Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :
Custom Search

Berita Terpopuler

Redaksi

Pedoman Media Siber

Powered by Blogger.

Latest Post

Pemko Pariaman Terima Bantuan 50 Ekor Sapi Betina

Written By oyong liza on Tuesday, 24 May 2016 | 19:45




Pemko Pariaman terima bantuan 50 ekor sapi dari pemerintah pusat untuk tahun 2016. Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Kota Pariaman, Dewi Sastra, bantuan tersebut adalah program kesejahteraan yang akan diberikan kepada para kelompok tani.

Menurutnya, Selasa (24/5) di Pariaman, 50 ekor sapi bantuan tersebut adalah sapi betina yang nantinya untuk bibit bagi petani.

"Sapinya bukan sapi penggemukan tapi sapi pembibitan. Semuanya betina," ujar Dewi Sastra.

Persyaratan sebelum sapi diberikan kepada kelompok tani, ujar Dewi, terlebih dahulu kelompok tani harus mengajukan proposol ke pihaknya, setelah itu akan ditindaklanjuti layak tidak layaknya kelompok tersebut menerima sapi bantuan pembibitan oleh dinasnya.

Pihak pemerintah melalui dinas pertanian akan memantau dan memastikan keabsahan kelompok tani yang ajukan proposal sebelum seluruh sapi bantuan disalurkan kepada masyarakat.

"Penerima hanya kelompok tani aktif, bukan kelompok yang muncul pas lagi ada bantuan saja. Jika salah sasaran, bantuan akan sia-sia," tuntasnya.

Dia menegaskan pihaknya tidak akan memungut biaya apa pun dari kelompok tani untuk mendapatkan bantuan tersebut. Para calon penerima cukup mengajukan proposal dan syarat lainnya.

Terpisah, Endang (43) warga Pariaman Timur berharap penyaluran sapi bantuan harus terkontrol dan tidak ada permainan, baik oknum dinas maupun kelompok peternak.

"Jangan sampai bantuan untuk dibibitkan diperjual belikan. Pengontrolan harus berkala dan ada sanksinya," kata dia.

TIM

Jambore PKK Tingkat Kabupaten Padangpariaman Digelar Jelang Ramadhan di Kamumuan




Menjelang bulan suci Ramadhan, TP-PKK Padangpariaman akan menggelar Jambore PKK tingkat kabupaten.

Untuk mempersiapkan pelaksanaannya, Ketua TP-PKK Padangpariaman Rena Ali Mukhni menggelar rapat persiapan jambore, Senin (23/5) di Hall Saiyo Sakato, IKK Parit Malintang.

Rapat tersebut dihadiri oleh semua perwakilan SKPD dan jajaran pengurus PKK Padangpariaman. Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Rena pada pukul 14.00 WIB.

Rena menyampaikan beberapa harapan dalam persiapan kegiatan tersebut.

Dirinya berharap semua pihak dan panitia dapat mempersiapkan acara dengan baik.

"Mari berkoordinasi dan berkomunikasi agar pelaksanaan jambare dapat berjalan sukses," kata isteri Bupati Padangpariaman itu.

Kegiatan Jambore direncanakan pada tanggal 29 sampai dengan 31 Mei 2016 di Kamumuan, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.

Menurut Rena, Jambore tingkat kabupaten sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi Jambore PKK Provinsi Sumatera Barat.

Persiapan tersebut berupa penyampaian run-down kegiatan yang dijelaskan oleh sekretaris PKK yang terdiri dari berbagai jenis perlombagaan antar kecamatan, laporan perencanaan peserta serta kelengkapan yang dibutuhkan dalam acara jambore tersebut.

Perlombaan juga berorientasi pada kreatifitas kader PKK dalam memberdayakan masyarakat.

"Sehingga dengan kehadiran PKK tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat manfaatnya, dengan demikian PKK dapat dikatakan berhasil," kata Rena.

Pada akhir rapat, Rena menyampaiakan permohonan maafnya untuk tidak dapat menghadiri kegiatan jambore tersebut dari awal yaitu tanggal 29 dikarenakan ada tugas yang harus dilaksanakan terlebih dahulu.

"Jadikan kegiatan ini kegiatan milik kita semua sehingga bertanggung jawab penuh dengan suksesnya acara tersebut," pesannya.


Lucy, TKIP Ajudan Ketua TP-PKK
Editor OLP

Ali Mukhni Launching Dua Inovasi Teknologi Terkini Bidang Kepegawaian





Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Padangpariaman berkomitmen tingkatkan pelayanan yang efisien, transparan, tepat waktu, ramah dan menyenangkan melalui terobosan dan inovasi berbasiskan elektronik dan digital.

