Legislator Sumbar Segera Tangani Tebing Pondasi Jembatan Campago
Muhammad Ikhbal dialog dengan warga di lokasi bibir pengaman jembatan yang tergerus arus. Foti: Masrudi Suryanto
Pariaman - Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Ikhbal mengupayakan pembangunan pengamanan pondasi Jembatan Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman.

Upaya itu dilakukan guna mencegah rusaknya tebing pondasi jembatan karena tergerus luapan arus sungai Batang Nareh.

Putera sulung Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni itu mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat untuk dicarikan solusi.

"Kita akan upayakan agar dibuat semacam pengaman pondasi jembatan. Gunanya mencegah agar tebing pondasi jembatan tidak tergerus arus sungai," kata Ikhbal didampingi wakil ketua DPRD Padangpariaman, Aprinaldi usai meninjau Jembatan Campango, Jumat (18/10) pagi.

Menurut dia, jembatan yang diresmikan oleh mantan Kepala BPK RI Harry Azhar Azis pada 23 Oktober 2017 silam, keberadaannya sangat penting. 

Selain memudahkan akses perhubungan warga setempat, jembatan yang dibangun dengan dana APBN ini potensial dikembangkan menjadi objek wisata.

"Banyak manfaatnya. Bukan hanya sarana jembatan sebagai penghubung namun ada potensi wisatanya juga," imbuhnya.

Seperti diketahui, derasnya curah hujan sejak kemarin, Kamis (17/10) malam mengakibatkan air Batang Nareh meluap dan menggerus bibir tebing di sepanjang bantaran jembatan campago. Akibatnya, mengancam pondasi Jembatan Campago tersebut. (Masrudi/Nanda)
Tes CPNS Akan Dibuka, Mardison Imbau Calon Peserta Persiapkan Diri
Foto: Nanda
Pariaman - Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengimbau warga setempat yang ingin mengikuti seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 mempersiapkan diri agar bisa lulus seleksi.

"Seperti diinformasi oleh BKN melalui media resmi bahwa tahapan penerimaan CPNS segera dimulai. Warga kita harus mempersiapkan diri, siap administrasi dan siap ikut seleksi," katanya di Pariaman, Jumat (18/10).

Ia mengatakan seperti di tahun sebelumnya seleksi CPNS 2019 terdiri dari dua tahapan yaitu Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dan Seleksi Kemampuan Bidang (SKB).

Seluruh rangkaian menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Hari ini ujian, nilai ujiannya langsung dapat diketahui. Sistim CAT menjamin transparansi seleksi, tidak ada celah untuk bermain-main.

"Hasil tesnya murni, tidak ada celah untuk bermain-main. Tidak ada istilah mentang-mentang pesertanya adalah anak pejabat atau keluarga wakil walikota mereka diluluskan. Jika tidak mampu ya gagal. Yang lulus betul-betul yang kompeten;" imbuhnya.

Seperti diketahui, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis tahapan penerimaan CPNS tahun 2019. Pengumuman pendaftaran dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2019.

Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. 

Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020. (Nanda)
Usul 330 CPNS, Mardison: ASN Banyak Pensiun

Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman (Pemkot Pariaman) mengusulkan sebanyak 330 orang kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 kepada Kemepan RB RI.

Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan kuota yang diusulkan terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. 

Di tahun sebelumnya 2018, Pemkot Pariaman juga melakukan perekrutan CPNS dengan kouta 282 orang

"Pemkot Pariaman telah mengusulkan ke pemerintah pusat. Kabarnya ketetapan kuota telah ada, namun kita belum menerima hasilnya," kata Mardison di Pariaman, Jumat (18/10).

Penambahan pegawai baru khususnya untuk tenaga guru, kesehatan dan teknis, kata dia, sangat diperlukan seiring banyaknya pegawai yang memasuki usia pensiun.

Menurut Mardison, kekurangan jumlah pegawai membuat kinerja pemerintah dan pelayanan terhadap masyarakat tidak terlaksana maksimal.

