Breaking News! Prediksi 20 Anggota DPRD Kota Pariaman 2019-2024
Logistik pileg 2019 tingkat Kota Pariaman. Foto: Nanda
Pariaman - Pemilu legislatif tingkat Kota Pariaman usai digelar pada 17 April 2019. Hasil rekapitulasi juga telah dikumpulkan, meski bukan hasil resmi dari KPU Kota Pariaman.

Gambaran 20 calon anggota DPRD Kota Pariaman juga sudah mulai terlihat. Mereka nantinya akan berkantor di Desa Mangguang, Pariaman Utara.

Berikut hasil rekapitulasi tim pariamantoday.com dari berbagai sumber yang mengacu pada formulir C1. Ini bukan data resmi KPU Kota Pariaman. Tingkat akurasi di atas 90 persen.

Berikut calon anggota DPRD Kota Pariaman periode 2019-2024 hasil penghitungan C1 sementara yang dikumpulkan dari berbagai sumber, baik dari partai politik ataupun komunitas pemerhati pemilu Kota Pariaman.

Dapil Kota Pariaman I (Kecamatan Pariaman Tengah) sebagai berikut:

1. Gerindra (Hamdani)
2. Golkar (Life Iswar)
3. PKS (Aris Munandar)
4. PPP (Ikhwan Idham)
5. Nasdem (Iskandar)
6. PBB (Fadhly)
7.  -Demokrat dan PAN (masih diperebutkan)

Dapil Kota Pariaman II, Kecamatan Pariaman Utara:

1. Gerindra (Harpen Agus Bulyandi)
2. Golkar (Efrizal/Faisal) 
3. Nasdem (Jonasri)
4. PPP (Asman Tanjung)
5. Hanura (Riko Saputra Zein)

Dapil Kota Pariaman III (Kecamatan Pariaman Timur - Kecamatan Pariaman Selatan): 

1. Gerindra (Fitri Nora)
2. Golkar (Yosferizal/Ali Bakri)
3. PPP (Mulyadi)
4. PKS (M. Yasin)
5. Demokrat (Syafruddin)
6. Nasdem (M. Taufik)
7. PBB (Romi Novialdi)
8. PAN (Ibnu Hajar atau Suardi Chaniago)

(Nanda/OLP)

4 Warga Padangpariaman Keluar dari Program Keluarga Harapan
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni didampingi Kepala DSP3A Hendra Aswara menyerahkan piagam penghargaan kepada empat orang warga yang dinayatakan Graduasi mandiri KPM PKH di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Kamis (18/4). Foto: istimewa
Pariaman - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berikan penghargaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak empat orang dinyatakan Graduasi Mandiri. Artinya, keempat warga tersebut mengundurkan diri dari program PKH pada 2019.

Piagam penghargaan diserahkan pada acara launching Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2019 di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Kamis (18/4).

Graduasi Mandiri yaitu orang dengan sadar sendirinya menyatakan keluar sebagai KPM PKH dan menyatakan dirinya tidak berhak menerima bantuan PKH, karena ada yang lebih layak lagi menjadi KPM PKH.

Keberanian untuk keluar sebagai KPM PKH inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten Padangpariaman untuk memberikan apresiasi dan dijadikan contoh kepada masyarakat. Adapun keempat Graduasi Mandiri tersebut yaitu Irnawati KPM Kec. Enam Lingkung, Eka Saputri KPM Kec. Enam Lingkung, Harlina KPM Kec. Batang Anai dan Dayang KPM Kec. Ulakan Tapakis.

“Kami sangat mengapresiasi kepada empat warga kita ini. Ini harus dicontoh oleh bapak ibu yang lain selaku penerima manfaat program PKH," ujar Ali Mukhni.

Pemerintah daerah, kata Ali Mukhni, tengah merancang program yang bertujuan untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Padangpariaman. Harapannya angka kemiskinan saat ini 8,04% bisa turun 1% di tahun 2019.

Selain PKH, orang nomor satu di Padangpariaman itu menyebutkan bahwa Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga tengah berjalan. Hanya saja program tersebut langsung dari pusat (Kementerian Sosial), sehingga banyak kendala untuk menambah jumlah penerima bagi yang benar-benar layak menerima bantuan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Hendra Aswara mendorong para peserta PKH di Padangpariaman agar secepatnya bisa mandiri. Ia mencontohkan agar bisa mandiri dan keluar dari program PKH yaitu menggunakan sebagian uang bantuan untuk modal usaha.

"Masak sejak 2007 (menjadi peserta PKH) belum keluar dari PKH," ujarnya.

Hendra menyampaikan untuk mengerakkan graduasi mandiri, dinasnnya melahirkan satu inovasi yang diberi nama Jujurin Saja, yaitu Jujur Miskin, Sadar Sejahtera. Artinya masyarakat lebih jujur mengakui bahwa dirinya telah mampu secara ekonomi dan secara sadar keluar dari PKM PKH untuk diberikan kepada yang lebih berhak.