Bulan lalu, telah diluncurkan program pelayanan kepegawaian bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia (Persero) untuk mengantarkan dokumen kepegawaian ke SKPD dan kecamatan hingga sekolah.

“Bulan ini kita launching dua aplikasi sistim informasi pelayanan kepegawaian yaitu sistem informasi dan dokumen kepegawaian (SIDOP) dan sistim informasi monitoring dan evaluasi paska diklat (SIMONEVPASDIK). Saya kira inovasi ini merupakan yang pertama dilakukan di Sumatera Barat," kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni di Parit Malintang, Senin (23/5).

Kedua aplikasi tersebut disiapkan oleh dua orang pegawai BKD yang sedang mengikuti Diklat PIM III dan IV yaitu Eliza, Kepala Bidang Data/Pengembangan Pegawai dan Fitri Agustin Azhar, Kasubag Diklat Struktural.

Ia apresiasi penyelenggaraan pelayanan kepegawaian melalui proses-proses kerja yang efisien, menghindari proses yang berbelit-belit dan memakan tanpa alasan yang jelas. Pemanfaatan teknologi informasi berguna untuk mempermudah pekerjaan yang semakin komplek dan dituntut disajikan secara cepat, murah dan mudah diakses.

“BKD ujung tombak pelayanan 10 ribu pegawai, layani mereka dengan baik,  tidak boleh ada pungutan dalam bentuk apapun dalam melayani pegawai. Jika ada laporan oknum BKD yang menyimpang, langsung saya beri tindakan,” sebutnya.

Tantangan ke depan, kata orang nomor satu di Padangpariaman itu, pelayanan kepegawaian sistim jemput bola karena ada pegawai terutama guru-guru yang bertugas di pelosok nagari yang sulit  transportasi untuk datang berurusan ke BKD.

Sebab, ungkapnya, apabila guru tersebut meninggalkan sekolah untuk mengurus kepegawaiannya maka ada tiga risiko yang mungkin terjadi yaitu meninggalkan anak didik, risiko kecelakaan dan biaya yang dikeluarkan.

"Semoga akan lahir lagi inovasi-inivasi yang memudahkan dalam pelayanan kepegawaian," tuntasnya.


HA/OLP

Genius Masuk 5 Besar Calon Penerima Satya Lencana Wirakarya dan Bhakti Koperasi RI




Wakil Walikota Pariaman Genius Umar diusulkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat sebagai salah satu penerima penghargaan Satya Lencana Wirakarya dan Bhakti Koperasi.

Genius akan bersaing dengan empat orang tokoh lainnya yakini, Riza Falepi, Walikota Payakumbuh, Ali Yusuf, Walikota Sawahlunto, Kasman Kasmin, Ketua Dekopimda Kabupaten 50 Kota dan tokoh koperasi Rusdi Bais.

Dalam presentasenya di Balaikota Pariaman, Selasa (24/5), Genius mengatakan, peningkatan ekonomi kerakyatan merupakan soko guru bagi masyarakat itu sendiri dengan menghidupkan koperasi.

"Baik simpan pinjam , koperasi nelayan, koperasi petani maupun lainnya, secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Dirinya menyebut, capaian rapat akhir tahun (RAT) koperasi di Pariaman saat ini sudah mencapai 73 persen. Dinas terkait telah kucurkan dana Rp500 juta untuk 17 koperasi yang mengajukan bantuan.

Disamping itu, masih kata dia, saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT. Telkom dan BNI membuat kampung digital dan kampung UMKM.

"Kita juga buat gerai toko online. Saat ini kita telah memiliki 169 gerai toko online," terang dia.

Masih menurutnya, pihaknya juga telah teken MoU dengan Kementerian Keuangan RI untuk SIKP.

"SIKP, yaitu sistem terintegrasi dengan perbankan dalam hal peminjaman modal usaha, yang mana Kota Pariaman melalui Dinas Koperindag telah mendata 3.959 UMKM yang termasuk dalam SIKP ini," tuturnya.

Di lain pihak, Kepala Dinas Koperindag Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit mengatakan kepada tim penilai lapangan, bahwa sejak Genius Umar dilantik menjadi Wakil Walikota, dinasnya sudah diberi tugas untuk mendata seluruh koperasi yang ada di Kota Pariaman.

"Tahun 2014 kami mulai dengan pengidentifikasian koperasi yang ada dan di tahun 2015 kami sudah mengaktifkan kembali 7 koperasi yang hampir bubar," ungkapnya.



