Lensa Piaman: Labuhan Pulau Kasiak

Secara alami sebuah jalur disela-sela karang yang mengelilingi bibir pantai Pulau Kasiak untuk dilewati perahu kecil terbentuk. "Labuhan" adalah istilah yang diberikan oleh nelayan lokal yang acap menepikan biduknya di halaman pulau yang terdapat penangkaran penyu alami milik Pemko Pariaman tersebut. Foto diambil dari atas menara mercusuar setinggi 40 meter. Pulau Kasiak memiliki luas 0,5 Hektare, ditumbuhi kelapa, pohon sukun, pepaya, dll.

Lensa Piaman: Tidur Pulas

Saat narasumber memberikan makalah di podium, beberapa hadirin terlihat menahan kantuk dan akhirnya tertidur pulas di aula utama Balaikota Pariaman dalam acara sarasehan tentang "Sejarah Pariaman dan kepahlawanan H. Bgd. Dahlan Abdullah" Senin, (25/8).

Lensa Piaman: "Lomba Melepas Anak Penyu"

Rombongan Ibu Bhayangkari Polda Sumbar terlihat memberikan semangat pada tukik (bayi penyu) yang hendak mereka lepas ke laut di pantai Konservasi Penyu, Desa Ampalu, Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat, 22/8/2014.

Lensa Piaman: Potensi Wisata di Pulau Kasiak

Panorama di atas menara mercusuar pulau Kasiak (Kaslik) Pariaman terumbu karang terlihat jelas di kejernihan air laut. Kawasan pulau Kasiak adalah kawasan konservasi penyu secara nature milik pemko Pariaman dibawah dinas DKP dan dikelola secara penuh oleh UPTD Konservasi Penyu. Pulau Kasiak banyak di kunjungi nelayan lokal untuk memancing ikan karang, gurita dan berbagai biota laut lainnya. Akibat perburuan swallow laut beberapa tahun lalu membuat kondisi karang rusak parah. Pemko beberapa waktu lalu bersama mahasiswa pencinta terumbu karang melakukan penanaman terumbu karang di halaman pulau ini.

Headline News :

Berita Terpopuler

Redaksi

Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Daftarkan Diri di NasDem, Endarmy Siap Bersaing Dengan Ali Mukhni

Written By oyong liza on Selasa, 27 Januari 2015 | 21.47




Endarmy, bendahara DPW Partai NasDem Sumbar siap bersaing dengan Bupati Padangpariaman Ali Mukhni  untuk menjadi bakal calon bupati periode 2015-2020.

    "Saya siap untuk bersaing secara sehat dengan Ali Mukhni, walaupun mendaftar di partai sendiri," kata Endarmy, Selasa (27/1) di Padang.

    Ia menjelaskan, ada keinginan bersama Ali Mukhni untuk membangunan Kabupaten Padangpariaman demi kesejahteraan masyarakat.

    "Namun jika NasDem memilih Ali Mukhni untuk menjadi balon bupati, NasDem siap mendukung program pembangunan Kabupaten Padangpariaman, kalau Endarmi yang dipilih partai, Ali Mukni harus berlapang dada," ujarnya yakin.

    Sementara itu, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengatakan, semua orang berhak untuk menjadi balon bupati, termasuk Endarmy yang merupakan putri asli dari Kayu Tanam Kabupaten Padangpariaman.

    "Persaingan sehat dalam kancah balon bupati sangat diutamakan, namun yang lebih penting bagaiamana masyarakat Kabupaten Padangpariaman sejahtera," katanya.

    Ia menjelaskan, daftar sebagai balon bupati karena ingin NasDem menjadi tulang punggung Bupati Padangpariaman ke depan untuk memajukan Padangpariaman.

    "Selain itu juga karena hingga sekarang baru Partai NasDem yang yang membuka pendaftaran balon kepala daerah," ujarnya.

    Sementara itu, ditempat terpisah, Ketua DPD NasDem Padangpariaman Alfikri mengakui Ali Mukhni telah mendaftar dan memasukan berkas lamaran ke Partai Nasdem untuk menjadi calon Bupati Padangpariaman periode 2015-2020.

    "Bupati datang bersama rombongan untuk mendaftar serta memasukan berkas lamaran menjadi balon bupati," katanya.