Kadis termuda itu mengatakan, Dinas Sosial melalui para pendamping PKH di nagari-nagari telah memberikan banyak materi kepada para peserta PKH, mulai materi cara merawat anak dengan baik hingga cara mengatur keuangan dengan baik.

Dia harapkan para penerima manfaat dapat mengelola uang bantuan yang diterima untuk digunakan modal usaha, ataupun menambah modal usaha yang sudah ada.

"Akhirnya para peserta PKH mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari dan merasa sudah layak untuk keluar dari kepesertaan PKH. Ini baru KPM PKH yang luar biasa," ia menambahkan.

Saat ini, kata Hendra, terdapat 17.033 KK penerima manfaat PKH yang tersebar di 17 kecamatan se-Padangpariaman. Ada tujuh komponen penerima manfaat bansos PKH dalam keluarga. Ketujuh komponen tersebut ialah (1) Ada ibu hamil; (2) Ada bayi dan balita atau anak usia dini; (3) Ada anak usia SD; (4) Ada anak usia SMP; (5) Ada anak usia SMA; (6) Ada anak penyandang disabilitas atau penyandang cacat berat; serta (7) Ada orang tua yang berusia lanjut.

“Tujuh komponen ini wajib dimiliki para penerima PKH, dan maksimal bisa diterima 4 orang dalam keluarga,” sebut Hendra.

Untuk tahap 1, Kabupaten Padangpariaman telah menyalurkan Rp 25 miliar Bansos PKH dan direncanakan untuk tahap 2 disalurkan sebesar Rp 15 miliar oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. (Tim)
Anggota DPRD Sekaligus Caleg Golkar Padangpariaman Meninggal Dunia
Saamar Tuanku Sidi saat dilantik menjadi Panganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman, Rabu (24/5/2017) siang dalam rapat paripurna istimewa.
Pariaman - Kabar duka datang dari DPRD Kabupaten Padangpariaman. Anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman, Saamar Tuanku Sidi meninggal dunia.

Kabar duka tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Padangpariaman, Syahrul Dt Lung melalui akun facebook resminya pada Kamis (18/4), pukul 16.29 Wib.

Diketahui, Saamar Tuanku Sidi menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Bukittingi.

"Keluarga besar DPD partai Golkar kabupaten Padangpariaman kembali berduka dengan wafatnya salah satu anggota fraksi kami yaitu SA'MAR TK SIDI hari ini di rumah sakit Bukittinggi," tulisnya.

Dalam unggahan itu, Syahrul menuliskan doa agar almarhum meninggal dalam kondisi khusnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah melepas kepergian almarhum.

Saamar Tuanku Sidi merupakan anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman Pangganti Antar Waktu (PAW) Zuardin yang wafat pada Selasa 31 Januari 2017.

Pada pemilu 2019, Saamar Tuanku Sidi kembali mencalonkan sebagai anggota DRPD Kabupaten Padangpariaman. (Nanda)
Gerindra Klaim PAS Raih 92 persen Suara di Pariaman
Suasana TPS pemilu 2019. Foto: OLP
Pariaman - Ketua Badan Pemenangan Daerah Prabowo Subianto-Sandi, Mimi Elfita mengklaim kemenangan Prabowo-Sandiaga di Kota Pariaman.

Menurut Mimi, hasil penghitungan perolehan suara dengan basis salinan C1 yang dilakukan pihaknya, Prabowo-Sandiaga memperoleh 91.80 persen. 

Sementara, pasangan Joko Widodo-Maruf Amin hanya memperoleh suara sebanyak 8.19 persen.

Perolehan suara Prabowo-Sandiaga, menurut dia meningkat signifikan jika dibandingkan dengan perolehan suara pada pilpres 2014 silam.

Di pilpres 2014, Prabowo yang saat itu berpasangan dengan Hatta Rajasa memperoleh 83,59 persen yang unggul atas pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan perolehan 16,14 persen.

Mimi juga menyinggung soal pasangan petahana yang didukung oleh banyak kepala daerah di Sumatera Barat. Ia menilai kemenangan Prabowo-Sandiaga di Sumatera Barat tidak memberi efek peningkatan suara bagi Jokowi-Amin.

"Masyarakat menentukan pilihan politiknya sendiri. Jadi "kepala daerah efect" tidak terlalu berpengaruh," tandasnya. (Nanda)
Bawaslu Pariaman Klaim Belum Terjadi Politik Uang di Pemilu
Elmahmudi. Foto: Nanda
Pariaman - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman belum menemukan adanya praktik politik uang pada pemilihan umum serentak tahun 2019.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Pariaman, Elmahmudi, menyebut memasuki satu hari setelah pemungutan, belum ada masyarakat yang melaporkan terjadinya praktik politik uang.

