Bantuan berupa uang tunai, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pariaman, Yosneli Balad, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pariaman, Dina Mulyadi, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pariaman, Nelvia Afrizal, di lokasi kebakaran, Jumat.
Yosneli mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dari anggota TP PKK, GOW, dan DWP Kota Pariaman sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
“Bantuan ini merupakan sumbangan dari anggota TP PKK Pariaman, GOW Pariaman dan DWP Pariaman. Semoga bantuan ini dapat meringankan sedikit beban para korban,” ujar Yosneli.
Total bantuan uang tunai yang diserahkan mencapai Rp7.350.000, ditambah pakaian dan sejumlah perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan warga.
Kebakaran tersebut sebelumnya menghanguskan 10 unit rumah kontrakan dan menyebabkan kerugian material cukup besar. Sebagian korban diketahui merupakan pedagang kaki lima yang beraktivitas di Pasar Pariaman.
“Kita berharap korban kebakaran tetap tabah menghadapi musibah ini. Semoga ada hikmah di balik kejadian ini dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat,” kata Yosneli.
Salah seorang korban, Dalis Tati (43), menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, kedatangan para pengurus organisasi perempuan tersebut memberikan dukungan moral bagi keluarga korban.
“Kedatangan dan kepedulian ini menguatkan kami beserta keluarga yang sedang mendapat musibah. Saat kebakaran terjadi, kami hanya sempat menyelamatkan diri dan anak-anak karena api begitu cepat membesar,” ujar Dalis.
Ia mengatakan bantuan yang diterima sangat membantu karena banyak barang kebutuhan sehari-hari yang tidak sempat diselamatkan saat kejadian.
Kebakaran di Kelurahan Jawi-Jawi I terjadi sekitar pukul 14.50 WIB dan menghanguskan 10 unit rumah petak. Peristiwa tersebut berdampak kepada tujuh kepala keluarga atau 21 jiwa. Selain rumah, tiga unit sepeda motor dan sejumlah uang tunai milik warga juga ikut terbakar. (*)