26 July 2017

Jamohor Dianggap 'Kuda Hitam' Kursi Wakil Walikota
H Bagindo Jamohor (kanan) saat berbincang serius dengan Wabup Padangpariaman Suhatri Bur
Pariaman -- Suasana politik jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pariaman agaknya semakin panas saja. Hal itu setidaknya terlihat dengan bermunculannya sejumlah nama calon yang akan ikut meramaiakan pestas demokrasi langsung tersebut.

Selain Genius Umar, Mardison Mahyuddin dan Mahyuddin, yang memuncaki poling, sejumlah nama calon kuda hitam mulai menampakan diri. Sebut saja Edison TRD, HM Sa'ban, Syahril Amiruddin, Asmi, Indra Jaya, Bahrul Anif -- dan yang terhangat munculnya nama Bagindo Jamohor.

Munculnya nama Bagindo Jamohor sebagai bakal calon wakil walikota Pariaman tidak begitu mengagetkan publik Pariaman mengingat kiprah Jamohor selama ini. Bagi masyarakat Pariaman sendiri, figur Bagindo Jamohor dikenal aktif, baik sebagai politisi, pengusaha dan akademisi. Ia populer di pelbagai kalangan.

Bahkan bentuk keseriusannnya maju sebagai calon wakil walikota, Jamohor sendiri telah mendaftar pula secara resmi melalui Partai Hanura Kota Pariaman. Ia juga berencana mendaftar ke Partai Golkar, PAN dan melakukan lobi-lobi koalisi partai.

Seperti diakui Jamohor saat dihubungi wartawan di Pariaman, Rabu (26/7/2017), motivasi dirinya maju sebagai calon wakil walikota Pariaman, tak lain agar bisa lebih mengabdikan diri dalam memajukan Kota Pariaman. Mandat eksekutif akan membuatnya lebih leluasa berbuat demi cita-cita yang selama ini dia endap.

Jamohor mengatakan, pembangunan yang telah dilakukan duet Mukhlis Rahman dan Genius Umar akan tetap dipertahankan, karena terbukti memiliki dampak positif bagi perkembangan Pariaman. Ia bertekad akan melibatkan masyarakat dalam segala aspek pembangunan karena sifat pemerintahan sebagai fasilitator mesti menangguk aspirasi rakyat, bukan ambisi pribadi.

"Selain itu, kalau sekiranya saya diamanahi menjadi wakil walikota Pariaman nantinya, maka saya akan berusaha membantu tugas-tugas walikota terpilih, khususnya mendorong peningkatan pendapatan daerah dan ekonomi masyarakat yang berkeadilan," kata politisi senior Golkar Sumatera Barat itu.

Mantan anggota DPRD Padangpariaman tiga periode itu menyebutkan, agar sebuah kota lebih maju dan berkembang, rasa memiliki masyarakat terhadap kota harus ditingkatkan.

"Rasa memiliki oleh warga terhadap kota harus meningkat, tentu ekonomi masyarakat harus ditingkatkan terlebih dahulu. Karena kalau ekonomi masyarakat sudah tinggi, maka dengan sendirinya akan timbul kebanggaan dan rasa memiliki daerah dengan sendirinya," sebutnya.

Dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, jelasnya, masyarakat perlu permodalan. Kredit lunak sangat dibutuhkan masyarakat dalam pengembangan usaha, tantangan pemimpin mewujudkannya.

"Sekalipun selama ini pihak perbankan cukup banyak menyediakan fasilitas kredit, tetap saja dirasakan masih cukup berat oleh masyarakat. Tidak terkecuali juga kredit usaha rakyat atau KUR, yang bunganya berkisar 9 persen," terangnya.

Untuk itu lanjutnya, ke depannya kapan perlu kredit lunak yang disalurkan kepada masyarakat atau pengusaha kecil dan menengah, perlu diturunkan atau lebih dilunakkan lagi.

"Untuk menggairahkan ekonomi masyarakat bawah, jika perlu nantinya pemerintah kota harus berani untuk mensubsidi kredit," ungkapnya.

Terkait dunia kepariwisataan, menurutnya perlu lebih dipertegas lagi. Kota Pariaman harus bisa menjadi kota transit permanen dengan penginapan yang selalu penuh penghuni.

Berbagai fasilitas pendukung untuk itu perlu terus ditingkatkan dan dilengkapi. Baik itu fasilitas hotel yang representatif dengan harga bersaing, fasilitas kuliner atau restoran yang bonafid dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

"Pariaman yang dulunya dikenal menjadi tujuan bagi pendatang dan pedagang dari berbagai  belahan negara, perlu dibangkitkan dan dikembalikan lagi eranya," sebutnya.

