Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Yota Balad Temui UAS, Pariaman Gelar Tabligh Akbar HUT Kota ke-24

7 Mei 2026 | 7.5.26 WIB Last Updated 2026-05-07T12:55:48Z


Pariamantoday #headline - Pemerintah Kota Pariaman memastikan ulama kondang Abdul Somad atau yang dikenal sebagai UAS akan hadir dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kota Pariaman pada Juli 2026 mendatang. Kepastian itu diperoleh setelah Wali Kota Pariaman Yota Balad bertemu langsung dengan UAS di Rumah Omak, Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (7/5).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pariaman menghadirkan nuansa religius dalam peringatan hari jadi kota yang resmi berdiri sebagai daerah otonom pada 2 Juli 2002.

“Tujuan pertemuan ini sekaligus menyampaikan undangan resmi kepada UAS untuk hadir memberikan tausyiah agama pada puncak HUT Kota Pariaman. Kami ingin momentum pertambahan usia kota tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan fisik, tetapi juga dengan siraman rohani yang memperkuat iman dan ukhuwah masyarakat,” kata Yota Balad.

Menurut Yota, kehadiran UAS diharapkan menjadi magnet yang mampu menarik ribuan jamaah dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan provinsi tetangga. Pemerintah kota juga mulai mempersiapkan aspek teknis, mulai dari pengamanan hingga fasilitas penunjang di lokasi tabligh akbar.

Yota menyebut, selain menghadiri tabligh akbar, UAS juga diminta memberikan masukan terhadap program “Pariaman Risalah”, program unggulan Balad-Mulyadi yang diarahkan untuk memperkuat identitas religius dan budaya masyarakat.

“Alhamdulillah, beliau memberikan banyak ide dan saran agar program ini bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, UAS menyatakan menerima undangan tersebut dan berencana hadir langsung pada puncak peringatan HUT Kota Pariaman.

“Pemimpin tidak boleh lepas dari ulama, dan pembangunan tidak boleh lepas dari nilai-nilai agama. Insya Allah, kita akan hadir di Pariaman nanti,” kata UAS.

Ia juga menilai usia 24 tahun sebagai fase penting bagi sebuah kota otonom untuk memperkuat arah pembangunan.

“Usia 24 tahun adalah usia pemuda yang sedang kuat-kuatnya. Saya mendoakan di bawah kepemimpinan Bapak Yota Balad, Pariaman semakin maju, ekonominya bangkit melalui pariwisata yang berkah, infrastrukturnya merata, dan masyarakatnya tetap memegang teguh Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” katanya.

Kehadiran UAS langsung mendapat sambutan positif dari warga Pariaman. Sejumlah masyarakat menilai tabligh akbar tersebut akan menjadi momentum kebangkitan wisata religi sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Kalau UAS datang biasanya jamaah membludak. Banyak orang luar daerah juga ikut hadir. Ini tentu bagus untuk ekonomi warga kecil seperti pedagang makanan dan parkir,” kata Rahmat, 42 tahun, seorang pedagang di kawasan Pantai Gandoriah.

Pendapat serupa disampaikan Nurhayati, warga Pariaman Tengah. Ia berharap kegiatan keagamaan semakin sering digelar pemerintah daerah di tengah perubahan sosial yang cepat.

“Anak-anak muda sekarang butuh banyak kegiatan positif. Kehadiran ulama besar seperti UAS bisa menjadi pengingat agar generasi muda tidak jauh dari agama dan adat,” ujarnya.

Pengamat sosial di Pariaman menilai langkah Balad-Mulyadi menghadirkan tokoh agama nasional dalam agenda resmi daerah menunjukkan upaya membangun citra Pariaman sebagai kota religius yang tetap berpijak pada budaya Minangkabau.

Selain dikenal sebagai daerah wisata pantai dan budaya Tabuik, Pariaman dalam beberapa tahun terakhir juga aktif menggelar kegiatan bernuansa Islam, mulai dari tabligh akbar hingga festival keagamaan berbasis masyarakat.

Pemerintah Kota Pariaman memperkirakan ribuan jamaah akan menghadiri tabligh akbar tersebut. Aparat keamanan bersama panitia disebut akan melakukan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan area parkir tambahan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung pada malam puncak HUT kota nanti. (OLP)
×
Berita Terbaru Update