Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :

Berita Terpopuler

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Ide Program Revitalisasi Kereta Api Pariaman Oleh Mukhlis Genius, Disambut Antusias Dirjen KA

Written By oyong liza on Sabtu, 30 Agustus 2014 | 09.04

              Dirjen Kereta Api Kementrian Perhubungan RI Hermanto Dwiatmoko


Kereta api adalah moda transportasi sangat vital dalam pengembangan pariwisata di Sumatera barat, terutama untuk Kota Pariaman. Karena dengan pengintegrasian kereta api dengan fasilitas dan objek kunjungan wisata di Pariaman akan mampu mendongrak kinerja pariwisata itu sendiri. Demikian disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman Dr. Genius Umar, dalam pertemuan dengan Direktur Jenderal Kereta Api Kementrian perhubungan RI Hermanto Dwiatmoko di ruang VIP Bandara Internasional Minang Kabau (28/8).

Dalam kesempatan itu, Genius menyampaikan program pemerintah daerah untuk merevitalisasi kereta api di Pariaman. Genius menyebut, ada 3 (tiga) stasiun yang diusulkan Pemko Pariaman untuk direvitalisasi yakni stasiun Kurai Taji, Stasiun Pariaman dan Stasiun Naras. Kemudian, imbuh Genius, dia juga mengusulkan agar Kementrian Perhubungan dalam hal ini Dirjen Kereta Api segera memperbaiki jalur mati kereta api dari Pariaman ke Naras agar nantinya kereta api melewati sebagaimana dahulu.

"Kalau ini terjadi, maka akan terjadi peningkatan arus barang dan jasa di Pariaman sampai ke Naras, juga arus pariwisata yang ada di Naras. Ditambah lagi dengan rencana pembuatan lori pariwisata dari stasiun Pariaman ke Naras sebagaimana MoU yang sudah kita tanda tangani bersama," sebut Genius serius.

Usulan revitalisasi kereta api tersebut, kata Genius, disambut baik oleh Dirjen Kereta Api Hermanto Dwiatmoko dan beliau meminta agar segera mengajukan proposal usulan ke Dirjen Kereta Api.

"Dirjen Kereta Api memang sekarang ini sedang mengembangkan program revitalisasi kereta api, namun program tersebut memerlukan kerjasama yang baik antara PT. KAI dengan pemerintah daerah setempat. Apalagi Sumatera Barat memilki sejarah yang panjang dengan kereta api yang dibuktikan dengan banyaknya jalur kereta zaman Belanda yang ada, antara lain di Kota Payakumbuh, Bukit Tinggi, Pariaman, Padang, Sawah luntu, Muaro Sijunjung," kata Hermanto.

Kalau semua jalur "kuno" tersebut dapat di aktifkan kembali, imbuh Hermanto, maka akan sangat membantu peningkatan perekonomian rakyat. Karena itu, kata dia, pemikiran dari Pemko Pariaman untuk merevitalisasi kereta api akan disambut baik apalagi mengintegrasikan dengan aktifitas Pariwisata.

"Karena itu akan sangat membantu kalau semua Kepala Daerah di Sumatera Barat duduk bersama untuk menyatukan langkah dalam program revitalisasi kereta Api di Sumatera Barat," pungkas Hermanto.

Tim

Kebut Padangpariaman Urutan Teratas Pertumbuhan Ekonomi, Direksi Bank Nagari Harap Masyarakat Dukung Ali Mukhni Lanjutkan Kepemimpinannya

Written By oyong liza on Jumat, 29 Agustus 2014 | 21.43

 Direksi Bank Nagari Amrel Amir menyerahkan bantuan pendidikan kepada Bupati Ali Mukhni beserta jajaran di Aula Kantor Bupati di Parit Malintang, Kamis (28/8).


Sebanyak 44 Mahasiswa asal Padang Pariaman mendapatkan bantuan pendidikan dari Bank Nagari melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Adapun beasiswa pendidikan berjumlah sebesar Rp.87.500.000,-

Bantuan pendidikan tersebut diserahkan langsung oleh Direksi Bank Nagari Amrel Amir yang dihadiri Bupati Ali Mukhni di Aula Kantor Bupati di Parit Malintang, Kamis (28/8). Bantuan pendidikan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa untuk meringankan biaya pendidikan.

Amrel Amir menyebutkan bahwa beasiswa pendidikan ini bersumber dari hasil laba dana pemda yang simpan di Bank Nagari. Atas kesepakatan dengan Pemda Padangpariaman maka deviden tersebut disalurkan kepada mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan.