Menurutnya, peluang untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Pariaman cukup terbuka asalkan ada kemauan semua pihak. Baik dari elemen masyarakat, perantau, kalangan pengusaha dan pemerintah.

"Harapan itu sesuai dengan potensi yang dimiliki saat ini. Kota Pariaman adalah pintu gerbang utama masuk ke Sumatera Barat, baik melalui darat, melalui jalur laut dan udara. Pariaman strategis dari sisi perdagangan dan jasa jika dikemas dengan baik," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Jamohor sendiri sebelumnya pernah tercatat sebagai penerima penghargaan koperasi, usaha kecil dan menengah tingkat nasional dari pemerintah pusat.

Diantaranya, penghargaan Bakti Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dari Mentri Negara Ekonomi Kecil dan Menengah, pada era pemerintahan Presiden Gus Dur tahun 2001. Begitu pula penghargaan pengusaha kecil berprestasi tingkat nasional tahun 2002 dan penghargaan Bakti Koperasi, usaha kecil dan menengah juga tahun 2002, pada era pemerintahan Megawati. (Yurisman Malalak/OLP)
Bentar Lagi BPPP Tiram Akan Jadi Politeknik

Tiram -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur sambut Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran (BPPP) Padangpariaman yang baru dalam acara Pisah Sambut Kepala BPPP, di Dinning Hall BPPP Padangpariaman di Tiram Tapakis, Rabu (26/7/2017).

Pisah sambut dari Dr Capt Mugen S Sartono, M.Sc kepada Dr Capt Antoni Arif Priadi, M.Sc, di hadapan seluruh civitas academica BPPP, bersama Lantamal Teluk Bayur Padang, Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Kadis Perhubungan Kabupaten Padangpariaman, Danramil Nan Sabaris, Polres Padangpariaman, Camat Ulakan Tapakis, Wali Nagari Tapakis dan tokoh masyarakat sekitar BPPP.

Dalam sambutan, Suhatari Bur menyampaikan harapan Bupati Ali Mukhni yang berharap BPPP beroperasi maksimal sesuai rencana dan target yang ditetapkan Kementerian Perhubungan sebagai pemiliknya.

"Pemerintah Kabupaten Padangpariaman sangat mendukung pengembangan dan kemajuan BPPP karena berimbas positif kepada kesejahteraan masyarakat Padangpariaman," kata dia.

Ia berharap semua fasilitas dan kebutuhan BPPP secepatnya direalisasikan. Walau BPPP milik Kementerian Perhubungan RI, namun pihaknya mengaku memiliki berkepentingan, karena keberadaan BPPP akan menguntungkan warga sekitar pusat studi berbasis asrama itu.

Untuk itu, lanjut Suhatri Bur, pihaknya akan membantu BPPP dalam menuntaskan rencana pembangunan, termasuk penyelesaian administrasi ganti-untung tanah.

"Keuntungan yang didapat adalah, pihak BPPP dan Pemkab Padangpariaman juga bersepakat untuk memprioritaskan warga Padangpariaman menjadi peserta diklat BPPP. Ini terbukti hampir 80% peserta diklat angkatan pertama merupakan warga Padangpariaman," ungkapnya.

Suhatri Bur juga menyebut pihaknya sering menginformasikan keberadaan BPPP kepada perantau yang memiliki gedung megah di bibir pantai Padangpariaman.

"Sekarang sudah ada gedung berlantai tiga dan megah di tepi pantai barat Padangpariaman sebagai bentuk wujud nyata pembangunan di Padangpariaman," ucap dia.

Kepala BPPP yang baru Antoni Arif Priadi yang sebelumnya menjabat Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, mengatakan bahwa Padangpariaman sangat beruntung mendapatkan BPPP.

BPPP kata dia, tiap tahun di Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan selalu didatangi gubernur, bupati, walikota seluruh Indonesia untuk meminta didirikan di daerahnya.

Pada kesempatan itu ia memuji mantan Kepala BPP Mugen yang telah meletakkan dasar yang bagus di BPPP. Ia berjanji akan melanjutkan program yang telah disusun oleh Mugen sebelumnya. Selain itu, Antoni juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat BPPP akan jadi Politeknik.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha BPPP, Miran, menceritakan kesannya menjadi pegawai BPPP awal berdiri. Waktu pertama bertugas di BPPP Tiram ia merasa canggung karena lokasinya sangat sunyi jauh dari pusat keramaian.

