[Statistik terlampir] Kota Pariaman sudah masuki zona hijau Covid-19


Pariaman - Kabar gembira datang dari penanganan Covid-19 Kota Pariaman. Dikutip dari data statistik Dinas Kesehatan Kota Pariaman, dari total 1.607 kasus positif selama pandemi Covid-19, 1.564 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh.
 

Sedangkan untuk kasus positif aktif, hingga Kamis 23 September 2021, tinggal 5 orang - yang keseluruhannya melakukan isolasi mandiri di rumah.


Dari data tersebut, Kota Pariaman sedang menuju zona hijau atau asesmen level I. Sedangkan angka kematian akibat Covid-19, hingga saat ini tercatat sebanyak 38 orang atau 2,36 persen. Tingkat kesembuhan untuk Kota Pariaman berada di angka 97,64 persen lebih.

Untuk zonasi pewarnaan wilayah sesuai level asesmen, dari 64 desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman, 55 di antaranya sudah berada di zona hijau.

Sedangkan 9 desa dan kelurahan yang masih berada di zona kuning di antaranya Desa Bungo Tanjuang, Desa Sikapak Timur, Desa Talago Sariak, Desa Pauh Timur dan Desa Nareh 1. Kemudian Kelurahan Lohong, Kelurahan Alai Gelombang, Desa Rambai dan Desa Balai Kuraitaji.

Sementara progres pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat menunjukkan angka yang kurang menggembirakan. Dari total sasaran 75.126 orang target pemberian vaksin, baru sebanyak 17.572 orang yang telah menerima vaksin dosis pertama atau setara 23,54 persen.

Selanjutnya masyarakat yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua baru mencapai angka 8.740 orang atau setara 11,71 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 206 warga Pariaman ada yang menerima dosis ketiga, alias vaksin booster.

Persentase penerima vaksin tertinggi untuk Kota Pariaman adalah tenaga kesehatan dengan target 900 orang, namun hasil yang didapat sudah mencapai angka 1.344 penerima dosis pertama, dan 1.056 penerima dosis kedua (117,3 persen). 206 orang di antaranya bahkan sudah menerima dosis ketiga, alias booster.

Sedangkan capaian terendah adalah pemberian vaksin bagi kalangan lansia dengan target 8.388 orang, namun baru 350 (4,43%) orang yang menerima dosis pertama dan 205 (2,60%) penerima dosis kedua.

Sementara target pemberian vaksin bagi usia pelajar yang ditargetkan sebanyak 9.622, penerima dosis pertama sudah mencapai angka 3.253, orang, namun, baru 130 orang di antaranya yang telah menerima dosis kedua. (OLP)