampuan yang dia miliki bukan atas dorongan partai politik.

Ajo Asman dan Ajo Ar adalah dua putra terbaik Piaman yang dipercaya mengemban tugas negara yang begitu kompleks di zaman persaingan ketat global. Tentu kita berharap dua putra daerah tersebut mampu bekerja maksimal memenuhi harapan seluruh rakyat Indonesia. Selamat bekerja Ajo Asman, Selamat Bekerja Ajo Ar dalam Kabinet Kerja.


OLP

Suhatri Bur Nyatakan Tak ada Toleransi bagi Pelanggar Perbup Orgen Vulgar






Rapat Evaluasi Kinerja Kecamatan tahap dua dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman, Rabu (27/07) di IKK Paritmalintang.

Rapat bertajuk “Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pemerintah Daerah di Kecamatan” itu dipipim oleh Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur. Kepada semua camat dia mengimbau agar semua permasalahan di lapangan agar diungkap untuk dibicarakan dan dicarikan pemecahan permasalahannya.

“Jika terjadi masalah terkait pelaksanaan tugas di lapangan jangan pendam sendiri, mari kita bicarakan bersama dan kita carikan solusinya,” kata Suhatri.

Kata dia, camat sebagai penguasa wilayah merupakan top leader/manager di kecamatan. Namun kerja tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan di kecamatan.

“Jalinlah komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada, karena dengan membangun silaturahmi akan mempermudah semua urusan,” imbuhnya.

Rapat juga membahas peran camat mensosialisasikan regulasi dan aturan yang dibuat di daerah mulai dari yang tertinggi sampai yang terendah.

"Yang sangat fenomenal saat ini adalah penerapan Peraturan Bupati No 13 tahun 2016 tentang penertiban orgen tunggal yang artisnya tampil vulgar," ungkap Suhatri Bur.

Peran camat sangat diperlukan dalam mensosialisasikan dan mengontrol pelaksanaannya di lapangan karena ujar dia, bupati tetap berkomitmen untuk penerapan Perbup tersebut.

"Tidak ada toleransi terhadap pelanggar Peraturan Bupati itu,” ungkapnya lagi.

HS/OLP

Laporan Munas Apeksi di Jambi: Banyak Kelurahan Ingin Jadi Desa




Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, hadiri dalam Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2016 di Kota Jambi, Rabu (27/7).

Munas dari tanggal 27 s/d 28 Juli di ballroom Abadi Suite Hotel itu dihadiri oleh Dirjend Otonomi Daerah, Dr. Soemarsono, Gubernur Jamb,i Zumi Zola Zulkifli, Forkopimda Provinsi Jambi dan walikota se-Indonesia.

Walikota Jambi, Syarif Fasha, mengatakan Munas disamping memilih ketua umum Apeksi yang baru juga merancang program 4 tahun ke depan.

"Peserta yang hadir saat ini 89 walikota, dari 98 walikota se-Indonesia, ada 9 walikota berhalangan hadir," kata dia.

Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli, pada kesempatan itu menyebut, banyak permasalahan akan dihadapi oleh kota di masa akan datang.

"Terutama masalah demografi. Diprediksi tahun 2025 sebagian besar penduduk Indonesia akan berdomisili di kota. Kita tidak tahu apakah ini anugerah atau bencana," ujar dia.

Dengan persaingan hidup makin ketat, sambung dia, walikota perlu berkolaborasi mengatasi persaingan tersebut agar saling menguntungkan.

Periodisasi dewan pengurus Apeksi adalah 4 tahun sekali. Tahun 2016 adalah akhir periode kepengurusan dewan Apeksi 2012-2016.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi, GS Vicky Lumentut menyebut, Munas V Apeksi merupakan forum strategis bagi seluruh anggota Apeksi.

"Munas kali ini memilih dan menetapkan dewan pengurus baru dan program kerja periode 2016-2020 ke depan," ujarnya.

Dirjen Otonomi Daerah, Soemarsono, membahas dampak Undang-Undang Desa Nomor 6 tahun 2014 terhadap kelurahan. Banyak kelurahan mengusulkan jadi desa.