    Ia menjelaskan, selain Bupati Padangpariaman, ada dari internal partai memasukan berkas yakni Endarmy yang juga anggota DPRD Sumbar.

    "Saat ini telah dua orang memasukan lamaran menjadi balon di Partai NasDem, pendaftaran ditutup 3 Februari 2015," ungkapnya.


DY

Diiringi Sejumlah Tokoh, Ali Mukhni ke NasDem Daftar Sebagai Bakal Calon Bupati 2015-2020




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, bersama sejumlah tokoh Padangpariaman mendatangi kantor DPW Partai NasDem Sumbar untuk mendaftar menjadi bakal calon (balon) Bupati Padangpariaman periode 2015-2020.

     "Kami bersama setelah mendaftar di DPD NasDem Padangpariaman, kemudian melanjutkan silaturrahmi dengan pengurus DPW NasDem," kata Ali Mukhni di Padang, Selasa (27/1).

     Ia menjelaskan, daftarkan diri sebagai balon bupati karena dia ingin NasDem menjadi tulang punggung Bupati Padangpariaman ke depan untuk memajukan kabupaten tersebut. 

     "Selain itu juga karena hingga sekarang baru Partai NasDem yang yang membuka pendaftaran balon kepala daerah," ujarnya.

     Kata Bupati, dia siap bersama NasDem untuk membangun Kabupaten Padangpariaman demi kesejahteraan masyarakat.

     Ia mengatakan,  keinginan kembali menjadi bupati didasari untuk melanjutkan program pembangunan yang dirasakan belum maksimal selama lima tahun.

     "Jabatan bupati selama lima tahun dirasakan beberapa program belum cukup, untuk itulah kembali menjadi bupati melanjutkan agenda pembangunan yang masih tertunda," katanya.

     Ia menjelaskan, beberapa pembangunan di Padangpariaman masih dilanjukan diantaranya pembangunan stadion untuk PON Sumbar,  kemudian pembesahan lahan jalan lingkar Padangpariaman menuju Bukittinggi.

     "Jika bupati yang baru tentunya program kerja akan berubah sehingga pembangunan di Padangpariaman bakal terkendala," ungkapnya.

    Katanya, selama lima tahun menjabat jadi Bupati,  Padangpariaman bersama Wakil Bupati Damsuar, Padangpariaman telah terbebas dari daerah tertinggal.

     "Alhamdulillah di tahun 2014 ini Kabupaten Padangpariaman telah lepas dari predikat daerah tertinggal," jelasnya lagi.

     Sementara itu, Wakil Ketua DPW NasDem Sumbar, Budi Prakoso mengatakan, syarat pertama yang paling vital dan harus dimiliki balon adalah setuju dengaan visi-misi partai. 
     

"Itu adalah hal yang sangat penting kalau ingin menjadi calon bupati dari Partai NasDem," kata dia.

     Ia menjelaskan, Partai NasDem adalah partai pendukung pemerinatah, jadi visi-misi di pemerintah harus juga beriringan dengan partai NasDem di daerah. 

     "Bupati NasDem nantinya juga harus siap dengan ini," ujar Budi.


DY

Langganan Juara Umum, Susi Terima Beasiswa Dari Bupati

Susi Rahma Yeni, siswa kelas XII IPA 3 SMA 2 Sei Limau menerima beasiswa dari Bupati Ali Mukhni di Sekolahnya, Senin (25/1)  



Wajahnya terlihat sumringah dan bersemangat dengan kedatangan orang tua asuh yang juga orang nomor satu di Padangpariaman itu ke sekolahnya. Ia pun langsung menyalami dan mencium tangan orang yang telah dia anggap sebagai orang tua kandungnya sendiri.
 

Anak asuh Bupati Padangpariaman itu bernama Susi Rahma Yeni yang tinggal di Bukik Karambil, Korong Sibaruas, Kec. Sungai Limau. Susi, begitu penggilannya, merupakan salah seorang siswa kelas XII IPA 3 di SMA 2 Sei Limau. Susi juga menjadi langganan juara umum dengan segudang prestasi di sekolahnya. Kedatangan Bupati Ali Mukhni untuk menjadi inspektur upacara sekaligus menyerahkan beasiswa kepada anak asuh dan siswa yang berprestasi.

