Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :

Berita Terpopuler

Redaksi

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Vonis Spektakuler Hakim PN Pariaman

Written By oyong liza on Kamis, 21 Mei 2015 | 20.01

Masaru Kawada (foto by Iggoy El Fitra)



Ketegasan hukum negara kita untuk melibas kejahatan perusak anak bangsa dari lalu lalang narkoba, transaksi serta meringkus sel-sel dan jaringan narkoba patutnya lah kita apresiasi. Dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi sudah beberapa orang gembong narkoba yang dihukum mati meski negara kita dikecam dan ditekan secara politik oleh negara dimana para gembong narkoba tersebut bermukim.

Di Pariaman, Masaru Kawada (73) warga negara Jepang kurir narkoba jenis sabu seberat 2,7 kilogram yang ditangkap di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) November 2014 lalu membuat penegakan hukum pemberantasan narkoba hingga ke daerah sama-sama bertaji. Atas bawah terlihat sama tajam bak sakin pamuih (silet).
 

Kakek asal negeri sakura itu divonis hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pariaman, John Efereddi yang juga Ketua PN Pariaman dengan Hakim Anggota Dedi Koswara dan Hari Kurniawan pada Rabu (20/5) tempo hari. John Efereddi adalah ketua PN Pariaman baru menggantikan Efendi Mochtar beberapa bulan lalu. Salut buat Pak Hakim! Kata orang di palanta membahas putusan spektakuler PN Pariaman tersebut.

Yang mencengangkan dan sekaligus membuat kaget publik adalah bahwa hukuman yang dijatuhkan hakim ternyata jauh dari tuntutan jaksa yang hanya menuntut terdakwa 16 tahun  penjara ditambah denda Rp 1 miliar atau hukuman pengganti denda (subsidair) 1 tahun penjara.

Masalah vonis atau hukuman adalah sepenuhnya kewenangan hakim. Hakim acap dikatakan merupakan tangan Tuhan di muka bumi. Hakim yang baik tentu akan mempertimbangkan segala aspek dan dampaknya sebelum meletukkan palunya di meja. Buruk baiknya sebuah keputusan akan dia pertanggungjawabkan pula nantinya di mahkamah Ilahi.

Hakim yang menghukum ringan koruptor, membebaskan orang bersalah, menghukum orang tidak sepatutnya, sering pula menjadi tamparan bagi lembaga paling mulia tersebut.

PN Pariaman telah berhasil mengangkat wibawa hakim karena menghukum terdakwa gembong narkoba yang menurut data statistik dan juga sebagaimana dituturkan oleh Presiden Jokowi, setiap hari ada 50 generasi muda mati karena narkoba.

Sementara itu, orang Jepang juga dikenal dengan jiwa sportifnya yang amat tinggi. Terpidana Masaru Kawada sebelum sidang pembacaan vonis menulis surat wasiat yang menyatakan, dia akan mendonorkan organ tubuhnya jika seandainya meninggal dunia di Indonesia. Ini artinya, sang kakek telah siap dengan segala konsekwensi hukum atas segala perbuatan dia. Dia tidak cemas. Jiwa Jepangnya, semangat Bushido-nya keluar seketika.

Oyong Liza Piliang

Tahun Depan Mukhlis Bertekad Kota Pariaman Raih WTP dari BPK




Walikota Pariaman Drs. H. Mukhlis Rahman, MM bersama Ketua DPRD Kota Pariaman Drs. Mardison Mahyuddin, MM menerima hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)  tahun 2014 dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Sumbar.

Hasil audit itu diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, Betty Ratna, Rabu (20/5) di Gedung BPK Perwakilan Sumbar, Padang.

LKPD Kota Pariaman kembali meraih predikat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dimana pada tahun sebelumnya juga meraih predikat yang sama.

Pada kesempatan itu Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Betty Ratna mengatakan bahwa pemeriksaan atas LKPD merupakan salah satu tugas pokok BPK sebagai pelaksana Undang Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2004 tentang pemeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dan UU No 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

Menurut dia, pemeriksaan atas LKPD merupakan jenis pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh BPK dengan tujuan memberikan pernyataan pendapat atau opini tentang tingkat kewajaran informasi yang disajikan dalam LKPD.