"Ada yang pensiun semestinya sebanding dengan penambahan pegawai baru. Apalagi guru, jika ada guru yang kurang sudah pasti proses pendidikan akan terdampak," lanjutnya.

Dikatakannya penambahan pegawai khususnya formasi teknis dengan keahlian yang mendukung program pariwisata di Kota Pariaman.

"Arah pembangunan sudah ditetapkan dalam RMJD. Salah satu pertimbangan membuka formasi adalah kesesuaian dengan kebutuhan program kita," tandasnya. (Nanda)
Butuh Ratusan Ribu, Penerimaan CPNS Kembali Dibuka

Pariaman - Pemerintah kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019. Tahapan penerimaan calon abdi negara tersebut akan dimulai bulan ini, Oktober 2019.  

Pemerintah berencana membuka formasi sebanyak 197.117 dengan rincian, instansi pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan instansi daerah 159.257 formasi (467 Pemda).

Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis di pusat). 

Melalui siaran pers dan infografis Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui akun instagram bkngoidofficial, pengumuman pendaftaran dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2019, yang diawali dengan penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. 

Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. 

Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020.

Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga. 

Bagi calon abdi negara yang ingin mengikuti seleksi CPNS 2019 agar tidak ketinggalan informasi terbaru dapat mengikuti akun instagram bkngoidofficial. (Nanda)
Gelombang Mutasi Pemko Pariaman: Genius Lantik 15 Pejabat
Foto: Nanda
Pariaman - Sebanyak 15 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman dilantik. 15 pejabat itu mengisi 11 jabatan administrator dan 4 jabatan pengawas.

Pelantikan dipimpin langsung Walikota Pariaman, Genius Umar bersama Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin di Balaikota Pariaman, Jumat (18/10).
Genius menyebut mutasi kali ini pihaknya merotasi dan memberikan promosi kepada ASN.

"Rotasi dilakukan untuk menempatkan pejabat sesuai dengan keahliannya. Jika tidak juga mampu di jabatan baru, tidak tertutup kemungkinan pejabat terkait didemonisi atau nonjobkan," kata Genius.

Ia menekankan pejabat di lingkungan Pemkot Pariaman harus berdomisili di Kota Pariaman. Hal itu memudahkan koordinasi pelaksanaan program pemerintah.

"Mereka harus siap saya panggil. Kadang paginya mereka saya panggil, kadang tengah malamnya juga. Kalaupun tinggal di Padang, harus menyesuaikan," imbuhnya.

Pejabat yang dilantik akan menempati jabatan baru antara lain, Syamsuardi. Z  diangkat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pariaman.

Syofinar diangkat sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I bidang pemerintahan dan aparatur Inspektorat Kota Pariaman.

Leni Amin sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pariaman.

Kemudian Anwar sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kota Pariaman.

Dalinus diangkat sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pariaman.

Selanjutnya, Elidawati sebagai Sekretaris Dinas Sosial Kota Pariaman. Kemudian Yulinesra sebagai Sekretaris Dinas Perindusrian, Perdagangan dan Koperasi Usaha Mikro Kecil Menegah Kota Pariaman.

Berlianti diangkat sebagai Kabid Pengendalian Penduduk dan KB Diinas Pemberdayaan  Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Pariaman.

Eva Yulia Delwita sebagai Kepala Bidang Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Pariaman dan Devi Hastuti sebagai Kepala Bidang Kerjasama dan Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman

Zulhadi sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Pelindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Pariaman.

Agusri sebagai Kasi Operasional Bidang Tratibum Pemadam dan Linmas Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman. Terakhir, Zulhaidi sebagai Kepala UPTD Pengelola Perpakiran Dinas Perhubungan Kota Pariaman dan Dewirman sebagai Lurah Kampung Jawa I. (Nanda)
Genius Harap Jokowi Hadiri HUT Nusantara Nasional di Pariaman
Foto: Nanda
Pariaman - Kehadiran presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada peringatan Hari Nusantara Nasional 2019 di Kota Pariaman pada 13 Desember 2019 sangat dinantikan.