"Alhamdullilah, Bapak Bupati datang langsung ke sekolah meski kami tahu kegiatan beliau sangat padat setiap harinya. Kami dan teman-teman termasuk Majelis Guru sangat senang dengan kehadiran Bapak Bupati," ujar Susi di Sekolahnya, Senin (25/1).

"Beasiswa ini kami gunakan untuk kebutuhan sekolah seperti beli buku, alat tulis, pakaian sekolah dan untuk ditabung juga. Saya ucapkan terima kasih atas kepedulian dan keikhlasan Bapak Bupati, semoga dibalas juga dengan kebaiakan oleh Allah SWT. Amin." kata gadis yang bercita-cota menjadi dokter spesialis penyakit dalam itu.

Sementara itu orangtua Susi, Masrizal, mengatakan beasiswa yang diberikan kepada siswa yang berprestasi sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah  daerah dalam memajukan dunia pendidikan. Ia berharap beasiswa yang diberikan menjadi motivasi yang sangat tinggi bagi Susi dan siswa berprestasi lainnya untuk mengapai cita-cita.

"Atas nama keluarga, saya merasa senang dan puas dengan kepedulian Bapak Bupati. Kita bangga punya pemimpin yang dermawan dan peduli pendidikan," ujar pria yang akrab disapa Tejo itu.

Bupati Ali Mukhni, yang juga seorang pendidik, mengatakan bahwa beasiswa yang diberikannya untuk memotivasi siswa meraih prestasi yang akan membanggakan daerah. Ia berharap akan lahir calon pemimpin tingkat nasional yang berasal dari wilayah utara Kab. Padangpariaman.

"Alhamdulillah, saya dan keluarga ikhlas karena Allah SWT berikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi seperti Susi untuk kebutuhan sekolahnya. Saya pesan kepada anak-anak untuk tegakkan Sholat, baca al quran dan saya doakan Susi bisa meraih cita-citanya untuk menjadi dokter spesialis penyakit dalam," ujar Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.


HA

Genderang Pilkada Ditabuh, NasDem Buka Pendaftaran

Sekretaris DPW NasDem, Marhadi Efendi



Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat buka pendaftaran Bakal Calon (Balon) kepala daerah, baik untuk provinsi, maupun untuk kabupaten kota di Sumbar.
   
"Partai NasDem lebih dulu membuka pendaftaran balon kepala daerah, karena NasDem tidak ada persoalan internal partai," kata Wakil Ketua DPW NasDem, Erizal Efendi, di Padang, Selasa (27/1).
   
Ia menjelaskan, pendaftaran akan dimulai secara resmi 28 Januari hingga 10 Februari, namun pada dasarnya sekarang sudah dimulai, pendaftaran dibuka bagi anggota partai dan masyarakat umum
   
"NasDem juga ingin waktu lebih lama melakukan uji publik sehingga partai benar-benar tau layak atau tidaknya balon tersebut untuk diajukan ke DPP NasDem," ungkapnya.
   
Pendaftaran dibuka bagi anggota partai dan masyarakat umum yang mau untuk menjadi bakal calon kepala daerah yang akan diusung dari NasDem.
    
Untuk menghadapi pilkada serentak, tambah Erizal, NasDem juga telah melakukan penjajakan dengan partai lain untuk berkoalisi. Hal itu dilakukan karena perolehan kursinya NasDem (begitu pun dengan partai lainnya), tidak mencukupi mengajukan partai sendiri.
   
"NasDem sudah lakukan Penjajakan dengan tiga partai lain. Hasil penjajakan itu akan dilaporkan ke DPP untuk meminta petunjuk apakah penjajakan tersebut bisa dilanjutkan ke tehapan selanjutnya atau tidak," ujarnya.
    
Sementara itu disisi lain Wakil Ketua NasDem, Masful mengatakan, DPD dan DPW akan menetapkan tiga orang balon yang akan diajukan ke DPP. Namun demikian, DPD berhak menambah dua orang lagi kalau seandainya dua balon yang ditetapkan DPD dinilai tidak layak.
   
Bagitu pun dengan DPW, jika balon yang ditetapkan tidak layak, DPP berwewenang menambah dua orang lagi untuk diseleksi.
   
"Namun itu tidak mutlak, penambahan oleh DPW dan DPP dilakukan jika balon yang dijaring tidak layak, tapi kalau sudah layak, tidak perlu ditambah lagi," ujarnya.
   