Sementara itu Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menanggapi opini tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Pariaman  kedepannya akan terus berupaya lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Terutama melakukan pemantauan dan pendataan aset aset Kota Pariaman yang dahulu terkena gempa," ujar Mukhlis.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Pariaman bertekat akan meningkatkan predikat opini tersebut menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Kedepannya saya berharap Kota Pariaman bisa mendapatkan WTP," harapnya.
 

Walikota Pariaman turut didampingi oleh Inspektur Kota Pariaman, Lukman Syam dan Kepala DPPKA Kota Pariaman, Indra Sakti.

Reza/OLP

Demi Pemerintahan Lebih Akuntabel, Pemko Pariaman Latih Tenaga Pemeriksa Inspektorat

Written By oyong liza on Rabu, 20 Mei 2015 | 20.14




Walikota Pariaman diwakili oleh Sekretaris Daerah, Armen, membuka acara Pelatihan Pengembangan Tenaga Pemeriksa Inspektorat di Kantor Inspektorat Kota Pariaman, Selasa (19/5/2015). Acara dihadiri oleh narasumber dari BPKP perwakilan Provinsi Sumbar, Gibson Guido. T, Inspektorat Kota Pariaman, Lukman Syam, dan para peserta pelatihan pegawai inspektorat yang berjumlah 33 orang.

Pada kesempatan itu Armen menyatakan bahwa SDM aparat pengawasan yang memiliki kompetensi yang baik di lingkungan inspektorat sangat vital kedudukannya untuk menjalankan aktifitas pengawasan.

"Karena menjadi line (garis) terdepan dalam melaksanakan fungsi Assurer dan Consultant, dalam arti kata tidak hanya melaksanakan fungsi audit tapi juga memberikan keyakinan dan kegiatan penyelesaian masalah," kata Armen.

Kata dia, tenaga pemeriksa dan pegawai inspektorat berasal dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Untuk itu, sebutnya, sebagai aparat yang bertugas harus terus belajar dan terus mengupgrade ilmu agar dapat melakukan pengawasan sesuai dengan aturan yang ada.

Sekda juga mengatakan bahwa tuntutan terhadap aparat pengawas professional  yang bekerja berdasarkan standar audit dan kode etik, hingga saat ini masih menjadi kebutuhan yang mendesak.

"Hal ini disebabkan oleh karakteristik varian SKPD yang ada di pemerintahan daerah lebih beragam. Selain itu pola recruitment juga tidak dibentuk dari awal untuk menjadi seorang tenaga auditor," tambahnya.

             
Armen lagi menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan nantinya akan menghasilkan auditor yang senantiasa mempertahankan kompetensi mereka agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan lingkungan pengawasan.

"Serta untuk memperkuat tim building bagi tenaga pemeriksa setelah kegiatan pelatihan ini juga akan dilanjutkan dengan kegiatan outbond yang nantinya akan berlokasi di Pantai Cermin, Pulau Angso Duo Kota Pariaman dan Prapat," pungkasnya.


J/OLP

Bersama BPS, Pemko Pariaman adakan Sosialisasi PBDT Masyarakat Miskin




Salah satu program pemerintah daerah untuk dapat memberikan perlindungan atas jaminan sosial, maka Kota Pariaman bersama BPS (Badan Pusat Statistik) mengadakan sosialisasi Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT) tahun 2015. Komponen dasar pemutakhiran ini menyangkut pemutakhiran data penduduk yang berada dibawah garis kemisikinan yang diselenggarakan di Aula Balaikota Pariaman (20/5/2015).

Kegiatan sosilisasi tersebut secara resmi dibuka oleh Sekdako Pariaman Ir. Armen, MM dan didampingi Ka. Bapeda Fadli, SH, M.Hum, Kepala Dinsosnaker Afnil, S.Pd dan Ka. BPS Kota Pariaman Ir. Hilda. Dalam kegiatan itu turut diikuti oleh seluruh perwakilan SKPD dan Camat serta Kepala Desa/Lurah se-Kota Pariaman, dan seluruh tenaga BPS Kota Pariaman.