Dia menambahkan, di tahun 2014, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman berhasil terima Satya Lencana Wirakarya dan Bhakti Koperasi. 

"Untuk tahun 2016 sekarang yang diusulkan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar. Gelar ini hanya didapat untuk satu kali dalam seumur hidup," pungkasnya.
 

Tim penilai dari Kementerian Koperasi dan UMKM RI adalah Puput Perdana dan Muhammad Fikar, Sekretariat Negara RI melalui Kasubag Penganugerahan Gelar Tanda Kehormatan Sekretariat Militer RI, Cipto Hadi dan Agustristiyanti.

TIM

70 Orang Pengelola Pustaka Padangpariaman Ikuti Bintek

Written By oyong liza on Monday, 23 May 2016 | 19:20




Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Padangpariaman mengadakan kegiatan bimbingan teknis (Bintek) bagi pengelola perpustakaan sekolah, TBM, rumah ibadah dan nagari se Kab. Padangpariaman dari tanggal 23 s/d 24 Mei 2016 di Anai Resort, Malibou Anai.

Bintek diikuti 70 peserta dengan narasumber pustakawan UNP Padang, Januarsidi, Sekda Jonpriadi, Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumbar, Yuhermi dan Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Padangpariaman, Bahari.

Materi yang diberikan kepada peserta adalah bagaimana cara mengelola perpustakaan yang menarik untuk meningkatkan minat baca bagi siswa dan masyarakat.

Sekda Padangpariaman Jonpriadi, berharap, dengan adanya Bintek tersebut dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia petugas pengelola pustaka demi peningkatan kualitas pelayanan kepada pengunjung sehingga peminat pembaca bertambah, agar tujuan terciptanya masyarakat Padangpariaman yang cerdas dan berilmu pengetahuan akan diraih.

"Hal ini sejalan dengan pengalokasian dana ke nagari-nagari yang diberikan pemerintah pusat dalam rangka memberikan pelayanan pada masyarakat dan nantinya juga dapat dipergunakan untuk alokasi dana peningkatan pelayanan perpustakaan nagari," ujarnya.

Hutriyal Alwi, TKIP Kantor Perpustakaan dan Arsip
Editor OLP

15 Korban Pelecehan dan KDRT Dapat Pelatihan




Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Padangpariaman, Gusnawati, mewakili Bupati Padangpariaman membuka secara resmi pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi penyandang eks trauma melalui UPTD Loka Buna Karya (LBK).

Tujuan diklat tersebut, ujar Gusnawati, agar penyandang eks trauma tidak merasa rendah diri dan tetap melanjutkan hidup dengan bekal keterampilan agar bisa buka lapangan pekerjaan untuk ekonomi keluarga.

Kata dia, peserta diklat adalah eks trauma kasus pelecehan dan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berjumlah sebanyak 15 orang. Diklat yang dilaksanakan selama 20 hari itu (11 s/d 30 Mei) dengan menginapkan peserta agar materi yang diberikan narasumber berjalan efektif.

Kepala UPTD LBK Pariaman, Kartini, mengatakan, upaya penanganan yang dilakukan selama ini dirasa belum optimal, disebabkan oleh keterbatasan dana dan lain sebagainya.

Sebagai tindak lanjutnya, kata dia, Pemerintah Kab. Padangpariaman memberikan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat eks trauma yang secara psikologi dinyatakan sembuh.

"Dinas soaial dan tenaga kerja berupaya memulihkan percaya dirinya dengan memberikan keterampilan seperti menjahit baju guna menambah ekonomi keluarga," katanya menjelaskan.

Sebagai nara sumber langsung ditangani Instruktur Balai Latihan Kerja (BLK) Dinsosnaker Pariaman yang telah berpengalaman di bidangnya.

Dewi Ratna, TKIP Dinsosnaker
Editor OLP

Desa Sikapak Barat Raih Juara Umum MTQ Tingkat Pariaman Utara





Wakil Walikota Pariaman Genius Umar tutup secara resmi lomba MTQ ke-VII tingkat Kecamatan Pariaman Utara, di kantor camat setempat, Minggu malam (22/5).

Genius mengatakan, dalam setiap perlombaan menang kalah merupakan hal yang biasa. Niat meraih penghargaan dalam musabaqah jangan sampai menggeser niat ikhlas peserta akan syiarnya Alquran.

"Yang terpenting adalah tumbuhnya kesadaran dan semangat untuk mempelajari  kandungan Alqur’an, karena hakekat dari kegiatan ini adalah bagaimana kita mampu memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungannya di dalam kehidupan sehari-hari," terang Genius.