"Bahkan ada yang rasanya mau nangis karena melihat lokasi yang jauh dari keramaian. Depan ladang, samping kiri kanan sawah, belakang laut lepas. Namun berkat bimbingan Kepala BPPP selama dua tahun, bisa bertahan dan akhirnya betah," kata dia. (ASM)
Suhatri Bur Libatkan Tokoh Masyarakat Redam Isu Negatif Media Sosial

Pariaman -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, meminta partai politik dan tokoh masyarakat ikut menjaga stabilitas di wilayahnya masing-masing dengan meredam isu-isu negatif yang sengaja dihembuskan pihak tidak bertanggungjawab untuk menimbulkan kegaduhan politik.

"Banyak isu nasional yang dapat merusak kondisi stabilitas keamanan masyarakat di daerah," katanya saat membuka dialog dengan partai politik dan tokoh masyarakat di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Rabu (26/7/2017).

Suhatri Bur mengatakan isu nasional tersebut seperti permasalahan agama, politik, sosial, dan budaya yang sampai ke daerah melalui berbagai media, khususnya media sosial.

"Bahkan, isu nasional baru-baru ini soal UU Pemilihan Umum yang terjadi pertentangan, juga berimbas ke daerah dan menjadi perbincangan di masyarakat," sambungnya.

Menurutnya, meskipun setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda, namun untuk menyikapi isu tersebut warga di daerah harus menjaga rasa kekeluargaan.

Oleh karena itu, sebut dia, peran partai dan tokoh masyarakat diperlukan guna mengedukasi warga tentang politik agar tidak terlalu terpengaruh dengan isu yang terkadang dibesar-besarkan di media sosial.

"Untuk itu kami menggelar diskusi politik guna menyampaikan kepada partai politi dan tokoh masyarakat terhadap tugasnya," cetusnya.

Ia berharap apa yang dihasilkan pada diskusi tersebut disampaikan kepada warga sehingga tidak terjadi permasalahan sosial di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Padangpariaman Yusmanda mengatakan, sosialisasi tersebut sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi permasalahan sosial di daerah itu.

"Pencerahan dari partai politik, organisasi, dan tokoh masyarakat diperlukan warga agar Padangpariaman tetap kondusif seperti biasanya," kata dia.

Lebih lanjut, Yusmanda menambahkan kegiatan dialog politik bersama pimpinan partai politik dan tokoh masyarakat, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tokoh masyarakat dan ormas terkait perannya sebagai mitra pemerintah guna terwujudnya hubungan yang harmonis dan berkesinambungan demi tercapainya kesejahteraan bersama.

"Selain itu menyamakan persepsi terhadap proses demokrasi di daerah agar dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar sesuai aturan yang berlaku. Di samping menumbuhkembangkan serta menguatkan sikap politik di kalangan masyarakat," tandasnya.

Tokoh masyarakat setempat yang mengikuti dialog Herman Zain, beranggapan segala isu yang berkembang di media selalu menjadi perbincangan hangat warga di kedai-kedai dan acara kemasyarakatan.

"Karena itu, saya yang sedikit banyak mengikuti perkembangan isu yang dibicarakan merasa berkewajiban untuk memberikan pencerahan agar tidak terjadi permasalahan," ungkapnya.

Ia mengatakan hasil dialog tersebut akan disampaikan kepada warga di daerahnya agar kondisi di daerah itu tetap kondusif. (Handre)
Jelang Pilkada, Mukhlis: Teliti Pilih Pemimpin, Jauhi Ujaran Kebencian

Marabau -- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, menyebut Pemilihan Kepala Desa Serentak Kota Pariaman 2017 menjadi warming up atau pemanasan bagi masyarakat Kota Pariaman jelang pelaksanaan Pilkawako Pariaman 2018 mendatang.

Secara umum, menurutnya, pelaksanaan Pilkades serentak di 9 desa di kota Pariaman berjalan dengan lancar dan tanpa gejolak yang berarti.

"Gambaran apa yang terjadi pada Pilkades bulan lalu, adalah cerminan bagaimana kondisi politik pada Pilkada Pariaman mendatang," ujarnya usai menghadiri pelantikan Kepala Desa Marabau terpilih, Rabu (26/7/2017) siang.

Ia melihat perkembangan dan peningkatanan berdemokrasi masyarakat di desa setiap waktu. Meskipun sempat terbelah dalam beberapa kelompok pendukung calon kepala desa kala Pilkades, namun kembali bersatu usai pelaksanaan Pilkades digelar.