"Sehingga hal ini menjadi pembicaraan serius oleh 3 menteri yakni Bapenas, Kemendagri  dan Kemenkeu," ungkapnya.

Dia berharap Munas Apeksi menghasilkan rekomendasi yang dapat merubah wajah kelurahan ke depan sehingga lurah tidak menuntut jadi desa.

"Bila desa semakin banyak dan jumlah lurah menurun, secara makro menandakan kita turun," imbuhnya.

Terusnya, ke depan kota harus jadi kota pintar (smart city), memiliki e-planing, e budgeting, e-controling, sehingga masyarakat dapat dilayani dengan cepat, tepat dan biaya rendah.

Bulan Agustus atau September sambungnya, Depdagri akan adakan simposium smartcity yang akan dikembangkan ke depan. 10 kota akan ditraning.

"Apeksi hendaknya dapat saling interaksi dengan smartcity," sambungnya.

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, katakan Kota Pariaman sudah memulai dan merancang strategi menjadikan Pariaman sebagai kota smartcity.

"Smartcity dikoordinir langsung oleh Dinas Perhubungan dan Kominfo. Ke depan perlu kita tingkatkan dalam bentuk e-planing, e-budgeting dan e-controling," katanya.

Munas V Apeksi bertajuk strategy pelaksanaan otonomi pasca UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, juga menggelar diskusi panel, sidang pleno, laporan kegiatan 2015 dan rencana program 2017 oleh masing-masing komwil.

Persoalan peralihan kewenangan pendidikan setingkat menengah atas dari pemerintahan kota/kabupaten ke pemerintah provinsi menjadi tajuk utama pembahasan Munas ke V Apeksi 2016.

Selan itu persoalan yang dibicarakan dalam ajang munas juga mengkritisi UU no. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

TIM

Urang Nareh Jadi Menteri





Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Arcandra Tahar menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menggantikan Sudirman Said. Arcandra sendiri adalah seorang profesional di bidang ESDM.

"Pendatang baru Pak Arcandra Tahar, beliau profesional yang ahli di bidang ESDM," ungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, saat memperkenalkan para menteri baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7/2016).


"Arcandra juga memiliki reputasi dan tercatat sebagai profesional yang memiliki level kelas dunia. Jadi kita bersyukur Pak Arcandra sudah lama di AS dan kembali ke Indonesia," pungkasnya.


Arcandra Tahar (46) adalah putra asli Balai Nareh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Sumatera Barat. Dia Putra ke 7 dari 8 bersaudara dari pasangan Alm Taharuddin (80) dan Alm Zuraida (75).

Mulyeti (48), kakak sepupu kontan Menteri ESDM Arcandra, di Balai Nareh Pariaman, Rabu (27/7) menceritakan bahwa adik sepupunya tersebut memang dikenal sebagai anak yang pintar sejak kecil. Mulyeti sendiri adalah anak dari Asma (73) adik kandung ibu Arcandra alm Zuraida. Rumah yang ditempatinya sekarang adalah rumah peninggalan nenek mereka alm Rakena. Di sanalah ibu sang menteri dibesarkan.

"Lebaran kemarin Arcandra pulang dan nginap di rumah ini. Suku kami piliang," kata Mulyeti didampingi suaminya Edison TRD.

Dari cerita Mulyeti, ayah Arcandra desebutkan tidak asing lagi bagi orang Pariaman. Dia adalah pengusaha mobil angkutan kota Padang-Pariaman yang dikenal dengan nama PO. KAWAN. Sejak kecil sang menteri disekolahkan di Padang dan berlanjut hingga ke Amerika.

"Di mana dia ditempatkan bekerja selalu menjadi orang andalan dan amanah hingga akhirnya Bapak Presiden Jokowi menunjuknya sebagai menteri. Adik ipar saya murni profesional, bukan orang kalangan partai politik," kata Edison TRD yang tidak asing lagi oleh publik Pariaman sebagai seorang pengusaha dan politisi.

Edison menyatakan, selaku keluarga besar dan warga Pariaman dirinya mengucapkan selamat atas dilantiknya Arcandra Tahar sebagai orang kepercayaan presiden.

