Padangpariaman Perkuat Lembaga Bamus Untuk Kemajuan Nagari
Foto: ASM
Pariaman - Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan peran Badan Musyawarah (Bamus) Nagari sangat menentukan arah pembangunan di 103 nagari yang ada di Padangpariaman.

"Oleh sebab itu perlu pelatihan bagi anggota Bamus serta penguatan kelembagaan Bamus Nagari," kata Suhatri Bur di Pariaman, Senin (9/12).

Bamus sebagai lembaga "legislatif" nagari punya peran sentral dalam tiap kebijakan pembangunan di nagari. Bersama Walinagari, Bamus menandatangani APBNagari.

"Bamus mempunyai peran vital dalam pembuatan program-program di nagari sekaligus sebagai pengawas dalam menjalankan roda pemerintahan dalam pelaksanaan tugas Walinagari," sambungnya.

Oleh karena itu, menurut dia, Bamus harus menjalin hubungan harmonis dengan walinagari - karena dalam menjalankan perannya - Bamus tidak akan terlepas dari pemerintahan nagari karena setiap pelaksanaan tugasnya Bamus akan sering berkoordinasi dengan perangkat nagari.

"Bamus merupakan perpanjangan tangan dari masyarakat ke pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut. Bamus juga sangat berperan dalam pembuatan kebijakan di nagari seperti pemanfaatan dana nagari dengan semestinya," kata dia.

Suhatri Bur berpesan agar jajaran Bamus tidak hanya fokus ke pembangunan fisik nagari, namun juga fokus terhadap pengembangan sumber daya manusia demi kebaikan dan kemajuan nagari tersebut.

"Jalankanlah peran Bamus dengan semestinya agar dapat menjadikan nagari menjadi lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat," tandasnya. (Tim)
NFC Pekanbaru Juarai Mancing Mania Hari Nusantara Nasional
Foto: Junaidi
Pariaman - Tim Nusantara Fishing Club (NFC) Kota Pekanbaru raih juara pertama lomba pancing mania Hari Nusantara Nasional 2019 di Kota Pariaman. Club memancing negeri lancang kuning itu berhasil mengail ikan seberat 13,8 kg jenis Wahoo di perairan Pariaman.

Atas prestasinya itu, tim tersebut raih trophy dan uang sebesar Rp 25 juta yang diserahkan oleh Komandan Lantamal II Padang, Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso di Pariaman, Senin (9/12).

Sedangkan untuk pemenang kedua diraih oleh Tim Andalas Fishing Club (AFC) dari Padang. Tim AFC berhasil mengail ikan seberat 12,1 kg jenis Giant Travely. Piala dan uang tunai Rp 15 juta diserahkan oleh Walikota Pariaman, Genius Umar.

Selanjutnya pemenang ketiga diraih oleh Tim Andalas Sport Fishing Club, juga dari Padang. Tim tersebut sukses mengail ikan jenis Dogtooth Tuna. Piala dan uang sebesar Rp 10 Juta kepada klub tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor SAR Kota Padang, Asneldi.

Walikota Pariaman Genius Umar mengatakan pihaknya akan menyelenggarakan pancing mania yang lebih besar lagi dari saat ini di tahun mendatang.

"Tahun depan, 2020, kita akan laksanakan yang lebih besar lagi," kata Genius.

Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso mengatakan kekayaan laut Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Kekayaan laut nusantara bahkan menjadi incaran pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Hasilnya, sudah dibuktikan oleh peserta lomba mancing mania.

"Hasil tangkapan peserta membuktikannya," kata dia.

Yang menarik pada lomba itu adalah pemilihan ikan terkecil yang dipilih oleh Genius Umar hasil kail Tim Asrol dari Padang. Ikan terkecil itu mendapatkan hadiah sebesar Rp 4,5 juta. (Juned)
Wali Feri Besuk Aina di RSUP M Djamil
Foto: istimewa
Pariaman - Legislator Sumbar Tri Suryadi alias Wali Feri besuk Aina Talita Zahran, bocah 3,5 tahun penderita tumor ganas dan kanker kulit (Squamous cell carcinoma) di RSUP M Djamil Padang, Minggu (8/12). Wali Feri menuju rumah sakit itu setiba dari BIM - turun dari pesawat sepulang kunjungan kerjanya di Jakarta.

