Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :

Berita Terpopuler

Redaksi

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Mukhlis Sambut TSR Sumbar di Mesjid Istiqomah Adam Sorin, Jalan Baru

Written By oyong liza on Selasa, 30 Juni 2015 | 19.34




Mesjid Istiqamah Adam Sorin di Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Pariaman Tengah dikunjungi rombongan Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Kadis Peternakan Provinsi Sumbar, Rinaldi beserta 9 Kepala Instansi dan civitas pendidikan, Senin (29/6/2015).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Kapolres Pariaman AKBP Riko Junaldi, Kapolsek Pariaman Kompol Masri, Danramil 0308 Syamki Siswanto, para Kepala SKPD, Kabag dan Camat Pariaman Tengah Alfian Harun serta masyarakat yang hadir.

Rinaldi pada kesempatan itu mengungkapkan krisis yang akan dihadapi manusia saat ini adalah krisis energi dan krisis pangan. Hal itu kata dia disebabkan karena bumi kita semenjak Nabi Adam sampai saat sekarang ini telah semakin tua. Dengan keserakahan manusia dan pertambahan penduduk dunia maka akan tiba masanya manusia mengalami kelangkaan energi dan kelangkaan pangan. Untuk dapat bertahan dari hal tersebut, katanya, kita harus dapat memanfaatkan sumber daya yang ada serta memanfaatkan ilmu dan tekhnologi demi mengatasi ancaman krisis tersebut.

Masih kata dia, kunjungan TSR Provinsi Sumbar bertujuan menjalin silaturahim antara pemerintah provinsi dengan kota dan kabupaten yang ada di Sumbar.

"Hal ini juga bermaksud untuk meramaikan mesjid dan mushalla yang ada, sehingga akan terwujud masyarakat yang madani di kota dan kabupaten yang dikunjungi,“ ucap Rinaldi.
 

TSR Provinsi Sumbar juga memberikan bantuan buat mesjid Istiqamah Adam Sorin berupa uang Rp20 Juta ditambah 40 Alqur’an dan 25 buku yang diterima oleh pengurus mesjid Erman Taher disaksikan oleh Walikota Pariaman.

Disaat serupa, Mukhlis Rahman menyambut baik TSR Provinsi Sumbar yang menjadikan Kota Pariaman sebagai salah satu kota tujuannya. Diharapkan dengan kunjungan tersebut dapat semakin meningkatkan hubungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan masyarakat yang ada di kota dan kabupaten yang dikunjungi. Serta menjelaskan program-program provinsi sekaligus menjemput aspirasi langsung dari masyarakat.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmah dan ampunan. Karena itu hendaknya kita dapat memperbanyak amal kebaikan untuk bekal di hari akhir nanti. Hendaknya kita selalu merasa bersyukur akan nikmat yang kita terima serta menjaga hubungan hablum minallah dan hablum minan nas,“ kata Mukhlis.

Diakhir acara ditutup dengan ceramah yang disampaikan oleh ustad Mukhlis Bahar dengan tema intisari ramadhan adalah bulan latihan untuk dapat menahan diri dari hal yang halal.

"Dengan dapat menahan diri dari yang halal maka kita tidak akan melakukan perbuatan yang haram. Berpuasa itu dapat menjadikan kita sehat. Menyehatkan dari segi jasmani, rohani dan sosial," jelasnya.

Lanefi Ingatkan ADD Desa dari APBN Jangan Sampai Disalahgunakan





Kepala Desa terpilih pada pemilihan kepala desa (Pilkades) Cubadak Air periode masa bakti 2015-2021, Abdul Hamid, diambil sumpahnya dan dilantik oleh Camat Pariaman Utara, Yakirman. Pelantikan dilaksanakan di halaman Mesjid Raya Al-Abrar, Cubadak Air, Pariaman Utara. Senin, (29/6)

Abdul Hamid terpilih menggantikan kepala desa yang lama Sudirman Wahid setelah pesta politik tingat desa Cubadak Air pada tanggal 24 Mei. Dia menang dari dua calon kepala desa saingannya.