"Kami yakin Arcandra mampu bekerja maksimal dan mengemban tugas negara dengan baik," harapnya.

OLP

Pemko Pariaman Optimis Kembali Raih WTN

Written By oyong liza on Tuesday, 26 July 2016 | 19:21




Tim gabungan penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016 lakukan ekspose di Aula Utama Balaikota Pariaman, Selasa (26/7) usai melakukan serangkaian peninjauan langsung di lapangan.

Ketua tim penilai, Zulmardi menyebutkan, tahun ini ada empat titik dan penambahan sejumlah sarana/prasarana termasuk tempat uji kelayakan kendaraan dari penilaian tahun sebelumnya.

"Tahun ini lebih baik dari tahun 2015. Tahun lalu kita hanya menilai tiga lokasi jalan," kata Zulmardi.

Dari indikator ruas jalan raya di Pariaman, pihaknya menyatakan mengalami peningkatan nilai seperti Jalan Imambonjol, Jalan Sudirman, Jalan SB Alamsyah dan Jalan Pahlawan.

Tim gabungan yang terdiri dari Kemenhub RI, Polda Sumbar, unsur Akademis, menilai Kota Pariaman masuk kategori kota kecil.

"Kita himbau masyarakat tingkatkan budaya tertib berlalu-lintas dan pemerintah tingkatkan sarana dan prasarana penunjang," tuntasnya.

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar optimis pihaknya akan raih kembali WTN 2016.

Pihaknya mengaku sudah memperbaiki beberapa koreksi-koreksi di tahun sebelumnya. Untuk tahun ini ada beberapa catatan yang akan menjadi pekerjaan rumah seperti rambu-rambu jalan, marka jalan yang sudah mulai pudar serta kualitas alat uji kelayakan kendaraan.

"Meskipun demikian kita jauh lebih baik dibanding tahun 2015 sehingga harapan bersama Pariaman kembali raih WTN 2016 dapat terwujud," ungkapnya optimis.

TIM

Tinggalkan Mobil dan Brankas di Bandara "Bandit" Pemilik 5 KTP Sikat Rp63 Juta

Written By oyong liza on Monday, 25 July 2016 | 21:29




Jajaran Polres Pariaman masih memburu R (24) diduga pelaku pembobolan brankas sekaligus melarikan uang tunai sejumlah Rp63 juta di dalamnya milik Nazimul Irvan (39) pemilik toko elektronik Master Credit di Kuraitaji Kecamatan Pariaman Selatan.

Menurut Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldy di Mapolres setempat, Senin (25/7), R yang merupakan kepala gudang di toko itu juga membawa kabur sebuah mobil jenis mini van berwarna silver BA 1364 BE milik toko tersebut. 

Ricko mengaku pihaknya sempat melacak keberadaan tersangka lewat perangkat seluler dan menemukan lokasinya di wilayah Padangpariaman. Beberapa saat setelahnya seluler tersangka sudah non aktif.

"Kami menemukan mobil tersebut di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan sejumlah barang bukti brankas dalam keadaan rusak, linggis dan palu yang diduga digunakan pelaku untuk membuka paksa brankas. Uang dalam brankas dibawa oleh pelaku," kata Kapolres.

Demi kelanjutan penyidikan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan otoritas bandara untuk memeriksa kamera CCTV. Dari cek CCTV diketahui pelaku memasuki bandara sekitar pukul 14.59 WIB.

"Kemudian kita cek boarding keberangkatan ke Jakarta dan kota lainnya, tidak ditemukan data pelaku. Kami menduga R lari menggunakan jalur darat," ungkap Kapolres.

Kapolres berjanji akan terus kembangkan kasus tersebut dan memburu pelaku yang diketahui memiliki lima Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berbeda itu.


TIM

Ali Mukhni Bentuk 4 Program Penyelamat Keuangan Daerah




Pemerintah Daerah Kabupaten Padangpariaman berkomitmen dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien dalam rangka melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

Adapun upaya yang dilakukan yaitu Pencanangan Pembangunan Zona Integritas, Klinik Konsultansi Pengawasan, Pembentukan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) serta Penguatan Peran Majelis Pertimbangan Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TPTGR).