Aina sendiri saat ini sedang menjalani persiapan operasi di rumah sakit tersebut. Saat dijenguk Wali Feri, mata dan muka Aina sebelah kiri sedang dibalut perban. Aina ditemani sang ayah yang selalu setia menemaninya di rumah sakit tersebut.

Usai menjenguk Aina, Wali Feri tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ia menyebut apa yang diderita Aina dan keluarganya merupakan persoalan kemanusiaan yang tidak boleh diseret ke ranah politik. Keluarga Aina butuh dukungan semua pihak, baik secara moril dan materil.

"Sungguh saya tak tahan melihat kondisi Aina. Hak sebagai anak tidak bisa ia nikmati dengan bermain sebagaimana anak seusianya," ungkap Wali Feri.

Wali Feri mengapresiasi penggalangan dana untuk Aina yang dilakukan berbagai komunitas hingga perantau. Namun menurut mantan Walinagari Pilubang itu, dampingan dari pemerintah paling dibutuhkan mengingat penanganan medis terhadap Aina bersifat segera dan butuh biaya yang tidak sedikit.

"Alhamdulillah Aina saat ini mendapat penanganan oleh tim dokter ahli. Semoga Aina diberikan kesembuhan oleh Allah yang maha menyembuhkan," pungkasnya.

Arul, salah seorang penggagas penggalangan dana untuk Aina mengatakan sejumlah donasi yang digalang telah disalurkan kepada keluarga Aina. Penggalangan dana bahkan juga dihimpun oleh perantau Minang dari Korea Selatan.

"Dari Korea Selatan Rp20 juta. Kemudian penggalangan melalui grup WA (WhasApp) Karang Taruna Sikucur juga terkumpul Rp4 juta," sebut Arul yang juga pengurus di Karang Taruna Nagari Sikucur, Kampung Dalam.

Masih menurut Arul, Aina akan menjalani operasi setelah Hemoglobin (HB) dalam sel darahnya berada minimal di angka 10. Tim dokter terus memantau kondisi Aina sebelum melakukan operasi.

Pengurus Karang Taruna Nagari Sikucur itu terus melakukan penggalangan dana untuk Aina. Ia bersama teman-temannya terus membagikan tautan "Bantu Aina Sembuh" di kitabisa.com - platform untuk menggalang dana dan berdonasi secara online.

Aina Talita Zahran merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Adi Syahputra (37) dan Zetris Melinda (27) yang saat ini berdomisili di Nagari Cimpago, Kampung Dalam. Ayah Aina, Adi Syahputra merupakan seorang guru honor di SD Negeri 06 Kampung Dalam.

Menurut Adi Syahputra, penyakit Aina terdeteksi saat baru menginjak 1 tahun. Saat itu Aina didiagnosa menderita kekurangan pigmen kulit dan disarankan dokter tidak boleh terpapar sinar matahari.

Saat Aina menginjak 2,5 tahun, kata Adi, tumbuh bintik kecil di bawah mata Aina sebelah kiri. Seiring berjalannya waktu, bintik tersebut makin lama kian besar hingga Adi membawanya ke puskesmas. Usai diperiksa di puskesmas, Aina dirujuk ke RS Aisyah Pariaman.

Di RS Aisyah Pariaman, Aina diperiksa oleh dokter spesialis anak. Dokter tersebut kemudian menyarakan dia membawa Aina ke RSUP M Djamil karena menurutnya Aina kemungkinan menderita tumor ganas. (OLP)
Tak Hanya Letakan Batu Pertama Pasar, Ini Agenda Jokowi di Pariaman
Foto: istimewa/internet
Pariaman - Jika tidak ada perubahan jadwal dari Istana, Presiden Joko Widodo akan meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pasar Pariaman pada 14 Desember 2019 nanti, dan bertepatan pula dengan puncak peringatan Hari Nusantara Nasiona 2019 yang diselenggarakan di Kota Pariaman.

“Setelah diumumkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pemenang lelang Pasar Pariaman, maka sudah bisa dilakukan peletakan batu pertama pada 14 Desember. Peletakan batu pertama bertepatan dengan puncak Hari Nusantara 2019 yang akan dihadiri oleh Bapak Presiden," kata Walikota Pariaman Genius Umar, Minggu (8/12).