"Laporan dari masyarakat tentang politik uang selama masa tenang dan hari pemungutan, penghitungan suara, hingga saat ini juga belum," sebut Elmahmudi di Pariaman, Kamis (18/4).

Elmahmudi mengklaim jika sosialisasi larangan politik uang ikut meminimalisir terjadinya praktik transaksional dalam pemilu itu.

Belum lagi, patroli anti politik uang yang dilakukan di awal masa tenang hingga pagi hari jelang pencoblosan, diyakini mempersempit peluang terjadinya praktik politik uang.

"Kami kira patroli yang dilakukan cukup efektif, minimal mempersempit pihak yang telah memiliki niat melakukan politik uang," pungkasnya. (Nanda)
Prabowo-Sandi Menang Telak di TPS Genius
Foto: Nanda
Pariaman - Capres 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menang telak dari Joko Widodo-Maruf Amin di TPS 02 Kelurahan Kampung Jawa II, tempat Walikota Pariaman, Genius Umar memberikan suara pada pemilu 2019.

Prabowo-Sandi peroleh suara sebanyak 157 suara. Sementara Jokowi-Amin hanya memperoleh 27 suara. Di TPS 02 Kelurahan Kampung Jawa II, tercatat 217 pemilih, namun 188 pemilih dalam DPT yang menggunakan hak pilih.

Genius Umar merupakan satu diantara kepala daerah di Sumatera Barat yang mendukung Joko Widodo-Maruf Amin pada pemilu tahun 2019. 

Bahkan, Genius ikut menjadi salah seorang pembicara saat kampanye akbar Jokowi-Amin di Kota Padang pada Selasa (9/4) silam.

Meski pemungutan penghitungan suara ditingkat TPS telah selesai, belum ada tim pemenangan daerah atau partai peserta pemilu 2019 merilis hasil penghitungan cepat dan C1. (Nanda)
Data Lengkap Perolehan Suara Pilpres di Kota Pariaman
Salah satu TPS di Kota Pariaman. Foto: OLP
Pariaman - Rekapitulasi perolehan suara sementara Pilpres 2019 di Kota Pariaman sebagai berikut. Penghitungan suara pilpres memang lebih didahulukan sebelum penghitungan suara lainnya di semua TPS di Pariaman.

Berikut hasilnya:

1. Kec. Pariaman Selatan (56 TPS) :
a. Suara 01 : 724
b. Suara 02 : 9.810
c. Suara sah : 10.535
d. Suara tidak sah : 114
e. Total Suara : 10.648

2. Kec. Pariaman Tengah (91 TPS) :
a. Suara 01 : 1.894
b. Suara 02 : 16.170
c. Suara sah : 18.065
d. Suara tidak sah : 103
e. Total Suara : 17.957

3. Kec. Pariaman Timur (53 TPS) :
a. Suara 01 : 734
b. Suara 02 : 9.515
c. Suara sah : 10.250
d. Suara tidak sah : 52
e. Total Suara : 10.301

4. Kec. Pariaman Utara (65 TPS) :
a. Suara 01 : 837
b. Suara 02 : 11.433
c. Suara sah : 12.271
d. Suara tidak sah : 106
e. Total Suara : 12.376

Perolehan kedua pasangan capres di Kota Pariaman yaitu capres 01 : 4.189 (8,19%) dan dan Capres 02 : 46.958 (91.80%). 

Adapun suara masuk telah mencapai 100 persen atau 51.28, terdiri dari 51.212 suara sah, 375 suara tidak sah, di 265 TPS.

Data tersebut telah mencapai 100 persen. Pasangan capres cawapres 02, Prabowo-Sandiaga menang mutlak di Kota Pariaman sebesar 91.80 persen.

Catatan: data ini bukan hasil resmi KPU. Namun hasil rekapitulasi C1 yang dihimpun pariamantoday.com di lapangan. (Nanda)
Unik dan Meriah, TPS 02 Pungguang Ladiang KPPS-nya Berbaju Pengantin
Foto: Nanda
Pariaman - Banyak cara yang dilakukan untuk menarik perhatian pemilih agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu serentak tahun 2019. Seperti halnya yang dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 02 Desa Pungguang Ladiang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Di sana, KPPS mendekorasi TPS dengan ornamen pesta pernikahan khas Minangkabau. Dinding-dinding pembatas TPS dipasangi tirai bewarna merah. Meriah, itulah gambaran di TPS ini.

Pemilih yang datang ke TPS, dilayani oleh petugas KPPS yang berpakaian pengantin. Petugas KPPS laki-laki menggunakan baju gadang basiba lengkap dengan saluak atau deta sebagai penutup kepala dan karih (keris). 