Joko Widodo sendiri dijadwalkan kembali dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2019 bersama KH Maruf Amin. 

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan akan menyampaikan langsung program nasional yang dilaksanakan di Kota Pariaman kepada presiden.

"Kita menyampaikan langsung program nasional di Kota Pariaman seperti pembangunan pasar, pembangunan waterfront city dan pembangunan kawasan wisata," katanya saat menerima kunjungan tim TNI AL, Kemenko Maritim, Kemenhan RI dan Lantamal II Padang, Kamis (17/10).

Ia berharap momen kunjungan Presiden Joko Widodo di Kota Pariaman untuk menggaet dan menyinkronkan program nasional untuk dikerjakan di Kota Pariaman. Dengan adanya proyek nasioal mendorong percepatan pembangunan di Kota Pariaman.

Genius juga memastikan seluruh persiapan Hari Nusantara Nasional di Kota Pariaman telah maksimal. Pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kesuksesan acara.

Peringatan Hari Nusantara pertama kali dicanangkan presiden RI Abdurrahman Wahid pada tahun 1999 silam. 

Tetap baru dikukuhkan di masa pemerintahan presiden Megawati Soekarno Putri dengan mengeluarkan Keppres RI Nomor 126 Tahun 2001. (Nanda)
Jaksa Sidak Proyek Instalasi PDAM Padangpariaman
Foto: istimewa
Pariaman - Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan Negeri Pariaman (Kejari) meninjau proyek pemasangan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Padangpariaman untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) guna memastikan tidak menyimpang.  

Sidak TP4D Kejari Pariaman dilakukan pada Kamis (17/10) pagi di sejumlah titik wilayah Padangpariaman seperti Kecamatan Batang Anai, Kecamatan Nan Sabaris dan Kecamatan Ulakan Tapakis.

Ketua TP4D Kejari Pariaman, Reynold mengatakan pihaknya ingin memastikan pemasangan jaringan PDAM untuk MBR senilai Rp8,5 miliar tersebut sesuai atau tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.

"Hari ini kami bersama PDAM, Inspektorat Kabupaten Padangpariaman serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meninjau lokasinya guna memastikan berjalannya pemasangan air MBR ini," kata dia.

Meskipun beberapa bulan lalu pihaknya menemukan ada yang perlu dibenahi, beberapa catatan pengawasan pihaknya telah ditidaklanjuti oleh pihak PDAM dan rekanan.

Permasalahan tersebut yakni pengikat pipa yang melewati jembatan dinilai tidak mendukung serta masih ada jaringan pipa yang belum tersambung ke rumah warga.

"Namun itu sudah diperbaiki oleh rekanan sehingga warga sudah menikmati air dari PDAM," sebutnya.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Padangpariaman, Edil Patriz megatakan 2.800 keluarga di Kabupaten Padangpariaman tahun ini menikmati air dari bantuan pemasangan jaringan pipa PDAM setempat untuk MBR.

"Dengan adanya ribuan keluarga yang mendapatkan bantuan itu maka jumlah pelanggan PDAM Padangpariaman menjadi sekitar 30 ribu pelanggan," katanya.

Dijelaskannya pemasangan jaringan ke rumah MBR dilaksanakan mulai 12 Juli hingga akhir September yang lokasinya tersebar di Kabupaten Padangpariaman. Pemasangan jaringan tersebut tetap mengutamakan bagi daerah yang volume airnya masih tersedia.

"Kecamatan yang warganya mendapatkan hibah pemasangan jaringan air PDAM yaitu di antaranya Batang Anai, Lubuk Alung, VII Koto Sungai Sariak, 2x11 Kayu Tanam, Nan Sabaris, IV Koto Batu Basa, Sungai Geringging, dan Sungai Limau yang dibiaya oleh anggaran pemerintah pusat.

