Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jihad melawan KORUPSI…dan revisi UU TIPIKOR

30 Juni 2012 | 30.6.12 WIB Last Updated 2012-07-01T14:58:55Z

Moral pejabat negeri ini sudah jatuh ke titik nadir,dimana segala persoalan bangsa sampai tidak dapat diselesaikan dengan berbagai konsep yang jernih & logis karena berbagai kepentingan yang ujung-2nya kalau ditelusuri pasti ada “permainan politik uang” ke berbagai pejabat-2  berwenang yang menjadikan konsep -2 yang logis & jernih tidak bisa dikerjakan/dilaksanakan & seolah menjadi benang ruwet & pada akhirnya kandas hanya sebagai wacana belaka.


Permainan politik uang yang membuat bangsa ini terus menerus didera masalah tidak lain adalah penyakit menahun KORUPSI,KOLUSI & NEPOTISME (KKN)…..Pejabat bahkan keluarganya pejabat yang melakukan KKN sudah pada  tidak tahu malu,dan yang paling menggelikan mereka seolah “suci bersih” setiap kali tampil di publik dengan atribut-2 agama yang diyakininya. Anggapan mereka bahwa KKN yang dilakukan oleh mereka tidak diketahui oleh masyarakat banyak,dan kalaupun terbongkar maka yang disewa adalah pengacara-2 yang terkenal untuk “perang opini & persepsi” dengan media,seolah apa yang terjadi adalah karena dijebak,difitnah,di politisir,di kriminalisasi,dsb….
Publik sebenarnya sangat capek dengan situasi ini,dan tahu persis bahwa banyak hal yang terjadi di negeri ini karena ujung-2nya pejabat berwenangnya punya kepentingan & terlibat KKN.

Contoh kasus untuk menunjang tulisan ini adalah kasus kemacetan di kota-2 besar,al Jakarta….Coba baca semua cara penyelesaian yang sudah dimuat oleh media massa,apa yang terjadi….? Semua akhirnya menjadi wacana belaka & tidak ada satupun yang bisa dikerjakan atau kalau dikerjakan bukan untuk membereskan masalah tetapi membuat masalah baru yang lebih runyam…! Kasus-2 kemacetan pun kalau ditelusuri dengan mata telanjang dapat terlihat bahwa banyak kepentingan & KKN terlibat disitu yang membuat kemacetan itu terjadi.


Apakah pejabat bangsa ini bisa bangkit dan meninggalkan Korupsi….?
Kalau cara & mekanisme hukum yang sekarang dijadikan acuan,maka jawabannya jelas TIDAK,…..diulangi TIDAK…! Kenapa…?
Karena belum ada satupun tokoh di Indonesia yang bersedia menjadi “martir” (bila harus) untuk melawan KORUPSI seperti halnya pada saat bangsa Indonesia melawan PKI….! Seandainya ada tokoh di Indonesia yang berani ber-jihad melawan korupsi seperti halnya dulu mengobarkan semangat anti-PKI,dan membuat rakyat ketakutan bila disebut sebagai “sisa-2 PKI”…maka KKN di Indonesia dimungkinkan akan memasuki babak baru,yaitu mulai banyak orang yang takut melakukan KKN…!
Bagaimana Jihad melawan Korupsi / KKN ?
  1. Munculkan 1 tokoh anti Korupsi di Indonesia & dibentuk barisan “berani mati” melawan Koruptor

  2. Barisan “berani mati” melawan Koruptor harus dibentuk sampai ke ranting-2 pedesaan.

  3. Kampanye anti korupsi besar-2an di seluruh negeri,dari mulai RT/RW & Kelurahan sampai sekolah-2 & Universitas.

  4. Barisan “berani mati” melawan Koruptor harus menjadi motor dengan menyuarakan siapa pejabat publik yang ter-indikasi melakukan KKN

  5. Inventarisasi harta pejabat-2 publik yang diketahui mempunyai “simpanan” asset di daerah & ter-indikasi tidak sesuai dengan kemampuan si pejabat itu memiliki asset yang ada.

  6. Barisan “berani mati” melawan Koruptor harus ditunjang oleh pasukan TNI,POLRI & penegak Hukum yang bersih dari KKN & siap mati untuk melawan Koruptor.

  7. Perangkat hukum yaitu Pengadilan TIPIKOR di reformasi& berani menjatuhkan vonis mati bagi Koruptor serta keluarga yang menikmati hasil korupsi.
LSM-2 anti korupsi di Indonesia harus lebih berani & bukan hanya bersuara lantang,tetapi harus berbuat nyata seperti halnya barisan GP Ansor pada saat dipakai untuk melawan PKI.

Perjuangan moral melawan Korupsi sebaiknya dimulai dari tokoh-2 keagamaan,seperti Rm.Franz Magnis Suseno, Prof.Dr.Ahmad Syafii Maarif,KH Hasyim Muzadi,Said Agil Siradz,Din Syamsuddin,Rm.kardinal Julius,Pdt Dr AA Yewangoe & juga para filsuf Indonesia yang menentang Korupsi di Indonesia.

Penulis meyakini,bilamana gerakan moral “Jihad melawan Korupsi” di Indonesia lahir dari para tokoh-2 tsb,maka dalam waktu yang relatif cepat rakyat Indonesia akan minimal bebas dari Korupsi ,tentunya dengan didukung oleh personil-2 TNI,POLRI yang bersih & mempunyai integritas menjaga pertahanan & keamanan negeri ini yang akan muncul kemudian bila gerakan massa melawan Korupsi ini bertambah besar…….Bila tidak,maka wallahuallam…..Indonesia…!!!

catatan mania telo freedom writers kompasianer
×
Berita Terbaru Update