Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kementan RI lakukan panen raya di Desa Palak Aneh

26 Oktober 2023 | 26.10.23 WIB Last Updated 2023-10-26T01:00:48Z

 


Pariaman - Desa Palak Aneh, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman menjadi lokasi panen raya dengan luas hamparan 120 hektare lahan sawah, Rabu (25/10).

Panen raya dilakukan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Suwandi, bersama perwakilan Deputi 1 BAPANAS Rustam, Sekdako Pariaman Yota Balad, perwakilan Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar dan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Anilta.

Suwandi menilai saat ini secara keseluruhan Provinsi Sumatera Barat dalam data pusat statistik nasional diprediksi mengalami peningkatan hasil panen dibanding tahun sebelumnya dalam peningkatan hasil beras nasional. 

Sinergisitas Pemko Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan sangat berpengaruh besar dalam melakukan pembinaan kepada petani, ia menilai telah terlaksana dengan baik.

"Sehingga berdampak bagi pertumbuhan dan peningkatan hasil panen masyarakat petani," ujarnya.

Beberapa kendala masalah irigasi air, Suwandi akan melakukan tindakan cepat guna menjaga stabilitas penghasilan panen padi sawah, sehingga lahan sawah kondisi tadah hujan memiliki ketersediaan air untuk pengairan sawah.

Sekdako Pariaman Yota Balad mengucapkan terimakasih atas kedatangan rombongan dari Kementerian Pertanian RI di Kota Pariaman, hal ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat demi peningkatan hasil panen masyarakat petani yang ada di Kota Pariaman.

Sektor pertanian merupakan salah satu titik fokus Pemko Pariaman. 40 % lahan dengan total lahan tani pangan seluas 1.785 hektare yang ada di Kota Pariaman merupakan lahan pertanian sangat produktif.

Dengan panen raya ini, sambung Yota Balad, sangat mendukung ketersediaan pangan di Kota Pariaman, hal itu berdasarkan tingkatan hasil produksi padi di tahun 2022 lalu mencapai 26, 092 ton.

"Beberapa kendala terkait kelancaran irigasi air sawah yang mana sampai saat ini terdapat satu saluran irigasi Anai III, saat ini debit airnya belum bisa dinikmati oleh petani kita di Kota Pariaman, sehingga sebahagian besar lokasi hamparan pertanian di Kota Pariaman masih mengharapkan hujan, dan ini berdampak juga bagi keterlambatan dalam proses bertanam," katanya. (Phaik)

×
Berita Terbaru Update