Pada kesempatan itu Yakirman mengatakan, sebagai kepala desa yang diberikan amanat oleh masyarakat, jabatan tersebut harus diemban dengan sebaik mungkin.

“Bukan berarti jabatan yang disandang memberikan keuntungan pribadi tetapi ini merupakan amanah masyarakat yang akan di pertanggung jawabkan di kemudian hari,” ujar Yakirman.

Kata dia, kepala desa yang baru dilantik untuk bersikap bijak dalam melayani masyarakat, tidak ada pandang bulu dalam melayanai masyarakat apalagi membeda-bedakan status sosial dalam memberikan pelayanan.

“Dan yang utama kepala desa bukan untuk dilayani tetapi harus melayani,” tegas Yakirman.

Sementara itu Walikota Pariaman yang diwakili oleh Kepala BPMD Kota Pariaman, Lanefi, dalam sambutannya mengatakan, sebagai kepala desa ada dua tugas pokok yang harus dijalankan kepala desa terpilih. Yaitu mengatur dan mengurus masyarakat dan pemerintahan desa.

"Untuk mensukseskan pemerintahan koordinasikan semua pihak baik itu BPD maupun lembaga yang ada di desa untuk bahu-membahu memikirkan kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Dikatakannya Lanefi, kedepan tanggung jawab kepala desa akan semakin berat. Kepala desa dituntut harus inovatif serta memiliki wawasan yang luas tentang tata pengelolaan pemerintahan desa.

“Lakukan implementasi nyata dalam pemerintahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terang Lanefi.

Dan yang tak kalah beratnya, lanjut Lanefi, adalah adanya program yang bersumber dari APBN tentang pemberian dana ADD Desa.

"Kepala desa dituntut harus cermat dalam mengelola anggaran ini, program ini menjadi sorotan. Jangan sampai lalai dalam pemanfaatanya sehingga bermasalah di kemudian hari," tegas Lanefi.


Rza

Dalam Rangka KKN-PPM, Mukhlis Terima 186 Mahasiswa UNAND




186 mahasiswa (64 putra dan 122 putri) dari 15 Fakultas di Universitas Andalas (UNAND), diserah terimakan kepada Pemerintah Kota Pariaman dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2015 di Aula Balaikota Pariaman, Senin (29/6).

Mahasiswa tersebut nantinya ditempatkan di 5 desa di 3 kecamatan yang ada di Kota Pariaman. Dengan perincian 42 orang di Desa Sikapak Barat, 23 orang di Desa Tungkal Utara, 40 orang di Desa Padang Cakua, 41 orang di Desa Marunggi dan 40 orang di Desa Air Santok.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman pada kesempatan itu mengatakan bahwa Kota Pariaman saat ini sedang giat-giatnya membangun. Baik bidang pariwisatanya maupun sarana dan prasarana.

"Saat ini telah ada akomodasi murah yaitu kereta api yang telah beroperasi sebanyak 4 trip dari Padang ke Pariaman. Berbahagialah mereka yang mendapat tugas KKN-PPM di Kota Pariaman karena jarak yang dekat dan setiap desa yang ada di Kota Pariaman telah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat," ujarnya.

Kemudian, Mukhlis memberi nasehat jangan menjadikan KKN-PPM sebagai beban atau syarat untuk lulus. Tetapi jadikanlah KKN-PPM sebagai pengalaman dalam berinteraksi dengan masyarakat serta bagaimana mengatasi problematika yang ada di tengah masyarakat sebagai tuntutan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN-PPM. 

"Dengan menciptakan mobilisasi massa yang datang ke Kota Pariaman akan menimbulkan multiplayer effeck terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di Kota Pariaman,“ katanya lagi.