Walikota Pariaman mengatakan dalam sambutannya yang dibacakan Sekdako Armen bahwa Pemko akan mendukung penuh dan membuat MoU dengan BPS mengenai hasil konsultasi publik dan Pemutakhiran Basis Data Terpadu tahun 2015, khususnya dalam menentukan dan mengusulkan  jumlah rumah tangga dengan status sosial ekonomi terendah di masing-masing desa dan kelurahan yang nantinya data tersebut menjadi sebagai sumber data tunggal.

Essensinya, sebut Armen, adalah bahwa tidak ada data yang nantinya digunakan selain basis data terpadu hasil pemutakhiran untuk program perlindungan sosial baik pemerintah pusat maupun daerah.

"Sehingga stakeholder lintas sektoral dalam membuat program-program pro-rakyat memanfaatkan hasil dari PBDT 2015 sebagai proyeksi pembangunan di Kota Pariaman yang kita cintai ini," ucapnya.

Terkait dengan hal tersebut, kata Armen, bahwa PBDT ini dilaksanakan untuk mendapatkan informasi mengenai karakteristik rumah tangga dengan status Sosial Ekonomi Terendah (SSE) serta melakukan manage data.

Peran Pemerintah Kota Pariaman pada kegiatan itu menyusun daftar rumah tangga sasaran melalui pendaftaran pada Forum Konsultasi Publik (FKP), dan hasil pendataan konsultasi publik tersebut nantinya akan terwujud register tunggal perlindungan sosial.

"Evaluasi dan monitoring dilakukan untuk mensuskseskan pemutakhiran sehingga mendapatkan data yang mutakhir sesuai dengan kondisi di lapangan, yang tidak terlepas dari pengawalan kita bersama. Tujuannya menciptakan basis data terpadu yang lebih berkualitas dan lebih dipercaya masyarakat untuk menpercepat penaggulangan kemiskinan," pungkas Armen. 


H/OLP

Desa Batang Kabung Wakili Kota Pariaman Lomba Desa/Kelurahan Prestasi Tingkat Sumbar



Desa Batang Kabung Kecamatan Pariaman Timur mewakili Kota Pariaman mengikuti perlombaan desa/kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat. Hal itu berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi tim penilai khusus.

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengemukakan hal itu ketika menerima tim penilai tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kantor Desa Batang Kabung, Selasa (19/5).

"Hal ini menandakan bahwa Desa Batang Kabung adalah yang terbaik dibandingkan 54 desa ditambah 16 kelurahan lainnya yang ada di Kota Pariaman,” ujarnya.

Keunggulan tersebut, lanjutnya, dapat dilihat dalam berbagai aspek, terutama menyangkut partisipasi dan semangat gotong-royong masyarakat, pelaksanaan pembangunan dengan pola partisipatif, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM MPk) serta program PKK dengan kegiatan-kegiatan yang terdapat pada Pokja I sampai IV berjalan lancar.

Menurutnya, Kepala Desa berserta perangkatnya sebagai penyelenggara pemerintahan terdepan mampu menggali dan mengembangkan sumber daya yang ada.

"Kemampuan itu tercipta melalui kerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta dengan warga sendiri," tambah Mukhlis.

Masih menurutnya, kerjasama selama ini telah berlangsung secara berkesinambungan, baik dalam perencanaan pembangunan, pelaksanaan maupun dalam pengawasannya.

"Kepala Desa proaktif dalam menyikapi isu-isu yang berkembang dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Hal itu didukung oleh SKPD/instansi terkait dengan mengimplementasikannya dalam bentuk program kegiatan di unit kerja masing-masing," terus dia.

Sementara itu Kepala Desa Batang Kabung, Kamili, menuturkan bahwa desanya dihuni sebanyak 1.427 jiwa dengan luas 90 hektar. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani, buruh tani, wiraswasta, Pns dan industri rumah tangga.