"Buktinya tidak ada masyarakat yang terbelah lagi usai pilkades, semuanya bersatu, mendukung yang terpilih," ulasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar masyarakat kota Pariaman cerdas dalam menentukan pilihan politik dalam memilih calon walikota dan wakil walikota 2018 mendatang.

"Harus betul-betul teliti, jika tidak tepat tentulah pembangunan dan kemajuan kota Pariaman taruhannya," ulas dia.

Mukhlis juga mengimbau agar masyarakat menjauhkan diri dari praktik ujaran kebencian dan kampanye hitam pada Pilkada yang tahapannya dimulai awal September 2017 mendatang itu.

"Berpolitiklah yang baik, jangan ada melakukan pembusukan terhadap calon lain,'' pungkasnya.

Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Pariaman direncanakan akan dimulai tahapan awalnya pada Septermber 2017. Tahapan awal meliputi pembentukan panitia adhock Pilkada.

Dalam waktu dekat, rencananya KPU Kota Pariaman dan Pemko Pariaman akan menandatangi NPHD anggaran Pilkada Pariaman. Sebelumnya, dalam rapat antara kedua instansi tersebut disetujui anggaran penyelenggaraan Pilkada Pariaman sebesar Rp11.4 miliar. (Nanda)
Perbasi Padangpariaman Gelar Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi 'C'
Suasana rapat bersama pengurus Perbasi Padangpariaman dalam merampungkan agenda penataran pelatih dan wasit lisensi 'C' di Lubuk Alung.
Lubuk Alung -- Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Padangpariaman akan menggelar Penataran Pelatih dan Wasit Lisensi 'C' selama lima hari, di Lubuk Alung, Rabu (26/7/2017).

Di samping buat seluruh calon pelatih dan wasit yang tergabung dalam Perbasi, penataran demikian juga berlaku untuk umum.
   
Ketua Panitia Januardi Gunawan menyebutkan, penataran itu akan dilakukan dari tanggal 10 hingga 15 Agustus 2017 mendatang. "Peserta kita targetkan dari pelatih sebanyak 20 orang dan dari wasit 20 orang pula," kata dia.
   
Januardi Gunawan yang didampingi Afrido Romansyah, pelatih senior di Perbasi Padangpariaman menilai, penataran itu amat penting untuk melahirkan pelatih-pelatih yang tangguh, serta wasit yang berkopeten di bidangnya.

"Semakin banyak pelatih, jelas akan semakin bertambah pula atlit basket di daerah ini. Nara sumber penataran langsung dari Pengprov Perbasi Sumatera Barat," ujar Januardi Gunawan.
Untuk itu, pihaknya berharap acara yang telah ditetapkan itu bisa terlaksana dengan baik, sesuai keinginan Perbasi Padangpariaman itu sendiri dalam melihat arti penting pengembangan pelatih dan wasit yang punya lisensi 'C' tersebut.
   
Senada, Sekretaris Perbasi Padangpariaman Hilman H memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan acara tersebut. "Penataran ini adalah bagian yang tak terpisahkan dari program kerja Perbasi daerah ini dalam melahirkan SDM yang handal di bidang olahraga basket," kata dia.
   
Ias berharap, penataran juga akan memperkuat nantinya atlet-atliet Perbasi yang akan berlaga di Porprov Sumbar 2018 yang akan berlangsung di Padangpariaman. Untuk itu, pihaknya berharap kepada semua peserta agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti penataran. (TDH)
DPRD Kota Pariaman Sahkan 3 Ranperda

Manggung -- Dewan Paerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman sahkan 3 (tiga) dari 9 (sembilan) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pariaman tahun 2017 usulan pemerintah daerah, dalam rapat paripurna, Rabu (26/7/2017) di Gedung DPRD Kota Pariaman, Manggung, Pariaman Utara.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Mardison Mahyuddin didampingi Wakil Ketua Syafinal Akbar dan dihadiri Walikota Pariaman Mukhlis Rahman.

Ketua DPRD Mardison Mahyuddin mengatakan ketiga ranperda tersebut yaitu Ranperda tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD, Ranperda tentang Perubahan Perda Nomor 1 tahun 2015 Tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, dan Ranperda Tentang Pelayanan Kesehatan.

“Ketiganya disetujui setelah masing-masing fraksi memberikan pendapat akhir terhadap masing-masing ranperda. Lima fraksi yang ada seluruhnya menyetujui ketiga ranperda tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Pariaman tahun 2017,” ujar Mardison.