Sementara itu Badan Pelaksana KKN-PPM Universitas Andalas Padang Prof. Dr. Ir. Khasrat, M.Si mengatakan bahwa program KKN-PPM UNAND yang di sebar ke seluruh Indonesia merupakan pelopor untuk pelaksanaan KKN-PPM di Sumatera Barat.

"Ini dilakukan agar mahasiswa dapat belajar dan berinteraksi dengan masyarakat serta dapat menjadi motivator serta konsolidator terhadap pengayoman masyarakat," katanya.

Khasrat juga menghimbau agar mahasiswa yang ikut KKN-PPM supaya dapat menjaga perilaku selama di tempat KKN-PPM nanti. Program KKN-PPM tersebut akan berlangsung selam 40 hari, dari tanggal 29 Juni hingga 13 Agustus mendatang.


J/OLP

Nasehat Mukhlis Pada Kades: Jangan Ketika Pendataan Terima Bantuan Banyak Orang Mengaku Miskin




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menuturkan bahwa pelantikan kepala desa yang dilakukan oleh camat akan menciptakan hubungan yang langsung  antara kepala desa dan camat sebagai atasannya. Hal itu dikatakan Mukhlis saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa Toboh Palabah, Kecamatan Pariaman Selatan, periode 2015-2021, di Lapangan Toboh Palabah, Senin (29/6).

Mukhlis juga berpesan agar kepala desa baru dapat menciptakan data statistik akurat dan akuntabel sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.

"Jangan sampai ketika ada pendataan orang miskin banyak masyarakat yang mengaku miskin demi mendapatkan bantuan," ujar Mukhlis.

Menurutnya kepala desa harus bisa menjadi satu kesatuan dengan sekretaris desanya. Baik dalam rangka peningkatan administrasi dan pembangunan di desa maupun mengelola keuangan desa dengan baik dan terperinci.

Disaat yang sama Camat Pariaman Selatan, Basri Malik pada kesempatan itu mengatakan keberhasilan seorang pemimpin berdasarkan manajemen yang terpadu dan terstruktur.

"Serta menjalankan peraturan desa sesuai dengan undang-undang dan peraturan pemerintah yang telah dicetuskan," ucapnya.

Kata dia, kepala desa mesti bisa melakukan konsolidasi dengan perangkat desa demi meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan desa. Disamping itu merangkul semua elemen masyarakat agar bersama dengan pemerintah mendukung program-program yang akan atau telah dibuat oleh pemerintah baik di tingkat Kota Pariaman maupun sekala nasional.

Pengambilan sumpah jabatan Kepala Desa Toboh Palabah periode 2015-2021 dari Joni Efendi kepada Sudirman Harun. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Anggota DPRD Dapil II Reza Syaputra, Danramil Kapten Syamki Siswanto, Kapolsek yang diwakili oleh Lettu Syufri Adam, Kadis BPMD Lanefi, para Kepala SKPD, para Kabag, para Camat dan Kepala Desa se Pariaman Selatan serta anggota BPD desa toboh palabah dan masyarakat sekitar.


J/OLP

300 Mahasiswa dari 15 Fakultas UNAND KKN di Padangpariaman




Profesor Dr. Ir. Isril Berd, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UNAND, mewakili Rektor melepas dan menyerahkan  ± 300 orang mahasiswa dari 15 fakultas dan 47 program studi.

Mahsiswa KKN tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman Jonpriadi, di Hal IKK Parit Malintang, Senin (29/06) didampingi Asisten ADM Ekbang Kesra Ali Amran, Kepala BPM, serta seluruh Camat dan Walinagari se Padangpariaman.

Pada kesempatan itu Jonpriadi menyampaikan terimakasih kepada pihak UNAND yang telah menunjuk Kabupaten Padangpariaman sebagai salah satu kabupaten sasaran KKN Universitas Andalas tahun ini.