Rencana dimulainya pembangunan pasar sempat tertunda beberapa kali disebabkan perubahan desain. Desan konsep green building, pembangunan ulang pasar senilai Rp102 miliar tersebut tentu perlu desain yang matang.

Genius menyebut pembangunan pasar anak nagari Pariaman adalah tanggungjawab semua pihak. Oleh sebab itu dirinya selalu melibatkan niniak mamak dan anak nagari dalam rapat-rapat terkait revitalisasi pasar yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda itu.

Perusahaan yang akan mengerjakan pembangunan Pasar Pariaman adalah perusahaan plat merah atau BUMN PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pada rangkaian Hari Nusantara 2019, ditambahkan Genius Umar, juga diresmikan pembangunan waterfrontcity tahap pertama dan peresmian 1.000 rumah bantuan Kementerian PU.

Hari Nusantara Nasional 2019 dipusatkan di Pariaman dari tanggal 7 hingga 14 Desember 2019. Pada puncak acara akan dimeriahkan dengan penabuhan 1.000 gandang tasa yang akan dicatat dalam museum rekor Indonesia alias MURI. (Erwin/OLP)
Dimulai dengan Pancing Mania, Berikut Berbagai Iven di Hari Nusantara Nasional 2019
Foto: istimewa/Juned
Pariaman - Rangkaian Hari Nusantara 7 hingga 14 Desember 2019 tingkat nasional di Pariaman resmi dibuka. Hari Nusantara yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi itu dimulai dengan open fishing tournamen yang diikuti oleh 35 tim dari seluruh Tanah Air, Sabtu (7/12) di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II Padang, Berok Nipah, Muaro, Padang .

Komandan Satuan Kapal Patroli Lantamal II Kolonel Laut, Joko Triwanto menyebut lomba pancing mania tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diadakan di Indonesia. Peserta dibatasi dengan masing masing tim terdiri dari 5 pemancing.

Selain pancing mania, kata dia, pihaknya juga akan menggelar parade kapal pesiar, parade kapal bagan dan kapal wisata di perairan depan Pantai Gandoriah.

Walikota Pariaman, Genius Umar menyebut pancing mania merupakan acara awal dalam rangkaian Hari Nusantara 2019. Hari Nusantara menurut dia merupakan wujud kemerdekaan baru bagi negara kepulauan Indonesia.

"Karena itu kita mesti menjaga kesatuan negara kita yang merupakan negara kepulauan terbesar dengan julukan Negara Bahari,” kata dia.

Ditunjuknya Kota Pariaman sebagai tuan rumah Hari Nusantara Nasional 2019 akan memberikan efek besar bagi Pariaman dan Sumatera Barat.

Selain pancing mania, di Hari Nusantara Nasional juga digelar Wirabraja Run 10K dan 5K, Nusantara Expo, bakti sosial kesehatan, bakti sosial lingkungan, green festival, pencanangan gerakan pilah sampah.

"Pada puncak acaranya nanti di 14 Desember akan dihadiri oleh Bapak Presiden” sambungnya. (Juned/OLP)
Bawaslu Pariaman Sabet Juara 1 Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu se Sumbar
Foto: istimewa
Pariaman - Bawaslu Kota Pariaman raih peringkat pertama Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kategori Bawaslu se kota dan kabupaten di provinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Komisi Informasi Sumatera Barat di Padang, Jumat (6/12).

Sedangkan peraih peringkat dua diraih oleh Bawaslu Kabupaten Padangpariaman disusul peringkat ketiga Bawaslu Kota Solok.

Raihan Bawaslu Pariaman itu didapat karena lembaga tersebut dinilai Komisi Informasi Sumatera Barat memenuhi keterbukaan informasi publik. Bawaslu Pariaman dinilainya sebagai lembaga paling informatif di jajaran Bawaslu Sumbar.

Dalam penyebaran informasi publik, Bawaslu Pariaman menyajikannya di website, media sosial seperti instagram, youtube, facebook dan twitter serta dinilai mampu menjalin kerjasama dengan media. Di samping penyebaran informasi, Bawaslu Pariaman juga telah menyediakan ruang PPID yang representatif.