"Alhamdulillah, hari ini (28/8), atas kesepakatan dengan Bupati Ali Mukhni, telah kita salurkan bantuan pendidikan kepada 44 orang mahasiswa asal Padang Pariaman. Bantuan pendidikan bersumber dana pemkab yang disimpan di Bank Nagari dan devidennya kami kembalikan lagi ke daerah," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Amrel juga mengapresiasi Bupati Ali Mukhni atas jembatan hati yang telah lama terjalin. Atas dukungan Pemerintah Daerah, Bank Nagari mengalami perkembangan yg sangat pesat. Hal tersebut karena banyaknya pembangunan infrastruktur dan investasi berskala nasional dan internasional dengan dana trilyunan rupiah yang mengalir ke Padangpariaman. Dampaknya menjadikan padangpariaman sebagai kabupaten pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumbar. Atas prestasi itu maka sudah sepantasnya masyarakat meminta Bupati Ali Mukhni melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua, imbuh Amrel.

"Atas nama Direksi Bank Nagari, kami ucapkan terima kasih atas terjalinnya jembatan hati yang sangat baik dengan Bupati Ali Mukhni sehingga Bank Nagari mengalami perkembangan yang pesat di Padangpariaman. Saya berharap hubungan ini terus berlanjut dimasa yang akan datang," tukuknya.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa Bank Nagari merupakan bank milik masayarat sumatera barat di ranah maupun yang di rantau, maka sudah sepantasnyalah masyarakat untuk membesarkan Bank Nagari.

Adapun program bantuan pendidikan Bank Nagari ini, kata Ali Mukhni, setiap tahun disalurkan kepada mahasiswa dengan tujuan agar tidak ada lagi mahasiswa yang tidak kuliah karena alasan biaya. Selain dana CSR Bank Nagari, sebut bupati, juga bekerja sama dengan BAZ untuk menbantu mahasiswa yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.

"Insyallah Pemda Padangpariaman selalu mensupport bank nagari dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan pembangunan. Bantuan pendidikan sangat berarti bagi anak-anak kami mahasiswa asal Padangpariaman. Kepada anak-anakku mahasiswa, mari bersyukur atas nikmat Allah SWT dan gunakan dengan sebaik-baiknya," pungkas Ali Mukhni yang juga seorang pendidik ini.


HA

Usai Kunker ke Cimahi, Bagian Humas Padangpariaman Segera Aplikasikan Sistem PESDUK

 Rombongan study PESDUK Pemkab Padangpariaman menerima ekspos dari Tim TI Kota Cimahi di Ruang Rapat Setda Kota Cimahi, Rabu (27/8).


Penerapan e-Government dalam pelayanan publik menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Kali ini, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Cimahi akan membuat Sistim Informasi Pesan Singkat Penduduk (PESDUK). Kota Cimahi juga dikenal sebagai Kota Teknologi Informasi di Indonesia.



Tim Pemkab Padangpariaman tersebut diterima langsung oleh Asisten Administasi Umum setempat  Sri Nurul Handayani dan Kepala Kantor Arsip Perpustakaan dan Pengelolaan Data Elektronik Chanifah Listyarini di Ruang Rapat Setda Kota Cimahi, Rabu (27/8).


Ketua Tim Study PESDUK Netti Warni menyerahkan cendramata ADAM Coklat kepada Asisten Administrasi Umum Sri Nurul di di Ruang Rapat Setda Kota Cimahi, Rabu (27/8).

Dalam sambutannya, Asisten Administasi Umum Sri Nurul Handayani menjelaskan PESDUK merupakan aplikasi dalam menampung aspirasi masyarakat melalui short massage service (SMS) tanpa dikenakan biaya. Jadi masyarakat menyalurkan pendapat, laporan, keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Pertanyaan melalui SMS tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh pejabat terkait dan selalu dimonitor oleh walikota. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah komitmen dari seluruh penyelenggara pemerintahan baik pejabat struktural maupun fungsional. Karena tanpa komitmen, PESDUK tak ada apa-apanya, sebutnya.



Asisten Adm Umum Netti Warni, Kabag PDE Rudi Rilis, Kabag Keuangan Eli Marni, Kabag Humas Hendra Aswara beserta staf di Kantor Wali Kota Cimahi, Rabu (27/8).
 