“Selamat datang adik adik mahasiswa KKN UNAND tahun 2015. Kita sambut dengan senang hati dan tangan terbuka semoga adik adik semua mendapatkan kenangan indah dan pengalaman berharga di Kabupaten Padangpariaman yang kita cintai ini,” Kata Jonpriadi.

Dia menuturkan, keberadaan mahasiswa sebagai kaum intelektual memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pemkab dalam hal ini, kata dia, sangat mendukung adanya praktek lapangan mahasiswa yang berinteraksi dengan masyarakat. Banyak kegiatan dengan semangat mengutamakan kearifan lokal seperti gotong royong, membangun karakter, olahraga, keagamaan dan lain sebagainya.

"Kami berharap agar kehadiran adik adik di Padangpariaman ini menjadi motivator dan memberikan angin segar bagi masayarakat di tempat adik adik KKN selanjutnya,"  ujar Jonpriadi yang juga alumni Fakultas Ekonomi  Universitas Andalas ini.

Sementera itu Prof Dr. Isril Berd selaku Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan untuk KKN wilayah Padang Pariaman menyampaikan selama kurang lebih 6 semester menimba ilmu di bangku kuliah saatnya mengantarkan mahasiswa menerapkan ilmu yang mereka dapatkan di lapangan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

“Kami hantar dan kami titipkan kepada Bapak Bupati untuk bisa berbaur dengan masyarakata Padangpariaman. Tahun ini kita akan mengantarkan mereka ke 8 kecamatan dan 9 Nagari dengan jumlah total sebanyak 300 orang. Mereka akan berbaur selama ± 40 hari  dari tanggal 29 juni s/d 13 Agustus 2015,“ kata putra Piaman asli ini.

"Kami berharap kepada adik adik bisa bersinergi dengan masayarakat dan menjadi motivator, inisiator di tengah masayrakat," pungkasnya.


HS/OLP

Sang Keledai Bodoh

Written By oyong liza on Senin, 29 Juni 2015 | 09.54



Setiap melakukan sesuatu lakukanlah dengan tekun dan sepenuh hati kata orang bijak. Orang bijak tidak akan berani berkata demikian jika dia tidak seumpama contoh dalam setiap kalimat yang dia utarakan. Orang tekun lagi sabar lambat laun sampai jua ke tujuannya. Kadang kemampuannya hanya alakadar saja. Tapi dengan rajin dan terus berupaya menimba ilmu, pengalaman-pengalamanlah yang menjadi guru paling berharga bagi dia.

Saya teringat masa sekolah dulu pada teman seangkatan. Setahun umur dia diatas saya. Dia menamatkan sekolah dasar sembilan tahun. Saat saya sudah duduk dibangku kelas dua SMP dia baru kelas enam SD. Bulu kakinya sudah melebat. Tidak malu dia. Jakunnya tumbuh pula. Tidak pernah dia tempo sekolah kalau tidak ada alasan yang jelas semisal sakit atau berhalangan berat. Otaknya memang beku. Dia berhitung sangat lambat. Dia bahan cemoohan teman-temannya. Dia dipandang sebelah mata. Dia dianggap keledai bodoh. Raport yang dia terima pedih mata melihat saking banyak merahnya.

Teman saya tersebut selain bodoh di sekolah juga tidak pandai mengaji. Di saat bacaan saya sudah Alqur'an besar, dia baru belajar mengeja. Tiada oranglain sebodoh dia semasa itu di angkatan saya.

Saat dia SMA semua teman angkatannya sudah jauh berlalu. Ada yang bekerja adapula yang melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Sekali-kali saya bersua dengannya. Kala itu dia berkata tahun kelahirannya sudah dia undur dua tahun. Terlihat berbeda sekali dia dengan teman selokalnya saat itu ketika saya datangi rumah sekolahnya. Kumisnya sudah melebat. Jika tidak berseragam putih abu-abu dia pasti disangka guru.