MTQ, tambahnya, merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan  mempelajari Alqur’an. Alqur’an benar-benar dijadikan  pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi bagi umat islam, terutama bagi anak anak dan generasi muda.

Selain itu, dirinya juga apresiasi pihak penyelenggara yang telah sukses helat MTQ.

"MTQ tingkat Kota Pariaman, Insya Allah akan dilaksanakan di Pariaman Utara," ungkapnya.

Dikatakan Genius, tahun 2017 Kota Pariaman akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat. Dia berharap seluruh pihak berperan dalam menyuksesakan perhelatan tersebut.

MTQ ke-VII tingkat Kecamatan Pariaman Utara, juara umum diraih Desa Sikapak Barat, kemudian peringkat dua (2) dikantongi Desa Nareh Hilie, peringkat 3 oleh Desa Cubadak Air Selatan dan peringkat 4 oleh Desa Nareh I.

Untuk cabang Tilawah Dewasa Putra diraih oleh Joni Hendra asal Desa Cubadak Air Selatan, dan di cabang Tilawah Dewasa Putri direbut oleh Risa Fatni asal Desa Tungkal Selatan.

Di cabang yang sama untuk Remaja Putra diraih oleh Fahkri Candra Pratama dari desa Balai Nareh dan Remaja Putri didapat oleh Ospi Ulya Azhara.

TIM

Pemko Pariaman Ajak Muhammadiyah Perangi Narkoba





Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pariaman periode 2015-2020 resmi dikukuhkan di Aula Balaikota Pariaman, Minggu (22/5).

Asisten I Khaidir, mewakili Walikota Pariaman mengatakan, dengan kesamaan visi dan tujuan antara Pemko Pariaman dan PDM, sinergitas yang terjalin selama ini diharapkan terus dalam peningkatan.

Pemko Pariaman mengajak PDM bersama-sama berantas peredaran/penyalahgunaan narkoba yang telah merusak generasi muda Pariaman. Khaidir menyebut, dari data BNN, saat ini negara Indonesia berada di peringkat empat (4) pengguna narkoba di dunia.

"Sedangkan untuk Kota Pariaman, kita merupakan peringkat ketiga peredaran narkoba di Sumbar," ungkap Khaidir.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat, Dasman Lanin, mengatakan bahwa organisasi muhammadiyah saat ini telah berumur 104 tahun, yang berarti muhammadiyah hadir sebelum kemerdekaan dan masih tetap bertahan sampai saat ini.
Semangat gerakan muhammadiyah sebagai gerakan perubahan, sangat relevan dengan kemajuan yang ada di masyarakat saat ini.

“Tajdid (perubahan) adalah kunci dari muhammadiyah dapat bertahan sampai saat ini, sesuai dengan tema yang diusung pada acara ini yaitu tajdid gerakan untuk Kota Pariaman berkemajuan,” tutupnya.

Dalam kepengurusan PDM Kota Pariaman periode 2015-2020, terpilih Hasan Basri sebagai ketua PDM yang baru menggantikan Syofyan Jamal. Sedangkan Sekretaris PDM yang baru adalah Abrar Azis.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyudin, Kepala Kemenag Kota Pariaman Helmi, Kapten R. Purnomo yang mewakili Kodim 0308 Pariaman, Sekretaris LKAAM Kota Pariaman Priyaldi, Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria, Ketua KNPI Kota Pariaman Reza Saputra, Pengurus PDM Kota Pariaman baik yang baru maupun yang lama, serta para angkatan muda muhammadiyah.


TIM

900 Pelajar Kota Pariaman Ikuti Lomba Bintang Sains




Sebanyak 900 orang murid SD, SMP dan SMA mengikuti lomba Bintang Sains Padang TV di Balairung Walikota Pariaman, Senin (23/5).

Lomba yang dibuka langsung oleh Walikota Pariaman Muklis Rahman dan Wakil Walikota Genius Umar itu, dihadiri oleh General Manager Padang TV Rita Gusvenizar, Manager Marketing Defri Mulyadi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman Evi Rizal dan jajaran, Kabag Humas Yalviendri, Kepala Sekolah serta guru pembimbing peserta Lomba Bintang Sains Padang TV se Kota pariaman.

Mukhlis mengaku menyambut baik lomba Bintang Sains yang ketiga kalinya di Kota Pariaman karena merupakan salah satu upaya untuk memajukan pendidikan dan pariwisata di wilayah yang dipimpinnya.

“Pemerintah Kota Pariaman sangat mendukung acara lomba Bintang Sains ini, karena kegiatannya sangat positif untuk memajukan dunia pendidikan di Kota Pariaman dan ajang mengukir prestasi bagi pelajar,” kata Mukhlis.