"Empat program ini dilakukan untuk penyelamatan keuangan daerah," kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni di Aula Saiyo Sakato, Senin (25/7).

Secara tegas, orang nomor satu di Padangpariaman itu meminta bahwa pencanangan keempat program dimaksud harus berjalan optimal, jangan sampai hanya jadi seremonial saja.

"Hari ini momentum bersejarah dan bentuk komitmen daerah dalam  mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif dan efisien serta untuk mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparan," imbuh peraih WTP empat kali itu.

Hal senada juga disampaikan Ronald Andrea Annas, Pejabat Kemenpan dan Reformasi Birokrasi RI agar SKPD mendukung kebijakan kepala daerah dalam pelaksanaan reformasi birokrasi utnuk mencegah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN dan lemahnya pengawasan.

Sementara Adel Wahidi, Asisten Ombudsman Prov. Sumbar senada mengatakan pencanangan empat program tersebut membuktikan komitmen daerah dalam melayani tuntutan masyarakat dalam mewujudkan good governance dan clean government. Ke depan, ia berharap Kabupaten Padangpariaman merespon keluhan dan pengaduan terhadap berbagai pelayanan publik, baik dari segi jenis, lama, biaya, sarana dan mekanismenya.

Di saat yang sama, Inspektur Padangpariaman, Dewi Roslaini menambahkan, pembentukan Klinik Konsultasi Pengawasan merupakan inovasi baru dalam pelayanan kepada penyelenggara negara. Inovasi dibuat guna mendukung proyek perubahan pada Diklatpim II di LAN Aceh yang sedang diikutinya.

Program tersebut dibantu oleh BPKP Sumbar bertujuan untuk Padangpariaman menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).


HA/OLP

Kuasa Hukum Adik Istri Walikota Akan Class Actionkan Kepolisian

Aftoni Afdal dan kuasa hukum Adri Suryadi saat gelar jumpa pers (25/7)



Aftoni Afdal (46), ayah kandung almarhum Aditya Novali Rizky (14), korban pembunuhan sadis di ruko sekaligus kediamannya di Jalan Sentot Alibasa Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah, 9 (sembilan) bulan lalu, tak kuasa membendung air mata saat pihak kuasa hukumnya Adri Suryadi, SH menghadirkan dia dalam jumpa pers di Hotel Nantongga Pariaman, Senin siang (25/7).

"Keluarga besar dan saya sendiri sebagai orangtua sudah ikhlaskan kepergian anak kami. Namun kami masih berhutang kepadanya (Rizky) hingga kasus ini terungkap," kata Aftoni menangis.

Dirinya menyadari tidak satu pun manusia yang bisa mengelak kehendak Tuhan. Tragedi pembunuhan sadis yang menimpa putra semata wayangnya dia anggap cobaan dan sudah merupakan takdir anak pergi meninggalkannya dengan cara demikian. Dia tidak menyalahkan siapa-siapa meskipun banyak spekulasi beredar di masyarakat yang menyimpulkan sendiri sebab musabab atau latar belakang terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut.

"Saya merasa tidak punya musuh apalagi anak saya, kalau orang lain menganggap saya musuh tentu saya tidak tahu," kata dia menjawab pertanyaan wartawan.

Aftoni Afdal adalah adik kandung dari Dafreni Afdal atau yang dikenal dengan Reni Mukhlis istri Walikota Pariaman Mukhlis Rahman. Kasus pembunuhan terhadap anaknya yang masih duduk di bangku kelas III di SMPN 1 Pariaman itu diketahui Aftoni pada pukul 18.00 WIB sepulang dari Kota Bukittinggi pada tanggal 4 Oktober 2015. Pariaman langsung geger oleh peristiwa berdarah itu. Peristiwa "Jati Berdarah" menghiasi halaman utama selama beberapa hari di sejumlah media saat itu.

Pembunuhan terbilang sangat sadis ini diduga bermotif perampokan dengan hilangnya uang tunai sejumlah Rp30 juta, sejumlah gelang, kalung, cincin emas serta jam tangan. Aftoni mengatakan total kerugian pada peristiwa itu sejumlah Rp120 juta.