Jika tadi saya bicara letak kurangnya, kini saya sebut pula kelebihannya. Otaknya memang beku itu sudah pasti. Saat diuji IQ-nya sangat rendah tapi tak sampai ke titik idiot. Kelebihan teman saya tersebut adalah dia sudah pandai mencari uang jauh hari. Saat SD dia berjualan sala udang dan sala lauak. Bukan dekat, tapi jalur sicincin-lubuk alung naik bus turun bus. Di hari tertentu dia berjualan hingga ke terminal Padangpanjang dan Solok. Saat itu dia sudah mampu mencari uang Rp10 ribu sehari bahkan lebih. Dia juga tulang punggung bagi keluarganya. Berjualan sala seperti demikian dia lakoni hingga mengantongi ijazah SMA.

Mengajipun kini dia jauh lebih pintar. Dia tekun belajar meski daya tangkapnya minim sekali. Sekarang dia jangan ditanya. Dia sudah punya pabrik sepatu di Cibaduyut, Jawa Barat. Dia eksportir sekarang. Korea, Jepang, India, Taiwan, Singapura dan Malaysia jajahan sepatu buatannya. Sepatunya punya label terdaftar. Toko sepatunya juga menyebar di beberapa kota. Sekarang dia menjelma jadi milyarder. Dia tumpuan pencari kerja bagi pemuda di kampungnya. Karyawannya sudah ratusan. Dia sukses membuka lapangan pekerjaan.

Rajin memang betul pangkal pandai. Kesabaran dan ketekunan adalah kunci sukses tak terbantahkan. Orang seperti kawan saya tadi layak disebut orang tekun. Dia belajar dan terus belajar. Saat sudah sukses sekarang dia tidak berhenti mencari hal baru. Sepatu yang dia produksi selalu dia perbaharui model-modelnya sesuai trend dunia. Majalah-majalah mode luarnegeri sekarang bacaan wajibnya. Dia pandai pula berbahasa Inggris karena dia ikuti les reguler hingga privat.

Orang semacam demikian otak kanan dan otak kirinya rupanya berjalan seimbang. Pengalaman hidup  yang dia lalui menempa kepribadiannya. Dia tidak mudah diserang putus asa. Masalah dan rintangan sebesar apapun mampu dia lalui. Cobaan seberat apapun sanggup dia menanggungnya. Dengan tertatih-tatih dia hadang badai kehidupan bagai keledai pengangkut beban. Setapak demi setapak dia lewati cadas dan berlikunya jalan kehidupan. Dia yang dulu sering diejek teman-temannya sekarang dipuja-puja. Banyak pula kawan-kawannya yang dulunya cerdas di sekolah sekarang bekerja dengannya. Sang keledai itu telah mampu mendaki gunung dengan beban berat di punggungnya.

Catatan Oyong Liza Piliang

Telah Berbuat, Sidi Dahlan Yakin Masyarakat Padangpariaman Kembali Pilih Ali Mukhni

Written By oyong liza on Minggu, 28 Juni 2015 | 19.53



Tokoh perantau H. Sidi Dahlan mengajak masyarakat Padangpariaman agar memilih Bupati Ali Mukhni untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua. Ia juga mengajak para pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak tanggal 9 Desember mendatang.

Hal tersebut ia sampaikan usai sholat tarwih di Mesjid Raya Pauh Kambar, Rabu (24/6).  Ia melihat banyak perubahan dalam pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat baik di ranah maupun rantau.

“Telah banyak pembangunan yang kita rasakan selama periode Bupati Ali Mukhni. Banyak mega proyek nasional yang dibaok ke daerah awak,” kata pengusaha sukses asal Ulakan itu.