"Industri rumah tangga yang berkembang di desa ini diantaranya adalah usaha bordiran, mukena, dan ladu pinang," ucapnya.

Disaat yang sama, ketua rombongan dari Provinsi Sumatra Barat, E Rahman, mengatakan bahwa pelaksanaan perlombaan desa dan kelurahan ini merupakan agenda kementrian dalam negeri yang setiap tahunnya dilaksanakan.

Kata dia, perlombaan desa/kelurahan berprestasi mempunyai tujuan untuk melihat semua kegiatan yang sudah dilaksanakan dua tahun terakhir yaitu tahun 2013-2014, sekaligus melihat sejauh mana dukungan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi, motivasi dan swadaya gotong royong di masyarakat.

E Rahman juga memperkenalkan  rombongan tim yang akan menilai Desa Batang Kabung, yakni, Ary Chandra, Konsultan Pemberdayaan Masyarakat, Mukhlis, BPM Provinsi, Darmansyah Siroen, Ketua DPD LPM, Emi Musyair TP-PKK Provinsi, Ratmil, Dinas Pendidikan Provinsi, Thamrin, Kesbangpol Provinsi, Susi Mekarsari, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Effi Zulfia Naros dari BPM Provinsi.


Rza/OLP

Disaksikan Walikota Mukhlis, Ketua KPU Lantik 20 PPK dan 213 PPS untul Pilgub Sumbar

Written By oyong liza on Selasa, 19 Mei 2015 | 22.28




Walikota Pariaman menuturkan bahwa sumpah yang telah dilafalkan mengandung makna sangat dalam sebagai rambu-rambu moral untuk mendorong kita bekerja secara tertib, cermat, jujur dan adil sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, maupun secara moral kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Hal tersebut dia lontarkan pada sambutan pelantikan PPK dan PPS Kota Pariaman untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat tahun 2015 di Aula Balaikota Pariaman, Senin (18/5/2015).

Mukhlis juga mengungkapkan bahwa PPK dan PPS sebagai penyelenggara pemilu memiliki tugas yang vital.

"Dalam setiap tahapan harus bersifat independent, tidak memihak dan tidak diskriminatif, jujur, dan adil. Anggota PPK dan PPS dalam bekerja harus betul-betul berpedoman pada tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan," ujarnya.

“Alhamdulillah pada tahun 2013 kemaren, Kota Pariaman mendapat predikat kota teraman dan tersukses sebagai penyelenggara Pemilukada di Sumatera Barat, begitupun dengan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif. Semoga untuk Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur nanti dapat berjalan aman dan sukses pula,“ harapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pariaman Boedi Satria mengatakan bahwa KPU Kota Pariaman sejak tanggal 19 April 2015 telah mengadakan rangkaian seleksi untuk perekrutan PPK dan PPS Kota Pariaman,.

"Terpilih sebanyak 20 orang PPK untuk 4 Kecamatan dan 213 orang PPS untuk 71 Desa dan Kelurahan yang ada di Kota Pariaman. Diharapkan agar PPK dan PPS yang telah dilantik dan diambil sumpahnya hari ini dapat bekerja secara sungguh-sungguh dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan KPU Kota Pariaman. Sebanyak 20 orang PPK dan 213 orang PPS dilantik langsung oleh Ketua KPU Kota Pariaman," kata Boedi seusai acara.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, utusan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Pariaman yang terdiri dari Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kepolisian dan Kodim, Sekdako Pariaman Armen, para Komisioner KPU Kota Pariaman, Panwaslu Kota Pariaman, Ketua DPD KNPI Kota Pariaman yang baru terpilih Reza Syaputra, Ketua Karang Taruna Kota Pariaman Adek Oswandi, para Kepala SKPD, Kabag dan Camat se-Kota Pariaman serta para PPK dan PPS yang dilantik.


J/OLP

Yaminurizal: TRC BPBD Harus Selalu Siap Meski Bencana Belum Terjadi




Kondisi geografis Kota Pariaman yang rawan bencana alam seperti bencana banjir, gempa bumi dan tsunami, terutama kabupaten dan kota yang berada di pesisir pantai Sumatera Barat, mendorong BPBD Kota Pariaman mengadakan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC), Senin (18/5/2015).