"Sudah 9 bulan berlalu, kasus ini belum juga terungkap. Di Jakarta kasus mutilasi terungkap hanya dalam satu kali 24 jam. Padahal polisi Jakarta dan polisi Pariaman sama-sama polisi. Kecuali di sini pramuka," kata dia.

Aftoni menambahkan, pihak kerabat dan sahabat almarhum Rizky akan menggelar aksi damai 1000 nyala lilin pada Sabtu malam mendatang di depan Balaikota Pariaman untuk mengenang kepergian Rizky.

Adri Suryadi, kuasa hukum Aftoni mengancam akan lakukan class action (gugatan bersama-sama) terhadap negara, Kapolri (cq) Kapolda dan Kapolres Pariaman di Pengadilan Negeri (PN) Pariaman menuntut atas ketidak mampuan pihak kepolisian memberikan rasa aman dalam melindungi warga negara.

"Class action kita daftarkan 15 hari terhitung dari sekarang melibatkan unsur masyarakat yang peduli dan LSM. Ada lima kasus pembunuhan yang belum terungkap hingga kini adalah bukti kegagalan pihak kepolisian di Pariaman. Kalau nangkap judi, narkoba dan pelanggaran lalu lintas mereka cepat," kata Adri lantang.

Dia menyatakan telah mengirim surat kepada Kapolda seterusnya akan menggelar pertemuan terkait penanganan kasus kliennya yang dia nilai jalan di tempat.

"Jika memang SDM di sini kurang, tolong ganti," imbuhnya.


Dirinya juga menyinggung kinerja polisi di TKP (tempat kejadian perkara) saat itu dalam membuat police line yang mana seharusnya di trotoar jalan bukan di pintu masuk ruko yang mengakibatkan TKP acak-acakan. Belum lagi foto korban yang saat itu juga menyebar viral di media sosial.

"Polisi tidak mampu jaga TKP. Karena 99,9 persen pengungkapan kasus bermula dari TKP. Foto anak klien kami dengan wajah hancur tersebar begitu cepat di internet yang diambil di TKP merupakan pukulan berat bagi keluarga," sebutnya.

Terpisah, Kapolres Pariaman AKBP Ricko Junaldi di Mapolres setempat mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kasus tersebut hingga kini masih berlanjut. Pihaknya mengaku telah memeriksa sebanyak 17 saksi terkait, namun belum menemukan titik terang.

"Kita juga telah periksa bercak darah, empat sidik jari kemudian dua ponsel milik korban ke grapari. Namun dari bukti-bukti di atas belum merujuk kepada saksi yang mengarah," ujar Ricko.

Sedangkan kendala lainnya, lanjut Kapolres bahwa keluarga korban tidak mau dilakukan otopsi kepada jasad korban, hingga pihaknya mencari cara lain.

"Juga tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian tersebut. Alat bukti yang kita temukan di TKP setelah diperiksa juga tidak mengarahkan kepada tersangka," terang dia.

Kapolres membantah pernyataan kuasa hukum keluarga korban yang menyebut ada lima kasus pembunuhan belum terungkap di wilayah hukum Polres Pariaman.

"Yang benar adalah 13 kasus pembunuhan, 10 diantaranya sudah terungkap sedangkan 3 kasus lainnya belum, termasuk kasus ini. Itu terhitung sejak tahun 2005 Polres Pariaman berdiri," ungkap Ricko.


OLP

Pemko Pariaman Perkuat Kerjasama dengan Islamic Development Bank

Written By oyong liza on Sunday, 24 July 2016 | 19:44




Wakil Walikota Pariaman Genius Umar terima kunjungan Islamic Development Bank (IDB) dan pihak Kementerian PU dalam rangka evaluasi atas kerjasama dengan lembaga tersebut, di rumah dinasnya di Kelurahan Jati Hilir Pariaman, Munggu (24/7).

Rombongan IDB dipimpin oleh Jalaluddin warga negara Kenya dan Abuzar asal Indonesia yang ditunjuk untuk  bertugas di wilayah Indonesia. Sedangkan pihak Kementerian, Konsultan Management Pusat (KMP) Kementerian PU Pera, Laode Jufri , Advisory Program Kotaku Kementerian PU Pera  Arif Rahadi. Rombongan ditemani oleh Konsultan Management Wilayah (KMW) Provinsi Sumbar, Afriadi.

