Jokowi murah hati ke Genius: amini permintaan bangun pasar basah dan siapkan tim

Foto: istimewa

Bali - Walikota Pariaman Genius Umar meminta pembangunan pasar basah kepada Presiden Joko Widodo saat bertemu langsung di Bali, Jumat (25/3).

Pasar basah sendiri, kata Genius, merupakan pelengkap Pasar Pariaman yang juga diberikan Jokowi melalui diskresi langsungnya buat dua pasar rakyat di Indonesia pada 2019. Yakni untuk pembangunan pasar di Kota Solo dan Kota Pariaman.

Menurut Genius, Presiden Jokowi menanggapi permintaannya tersebut. Meski tidak dijawab secara eksplisit, dari bahasa tubuhnya, Jokowi seperti mengamininya.

"Beliau mengangguk sambil tersenyum, sepertinya memberi persetujuan," kata Genius.

Presiden, kata Genius, juga akan mengirimkan tim guna menindaklanjuti permintaannya tersebut.

Menurutnya, pasar basah akan menelan biaya sebesar Rp 80 miliar. Bangunan tersebut akan dilengkapi sebuah jembatan sebagai koneksi pasar basah dengan Pasar Pariaman yang ada saat ini.

"Jelas jika menggunakan APBD kita tidak sanggup membangunnya. Apalagi di masa pandemi ini," terangnya.

Selain meminta langsung kepada presiden, Genius juga menyempatkan bertemu dengan sejumlah menteri pada acara "Bangga Buatan Indonesia" itu.

"Kita juga ajukan permintaan pembanguna jalan sepanjang 30 km yang pembukaannya telah kita lakukan secara swadaya, dan lanjutan pembangunan RSUD dr Sadikin Pariaman," pungkasnya. (OLP)