Ditempat terpisah Sekretaris DPW NasDem, Marhadi Efendi mengatakan, pendaftaran balon di partai tidak hanya untuk provinsi, tapi juga untuk 13 kabupaten kota di Sumbar.         


"Pendaftaran diterima di masing-masing DPD kabupaten kota. Sedangkan untuk balon gubernur di DPW Sumbar," katanya.
   
Ia menjelaskan, adapun syarat pendaftaran balon kepala daerag yakni foto copi KTP, CV, dan visi-misi singkat.
  
 "Balon kepala daerah harus datang sendiri mengantarkan berkas lamarannya ke alamat yang ditentukan," ungkapnya.


DY

UPTD PKHP-IB Kota Pariaman Rilis Kasus Gigitan Hewan dan Positif Rabies




Pemko Pariaman menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap penyebaran virus rabies mengingat pada tahun 2014 kasus gigitan hewan tersebut masih cukup tinggi di daerah ini. Bedasarkan data UPTD Pusat Kesehatan Hewan dan Pos (PKHP) Inseminasi Buatan (IB) terjadi 117 kasus gigitan hewan.

Menurut Kepala UPTD PKHP-IB, Anang Yusup, Senin (26/1), dari jumlah 177 kasus gigitan tersebut 4 kasus diantaranya positif terjangkit virus rabies.

Dikatakannya, rabies disebut juga penyakit anjing gila. Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Virus rabies ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan misalnya oleh anjing, kera, kucing, dan kelalawar.

"Hewan yang menularkan virus rabies adalah hewan yang sering kontak langsung dengan manusia dan banyak berada di lingkungan rumah kita. Sewaktu waktu bisa saja virus ini menular pada manusia," kata Anang.

Menurutnya, belum seluruhnya masyarakat Pariaman menyadari akan ancaman bahaya virus rabies. Partisipasi masyarakat, lanjutnya, masih rendah dalam pencegahan penularan virus ini.

"Rabies virus sangat berbahaya, hanya bisa dicegah dan tidak bisa diobati. Untuk itu kami himbau masyarakat untuk melakukan vaksin terhadap peliharaannya, seperti anjing dan kucing," lanjut dia lagi.

Untuk pencegahan virus rabies, tahun 2015 ini berbagai program dilakukan seperti sosialisasi, vaksin secara gratis, eliminasi anjing liar, sterilisasi, dan akan menggelar bulan vaksin rabies massal.

Untuk itu, tambah dia, diharapkan di tahun 2015 ini peran serta perangkat desa/kelurahan untuk dapat menggerakan masyarakatnya agar dapat berpartisipasi dalam menyukseskan dan memberantas virus rabies.

Hot! Treatmen Alami Agar Batu Akik Lekas Mengkristal

Written By oyong liza on Senin, 26 Januari 2015 | 21.09





Batu akik Anda masih bahan atau sudah dibentuk namun belum kristal? Jangan khawatir, disini akan kita ulas cara ampuh membuat batu kristal dengan cairan yang mudah didapat dan alami. Yang harus anda lakukan adalah menyiapkan bahan-bahan berikut ini. Ingat, batu yang bisa di treatmen ini hanya jenis batu lokal yang tingkat kekerasannya dibawah 8 skala mohs, seperti Bacan, Indocrase (solar, lumut aceh, lumut sungai dareh) kalsedon (sulaiman, raflesia, spritus, red baron, cempaka, dan seluruh jenis akik)


Bahan-bahan:

    Cairan isotonik (pengganti cairan tubuh merk Mizone atau yang lainnya)
    Batu yang ingin ditreatment
    Botol bening yang plus tutupnya



Cara sebagai berikut:

    Masukan bahan batu atau yang sudah dibentuk kedalam botol
    Isi dengan cairan isotonik
    Tutup rapat botolnya
    Simpan selama 2 minggu
    Setelah 2 minggu jemur batu satu jam sekali
    Lalu rendam lagi
    Simpan didalam kulkas


Bila batu sudah berproses kristal, ditandai dengan berat yang bertambah dan tidak hancur bila diamplas atau dibentuk dengan gerinda.


Cara lainnya, rendaman air kelapa muda.