Kepala Sekretariat Bawaslu Pariaman, Riky Falantino mengatakan keterbukaan informasi itu penting agar meningkatkan trust (kepercayaan) publik terhadap kinerja Bawaslu Pariaman.

Ia bilang jika kinerja tidak dibarengi publikasi dan diinformasikan ke publik akan menjadi sia-sia. Untuk itu pihaknya berharap seluruh jajaran Bawaslu selalu aktif menginformasikan kinerja Bawaslu ke publik, khususnya dalam menghadapi Pilgub Sumbar 2020.

"Kita sampaikan terimakasih kepada seluruh tim Bawaslu dan semua pihak yg telah bekerjasama dengan kita selama ini, khususnya kawan kawan media yang selalu mempublikasikan kegiatan kita. Harapan kita, penghargaan ini dapat kita pertahankan pada masa yang akan datang dan kita jadikan sebagai motivasi," tuntasnya.

Ketua Bawaslu Pariaman, Riswan mengatakan penghargaan yang diraih lembaga pimpinannya itu merupakan kerja seluruh tim Bawaslu Kota Pariaman yang selalu bekerja dan menyampaikan serta melayani informasi yang dibutuhkan publik.

"Ke depannya tentu kita berharap pelayanan informasi kita lebih baik lagi demi terwujudnya Bawaslu yang terbuka dan terpercaya," sebutnya.

Penghargaan tersebut, ujar Riswan, bukan yang pertama bagi Bawaslu Kota Pariaman. Pada 2018, Bawaslu Pariaman berhasil meraih peringkat kedua di kategori yang sama. (OLP)
Rulli Nasrullah Berikan Tips Bermedsos yang Produktif ke Netizen Pariaman
Foto: Junaidi
Pariaman - Pengamat media sosial Rulli Nasrullah alias Kang Arul berikan tips bermedia sosial yang positif dan produktif kepada netizen Pariaman, Kamis (5/12) di Espresso Cafe Pariaman.

Dia menyebut saat ini netizen terperangkap dengan kebiasaan bermedia sosial yang sudah tidak sehat dan efektif sehingga hanya menghabiskan waktu dan memenuhi linimasa saja.

Kang Arul yang juga seorang penulis ini mengatakan bahwa ada beberapa trik dalam menggunakan media sosial - baik twitter, instagram maupun facebook, serta aplikasi lain yang ada.

"'Maha benar netizen dengan segala komentarnya'. Ungkapan tersebut memperlihatkan bahwa saat ini apa saja dapat diposting di media sosial," kata dia.

Dalam bermedia sosial, sebut dia, saat ini netizen juga bisa menjadi buzzer, influencer. Netizen juga dapat menjadikan media sosial sebagai ladang produktif menghasilkan uang.

Dirinya juga mengadakan chalenge kepada semua peserta untuk membuat konten video maupun postingan menarik sesuai dengan tema dan wajib follow dan mention yang sudah ditentukan dalam waktu 10 menit saja.

Sontak hal ini membuat beberapa peserta berusaha untuk keluar mengambil video dan membuat postingan menarik.

Untuk tiga orang terbaik akan mendapatkan hadiah dari panitia. Terbaik I mendapat HP Realmi A6, terbaik II mendapatkan powerbank dan terbaik III mendapatkan Kartu E Money.

Ia juga mengungkap beberapa trik bagaimana menggunakan kamera HP untuk mengambil dan mengupload di media sosial, jam-jam terbaik untuk upload agar mendapat like dan ditonton netizen.

"Bagaimana postingan kita menarik untuk diikuti atau mendatangkan follower yang banyak," pungkasnya. (Juned/OLP)
Tabuh 1000 Gandang Tasa, Pariaman Akan Pecahkan Rekor MURI pada Puncak Hari Nusantara
Foto: istimewa
Pariaman - Sebanyak 1000 gandang tasa akan ditabuh pada puncak Hari Nusantara Nasional di Pariaman pada 14 Desember 2019 nanti. Penabuhan 1000 gandang tasa tersebut akan dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri).

"Semua sekolah akan berpartisipasi dan mulai latihan. 1000 kreasi gandang tasa kreasi sekaligus akan memecahkan Rekor MURI," kata Walikota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Kamis (5/12).