"PESDUK lahir untuk menampung aspirasi masyarakat melalui short massage service (SMS) tanpa dikenakan biaya. Jadi masyarakat menyalurkan pendapat, laporan, keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi. Pertanyaan masyarakat tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh pejabat terkait, kalau tidak akan ditegur oleh walikota," jelas Sri.

Konsekuensi penerapan PESDUK ini maka admin pengelola bekerja 24 jam. Jadi perlu persiapan sumber daya aparatur, nomor telepon yang mudah diingat, biaya pulsa dan tim koordinasi dengan muspida serta lintas sektoral. PESDUK dibagi dalam kategori saran, pertanyaan, keluhan, dukungan dan laporan.

Adapun masalah yang sering ditanyakan masyarakat adalah masalah pembuatan e-KTP, jalan rusak, transportasi, kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya. Sms yang masuk ke PESDUK nantinya juga terkirim kepada Walikota, Wakil Walikota, Sekda dan Asisten secara otomatis dan utuh.

"Masalah yang sering ditanyakan masyarakat adalah masalah pembuatan e-KTP, jalan rusak, transportasi, kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya. Jadi PESDUK menjadi media yang menyalurkan suara masyarakat yang mudah," imbuh Sri.

Sementara itu, Ketua Tim Netty Warni mengatakan bahwa Padangpariaman tertarik mengadopsi PESDUK yang telah diterapkan di Kota Cimahi sejak tahun 2009 yang lalu. Efektifnya PESDUK itu sangat menyentuh masyarakat dalam memberikan masukan dan saran kepada Pemerintah Daerah, begitu juga dengan instansi terkait bisa pro aktif dalam memberikan klarifikasi dan bila perlu langsung cek ke lapangan.

"Sesuai arahan Bapak Bupati, kita mengadopsi PESDUK yang pertama kali diluncurkan di Kota Cimahi. Hari ini kita sudah temui pejabat Pemko Cimahi dan Insya Allah segera ditindaklanjuti dengan MoU dalam waktu dekat," ucap Netti semangat.

Dijelaskan, PESDUK sangat relevan dalam keterbukaan informasi publik. Dengan keberadaan PESDUK nantinya sebagai bukti komitmen Pemkab Padang Pariaman melayani masyarakat seutuhnya.

"PESDUK sangat relevan dalam keterbukaan informasi publik saat ini. PESDUK nantinya dikelola dibawah kendali Bagian Humas dan disupport oleh Bagian Pengelolaan Data Elektronik. Salah satu tujuan penerapan PESDUK ini supaya aparatur cepat tanggap terhadap laporan atau keluhan masyarakat," imbuh Netti yang juga mantan Kadis Koperindag & ESDM.

Kabag PDE Rudi Rilis melaporkan bahwa study aplikasi PESDUK merupakan inovasi baru yang akan diterapkan di Padangpariaman dengan mengadopsi dari Kota Cimahi.

"Setelah meluncurkan Aplikasi SIMAYA yaitu pengelolaan surat dinas elektronik, kali ini kami ditugaskan Bapak Bupati untuk menerapkan PESDUK yang telah dirintis Kota Cimahi. Insya Allah, kami menerima masukan yang berharga dan segera di followup," kata Rudi Rilis yang tempo hari Juara 1 Diklat PIM Tingkat III di Pusdiklat Bukittinggi.

Rudi menambahkan, bahwa untuk lebih matangnya penerapan dan operasional PESDUK, maka akan ditugaskan satu orang staf untuk dimagangkan pada Kantor Arsip Perpustakaan dan Pengolahan Data Elektronik di Kota Cimahi.

Tim study PESDUK dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Netti Warni dengan anggota yaitu Kabag Pengelolaan Data Elektornik (PDE) Rudi Rilis, Kabag Humas Hendra Aswara, Kabag Keuangan Eli Marni, Kasubag Sistim Informasi Aplikasi Persandian Andri Satria Masri dan Kasubag Perencanaan keuangan Mardalena.


HA

Lensa Piaman: BBM Menyiksaku

Antrian pembeli BBM ketengan berjejer di salah satu SPBU di Kota Pariaman (28/8/2014). 

(Image by Tomi Datuak Tanbijo)

Lensa Piaman: Tidur di SPBU

Para supir truk tidur berbantal tangki penampungan BBM di salah satu SPBU di Pariaman..Kasihan mereka dari malam sampai siang antri dan tidur di SPBU untuk mendapatkan BBM (28/8/2014). 