Masukan batu kedalam rendaman air kelapa muda, lalu simpan selama dua minggu. Setelahnya keringkan di cahaya matahari pagi selama dua jam.

Rendaman air hujan

Caranya adalah sebagai berikut:

    -Siapkan wadah, bisa berupa botol air mineral bekas atau apa saja asalkan bening
    -Tuang 2 sendok makan garam yodium halus
    -Masukan air hujan dan aduk sampai rata
    -Masukan tembaga batang 20 cm lalu gulung sampai kecil
    -Masukan batu yang ingin direndam
    -Jemur batu bersama air rendaman


Bila Anda ingin hasil yang lebih alami, penggunaan tembaga tidak usah dipakai. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil sekitar 1-3 bulan.

Digoreng

-Siapkan wadah penggorengan biasa
-Masukan minyak kelapa sawit
-Atur api kompor se sedang mungkin
-Masukan batu akik Anda
-Jika terjadi pembuihan, pertanda zat kapur di batunya keluar
-Lalu angkat dan biarkan dingin
-Cuci dengan air mineral lalu keringkan 


Ingat, tips ini sudah diuji oleh para batu akik lovers. Bila terjadi kerusakan pada batu Anda, tanggung sendiri resikonya.

Dari berbagai sumber (forum, blog, youtube dan pengalaman)

Ali Mukhni: Merawat Tanaman Coklat = Merawat Anak Gadis

Written By oyong liza on Minggu, 25 Januari 2015 | 22.02




Bupati Padangpariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat agar memanfaatkan lahan-lahan yang kosong atau lahan tidur menjadi lahan produktif yang bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia juga meminta para penyuluh pertanian agar setiap hari turun ke kebun-kebun coklat masyarakat untuk memberikan pencerahan dan arahan cara menanam kakao dengan benar.

Hal tersebut dia sampaikan ketika pembentukan forum kecamatan kakao, pengukuhan gapoktan dan tim brigade sambung samping-pucuk dan hama serta penyakit di Korong Durian Ajung, Koto Bangko Kec. Sungai Geringging, Sabtu (24/1).

"Mari kita manfaatkan lahan yang kurang produktif untuk kita buat kebun kakao. Insya allah pemda akan mendukung sepenuhnya," kata Bupati yang meraih penghargaan Satya Lencana Kebakhtian Sosial beberapa waktu lalu.

Ditambahkannya bahwa merawat coklat sama seperti merawat seorang anak gadis. Tanaman coklat perlu dirawat, dipangkas, dipupuk dan dijaga dari serangan hama. Jika kakao berkualitas bagus tentunya akan meningkatkan harga jual.

"Prospek kakao sangat cerah, saat ini saja harga kakao lebih kurang 30 ribu per kilo. Artinya jika masyarakat pergi ke pasar menjual lima kilo kakao akan dapat menunjang perekonomian masyarakat. Tinggal kemauan dan kerja keras dari masyarakat untuk mau bertanam kakao secara baik dan benar," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Melihat keseriusan Gapoktan Suka Fajar,  Ali Mukhni optimis menjadikan kebun coklat di Koto Bangko, Sungai Geringging sebagai pilot projek penanaman coklat di Padangpariaman, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Barat.

Kadis Pertanian Peternakan dan Kehutanan Yurisman mengatakan bahwa luas lahan kebun kakao lebih kurang 20.000 hektar. Ia bekerjasama dengan penyuluh pertanian mengadakan observasi di lapangan secara rutin agar kakao yang dihasilkan benar-benar bermutu dan berkualitas.

Sementara itu Ketua Gapoktan Elias Piau mengatakan bahwa kelompok tani yang tergabung di wilayahnya sebanyak 30 kelompok tani. Ia berharap Gapoktan ini sebagai wadah dalam mewujudkan dan menghasilkan tananam kakao yang terbaik di Padangpariaman.


HA

Kreatif! Ini Dia Padangpariaman Malamang Award Tingkat SMU

Bupati didampingi Hj. Rena Ali Mukhni dan Tokoh Masyarakat Lubuk Alung H. Duski Samad serahkan piala Bergilir Bupati kepada Kepala SMU 1 Lubuk Alung Dian Mulyati Syarfie pada lomba menbuat lamang di sekolah tersebut, Sabtu (24/1).