Kepala BPBD Kota Pariaman Yaminurizal mengatakan bahwa sesuai dengan Renstra 2013-2018 bahwa potensi wisata Kota Pariaman semakin lama semakin menggeliat.


"Tugas yang menanti BPBD juga semakin berat, karena keselamatan pengunjung adalah hal yang utama," katanya.
 

"Diharapkan nantinya peserta diklat yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi lebih mempererat kebersamaan, meningkatkan kedisipilinan dan semakin meningkatkan kemampuan dalam penyelamatan jiwa manusia," kata dia.

           
Yaminurizal kembali berharap pada anggota Tim TRC BPBD Kota Pariaman agar tidak hanya tanggap ketika bencana terjadi, tetapi telah siap ketika bencana belum terjadi.

           
Pendidikan dan pelatihan tersebut diikuti oleh 35 (tiga puluh lima) orang relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan 5 (lima) orang relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) BPBD Kota Pariaman.

Pelaksanaan kegiatan Dilkat dilakukan selama 5 (lima) hari sejak tanggal 18 mei s/d 22 Mei 2015, di Desa Kampung Apar Kecamatan Pariaman Selatan. Sedangkan untuk Narasumber adalah tenaga ahli SAR Padang, Kodim 0308 Pariaman, Dinas Kesehatan Kota Pariaman, RAPI Kota Pariaman dan BPBD Kota Pariaman.


J

Bersama Genius, Danlantamal II Hadiri Wisuda Taruna-Taruni Angkatan XI SMKN 3 Pariaman




SMK Negeri 3 Pariaman mewisuda sebanyak 166 lulusan taruna-taruni angkatan XI bertempat di Halaman Sekolah, Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Selasa (19/05).

Acara wisuda ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Dr. Genius Umar, S.Sos. M.Si, Danlantamal II Teluk Bayur Laks. Pertama Dindin Kurnadi dan jajaran, Direktur Axioo Education, Idham Fitriyadi, Kabid. Lalu Lintas Laut Kemenhub Sumbar Jhoni Hartono, Kadisdikpora Kota Pariaman Kanderi, Kepala Sekolah SMKN 3 Kota Pariaman Raffudin serta orangtua siswa yang diwisuda.

Pada kesempatan itu Genius Umar menyampaikan ucapan selamat kepada 166 taruna-taruni yang diwisuda sekaligus berharap lulusan yang dihasilkan oleh SMK Negeri 3 bisa siap bekerja diterima di dunia usaha dan mampu mengaplikasikan ilmunya ditengah-tengah masyarakat, terlebih lagi dalam era menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Genius menuturkan bahwa wisuda bukanlah tujuan akhir pendidikan, tetapi menjadi awal mulainya aplikasi ilmu di masyarakat.

Pada kesempatan serupa, Danlantamal II Teluk Bayur Padang Laks. Pertama Didin Kurnadi mengatakan bahwa dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang harus ditekuni secara berkesinambungan. Terkait dengan hal tersebut, kata dia, bagi para alumni yang telah mendapatkan ilmu maupun keterampilan, teori serta praktek untuk menjadikan bekal guna melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Sebagaimana diketahui, menurut Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Pariaman Rafuddin menyebutkan, 166 taruna-taruni angkatan XI SMK Negeri 3 Kota Pariaman sudah mengikuti Ujian Nasional Tahun 2015 dan dinyatakan berhasil lulus 100 %, dengan sebanyak 32 orang lulus bekerja di pelayaran Jepang, lulus di Politeknik Unand 5 orang dan Universitas Gajah Mada 1 orang dengan berbagai bidang prestasi dan menjuarai berbagai kejuaraan.

