Genius minta BPN terbitkan sertipikat tanah pinggir sungai dan pantai program Waterfront City

Foto: Fadli

Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar meminta kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pariaman agar menerbitkan sertipikat di sepanjang pantai dan sungai yang masuk dalam program Waterfront City Kota Pariaman.

"Karena masih banyak status tanah merupakan aset negara yang akan kita benahi untuk program pariwisata," kata Genius Umar saat rapat koordinasi dengan BPN Kota Pariaman terkait pendataan dan pencatatan kepemilikan, perizinan tanah, termasuk Hak Guna Bangunan (HGB) dan tata ruang di Balaikota Pariaman, Selasa (14/6).

Bahkan saking pentingnya menggenjot sektor pariwisata, Genius siap memfalisilitasi para investor dan donatur yang ingin membangun dan mengembangkan sektor pariwisata.

Dalam hal itu, Genius berharap kerjasama yang intensif dengan BPN terkait pengelolaan tata ruang yang mengacu pada konsep pembangunan daerah dengan memperhatikan aspek dukungan kepariwisataan.

"Termasuk standar pelayanan, jasa wisata oleh pihak ketiga dan investor dalam mendukung wisata di Kota Pariaman karena membangun kota ini adalah tugas dari pemerintah pusat dan daerah, salah satunya instansi vertikal BPN," ucapnya.

Terkhusus bagi para pelaku jasa pihak ketiga yang menggunakan tanah negara dengan status berjangka waktu, imbuh Genius, bisa mengikuti dan menyesuaikan standar pelayanannya dengan konsep tata ruang daerah Kota Pariaman yang ada saat ini.

"Maksudnya, Kota Pariaman yang mengusung program kepariwisataan dan jasa wisata, para pelaku diminta lebih menyesuaikan lagi standar pelayanan bagi pengunjung yang berkunjung ke Kota Pariaman. Karena hal ini bisa membuat wisatawan betah berlama-lama di Kota Pariaman," kata Genius.

Genius sendiri bilang Kementerian ATR/BPN menyebutkan bahwa Pemko Pariaman mendapatkan Program PTSL 1.000 sertifikat di Kecamatan Pariaman Tengah dan Pariaman Selatan.

"Sehingga tanah yang ada di masyarakat ini menjadi lebih produktif," pungkasnya.

Kepala BPN Kota Pariaman, Meiven Indra, menyambut baik dukungan Pemko Pariaman menyukseskan program perizinan dan pencatatan kepemilikan tanah yang telah dikerjakan BPN.

Sebagaimana diketahui, BPN Kota Pariaman pada akhir 2021 lalu menargetkan peta bidang tanah sebanyak 1.000 bidang, dan telah merealisasikan keseluruhannya.

Sedangkan dari target keseluruhan Kota Pariaman sebanyak 42.000 peta bidang tanah, yang baru dipetakan baru 20.983 bidang, atau 43,7 persen.

"Dan dari 20.983 bidang tanah tersebut, yang telah terbit sertipikat baru 16.665 bidang (34,30 persen)," tandasnya. (Phaik/OLP)