Genius Umar mengatakan kerjasama antara Pemko Pariaman dengan IDB telah berlangsung selama tujuh tahun yakni sejak tahun 2009. Kerjasama itu merupakan langkah serius dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan program Integrated Community Driven Development Project (ICDD) baik tahap 1 dan tahap 2 di Kota Pariaman.

"Akan ada peningkatan kerjasama yang telah berjalan 7 tahun dengan IDB melalui skala prioritas," kata Genius.

Diterangkan, Islamic Development Bank (IDB) atau Bank Pembangunan Islami, merupakan lembaga keuangan multilateral yang didirikan pada tahun 1975 (1392 H) oleh Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi negara anggota dan masyarakat muslim di negara bukan anggota berlandaskan prinsip-prinsip Islami/syariah. IDB berkantor pusat di Jeddah, Saudi Arabia.

Asisten Management Keuangan Korkot V Kota Pariaman, Riki Permana menjelaskan, program yang diberikan oleh IDB bergerak dalam pemberdayaan masyarakat dalam bentuk bantuan PNPM Perkotaan sekarang bertransformasi jadi program Kotaku.

"Selain itu, IDB menekankan pada 3 program tridaya yaitu, ekonomi, sosial dan lingkungan. Hal inilah yang telah kita lakukan selama ini baik mulai dari program PNPM sampai saat ini bernama Kotaku," ucapnya.

Pada tahun ini, terang dia, pihaknya akan menyusun database penduduk miskin di wilayah Kota Pariaman. Untuk implementasi bantuan dari IDB  akan dilaksanakan pada tahun 2017 mendatang.

"Yang mana pada tahun lalu bernama 'Bantuan Langsung Masyarakat' untuk tahun depan akan berganti dengan BDI 'Bantuan Dana Investasi', sehingga masyarakat dapat mempergunakannya untuk peningkatan kualitas hidupnya,” terang Riki.

Hadir juga dalam kunjungan IDB ini, Kadis PU Kota Pariaman Asrizal, Kepala Bappeda Fadhli, dan Ketua BDC (Bisnis Development Centre) Kota Pariaman Das’ari.

TIM

Pemko Pariaman Siagakan 70 Personel Medis di TdS 2016

Written By oyong liza on Saturday, 23 July 2016 | 21:28




Pemko Pariaman akan siagakan 70 personel tenaga medis pada iven internasional Tour de Singkarak (TdS) yang akan digelar pada bulan Agustus 2016 mendatang.

"Kita akan turunkan personel maksimal guna sukseskan TdS. Personel diantaranya dokter, para medis dan tenaga medis," kata Kepala Dinas Kesehatan, Bakhtiar, di Pariaman, Sabtu (23/7).

Disamping itu pihaknya juga mensiagakan sebanyak 14 unit mobil puskesmas keliling dengan lima tenaga kesehatan dan alat kesehatan di dalam mobil tersebut.

Dia menambahkan, meski pihak panitia juga memiliki tenaga medis khusus pihaknya akan mewaspadai hal-hal yang terjadi di luar dugaan seperti insiden pada masyarakat yang menyaksikan.

"Jika terjadi insiden seperti masyarakat yang menyaksikan mengalami pingsan, atau kecelakaan di sekitar rute TdS para personel sudah siap untuk membantu. Kita juga koordinasi dengan RSUD Pariaman," ungkap dia.


Sebelumnya Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mengatakan penyelenggaraan TdS 2016 di Kota Pariaman mendapatkan jatah finish pada etape lima dengan jarak tempuh 152,6 kilometer.

Etape lima yang dilaksanakan pada 10 Agustus tersebut dimulai di Pantai Carocok Kabupaten Pesisir Selatan dan finish di Pantai Gandoriah Pariaman.

"Selain  lokasi finish, Kota Pariaman juga akan dilalui oleh para pebalap pada etape IV yang dimulai dari Kota Padang Panjang menuju Kabupaten Agam," kata Mukhlis.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu