Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KONI Daerah Minta Porprov Sumbar 2026 Diundur, Edison TRD Tegaskan Bukan Motif Politik

24 September 2026 | 24.9.26 WIB Last Updated 2026-09-24T14:19:47Z
PARIAMAN (Pariamantoday) - Sejumlah KONI kabupaten dan kota di Sumatera Barat mengusulkan penjadwalan ulang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI 2026 dari 2-14 Oktober ke November. Persoalan utama yang menjadi pertimbangan adalah belum tuntasnya proses pencairan anggaran hibah melalui APBD Perubahan 2026 di sejumlah daerah.

Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, SH, MH mengatakan usulan tersebut muncul dalam rapat koordinasi KONI kabupaten dan kota se-Sumbar, Kamis (24/9/2026). Dari 18 KONI kabupaten/kota, 14 menyatakan perlu adanya penyesuaian jadwal, sementara empat daerah menyatakan siap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.

“Dari 18 kabupaten dan kota yang hadir, 14 menyatakan meminta jadwal diundur ke November. Ada empat yang menyatakan siap, yakni Kota Padang, Bukittinggi, Sijunjung dan Dharmasraya. Namun empat daerah tersebut juga mendukung apabila jadwal dimundurkan,” kata Edison.

Menurut Edison, persoalan bukan pada kesiapan atlet maupun keinginan daerah mengikuti Porprov, melainkan waktu yang tersedia untuk menyelesaikan administrasi anggaran.

Porprov Sumbar 2026 telah ditetapkan berlangsung 2-14 Oktober dengan konsep tuan rumah bersama. Pemerintah provinsi sebelumnya juga telah melakukan soft launching pada akhir Agustus.

Namun, KONI kabupaten dan kota masih menunggu pencairan hibah yang dialokasikan melalui APBD Perubahan 2026. Setelah evaluasi anggaran oleh gubernur, masih terdapat tahapan penandatanganan NPHD, pencairan dana dan proses pengadaan kebutuhan kontingen.

“Kalau prosesnya berjalan sekarang, pengadaan kebutuhan kontingen diperkirakan berlangsung bersamaan dengan jadwal Porprov. Ini yang menjadi persoalan,” ujar Edison.

Ia menegaskan usulan penundaan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik.

“Tidak ada motif politik dalam persoalan ini. Ini murni menyangkut kesiapan anggaran dan teknis agar Porprov dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Edison mengatakan para ketua KONI kabupaten dan kota dijadwalkan menemui Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah untuk membahas persoalan tersebut dan mencari titik temu.

Sementara itu, berdasarkan hasil rapat, hingga saat ini baru delapan kabupaten/kota yang mendaftarkan atlet, dengan 14 dari total 53 cabang olahraga. KONI Sumbar juga disebut masih memberikan fleksibilitas terhadap batas waktu pendaftaran.

KONI Sumbar sebelumnya menyatakan jadwal 2-14 Oktober 2026 masih menjadi acuan resmi penyelenggaraan Porprov XVI. (OLP)
×
Berita Terbaru Update