Kegiatan wisuda berlangsung dengan khidmad dan lancar. Lulusan yang terbaik pada masing-masing jurusan mendapat kehormatan berupa medali dan ijazah yang diserahkan langsung oleh Danlantamal II Teluk Bayur Padang bersama Wawako Pariaman, serta dilakukan penandatanganan MoU tentang kerjasama dalam pembinaan antara pihak SMKN 3 Kota Pariaman dengan Lantamal II Teluk Bayur dan Perusahaan Axioo Education.


Phaik/OLP

Panglima TNI Jenderal Moeldoko Kunjungi Padangpariaman Untuk Panen Raya Padi Organik




Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko melakukan acara panen raya di Demplot Padi Organik wilayah Korem 032/Wirabraja di Tong Blau, Nagari Kasang Kec. Batang Anai, pada Rabu (20/5/2015). Panen raya ini juga dihadiri oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Edy Rahmayadi, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Jajaran Korem 032/Wirabraja serta Dandim se-Sumatera Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni usai menghadiri Pelantikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2015 di Aula IKK di Parit Malintang, Senin (18/5).

"Insya Allah, besok (20/5), Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko akan hadir pada panen raya di Demplot Kasang Kec. Batang Anai," ungkap Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Acara panen padi perdana tersebut, tambahnya, akan dihadiri oleh ribuan masyarakat yang terdiri dari kelompok tani, penyuluh, wali nagari dan wali korong se-Kabupaten Padangpariaman.

Ali Mukhni mengatakan bahwa kunjungan kerja Panglima TNI Jenderal Moeldoko adalah untuk mengetahui secara langsung terkait pelaksanaan program swasembada pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Swasembada pangan nasional, jelasnya, terkait dengan upaya peningkatan produksi pertanian, peternakan dan perikanan dalam jangka waktu tiga tahun ke depan.

Pada kesempatan itu Ali Mukhni juga apresiasi Korem 032/Wirabraja dan Kodim 0308 Pariaman yang telah serius dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional di Sumatera Barat, khususnya Padangpariaman. Berbagai upaya dan langkah-langkah strategis, jelasnya, dilakukan dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah mulai dari pengadaan bibit, perbaikan irigasi, alat-alat pertanian dan tenaga penyuluh.

"Alhamdulillah, bersama Pak Dandim, kita juga telah lakukan panen padi perdana di lokasi tersebut. Hasilnya sangat memuaskan dan yang paling membanggakan adalah pola tanam semuanya dengan sistim organik," kata Bupati yang meraih penghargaan Ketahanan Pangan Tahun 2014 itu. 


HA/OLP

Ali Mukhni: Pantai Padangpariaman Tak Kalah dengan Bali, Pesona Lubuk Nyarai Bak Niagara

Yaumi Yaufa dan Yogi Afriandi Cik Uniang Cik Ajo Padangpariaman 2015



2 x 11 Enam Lingkung (16/05/2015). Malam minggu, halaman SDN 01 Sicincin bersinar bermandikan cahaya dan padat dikerumuni masyarakat Padangpariaman. Malam itu tidak ada murid yang belajar malam yang terjadi adalah Malam Final Pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo.

Seperti tahun lalu, pelaksanaan puncak pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo diselenggarakan di lapangan terbuka bermandikan cahaya bulan dan bintang. Kali ini, halaman SDN 01 Sicincin mendapat kehormatan menjadi tempat pelaksanaannya.

Malam yang semarak itu dihadiri oleh Bupati Padangpariaman Ali Mukhni beserta Ny. Rena Ali Mukhni, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumbar, Drs. H. Burhasman, MM, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekda Jonpriadi dan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Padangpariaman.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengapresiasi acara pemilihan Cik Uniang dan Cik Ajo karena melalui ajang pemilihan Cik Uniang Cik Ajo dapat menggalakan pariwisata melalui promosi wisata.

"Padangpariaman kaya dengan objek wisata. Kualitasnya tidak kalah dengan objek wisata daerah lain seperti Bali," kata Ali Mukhni.

"Kita punya alam yg sangat indah. Seperti Lubuk Nyarai. Kata pak Gubernur, Lubuk Nyarai tidak kalah indahnya dari Air Terjun Niagara di benua Amerika. Lalu, ada wisata kuliner di Tiram, wisara religius Makam Syech Burhanuddin di Ulakan," kata Ali Mukhni lagi mengutip pujian Gubernur Irwan Prayitno.

