Pariaman raih rating tertinggi hasil riset ITB sebagai kota menuju ekonomi cerdas

Walikota Pariaman, Dr H Genius Umar, M.Si

Pariaman - Kota Pariaman mendapatkan penilaian dengan rating tertinggi sebagai kota menuju ekonomi cerdas yang dirilis oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hasil tersebut sesuai riset Pusat Inovasi Kota dan Komunitas ITB tahun 2021 yang mana Kota Pariaman mendapatkan rating teratas kategori kota kecil.

Di bawah Kota Pariaman yang masuk dalam rating tinggi kategori sama adalah Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kota Blitar dan Kota Magelang.

Menurut Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas ITB, Suhono Harso Supangkat, sebelumnya pihaknya melakukan riset dengan tiga kategori, yakni kota besar, kota sedang dan kota kecil sesuai luas wilayah dan penduduk kota tersebut.

"Riset mengkatagorikan 93 kota di Indonesia berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk dalam tiga kategori," kata Suharso, Selasa (1/2).

Selain itu, imbuh Suharso, kota-kota tersebut diberikan rating sesuai dengan inovasi-inovasi baru yang langsung berdampak pada penambahan peluang usaha baru untuk masyarakat.

"Inovasi tersebut tentunya harus berkontribusi dalam terbangunnya sistem ekonomi cerdas di kota tersebut," ujar Suhono.

Berikut adalah daftar Kota Menuju Ekonomi Cerdas dengan rating tertinggi secara berurutan sesuai kategori.

1. Kategori Kota Besar diberikan kepada Kota Surabaya, Kota Bogor, Kota Semarang, Kota Bandung dan Kota Batam.

2. Kategori Kota Sedang yakni Kota Probolinggo, Kota Samarinda, Kota Yogyakarta, Kota Kediri dan Kota Cimahi.

3. Kota Kecil yakni Kota Pariaman, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kota Blitar dan Kota Magelang.

Berdasarkan hasil penelitian, kata dia, kategori diukur berdasarkan beberapa indikator utama yaitu pertumbuhan ekonomi kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan yang terjadi dilihat dari pertumbuhan di berbagai sektor pendukung kegiatan ekonomi seperti pusat bisnis dan pasar, industri, UMKM serta pariwisata.

Kota-kota yang mendapat peringkat utama pada kategori tersebut diharapkannya akan menjadi percontohan bagi kota lainnya agar tercipta ekosistem kota yang semakin cerdas dan memberikan solusi-solusi terhadap masalah ekonomi yang terjadi di perkotaan. (Tim/*)