Data angka kemiskinan dan pengangguran Kota Pariaman selama 2022

PLH Kepala Bappeda Kota Pariaman, Yalvi Endri

Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman klaim serapan anggaran yang tinggi seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Pariaman selama tahun 2022. Hal itu disampaikan oleh PLH Kepala Bappeda Kota Pariaman, Yalvi Endri di Pariaman, Kamis (5/1).

"Realisasi anggaran capai 94,21 persen. Serapan anggaran ini sangat tinggi," katanya.

Karena serapan anggaran yang besar itu, kata dia, program-program yang dijalankan Pemko Pariaman selama 2022 berdampak pada peningkatan ekonomi, sekaligus juga pada penurunan persentase angka pengangguran.

"Angka kemiskinan Kota Pariaman di angka 3.800 jiwa," terangnya.

Secara persentase, angka tersebut lebih rendah 0,47 persen jika dibandingkan pada 2021 lalu.
 

Adapun persentase keseluruhan kemiskinan di Kota Pariaman saat ini berada di angka 4,13 persen. Sedangkan pada 2021, kemiskinan di Kota Pariaman berada di angka 4,38  persen.

Di sisi lain, sambung dia, angka pengangguran terbuka juga mengalami penurunan. Secara persentase grafiknya turun signifikan.

"Angka pengangguran terbuka pada 2021 berada di angka 6,09 persen. Sementara pada 2022 angkanya turun menjadi 5,19 persen," terusnya.

Ia menyebutkan bahwa penurunan tersebut menandakan program unggulan Kota Pariaman berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Program pengentasan kemiskinan, jelas dia, dilakukan melalui strategi dengan menurunkan beban pengeluaran masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi wilayah kantong-kantong kemiskinan.

Terkait angka pengangguran, kata dia, Pemko Pariaman juga mengatasinya dengan memberikan pelatihan untuk calon tenaga kerja. Selain itu, akses ke penanaman modal juga dipermudah.

"Mempermudah peluang investasi, program padat karya, akses keluarga miskin mendapatkan pendidikan advokasi di perguruan tinggi dan lain-lain," imbuhnya.

Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, ungkap dia, juga beririsan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman. Pada tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman diprediksi mencapai 3,52 persen.

"Hal ini terbilang lebih tinggi dari tahun 2021 lalu yang angkanya mencapai 3,38 persen," sebutnya.

Namun, jika ditarik sejak pandemi Covid-19 pada  2020, persentasenya naik sangat signifikan. Dimana berdasarkan data BPS - pada 2020 - perekonomian Pariaman anjlok hingga -1,32 persen. (Tim)