Sementara petugas KPPS perempuan menggunakan baju kuruang khas anak daro, kodek untuk bawahan dan lengkap dengan suntiang.

Ketua KPPS 02 Desa Pungguang Ladiang, Dasril, menuturkan pemilu merupakan pesta rakyat, sehingga pelaksanaannya juga harus dilaksanakan dengan meriah.

"Pemilu adalah pesta, begitu pula dengan pemilu harus dimeriahkan," kata Dasril.

Selain itu, dekorasi di TPS juga untuk menarik datang ke TPS menggunakan hak pilih pada pemungutan dan penghitungan suara pemilu tahun 2019.

"Menurut kami, cara ini bisa menarik perhatian pemilih untuk datang ke TPS," katanya.

Di TPS ini, tercatat 245 pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari pendaftaran, terlihat pemilih antusias menggunakan hak pilih.

Walikota Pariaman, Genius Umar, menyebut TPS 02 Desa Pungguang Ladiang sangat unik. TPS ini mengangkat kearifan lokal dengan menggunakan ornamen khas pesta pernikahan Minangkabau.

Dekorasi TPS unik akan membuat pemilih rileks dan gembira saat datang ke TPS. Hal itu sedikitnya menghilangkan suasana tegang menunggu hasil penghitungan suara.

"Ini perlu diberi hadiah, ini sangat unik sekali," tandasnya. (Nanda)
Usai Nyoblos, Genius Optimis Partisipasi Pemilih Pariaman 80 Persen
Foto: Nanda
Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar mencoblos di TPS 02 Kelurahan Kampung Jawa II, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Rabu (17/4).

Genius tiba di TPS 02 sekitar pukul 08.35 Wib bersama Ketua TP PKK Kota Pariaman, Lucy Arlyem Genius. Sejumlah kepala OPD dan awak media ikut mendampingi Genius datang ke TPS.

Keduanya datang ke TPS dengan berjalan kaki. TPS 02 hanya berjarak 100 meter dari Rumah Dinas Walikota Pariaman.

Di TPS 02, sebanyak 217 orang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hingga pukul 09.10 Wib, sekitar 58 orang telah menggunakan hak pilih.

Setelah mengantri beberapa menit, Genius dipanggil KPPS untuk memasuki bilik suara. Genius mendapatkan lima surat suara.

Usai menggunakan hak pilihnya, Genius sempatkan berbincang-bincang dengan masyarakat pemilih yang berada di TPS.

Genius mengharapkan partisipasi masyarakat pada pemilu serentak tahun 2019 berada di atas 80 persen.

"Antusias masyarakat cukup bagus, apalagi masjid-masjid mengumumkan informasi dan ajakan datang ke TPS lebih awal, dari sisi waktu tidak masalah," kata Genius.

Kata Genius, pemungutan suara pemilu 2019 cukup memakan waktu. Besarnya ukuran lembaran surat suara membuat membuka lipatan sebelum pencoblosan memakan waktu.

"Cukup memakan waktu, melipatnya setelah pencoblos yang lumayan memakan waktu," tandasnya. (Nanda)
KPU Pariaman Musnahkan Ribuan Surat Suara
Foto: Nanda
Pariaman - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman musnahkan 5.637 lembar surat suara pemilihan serentak tahun 2019 yang rusak dan berlebih. Surat suara itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Penusnahan surat suara dilakukan di Kantor KPU Kota Pariaman disaksikan Bawaslu Kota Pariaman dan Forkopimda Kota Pariaman, Selasa (16/4) malam.

Ketua KPU Kota Pariaman, Abrar Azis merinci ribuan surat suara rusak terdiri dari 1.225 lembar surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden, 3.524 lembar surat suara pemilihan DPD RI.

Kemudian, surat suara pemilihan DPR RI sebanyak 230 lembar. Surat suara pemilihan DPRD  Sumatera Barat sebanyak 309 lembar.

"Surat suara pemilihan DPRD Kota Pariaman Dapil I sebanyak 135 lembar, surat suara pemilihan DPRD Kota Pariaman Dapil II sebanyak 86 lembar dan surat suara pemilihan DPRD Kota Pariaman Dapil III sebanyak 98 lembar," ujarnya rinci.

Katanya, surat suara rusak yang saat ini dimusnahkan telah diganti oleh KPU RI. Pemusnahan dilakukan sesuai dengan edaran yang disampaikan oleh KPU RI.

"Penusnahan surat suara tersebut agar tidak terjadi penggunaan surat suara rusak untuk pemilu serentak tahun 2019," imbuhnya.

Ditambahkannya, seluruh logistik pemilu telah didistribusikan ke seluruh kantor desa dan kelurahan. 

"Tinggal TPS yang di Lapas didistribusikan besok pagi," tandasnya. (Nanda)