(Image by Tomi Datuak Tanbijo)

Mukhlis: BBGRM Cara Menyatukan Masyarakat Dalam Membangun Daerah




Walikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka secara resmi acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XI dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 42 tingkat Kota Pariaman tahun 2014 di halaman kantor Camat Pariaman Timur, Selasa, (26/08/2014). Mukhlis mengatakan, implementasi pembangunan masyarakat bukan hanya masalah membangun kesejahteraan fisik semata, tetapi juga harus mengarah pada kesejahteraan jasmani dan rohani.

Kata dia, BBGRM merupakan salah satu cara untuk menyatukan masyarakat dalam membangun daerah. Sebutnya, kegiatan ini juga mesti merangkul kawula muda baik dari karang taruna, organisasi pemuda bahkan kalangan mahasiswa, sehingga kedepan betul betul tercipta kegotongroyongan di tengah masyarakat.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pariaman Ny. Reni Afdal MR menjelaskan, dengan dicangkanya Hari Kesatuan gerak PKK tahun 2014 kita perkuat ketahanan keluarga sebagai wujud persatuan dan kesatuan bangsa.


Ketua Pelaksana Lanefi juga menjelaskan pentingya BBGRM untuk kebersamaan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Selain dicanangkanya BBGRM dan HKG PKK tingkat Kota Pariaman, dalam kesempatan tersebut juga diadakan penyerahan hadiah bagi Kader PKK, desa dan Kecamatan yang mensukseskan program PKK di Kota Pariaman serta penyerahan hadiah.

Acara turut diramaikan oleh Ketua TP PKK Kota Pariaman, unsur Muspida, Kepala SKPD, Camat, Kepala desa/lurah se kota pariaman dan pengurus PKK baik di tingkat desa sampai kecamatan serta tokoh masyarakat Kota Pariaman.


Juned/OLP

Dermaga Kota Pariaman Senilai 30 Milyar Segera Dibangun




Jawaban atas proposal dari Pemko Pariaman ke pemerintah pusat, Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Herman Khairun bersama anggota Agung Jelantik, Rasyid Hidayat, Rahman Amin, Hermanto, Imran Tando, Peggy, Sri Hidayati, Dahrizal serta Dirjen Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Slamet Subidjato mengunjungi Kota Pariaman, meninjau lokasi alokasi dana untuk pembangunan dermaga kelautan, di Muaro Pariaman, Kamis, (28/08/2014).

Selain itu, rombongan anggota DPR-RI juga mengunjungi Kawasan Konservasi Penyu Kota Pariaman, sekaligus melepas Tukik (anak penyu) ke laut lepas. Wakil Walikota Genius Umar yang menemani rombongan mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan yang paling dinanti para nelayan selain akan dibangunnya dermaga.

Genius menyebut, ini adalah merupakan kesempatan yang berbahagia, karena selama ini para nelayan memimpikan sebuah dermaga komprehensih di Pariaman tempat labuhan bagi kapal-kapal mereka. Selama ini, kata Genius, kapal yang berlayar, tergantung dari pasang surutnya air laut untuk lepas dari mulut muara.

Selain itu, imbuhnya, dermaga di Kota Pariaman juga dibutuhkan untuk aktifitas pariwisata, seperti untuk sarana transportasi Kapal ke pulau-pulau yang ada di Kota Pariaman. Dikatakan, nelayan Pariaman adalah nelayan yang tangguh berterurun temurun.

Sementara itu, Herman Khairun mengapresiasi semangat Wakil Walikota Genius Umar memajukan wisata dan Perikanan di Kota Pariaman. Kata dia, meskipun PAD Kota Pariaman masih tergolong kecil, tapi semangat untuk memajukan Kota Pariaman sangat besar. Pembangunan dermaga ini rencanannya akan segera direalisasikan terealisasi pada Tahun 2015.

Dana yang akan di kucurkan untuk pembangunan dermaga perikanan/wisata ini adalah 30 Miliar Rupiah. Kesempatan itu juga dihadiri Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, Kepala DKP Pariaman YanriLeza, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Oktavianus. 