Selain atraksi tabuhan 1000 gandang tasa, sambung Genius, anak-anak TK juga akan menabuh rebana pada Hari Nusantara Nasional yang jatuh pada 13 Desember itu. Penampilan anak TK dengan keluguan dan kelucuan mereka akan menambah daya tarik puncak acara yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi itu.

“Presiden Jokowi sangat suka sekali dengan anak-anak kecil. Dengan ikutnya mereka akan membawa kebahagian bagi orang tua dan guru pengajarnya,” imbuh Genius Umar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kota Pariaman, Kanderi mengatakan, untuk memecahkan Rekor Muri 1000 gandang tasa - selain melibatkan para pelajar sekolah - pihaknya juga akan merangkul seluruh sanggar seni yang ada di Pariaman.

“Kesenian gandang tasa kita hidupkan kembali beberapa tahun lalu di sekolah-sekolah karena gandang tasa adalah kesenian tradisional Pariaman," ungkapnya.

Sebagai pelatih tunggal untuk gandang tasa kreasi, Pemerintah Kota Pariaman menunjuk seniman ternama Pariaman Ribut Anton Sujarwo.

Pemimpin Sanggar Darak Badarak ini berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk melatih anak-anak Pariaman supaya bisa memberikan penampilan terbaiknya di puncak acara Hari Nusantara.

"Walaupun sisa waktu kurang lebih seminggu, kita akan berusaha untuk melatih dengan konsep sederhana tapi dengan hasil maksimal," kata Ribut Anton Sujarwo. (Desi/OLP)
Di Hadapan Majelis Guru, Inspektorat dan Jaksa Sosialisasikan Definisi Pungli
Inspektur Hendra Aswara adakan sosialisasi Saber Pungli di SMP 1 Sungai Sariak, Rabu (4/12). Foto: istimewa
VII Koto - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Padangpariaman mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tim dipimpin oleh Kepala Inspektorat Hendra Aswara bersama Polres Padangpariaman, Kejaksaaan Negeri Pariaman dan Auditor Inspektorat.

Mengawali pertemuan, Inspektur hendra Aswara mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta sosialisasi terhadap layanan publik di Padangpariaman.

“Apakah Bapak Ibu Guru apakah pernah Ibu mendapatkan pelayanan publik? Pernahkah diminta pembayaran yang seharusnya tidak membayar atau retribusi tidak sesuai ketentuan? Jika pernah, itu namanya Pungli,” kata Inspektur Hendra Aswara di hadapan majelis guru SMP 1 VII Koto, Rabu (4/12).

Hendra menjelaskan bahwa pungli adalah perbuatan yang dilakukan seseorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Pejabat Negara yang meminta sejumlah uang yang seharusnya tidak ada biaya atau tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan biaya tersebut.
 

Praktek pungli, kata Hendra, sangat meresahkan masyarakat. Adapun dampak buruk praktik pungli antara lain tingginya biaya ekonomi, rusaknya tatanan masyarakat, terhambatnya pembangunan dan merugikan masyarakat.

“Praktek pungli juga mengakibatkan hilangnya kepercayaan publik kepada pemerintah,” kata peraih peringkat 1 Inovasi Pelayanan Publik tingkat Sumbar 2018 ini.

Upaya inspektorat dalam pemberantasan pungli antara lain mendoorong implementasi e-planing, pembayaran non tunai, membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), Komitmen Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM).

Pada kesempatan tersebut Inspektur Hendra Aswara mengimbau masyarakat melaporkan jika mendengar atau melihat praktik pungli ke Inspektorat ke nomor telepon 08116942000 dan email inspektorat@padangpariamankab.go.id.

Tanti Taher, Kasi Barang Bukti Kejari Pariaman, mengatakan pelaku pungli bisa mendapat ancaman hukuman pidana suap, pemerasan dan gratifikasi.

“Adanya sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman kepada bapak/ibu untuk menghindari praktik pungli. Kita apresisasi yang dilakukan pemerintah daerah,” kata Tanti.

Acara sosialiasi Saber Pungli dihadiri Polres Padangpariaman, Kejari Pariaman, Kepala Sekolah, Majelis Guru, Komite Sekolah dan Walimurid. (Tim)