Suhatri Bur Libatkan Tokoh Masyarakat Redam Isu Negatif Media Sosial


Pariaman -- Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, meminta partai politik dan tokoh masyarakat ikut menjaga stabilitas di wilayahnya masing-masing dengan meredam isu-isu negatif yang sengaja dihembuskan pihak tidak bertanggungjawab untuk menimbulkan kegaduhan politik.

"Banyak isu nasional yang dapat merusak kondisi stabilitas keamanan masyarakat di daerah," katanya saat membuka dialog dengan partai politik dan tokoh masyarakat di Hall Saiyo Sakato, Pariaman, Rabu (26/7/2017).

Suhatri Bur mengatakan isu nasional tersebut seperti permasalahan agama, politik, sosial, dan budaya yang sampai ke daerah melalui berbagai media, khususnya media sosial.

"Bahkan, isu nasional baru-baru ini soal UU Pemilihan Umum yang terjadi pertentangan, juga berimbas ke daerah dan menjadi perbincangan di masyarakat," sambungnya.

Menurutnya, meskipun setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda, namun untuk menyikapi isu tersebut warga di daerah harus menjaga rasa kekeluargaan.

Oleh karena itu, sebut dia, peran partai dan tokoh masyarakat diperlukan guna mengedukasi warga tentang politik agar tidak terlalu terpengaruh dengan isu yang terkadang dibesar-besarkan di media sosial.

"Untuk itu kami menggelar diskusi politik guna menyampaikan kepada partai politi dan tokoh masyarakat terhadap tugasnya," cetusnya.

Ia berharap apa yang dihasilkan pada diskusi tersebut disampaikan kepada warga sehingga tidak terjadi permasalahan sosial di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Padangpariaman Yusmanda mengatakan, sosialisasi tersebut sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi permasalahan sosial di daerah itu.

"Pencerahan dari partai politik, organisasi, dan tokoh masyarakat diperlukan warga agar Padangpariaman tetap kondusif seperti biasanya," kata dia.

Lebih lanjut, Yusmanda menambahkan kegiatan dialog politik bersama pimpinan partai politik dan tokoh masyarakat, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tokoh masyarakat dan ormas terkait perannya sebagai mitra pemerintah guna terwujudnya hubungan yang harmonis dan berkesinambungan demi tercapainya kesejahteraan bersama.

"Selain itu menyamakan persepsi terhadap proses demokrasi di daerah agar dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar sesuai aturan yang berlaku. Di samping menumbuhkembangkan serta menguatkan sikap politik di kalangan masyarakat," tandasnya.

Tokoh masyarakat setempat yang mengikuti dialog Herman Zain, beranggapan segala isu yang berkembang di media selalu menjadi perbincangan hangat warga di kedai-kedai dan acara kemasyarakatan.

"Karena itu, saya yang sedikit banyak mengikuti perkembangan isu yang dibicarakan merasa berkewajiban untuk memberikan pencerahan agar tidak terjadi permasalahan," ungkapnya.

Ia mengatakan hasil dialog tersebut akan disampaikan kepada warga di daerahnya agar kondisi di daerah itu tetap kondusif. (Handre)