Ratusan siswa sekolah menengah antusias mengikuti lomba membuat lamang (malamang) dan membuat jamba antar SMU/SMK/MA negeri dan swasta se Kabupaten Padangpariaman. Lomba yang dipelopori oleh SMA 1 Lubuk Alung tersebut memperebutkan Piala Bergilir Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dalam rangka menyambut Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Lomba diadakan selama satu hari di Halaman SMU 1 Lubuk Alung, Sabtu (24/1).

"Saya dan teman-teman senang sekali ikuti lomba malamang dan membuat jamba yang pertama kali diadakan di Padangpariaman. Kami sudah mempersiapkan perlengkapan lomba jauh-jauh hari dan berharap hasil yang terbaik," kata Dian, siswi 2x11 Enam Lingkung.

Kepala SMU 1 Lubuk Alung Dian Mulyati Syarfie mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, ia menyampaikan ide untuk menyelenggarakan lomba membuat lamang kepada Bupati Ali Mukhni. Ide tersebut direspon positif dan Bupati berkenan untuk menyediakan hadiah kepada pemenang. Dijelaskannya bahwa peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW bertemakan kebersamaan dan memupuk kesalehan sosial melalui budaya lokal dengan membuat lamang.

Dia beralasan bahwa sekolah juga merupakan tempat pengembangan budaya disamping memberikan ilmu pengetahuan di bidang akademik.

Kata dia, Budaya Padangpariaman mengutamakan kebersamaan gotong royong diantaranya termasuk pada kegiatan membuat lamang dan jamba.

"Sekolah juga merupakan tempat pengembangan budaya disamping memberikan ilmu pengetahuan di bidang akademik. Budaya Padangpariaman mengutamakan kebersamaan gotong royong diantaranya pada kegiatan membuat lamang. Alhamdulillah, kegiatan ini didukung penuh oleh Bapak Bupati," kata istri Kadis Pendidikan Sumbar ini.

Sementara itu, Bupati Ali Mukhni mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan lomba membuat lamang dan jamba adalah untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya minang khususnya piaman kepada generasi muda. Ia komit akan tetap menyelenggarakan event-event tradisi minang ini setiap tahunnya di lokasi yang berbeda-beda.

"Alhamdulillah, lomba membuat lamang dan jamba berlangsung sukses. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ibuk Dian, Kepala SMU 1 Lubuk Alung yang memiliki ide dan gagasan penyelenggaraan event ini yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya minang khususnya piaman kepada generasi muda. Kita komit akan adakan event ini setiap tahunnya," kata Bupati yang juga seorang pendidik ini.

Lomba membuat lemang dimenangkan oleh SMU 1 Enam Lingkung sebagai peringkat pertama dan berhak menerima Piala Bergilir Bupati. Juara II SMA 1 Lubuk Alung dan Juara III diraih SMA 1 Batang Anai.

Acara lomba membuat lamang dan jamba itu dihadiri oleh Bupati Ali Mukhni, Asisten III Prop Sumbar Sudirman Gani, Kadis Pendidikan Propinsi Sumbar Syamsurizal, dan Camat Azminur.


HA/OLP

Bupati Ali Mukhni Resmikan Sanggar Seni Saghantak Sadagam



Bupati Padangpariaman Ali Mukhni memotivasi anak nagari agar mendirikan sanggar-sanggar untuk membentuk karakter generasi muda supaya terhindar dari segala bentuk kenakalan remaja seperti bahaya penyalahgunaan narkoba, tawuran, seks bebas, balap liar dan lain sebagainya.

Hal tersebut dia sampaikan pada peresmian Sanggar Saghantak Sadagam (SS) di Korong Parupuak Nagari Toboh Gadang Kec. Sintuk Toboh Gadang, Senin (19/1). Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Padangpariaman Suryadi, Kadispora Syafriwal, Camat Fakhriati, Wali Nagari, Ninik Mamak Se-Kec. Sintoga, Ulakan Tapakis, dan Batang Anai.

"Atas nama masyarakat dan pemerintah, kita sangat apresiasi kreatifitas anak nagari membentuk sanggar kesenian yang tujuannya sebagai wadah kreatifitas generasi muda yang berkarakter supaya terhindar dari segala bentuk kenakalan remaja," kata Bupati yang juga Pembina Dewan Kesenian Padangpariaman itu.

Pada kesempatan tersebut Ali Mukhni juga memberikan bantuan awal sebesar dua juta rupiah. Ia pun meminta pengurus untuk membuat proposal bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk operasional sanggar. Adapun dana bantuan yang akan diberikan adalah sebesar Rp 10 juta.

"Untuk bantuan awal kita bantu sebesar 2 juta. Kemudian kita akan tambah 10 juta lagi dan kepada pengurus sanggar agar segera melengkapi administrasi ke dinas terkait," kata Bupati didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.

Anggota DPRD Suryadi sepakat dengan Bupati Ali Mukhni yang fokus dalam mewadahi generasi muda untuk berkreatifitas dalam berlatih dan belajar kesenian minang sejak dini. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama DPRD telah menganggarkan bantuan sarana dan prasarana kesenian pada Dinas Pemuda Olahraga Seni Budaya dan Pariwisata.

Sementara itu, Ninik Mamak Kenagarian toboh Gadang, Dt Putiah mengatakan pemerintah daerah sangat komitmen untuk mendukung kegiatan yang dipelopori oleh generasi muda di nagari.

"Kehadiran Bupati Ali Mukhni pada peresmian sanggar ini sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kreatifitas anak nagari. Selaku ninik mamak Toboh Gadang, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bupati Ali Mukhni" kata dia.

Dikatakannya bahwa keberadaan sanggar ini ke depan bertujuan untuk menggali seni budaya minang yang semakin lama semakin langka dipelajari oleh generasi muda. Seperti seni ulu ambek, indang, gandang tasa, randai dan lain sebagainya.

"Kita akui saat ini kesenian minang sangat jarang dipelajari oleh generasi muda. Kita khawatir kesenian seperti ulu ambek, indang dan randai akan hilang. Untuk itu sanggar ini sebagai wadah menggali seni budaya minang agar tetap eksis dan dinikmati dimasa-masa yang akan datang," lanjut dia.

Sementara itu Ketua Sanggar SS Halimas mengatakan sanggar dimaksud berdiri karena kemauan keras anak nagari yang didukung oleh Pemda. Sanggar, kata dia, juga didukung oleh ninik mamak se-kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Ulakan Tapakis dan Batang Anai. Ia berharap generasi muda di tiga kecamatan itu dapat saling berlatih bersama dan menimba ilmu kesenian minang.

"Alhamdulillah, Sanggar Saghantak Sadagam telah diresmikan Bapak Bupati yang dihadiri oleh seluruh ninik mamak dari 10 nagari di tiga kecamatan yaitu Sintoga, Ulakan Tapakis dan Batang Anai. Semoga dapat mendukung program pemerintah di bidang seni dan budaya ranah minang," kata Halimas.

Sintuk Toboh Gadang Tacelak

Pada peresmian Sanggar Saghantak Sadagam itu, Bupati Ali Mukhni juga mengekspos pembangunan yang telah menggerakkan perekonomian masyarakat yang terletak di daerah Sintoga.

Sejak empat tahun terakhir pembangunan infrastruktur telah dipacu diantaranya pembangunan Irigasi Anai II yang mengairi sawah seluas 7000 hektar. Pembangunan irigasi Anai II membelah dua wilayah Padangpariaman, mulai dari Lubuk Alung, Sintoga hingga Nan Sabaris.

Kemudian juga ada pembangunan mega proyek dibidang pendidikan yaitu MAN Insan Cendikia seluas 10 hektar dengan dana Rp 60 Milyar yang terletak di Nagari Sintuk. Saat ini telah selesai pembangunan asrama dan ruang kelas berlantai dua. Sekolah yang sepenuhnya dibiayai pemerintah ini akan mencetak calon-calon ulama besar dan hafiz Al Quran. Penerimaan siswa pada tahun 2016 melalui seleksi ketat secara online se-Indonesia.  Salah satu syaratnya adalah calon siswa harus hafal Al quran minimal satu juzz.

Sekaitan dengan peningkatkan Seni dan Budaya, direncanakan Pembangunan Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) di kanagarian Kapalo Hilalang, Kec. Kayu Tanam. Untuk itu, telah disediakan lahan sebesar 20 hektar untuk pembangunan empat fakultas. Pengembangan Kampus ISI tersebut sebagai persiapan menjadi Institut Seni dan  Budaya Indonesia (ISBI).