OLP/Nesya

Kabar Gembira! 2 Induk Rusa Tutul Melahirkan di Kebun Binatang Mini IKK Padangpariaman

Written By oyong liza on Kamis, 28 Agustus 2014 | 08.44

 Bupati Ali Mukhni memberi makan  rusa tutul dengan sebuah wortel di kebun binatang mini, halaman Kantor Bupati, parit malintang, selasa (26/8)


Kabar gembira datang dari kebun binatang mini yang terletak di kawasan Ibu Kota Kabupaten di Pasa Dama Parit Malintang. Dimana dua induk rusa tutul betina telah melahirkan masing-masing dua anak dalam kondisi sehat. Jadi jumlah rusa menjadi 18 ekor setelah sebelumnya hanya 14 ekor.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ali Mukhni ketika melihat langsung anak rusa tersebut di kandangnya, Selasa (26/8).

"Dengan pemeliharaan yang baik, minggu yang lalu telah lahir empat anak rusa dari dua induk rusa tutul dalam kondisi sehat. Anak rusa ini tentunya anugerah sebagai bukti bahwa rusa-rusa ini dipelihara dengan benar. Kami juga memberitahu kepada Pengelola Istana Bogor yang mempercayakan hibah rusa tersebut kepada Pemkab Padangpariaman," kata Ali Mukhni seraya memberi makanan kepada rusa-rusa itu.

Sebagaimana diketahui, rusa-rusa jenis tutul itu didatangkan dari Istana Bogor dengan gratis melalui persetujuan presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada awal bulan Juni yang lalu. Dikawasan sekitar dua hektar, rusa-rusa dilepas dan dibuatkan kandang sekaligus tempat makanan. Selain rusa juga dihuni berbagai jenis burung bekicau dan kolam ikan koi. Kebun binatang mini sebagai wisata alternatif masyarakat yang banyak dikunjungi masyarakat setiap harinya. Keberadaan kebun binatang mini juga memberi berkah bagi pedagang dan tumbuhnya ekonomi kreatif masyarakat sekitar.

"Kepada pengunjung dan masyarakat, mari kita jaga satwa yang berada di kawasan kantor bupati ini. Jaga kebersihan dan mematuhi peraturan selama berkunjung karena kebun binatang ini adalah kebanggaan kita semua," kata Bupati yang ikut membersihkan sampah di sekitar kebun binatang.


HA

Muslim Kasim: Pariwisata Sumatera Barat Berpotensi Menjadi Destinasi Nasional







Bali, 27 Agustus 2014. Sumatera Barat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar untuk dapat menjadi destinasi wisata nasional maupun internasional. Sumatera Barat memiliki Sumber daya Alam yang lengkap yang dapat dikembangkan menjadi wisata alam, kuliner, wisata pendidikan, eko wisata, wisata budaya dan lain-lainnya. Demikian dikatakan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. Muslim Kasim MM pada suatu diskusi di lokasi water sport Pantai Tanjung Benoa Bali siang tadi.

Ditambahkan oleh Wakil Walikota Pariaman Dr. Genius Umar yang juga ikut dalam kunjungan ke Bali tersebut yang sangat konsen dengan issue pariwisata ini bahwa Sumatera Barat memiliki hampir seluruh jenis pariwisata nasional dan dunia, mulai dari wisata gunung, danau, laut (diving, snorkeling, surfing) dan pesisir pantai, pulau-pulau, hutan, lembah/ngarai, sawah, budaya yang khas dan lain-lainnya. Semua potensi tersebut kalau dikelola dengan baik, maka akan menjadi kekuatan bagi Sumatera Barat untuk menjadi market leader dalam dunia wisata.

Setiap kabupaten kota seyogyanya mengembangkan kompetitif advantage (kekuatan) masing-masing dibidang pariwisata, misalnya Kota Pariaman dengan kekuatan wisata bidang kelauatan dan perikanan, bahari, water sport di laut. Kabupaten Agam, Kota Bukit tinggi mengembangkan wisata pegunungan, tanah datar dengan kekuatan lainnya. Dengan beragamnya potensi tersebut, maka peran pemerintah propinsi (baca: Gubernur) adalah mampu mengkoordinasikan setiap potensi wisata setiap daerah. 

Pemasaran wisata Sumatera Barat akan lebih baik jika menggunakan konsep single marketing system yang berarti untuk memasarkan pariwisata Sumatera Barat perlu dilakukan oleh pemerintah propinsi Sumatera Barat, supaya lebih terkoordinir dan destinasi bisa lebih beragam sehingga lama wisatawan tinggal akan lebih lama. Demikian imbuh wawako yang juga pakar analis kebijakan publik.

