Pariaman - Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia kepada kelompok tani di Kota Pariaman. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Selasa (20/1/2026).
Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan bahwa bantuan alsintan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat produksi.
“Bantuan alsintan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan modernisasi alat pertanian, ketergantungan pada tenaga manual dapat dikurangi sehingga proses produksi menjadi lebih efektif dan efisien,” ujarnya.
Adapun bantuan alsintan yang disalurkan dari Kementerian Pertanian sebanyak 25 unit, terdiri dari 4 unit power thresher (mesin perontok padi), 18 unit hand traktor, dan 3 unit traktor roda empat.
Yota Balad menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pariaman terus berupaya secara aktif melakukan koordinasi dan jemput bola ke berbagai kementerian guna menghadirkan bantuan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pemko Pariaman sangat gigih mengupayakan bantuan dari Kementerian Pertanian maupun kementerian lainnya agar kesejahteraan masyarakat, khususnya petani, dapat terus meningkat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa meskipun berstatus sebagai kota, Pariaman masih memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Hal ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bahwa ketahanan pangan merupakan kunci utama dalam meningkatkan perekonomian nasional,” tambahnya.
Dengan adanya bantuan alsintan tersebut, Yota Balad berharap kelompok tani dapat memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal sehingga proses pengolahan lahan, tanam, hingga panen menjadi lebih efisien dan mampu meningkatkan hasil produksi.
Selain itu, Pemerintah Kota Pariaman akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pemanfaatan alsintan agar bantuan digunakan secara tepat guna dan berkelanjutan.
“Saya meminta kepada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman beserta para penyuluh pertanian untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.
Kelompok tani juga diharapkan merawat alsintan ini dengan baik agar usia pakainya panjang dan manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal,” tutup Yota Balad. (*)