Ali Mukhni mengatakan, pesatnya pembangunan Padangpariaman maka secara tidak langsung Ibukota Propinsi telah pindah ke Kabupaten Padangpariaman. Apalagi didukung oleh Pemerintah Pusat melalui RPJMN 2014-2019 yang menetapkan Kabupaten Padangariaman sebagai Kota Metropolitan bersama Kota Padang.

Sementara itu, usai ekspose Bupati, Wali Nagari Toboh Gadang Jasman menyampaikan ucapkan terima kasih atas realisasi pembangunan bertaraf internasional di Sintuk Toboh Gadang. Ia mengakui pembangunan tersebut akan memacu pertumbuhan ekonomi dan menggerakkan tumbuhnya ekonomi kretatif untuk kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendoakan Bupati Ali Mukhni selalu sehat dalam memipin Padangpariaman.

"Kita akui sejak kepemimpinan Bupati Ali Mukhni banyak sekali program pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat. Atas nama masyarakat kami ucapkan banyak terima kasih atas pesatnya pembangunan bertaraf internasional di Sintoga. Seperti MAN Insan Cendikia yang telah berdiri megah. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan bekerja keras untuk Padangpariaman," kata Jasman.


HA/OLP

(Universary Ertiga Mania Sumbar) Armen: Dulu Kalau Lewat Jalanan Manggung, Awas Ditimpa Kelapa



Keluarga besar pencinta automotif yang tergabung dalam club Ertiga Mania Sumatera Barat merayakan hari jadi (universary) club yang ke II di Pantai Cermin, Karan Aur, Kota Pariaman, Minggu (25/1).

Menurut Nopriadi Syukri, member pencinta mobil keluarga besutan suzuki itu mengatakan bahwa panitia memilih Pantai Pariaman sebagai lokasi pesta acara ulang tahun club karena ingin menikmati suasana kekeluargaan di Pantai Pariaman yang dikenal asri dan indah. Selain menghelat beragam acara seperti lomba pacu tangkelek, tari, dsb, menurut dia, Ertiga Mania Sumbar juga akan memberikan bantuan sosial (berupa uang) kepada tiga orang penderita penyakit rapuh tulang, di Desa Santok, Pariaman Timur.

"Sekaligus juga untuk menjalin silahturahmi dengan sesama pencinta mobil Ertiga se Sumatera Barat. Di Pantai Cermin ini area lokasi parkir dan ruang santai keluarganya sangat luas, ditambah pula dengan anginnya yang berhembus sepoi-sepoi membuat betah keluarga besar Ertiga Mania Sumbar," kata Nono, karib dia disapa.

Sementara itu, Sekdako Pariaman Armen yang hadir membuka acara menyampaikan selamat datang di Kota Pariaman. Sesuai dengan hastag #AyokePariaman, Armen menuturkan bahwa Kota Pariaman semakin maju kian harinya, baik di bidang pembangunan infrastruktur maupun pembangunan pariwisatanya.

"Saya saat datang ke Pariaman tahun 2006, kalau lewat Desa Manggung itu selalu ada yang mengingatkan hati-hati ketimpa buah kelapa. Sekarang di kawasan Manggung jalannya sudah jalur dua, pantainya sudah indah, ditambah pula dengan adanya pusat penangkaran penyu, menjadikan kawasan itu selalu ramai tiap harinya," kata Armen.

Armen juga mengajak keluarga besar Ertiga Mania Sumbar untuk menikmati objek wisata bahari lainnya yang ada di Kota Pariaman.

"Kita punya pulau yang sangat indah. Disana para wisatawan bisa berolahraga diving dan snorkeling untuk melihat warna warni terumbu karang dan ikan-ikan hiasnya," ajak Sekda.

Dikatakan Ketua Ertiga Mania Sumbar, Jufrizal, jumlah peserta yang datang ke Kota Pariaman sebanyak 100 mobil yang membawa serta keluarga mereka. Kata dia, Ertiga Mania Sumbar terbentuk pada bulan April 2013.

"Hingga kini, Ertiga Mania Sumbar beranggotakan 200 pemilik mobil Suzuki Ertiga. Kami berharap, dan membuka diri bagi pemilik Ertiga lainnya untuk bergabung bersama kami," katanya.

OLP

Topik Terhangat

postingan terdahulu