Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kejurnas Sepatu Roda Pariaman Berlangsung Sukses, Terbesar di Sumatra dan Paling Dinantikan

5 Juli 2026 | 5.7.26 WIB Last Updated 2026-07-05T11:55:36Z

Pariamantoday #HutPariaman24 - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepatu Roda Piala Wali Kota Pariaman 2026 resmi ditutup pada Minggu sore setelah berlangsung selama empat hari, 2–5 Juli, di Sirkuit Pantai Cermin, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (5/7/2026).

Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pariaman ke-24 itu diikuti sekitar 800 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikannya salah satu kejuaraan sepatu roda terbesar di Pulau Sumatra.

Kejuaraan dibuka oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad pada Jumat (3/7) dan ditutup oleh Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi pada Minggu (5/7). Selama penyelenggaraan, ribuan atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga peserta memadati Kota Pariaman sehingga memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan penyelenggaraan kejuaraan olahraga berskala nasional merupakan strategi Pemko Pariaman untuk menggerakkan perekonomian sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kota Pariaman kepada masyarakat luas.

Menurutnya, kehadiran ratusan atlet beserta ribuan rombongan telah meningkatkan tingkat hunian hotel, penginapan, hingga aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama berlangsungnya kejuaraan.

"Seluruh kamar hotel dan penginapan di Kota Pariaman penuh selama kejuaraan berlangsung. Kondisi ini menunjukkan bahwa sport tourism mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Pelaku UMKM, pedagang kuliner, transportasi, hingga sektor jasa ikut merasakan manfaatnya. Kami berharap para tamu yang datang membawa kesan baik sehingga kembali lagi untuk berwisata ke Kota Pariaman," kata Yota Balad.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Pariaman akan terus mengembangkan berbagai agenda olahraga nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengatakan pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan pada tahun mendatang melalui pengembangan sarana dan prasarana olahraga.

"Tahun depan kami ingin kejuaraan ini lebih besar lagi dengan peserta yang lebih banyak serta fasilitas yang semakin baik. Kami akan terus meningkatkan sarana dan prasarana agar Kota Pariaman semakin layak menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan nasional," ujarnya.

Mulyadi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik dengan memberikan pelayanan yang ramah kepada seluruh tamu yang datang ke Kota Pariaman.

"Kenyamanan dan keramahan masyarakat adalah bagian penting dari keberhasilan sebuah event. Mari kita sambut setiap tamu dengan baik agar mereka merasa senang berada di Kota Pariaman dan memiliki keinginan untuk kembali berkunjung bersama keluarga maupun komunitasnya," katanya.

Ketua Porserosi Kota Pariaman, M. Taufik, SH, mengatakan kejuaraan tahun ini mempertandingkan berbagai kelompok umur mulai dari kategori A, B, C, D, Junior hingga Senior. Perlombaan juga dibagi ke dalam kelas pemula, standar dan speed sehingga memberikan kesempatan bagi atlet usia dini maupun atlet nasional untuk berkompetisi.

Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD, SH, MH menyebut sebanyak 756 peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, wilayah Jabodetabek, serta Jawa Timur. 

Pada kelas standar maupun speed, kata Edison, sejumlah atlet yang pernah meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) turut ambil bagian sehingga persaingan berlangsung ketat.

"Panitia menyediakan piala, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai dengan total Rp100 juta bagi para juara," ungkap Edison.

Menurut Dony, pengurus PB Porserosi, Kejurnas Sepatu Roda Piala Wali Kota Pariaman telah berkembang menjadi agenda yang paling dinantikan komunitas sepatu roda di Sumatra.

"Kejuaraan di Pariaman merupakan yang terbesar di Sumatra dan menjadi salah satu event yang paling ditunggu-tunggu para atlet maupun klub karena penyelenggaraannya selalu berlangsung meriah dengan tingkat persaingan yang tinggi," ujarnya.

Sekretaris Porserosi Sumatera Barat, Azral Malvinas, mengumumkan hasil akhir kejuaraan.

Pada kategori kelas speed, Medan Inline Skate keluar sebagai juara umum dengan raihan 14 medali emas, 7 perak, dan 9 perunggu. Posisi kedua ditempati Bintang Medan Roller Skate dengan 13 emas, 6 perak, dan 6 perunggu, sedangkan Payakumbuh Skate Club berada di peringkat ketiga dengan koleksi 9 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.

Sementara pada kategori kelas standar, Madani Inline Skate School Sumatera Utara meraih juara umum dengan perolehan 4 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Gandoriah Inline Skate Pariaman, Sumatera Barat, menempati posisi kedua dengan 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, sedangkan Bina Muda Pekanbaru, Riau, berada di posisi ketiga dengan 4 emas dan 2 perunggu.

Berakhirnya Kejurnas Sepatu Roda Piala Wali Kota Pariaman sekaligus menutup salah satu agenda olahraga terbesar dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pariaman ke-24. 

Pemerintah Kota Pariaman berharap keberhasilan penyelenggaraan tahun ini menjadi modal untuk menghadirkan event olahraga berskala nasional yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat posisi Pariaman sebagai destinasi sport tourism di pantai barat Sumatra. (OLP) 
×
Berita Terbaru Update