"Awalnya kami data siapa yang berhak mendapatkan hibah ini, lalu datang tim yang memverifikasi dari pemerintah pusat," katanya.

Dalam program ini, setiap keluarga yang mendapatkan hibah tersebut dikenakan tarif Rp255.200 untuk lokasi rumah tidak berseberangan jalan dengan jaringan pipa PDAM dan Rp355.200 untuk lokasi rumah yang berseberangan jalan dengan jaringan pipa perusahaan air minum itu.

Biaya tersebut, lanjutnya jauh lebih rendah daripada biaya pemasangan pipa secara reguler yang mencapai Rp900 ribu hingga di atas Rp1 juta per rumah.

"Biaya tersebut sudah termasuk pembayaran tagihan penggunaan air selama dua bulan," imbuhnya. (Nanda)
Raih Juara 3 Nasional PAI, Pelajar SD di Nan Sabaris Harumkan Padangpariaman
Foto: istimewa
Pariaman - Muhammad Jalfian Putra, siswa SDN 11 Nan Sabaris, Kabupaten Padangpariaman menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. 

Putra meraih juara ketiga ajang pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat nasional yang digelar di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada 9-14 Oktober 2019.

Ia akhirnya terpilih mewakili Sumatera Barat setelah menjadi juara pertama dalam ajang pentas PAI tingkat kabupaten Padangpariaman dan berlanjut ke tingkat Provinsi Sumatera Barat.

"Terimakasih untuk keluarga, guru-guru yang selalu mendukung dan mendoakan," ucapnya saat tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (16/10).

Prestasi kata dia, akan bisa diraih dengan belajar yang rajin. Selain belajar mengaji di TPQ/TPSQ Masjid Taqwa Muhammadiyah Paguah Duku, Kecamatan Nan Sabaris dibawah binaan Ustaz Marjongki.

Tidak berpuas diri, ia juga menekuni ilmu seni baca Quran atau tilawah di Pulau Aie, Pauhkambar dengan Ustaz Zaini.

"Saya akan terus belajar, semoga makin memahami Alquran," tukasnya. (Nanda)
Festival Balah Hilia, Tak Sebar Undangan Malah Diminati Tokoh

Pariaman - Festival Balah Hilia yang makin dekat penyelenggaraannya, makin terlihat uniknya. Bukan hanya dari segi suguhan, tetapi juga dari segi kepenontonannya. 

Jika iven-iven lain biasnaya menyebar undangan kepada tokoh-tokoh penting, festival ini tidak. Tetapi hebatnya, tetap saja para tokoh berpengaruh di Sumbar berminat untuk tiba. 

"Alhamdulillah sekarang sudah ada sejumlah tokoh literasi, budaya, pengelola pemilu, sastrawan, penggerak pariwisata, penggerak industri kreatif serta peneliti yang menyatakan keinginan untuk tiba. tentu ini membahagiakan kita," kata Azhari Kurnia, ketua panitia Balah Hilia Art Festival 2019. 

Dijelaskannya, sebagian besar tamu yang antusias ini memang sangat penting artinya bagi penyelenggara iven.

"Justru mereka yang sangat kami harapkan kedatangannya. Sebab, mereka yang kami kenali sangat intens dalam dunia kesenian, kebudayaan dan industri kreatif pastinya akan banyak memberi masukan kepada panitia dan pemerintah nagari. Semoga ini akan menjadi awal yang baik bagi silaturahmi nagari Balah Hilia dengan orang-orang hebat ini," sebutnya. 

Di antara yang akan datang adalah Gita dari Indonesia Talent, Asril Muchtar selaku Direktur Pascasarjana ISI Padang Panjang, Al Imran pengasuh Valora.co.id, Yuliza Zen seorang motivator milenial dan penggerak Desa Wisata Kubu gadang yang sudah go internasional, Yusrizal KW selaku tokoh literasi dan sastrawan nasional, dan banyak lagi. 

"Pokoknya kita sangat bahagia dengan kesediaan sahabat-sahabat ini untuk datang," sebutnya.

