Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bunda PAUD Pariaman: Anak TK Harus Banyak Bermain dan Berkarya, Bukan Sibuk dengan Gadget

7 Mei 2026 | 7.5.26 WIB Last Updated 2026-05-07T12:58:34Z


Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi pelaksanaan lomba kolase tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pariaman di GOR Rajo Bujang, Karan Aur, Kamis (7/5/2026).

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Pariaman, Yosneli Balad saat membuka secara resmi kegiatan lomba kolase anak TK tersebut.

Dalam sambutannya, Yosneli Balad menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fase penting dalam membentuk karakter dan kreativitas anak. Menurutnya, masa TK adalah periode emas perkembangan anak yang harus diisi dengan aktivitas positif dan interaktif.

“Pada masa ini anak-anak perlu melatih motorik dan kemampuan kreativitasnya sejak dini. Biarkan anak-anak bermain dan berkumpul bersama teman-temannya tanpa terlalu bergantung pada HP atau gadget karena dampaknya sangat tidak baik bagi perkembangan anak,” ujarnya.

Ia mengatakan lomba kolase menjadi salah satu sarana efektif untuk melatih konsentrasi, ketelitian, serta daya imajinasi anak-anak melalui kegiatan seni yang menyenangkan.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan akademik semata, tetapi juga dari pembentukan karakter, rasa percaya diri, kemandirian, dan kreativitas.

“Keberhasilan pendidikan anak bukan hanya soal membaca atau berhitung, tetapi bagaimana kita membentuk karakter dan kreativitas mereka sejak dini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang ekspresi anak-anak di tengah perkembangan era digital.

“Kita ingin anak-anak kembali berinteraksi dengan warna, tekstur, dan melatih kesabaran melalui seni kolase. Anak-anak usia TK adalah generasi emas yang sedang berada pada masa pertumbuhan terbaik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan melalui kegiatan tersebut anak-anak diajak belajar bersosialisasi, menghargai proses, serta berani menunjukkan kemampuan diri.

Suasana lomba berlangsung meriah dengan para peserta tampak serius menyusun dan menempel berbagai potongan bahan menjadi karya seni kolase berwarna-warni. Kreativitas anak-anak terlihat dari detail penempelan hingga perpaduan warna yang menarik perhatian para guru dan orang tua.

Pemerintah Kota Pariaman berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, organisasi profesi, dan orang tua terus diperkuat demi menciptakan generasi muda yang cerdas, sehat, kreatif, dan berdaya saing.

“Yang paling penting bukan soal menang atau kalah, tetapi keberanian anak-anak untuk mencoba, berkarya, dan bahagia dalam proses belajar,” tutup Yosneli Balad. (*)
×
Berita Terbaru Update