Ali Mukhni berharap dengan diselenggarakannya acara-acara seperti ini mampu meningkatkan citra pariwisata Padangpariaman akan terus dapat diselenggarakan. Dengan semakin banyaknya even pariwisata baik secara nasional maupun internasional, sosok Duta Wisata diperlukan untuk mempromosikannya.

Menurut Ali Mukhni, sasaran Pemilihan Duta Wisata tidak hanya terfokus pada promosi wisata saja, tapi juga untuk dapat mempromosikan produk-produk daerah seperti kerajinan sulaman dan cinderamata, kesenian dan budaya daerah serta menjadi role model bagi generasi muda untuk lebih memperdulikan pengembangan kepariwisataan daerah.

"Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan pemilihan Cik Uniang Cik Ajo Duta Wisata dan Duta Pelopor Keselamatan Berkendara, kami harapkan supaya generasi muda lebih peduli akan potensi daerahnya masing-masing serta mampu mensosialisasikan keselamatan dalam berkendara kepada masyarakat. Selain itu, acara ini diharapkan untuk menghimbau para generasi muda untuk aktif dan ikut serta dalam pembangunan ekonomi daerah melalui pariwisata," urainya menutup kata sambutan.

Sementara itu, dalam laporan panitia, Desmawati, Kabid Pariwisata menjelaskan proses pelaksanaan acara yang telah berjalan selama dua bulan mulai tanggal 17 Maret dan berakhir 17 Mei 2015.

"Peserta yang mendaftar sebanyak 157 orang, selanjutnya lulus administrasi 75 orang dan akhirnya malam final ini didapat 10 pasang peserta untuk memperebutkan peringkat dan beberapa penghargaan lainnya," katanya.

Malam final itu juga dimeriahkan oleh penyanyi Orin dan juara pemilihan Cik dan Puan Kota Batam dan Taruna dan Teruni Provinsi Bali.


Daftar Pemenang Pemilihan Cik Uniang Cik Ajo Kabupaten Padang Pariaman 2015

1. Cik Ajo Padang Pariaman, Yogi Afriandi dari Kec. Nan Sebaris
2. Cik Uniang Padang Pariaman, Yaumi Yaufa Kec. Batang Anai
3. Wakil 1 Cik Ajo Padang Pariaman, Durmawel Ahmad
4. Wakil 1 Cik Uniang Padang Pariaman, Shabrina Alin Fristiana
5. Wakil 2 Cik Ajo Padang Pariaman, Soni Putra Abadi
6. Wakil 2 Cik Uniang GPadang Pariaman, Vania Amanda Amrizal
7. Cik Ajo Harapan 1 Padang Pariaman, Shevyno Arras
8. Cik Uniang Harapan 1 Padang Pariaman, Anisa Nurjanah
9. Cik Ajo Harapan 2 Padang Pariaman, Umar Limber
10. Cik Uniang Harapan 2, Asri Maida Ayudi
11. Cik Ajo Persahabatan Padang Pariaman, Shevyno Arras
12. Cik Uniang Persahabatan Padang Pariaman, Asri Maida Ayudi
13. Cik Ajo Favorit Padang Pariaman, M. Gibral Alhaq
14. Cik Uniang Favorit Padang Pariaman, Laidatul Azura
15. Cik Ajo Fotogenik Padang Pariaman, M. Rabbani Angkasa
16. Cik Uniang Fotogenik Padang Pariaman, Vania Amanda Amrizal
17. Cik Ajo Berbakat Padang Pariaman, Soni Eka Putra
18. Cik Uniang Berbakat Padang Pariaman, Dewi Fiolinda
19. Cik Ajo Duta Lantas Padang Pariaman, M. Rabbani Angkasa
20. Cik Uniang Duta Lantas Padang Pariaman, Laidatul Azura


ASM/OLP

Topik Terhangat

postingan terdahulu