Sedangkan sisanya enam Ranperda, sambung Mardison, masih dalam pembahasan dan pendalaman di tingkat Pansus dengan tim asistensi Ranperda Pemerintah Daerah dan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya di DPRD akan bekerja dengan maksimal menuntaskan segala agenda secepat dan secermat mungkin.

"DPRD bekerja cepat dan cermat dalam rangka melayani masyarakat. Perda yang kita sahkan semuanya demi kepentingan masyarakat kota Pariaman," tandasnya. (Doni)

25 July 2017

Agar Murid Betah, Genius Imbau Guru Ciptakan Suasana Nyaman di Sekolah

Rawang -- Kwarcab 16 Gerakan Pramuka Kota Pariaman gelar Kursus Mahir Dasar (KMD) selama 6 hari, dari tanggal 24 hingga 30 Juli 2017, di BP Paud dan Dikmas Sumbar, Rawang, Selasa (25/7/2017).

Pelatihan itu bertujuan untuk membangkitkan semangat 'valounter' atau jiwa relawan seorang pramuka, baik bagi sekolah dan lingkungannya, maupun mengabdi untuk daerahnya.

Kemahiran dasar yang diikuti peserta meliputi pelatihan karakter pengembangan diri, teori kepramukaan dan praktek lapangan.

Ketua Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman, Genius Umar, mengatakan semangat relawan pramuka mesti diperkuat. Baik melalui kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, perkemahan, jelajah alam dan keterampilan.

"Sehingga anak-anak didik akan merasa enjoy dan senang dengan kegiatan pramuka," tuturnya.

Melalui KMD bagi para pembina kamabigus itu diharapkan setiap sekolah minimal mempunyai 1 orang guru yang paham dan mengerti tentang pramuka. Sehingga ilmu yang didapatkan mampu dibagikan kepada para pelajar.

Masih kata Genius, ke depan pihaknya akan buat perlombaan untuk sekolah tergiat melaksanakan ekstrakurikuler pramuka yang akan mendapat reward khusus dari pemerintah.

Ia juga mengimbau agar para guru dan kepala sekolah yang menjadi pembina dan kamabigus, agar membuat suasana menyenangkan di lingkungan sekolah.

"Sehingga siswa-siswi akan merasa senang, gembira dan nyaman yang membuat mereka akan merasa kerasan berlama lama di sekolah," tutupnya.

Juned/OLP
USIM Selangor Malaysia Puji Wisata Pariaman

Pariaman -- Sebanyak 18 mahasiswa dan 1 dosen dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) Selangor, Malaysia, ikuti seminar pendidikan internasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pariaman di Aula STIT SB Pariaman, Selasa (25/7/2017).

Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyambut baik kedatangan USIM dalam seminar yang akan menghasilkan calon cendikiawan muslim tersebut. Selain berbagi informasi kata Genius, Pariaman akan diuntungkan, karena saat ini sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata.

"Kita berharap berlanjut ke hubungan yang dinamis antara USIM dan kota Pariaman. Kita bisa berbagi informasi pendidikan, budaya dan pariwisata," ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini Pariaman tengah berbenah diri menuju destinasi wisata terkemuka, baik di tingkat regional dan nasional maupun internasional.

Sejumlah destinasi memikat di Pariaman saat ini selain Pantai Gandoriah dan Pulau Angsoduo, juga terdapat konservasi penyu, floating wisata Talao Pauah, Pantai Kata, Cermin dan Taman Anas Malik, serta berbagai destinasi lainnya yang sedang dipersiapkan pembangunannya.

Para peserta lokal dalam seminar itu, sambung Genius agar melakukan kunjungan balasan ke negeri Jiran tersebut. Mahasiswa diharapkan mampu melanjutkan sekolah hingga ke luar negeri dengan mempersiapkan diri sedari kini.

Sementara itu dosen USIM, Siti Roihana mengatakan pihaknya selama di Pariaman akan mengunjungi pelbagai destinasi yang ada di Pariaman. Pariaman menurut dia adalah kota yang menyenangkan dengan keindahan alam memikat.

Selain berwisata, sambung dia, pihaknya juga menggelar aktifitas sosial dengan memberikan bantuan ke Panti Asuhan Aisyiyah di Kuraitaji dan melanjutkan agenda lain di berbagai daerah di Sumatera Barat.

Ia menambahkan, rombongan yang ia pimpin adalah rombongan pertama yang datang ke Pariaman. "Nanti akan ada lagi kunjungan kedua yang berjumlah sebanyak 24 mahasiswa dan 1 orang dosen USIM, untuk melakukan kegiatan yang sama," tutup dosen cantik dari USIM Selangor ini.

Juned/OLP