Dijelaskannya saat ini sedang dibangun sekolah pelayaran atau Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran yang termegah di Indonesia yang terletak di Kec. Ulakan Tapakis. Luas lahan 40 hektar dan biaya mencapai Rp1,5 Trilyun. Selanjutnya pembangunan asrama haji dan Islamic Center Terpadu di Nagari Sungai Buluh Kec. Batang Anai. Dan yang tak kalah penting adanya mega proyek Irigasi Anai II yang mengairi sawah masyarakat seluas 7 ribu hektar juga dirasakan masyarakat Kec. Nan Sabaris. Dan masih banyak lagi pembanguna yang dilakukan oleh Bupati Ali Mukhni yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, terangnya.


“Insya Allah Pak Bupati, Masyarakat Nan Sabaris, Batang Anai dan Ulakan Tapakis akan memilih Bapak pada tanggal 9 Desember mendatang. Kita ingin semua pembangunan mega proyek tersebut berkelanjutan. Jika telah selesai, yang menikmati adalah anak kemenakan kita juga,” kata Pembina Yayasan MAS Persada itu.

Pada kesempatan tersebut masyarakat juga badoncek untuk kelanjutan pembangunan mesjid yang berdisain megah sepeti Mesjid Nabawi tersebut. Masyarakat juga meminta Bupati Ali Mukhni sato sakaki untuk bersama-sama menyumbang agar mesjid bisa segera selesai dan digunakan oleh masyarakat.

Merespon keinginan masyarakat tersebut, spontan saja Bupati Ali Mukhni juga menyumbang 10 kotak granit untuk pembangunan lantai mesjid yang sedang terbengkalai.

“Kami sekeluarga ikhlas karena Allah SWT menyumbang 10 kotak granit lantai untuk mesjid kebanggaan kita ini,” kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.


HA/OLP

Ali Mukhni: Gunjing, Fitnah Biarlah Jadi Dosanya. Jangan Ikut Berdosa atas Dosa Oranglain




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan bulan ramadhan melatih diri kita untuk selalu berhati-hati dalam setiap perbuatan, terutama melakukan perbuatan yang mengandung dosa. Pada bulan ramadhan, katanya tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan segala yang dapat membatalkan puasa, juga segala yang dapat merusak ibadah  puasa terutama hal-hal yang dapat menimbulkan dosa.

Hal tersebut ia sampaikan pada safari ramadhan di Mushalla Kampung Jambak, Nagari Sunur, Rabu (24/6). Ratusan jamaah mesjid terlihat antusias menerima kedatangan orang nomor satu di Padangpariaman itu.

"Pada bulan suci ini umat muslim dilatih dari perbuatan yang dapat menimbulkan dosa seperti bergunjing, berkata kotor, memandang yang dapat menimbulkan dosa, dan lain sebagainya," kata Bupati yang dijuluki Ustad oleh Gubernur Sumbar itu.

Ditambahkannya bahwa bulan ramadhan melatih diri untuk selalu tabah dalam berbagai halangan dan rintangan. Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, ungkapnya, kita dibiasakan menahan yang tidak baik dilakukan yang bisa merusak pahala puasa. Misalnya marah-marah, berburuk sangka, dan dianjurkan sifat sabar atas segala perbuatan orang lain kepada kita. Misalkan ada orang yang menggunjingkan kita, atau mungkin meruncing pada fitnah, tetapi kita tetap sabar karena kita dalam keadaan puasa.

"Masalah orang menggunjing, memfitnah, biarlah itu jadi dosa-dosanya, janganlah kita ikut berdosa dengan dosa orang lain," kata Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran itu.

Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni menyumbang untuk pembangunan mesjid sebesar satu juta rupiah ditambah dengan sejumlah Al Quran beserta tafsirnya. Selain itu atas permintaan masyarakat, Ali Mukhni juga membantu lampu penerangan jalan sebanyak 15 buah.  


HA/OLP

Cuaca Panas Menyengat Ali Mukhni Minta Warga Waspada Gelombang Panas El Nino

Bupati Ali Mukhni berfoto bersama dengan Ikatan Sarjana Olahraga dan Guru PAUD di Pendopo beberapa waktu lalu



Bupati Ali Mukhni meminta masyakat Padangpariaman waspada dengan fenomena terjadinya gelombang panas El Nino yang melanda di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Cuaca panas tersebut juga mengakibatkan kekeringan di areal pertanian dan pemukiman sehingga sulit mendapatkan air bersih.