Selanjutnya Wagub yang juga mantan Kepala Dolog Bali ini menjelaskan bahwa kelebihan yang dimiliki oleh Bali adalah kemampuan mengemas produk wisata menjadi menarik bagi turis, kesiapan masyarakat Bali menjadi masyarakat pariwisata, keaktifan kalangan pengusaha pariwisata dan pengalaman menjadi daerah wisata. Masyarakat Bali sudah siap menjadi masyarakat wisata. Berbagai nilai posistif dari Bali ini perlu dikembangkan di Sumatera Barat yang secara alami sudah memiliki potensi yang besar.

Sumatera Barat akan mengembangkan water sport (wisata olah raga di air) khususnya di perairan kota Pariaman dan  Pulau Angso di depan Kota Pariaman. Sekarang sedang dalam proses investasi untuk mengembangkan parasailing (parasut yang ditarik dengan kapal speed boat) di Pulau angso Pariaman. Demikian imbuh Wakil Gubernur Sumatera Barat itu.

Jalan Lingkar Duku-Sicincin dan Stadion Utama Sumbar, Bukti Akselerasi Ali Mukhni Genjot Infrastruktur Padangpariaman

 Bupati Ali Mukhni dengan memakai sendal jepit meninjau lanjutan pembangunan jalan lingkar Duku-Sicincin bersama Kadis Pekerjaan Umum Zainir di Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Enam lingkung, Selasa (26/8).


Jalan lingkar Duku-Sicincin dijadwalkan telah dapat digunakan masyarakat pada lebaran tahun 2015 mendatang. Pembangunan jalan lingkar tersebut sebagai solusi untuk mengurai kemacetan di pasar Sicincin dan pasar Lubuk Alung di jalan lintas Padang-Bukittinggi.

Hal itu dikatakan Bupati Ali Mukhni saat meninjau lanjutan pembangunan jalan Duku-Sicincin bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Zainir di Kapalo Hilalang, Kec. 2x11 Enam lingkung, Selasa (26/8).

"Alhamdulillah, sekarang sedang dikerjakan empat buah jembatan yang menghubungkan jalan lingkar Duku-Sicincin yaitu jembatan Buayan, Koto Buruak, Pasie Laweh dan Kapalo Hilalang. Sesuai koordinasi dengan Pak Gubernur, Insya allah, lebaran tahun depan jalan lingkar Duku-Sicincin telah dapat digunakan," kata Bupati yang terkenal gigih itu.

Ditambahkannya, jalan lingkar Duku-Sicincin telah dirintis selama 13 tahun lalu sejak kepemimpinan mantan Gubernur Zainal Bakar saat itu. Namun, berbagai persoalan dan rintangan dihadapi terkait pembebasan tanah. Dengan pendekatan yang efektif dilakukan, maka baru terealiasi pada tahun 2014 ini. Jadi, telah tiga kepemimpinan Gubernur sumbar yang merintis sejak Zainal Bakar, Gamawan fauzi dan Irwan Prayitno.

Ali Mukhni mengatakan bahwa pembangunan jalan lingkar Duku-Sicincin sangat strategis untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Sumarea Barat. Dia beralasan dengan dibukanya jalan lingkar tersebut akan semakin banyak pembangunan infrastruktur bertaraf internasional.

Ia memaparkan bahwa saat ini telah dilakukan pembayaran tanah untuk stadion utama untuk persiapan Sumbar sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional tahun 2025 mendatang. Main stadion dengan luas 50 hektar tersebut diproyeksikan sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga terpadu terbaik di Indonesia. Selanjutnya, sedang dilakukan kajian teknis untuk pembangunan kampus Universitas Negeri Padang (UNP).

"Dengan banyak pembangunan infrastruktur diantaranya Main Stadion, Kampus UNP maka akan memacu tingkat pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Dampaknya Lubuk alung menjadi Kota satelit di Sumbar," kata Ali Mukhni optimis.

Ali Mukhni mengajak seluruh pihak baik ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, wali nagari, perantau dan pemuda untuk mendukung pembangunan yang menyangkut harkat hidup orang banyak itu. Ia mengingatkan bahwa motto dalam membangun Padangpariaman dengan kebersamaan.

"Saya apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras mendukung pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat karena saya hanyalah manusia yang lemah, tidak punya kekuatan apapun, hanya ridho Allah yang memudahkannya. Dan kita sepakat punya satu motto 'dengan kebersamaan kita bangun Padangpariaman'," ujar Bupati lulusan Harvard Kennedy School di Amerika Serikat.


HA

Topik Terhangat

postingan terdahulu