Bantu Ekonomi Masyarakat, Genius Ingin Pengurasan Irigasi Marunggi - Taluak Padat Karya

Foto: Erwin
Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar cek saluran irigasi pertanian di kota Pariaman guna memastikan pengairan sawah dan ladang petani terairi dengan baik, Senin (22/6).

Menurut Genius masih ada saluran irigasi tersumbat ditemuinya di lapangan akibat tumpukan sampah dan ranting kayu yang lama tidak dibersihkan.

"Akibat ranting kayu yang menumpuk sehingga aliran air ke bawahnya tidak lancar," kata Genius saat meninjau saluran irigasi yang mengairi lahan petani di Desa Marunggi dan Desa Taluak, Pariaman Selatan.

Mengatasi hal tersebut, sambung Genius, pihaknya akan melakukan padat karya (
menggunanakan tenaga manusia dalam jumlah besar) melibatkan masyarakat untuk menguras saluran irigasi sepanjang 800 meter yang melintang di antara dua desa tersebut.

"Agar kembali lancar dan lahan pertanian kembali subur karena cukup pasokan airnya," kata Genius.

Dengan adanya padat karya pembersihan saluran irigasi tersebut, jelas Genius, akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang menganggur akibat wabah coronavirus.

"Selain itu dengan padat karya akan menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungan mereka," tuturnya.

Genius mengimbau agar masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan saluran irigasi. Selain dapat mencemarkan lingkungan juga menghambat pasokan air bagi petani.

"Selama ini Kota Pariaman selalu swasembada beras karena saluran irigasi bagi petani tetap terjaga dan lancar," pungkasnya.

Kota Pariaman telah membuka sektor ekonomi sejak pemberlakukaan tatanan normal baru pada 8 Juni 2020 lalu. Sejumlah objek wisata juga telah dibuka untuk umum. (Erwin/OLP)