“Kita sama-sama merasakan cuaca panas beberapa hari terakhir. Gelombang panas El Nino juga menyebabkan kematian di Pakistan dan negara lainnya. Beberapa daerah telah terjadi kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih,” kata Bupati Ali Mukhni di Pendopo, Minggu (27/6).


Ali Mukhni juga meminta seluruh masyarakat agar mewaspadai terjadinya bencana kebakaran. Ia beralasan kondisi cuaca yang panas seperti saat ini, sangat mudah memicu kebakaran baik melalui arus pendek maupun aspek lainnya.


“Kemarin saya juga ditelpon Bapak Azwar Anas dan Bapak Gubernur agar mengingatkan masyarakat untuk sama-sama waspada adanya kebakaran baik di rumah-rumah, pasar maupun hutan,” kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.


Ditambahkannya seiring cuaca panas saat menjalani ibadah puasa, Ali Mukhni meminta agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah. Panas yang menyengat bisa mengakibatkan dehidrasi dan kekebalan tubuh akan berkurang.


“Kepada masyarakat kita juga himbau untuk utamakan berakifitas di dalam rumah saja karena cuaca panas ini bisa mengakibatkan dehidrasi bagi kita yang menjalankan puasa,” kata Bupati Ali Mukhni.


HA/OLP

Mukhlis Sambut Kunjungan TSR Sumbar di Masjid Al Furqan Rawang

Written By oyong liza on Sabtu, 27 Juni 2015 | 19.07




Tim Safari Ramadhan Sumbar yang diketuai Sekda Provinsi Sumbar Ali Asmar mengunjungi Masjid Al Furqan, Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (26/06).

Kedatangan Rombongan Tim Safari Ramadhan ini disambut langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Sekdako Armen bersama pimpinan SKPD di Rumah Dinas Walikota Pariaman dengan mengadakan jamuan buka puasa bersama. Setelah itu para rombongan langsung menuju Masjid Al Furqan untuk Safari Ramadhan.

Pada kesempatan itu Mukhlis menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dari Pemprov. Sumbar yang telah mengagendakan Kota Pariaman sebagai salah satu daerah tujuan kegiatan safari ramadhan tahun ini.

Mukhlis menyebut di Kota Pariaman terdapat 250 Masjid dan Musholla yang menjadi sarana ibadah masyarakat. Menurutnya kegiatan Safari Ramadhan merupakan sarana untuk mendekatkan serta menciptakan komunikasi yang harmonis dan silaturrahmi antara  pemerintah dan masyarakat.

"Ini sungguh momen indah bagi kita semua, semoga di bulan Ramadhan ini kita semua mendapat berkah dan menjadi nilai ibadah dalam memperbaiki akhlak,“ ujar Mukhlis.

Disaat yang sama Ali Asmar menuturkan dalam melayani masyarakat seperti dibidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta bangunan lainnya, Pemerintah Propinsi Sumbar terus berupaya melakukan yang terbaik secara maksimal demi kesejahteraan masyarakatnya.
"Oleh karenanya upaya demi upaya terus ditingkatkan agar masyarakat dapat mencapai hidup yang sejahtera," kata dia.

Ali Asmar juga menghimbau kepada masyarakat Kota Pariaman untuk selalu menjaga keamanan, kenyamanan dan kestabilan dikarenakan dalam beberapa bulan ke depan akan melaksanakan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.

Diakhir kunjungan, Tim memberikan bantuan senilai 20 juta rupiah, 25 Al Quran dan 15 Tafsir Quran yang diterima langsung Ketua Pengurus Masjid Al Furqan Syahrizal.


Phaik/OLP

Topik Terhangat

postingan terdahulu