Kegiatan seperti itu, ungkapnya, juga sebagai ajang promosi bagi Kota Pariaman yang sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata.

"Karena dengan seringnya peberitaan tentang Kota Pariaman berarti Kota Pariaman semakin dikenal oleh masyarakat,” sambungnya.

Di saat yang sama, Wakil Walikota Pariaman Genius Umar paparkan keseriusan Pemko Pariaman terhadap dunia pendidikan.

Kota Pariaman sendiri menurutnya telah memulai kebijakan wajib belajar 12 tahun tanpa pungutan apapun sejak tahun 2009 silam, dan bus sekolah gratis.

"Sehingga siswa tidak perlu diantarkan oleh orang tua ataupun mengeluarkan biaya ojek lagi sejak tahun 2014 lalu, ini beberapa program unggulan Pemko Pariaman dalam bidang pendidikan,” terangnya.

Lomba Bintang Sains tersebut, kata dia, merupakan momen dalam mengembangkan kreatifitas anak-anak, menumbuhkan nilai kejujuran dan keberanian kepada anak-anak serta yang paling penting adalah anak-anak bisa belajar dengan suasana santai dan having fun.

Pada kesempatan tersebut walikota dan wawako juga memberikan door price bagi peserta lomba yang bisa menjawab pertanyaan mereka berdua.  General Manager Padang TV Rita Gusvenizar juga ikut memberikan uang tunai kepada peserta lomba yang mampu menjawab pertanyaannya.

Eri/OLP

Jelang Ramadhan, Polres Pariaman Tingkatkan Kamtibmas

Written By oyong liza on Sunday, 22 May 2016 | 20:48




Polres Pariaman berjanji akan meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang dan saat bulan suci ramadhan 1437 Hijriah.

Menurut Kapolres Pariaman, AKBP. Rico Junaldy, SIK, di Pariaman, Sabtu (21/5) peningkatan Kamtibmas dalam rangka menjaga warga Pariaman saat menjalankan ibadah puasa dan sholat tarawih.

Dirinya berharap kerjasama dari masyarakat agar tidak membeli petasan, berjudi dan penyakit masyarakat lainnya.

"Selain menertibkan balap liar, petasan dan judi, kita harap juga kerjasama masyarakat demi ketertiban bersama selama bulan puasa," ungkap Rico.

Pihaknya mengaku telah lakukan sosialisasi kepada pedagang agar tidak berjualan petasan, mercun dan sejenisnya selama bulan puasa.

"Masyarakat jangan beli. Jika tidak ada yang beli, yang jual akan hilang," imbaunya.

Kapolres meneruskan, selain kegiatan pengamanan pihaknya juga akan melakukan kegiatan yang mendukung terlaksananya ibadah yang baik di bulan suci ramadhan, seperti mengadakan lomba adzan tingkat pelajar SLTP dan SLTA.

"Tujuannya yaitu agar masyarakat, khususnya anak-anak lebih meningkatkan rasa ketakwaan kepada sang pencipta. Polri tidak hanya bertugas menjalankan peraturan perundang-undangan, namun kami akan mencoba bagaimana mengajak masyarakat lebih dekat kepada sang pencipta," jelasnya.

Untuk memperlancar keamanan Kamtibmas, pihaknya akan bekerja sama dengan pemerintah daerah seperti Satpol-PP, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), dan instansi terkait lainnya.



Terpisah, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pariaman, Ikhlas Bakri, meminta jajaran Polres Pariaman agar selalu mengedepankan persuasif dalam setiap melakukan aksi penertiban dan razia.


"Kami (wartawan) mendukung langkah Kamtibmas oleh Polres Pariaman dalam rangka menjaga kualitas ibadah warga Pariaman saat menjalankan ibadah di bulan suci," sebutnya.


Di saat yang sama, praktisi media, Oyong Liza Piliang, menegaskan penjualan/pelarangan petasan dinilai karena unsur membahayakannya lebih kuat. 

Maka untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian yang membahayakan, langkah yang dilakukan Polres Pariaman dia nilai sudah tepat.

Di berbagai daerah, kata dia, bahkan pihak kepolisian mempidanakannya dengan Undang-Undang darurat No. 12 tahun 1951.


"Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951 tentang bunga api, di dalamnya sangat jelas disebutkan, mana benda yang boleh dan mana benda yang tidak boleh diledakan. Itu ancaman pidananya 12 tahun," ringkasnya.

TIM

Topik Terhangat

postingan terdahulu