Sedikit bocoran, untuk melancarkan komunikasi dan membangun suasana akrab, panitia berencana mendirikan lapau di tengah lokasi acara untuk menjadi tempat berbincang sambil menikmati kesenian bagi para tamu dan pemuka masyarakat lokal. 

Ketua Forum Batajau Seni Piaman, Muhammad Fadhli mengatakan, dengan adanya tamu-tamu yang identik dengan gerakan kreatif ini diharapkan akan turut menjadi inspirasi bagi nagari Balah Hilia maupun nagari-nagari lainnya di Padangpariaman. 

"Bahwa dengan adanya sebuah iven akan banyak menarik minat orang-orang untuk dekat dengan kita, termasuk kalangan dunia kreatif," kata dia.

"Visi sebuah iven bukan hanya menjadi pemantik pariwisata atau sekadar tempat bereuforia saja, tetapi lebih jauh sebenarnya iven adalah magnet. Orang-orang hebat akan menyisihkan waktu dengan sengaja untuk mendatangi kegiatan yang menurut mereka patut disimak. Kalau yang hebat datang ke sebuah festival, maka festival itu cukup diperhitungkan," katanya.

Panitia memperkirakan kapasitas penonton yang muat di lokasi lapangan Stikes Nan Tongga akan mencapai 1500 an orang. Para penonton tidak perlu khawatir dengan ketersediaan lapangan parkir, sebab panitia mempenyiapkan 4 titik lapangan parkir di kawasan Pasar Jambak. (Tim)
Pariaman Subsidi Biaya Sekolah SMA Sederajat ke Provinsi Rp2,4 Miliar per Tahun
Foto: Nanda
Pariaman - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman kucurkan anggaran Rp1,2 miliar untuk mensubsidi biaya pendidikan warganya di tingkat SMA dan SMK di Kota Pariaman. 

Anggaran tersebut mensubsidi biaya pendidikan sebesar Rp100.000/siswa setiap bulannya selama 6 bulan terhitung bulan Juli hingga Desember 2019.   

Walikota Pariaman, Genius Umar mengatakan subsidi tersebut diberikan dalam bentuk bantuan keuangan khusus dari Pemkot Pariaman kepada Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat, seiring dialihkannya kewenangan pengelolaan pendidikan tingkat SMA ke pemerintah provinsi.

Ia menyampaikan subsidi tersebut disalurkan ke SMA dan SMK yang ada di Kota Pariaman. Kucuran subsidi baru di tahun 2019 baru bisa untuk 6 bulan. 2020 mendatang, subsidi diberikan penuh selama satu tahun.

"Anggaran tersebut untuk mensubsidi selama 6 bulan terhitung Juli-Desember 2019. Selanjutnya pada tahun 2020 dianggarkan satu tahun penuh," ujarnya usai penandatangan kesepahaman bersama tentang bantuan keuangan bersifat khusus di Pariaman, Rabu (16/10) pagi.

Untuk membantu meringankan beban warga, Pemko Pariaman mensubsidi biaya pendidikan siswa sehingga dapat meringankan beban orang tua terutama yang berasal dari keluarga ekonomi lemah.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan bantuan alokasi khusus tersebut sangat membantu siswa yang berasal dari keluarga miskin di Pariaman untuk menyelesaikan pendidikannya. 

"Dengan menyelesaikan pendidikan bahkan hingga perguruan tinggi dapat memperbaiki ekonomi keluarga yang selama ini berada pada lingkaran kemiskinan," ujarnya.

Meskipun bantuan pemerintah telah banyak diberikan, kata dia, jika tidak didukung orang tua siswa serta masyarakat maka pendidikan anak pun terganggu. Para siswa pun juga ia imbau harus semangat belajar.

"Kita mengapresiasi Pemkot  Pariaman yang menyubsidi biaya pendidikan siswa SMA sederajat dan hal tersebut dapat ditiru oleh daerah lainnya baik tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya. (Nanda)