Didukung seluruh pemilik suara, Genius didaulat jadi Ketua Perserosi Sumbar

Foto: Dewi

Pariaman - Walikota Pariaman, Genius Umar terpilih menjadi Ketua Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PB Porserosi) Sumatra Barat (Sumbar) periode 2022-2026. Ia ditetapkan menjadi ketua pada Musyawarah Provinsi III PB Perserosi Sumbar di Pariaman, Jumat (28/1).

Genius Umar mengakui baru pertama kali menjabat sebagai pengurus di organisasi keolahragaan. Meski begitu, ia juga mengaku tidak pernah ketinggalan perkembangan olahraga.

Genius menuturkan, olahraga sepatu roda merupakan olahraga populer di Pariaman. Bahkan sirkuit sepatu roda standar nasional telah ada di Pariaman dan satu-satunya di Sumbar.

"Sepatu roda olahraga yang banyak diminati anak-anak Pariaman. Pola pelatihannya pun teratur di sirkuit. Para orang tua juga memberi dukungan kepada anak anak mereka," ungkap Genius.

Selain itu, sambung Genius, puluhan iven sepatu roda telah digelar di Pariaman. Baik skala nasional, regional dan tingkat Sumbar. Bahkan atlet sepatu roda asal Pariaman memiliki prestasi nasional.

"Olahraga ini jenis olah raga konsep wisata dan dalam wadah Perserosi anak anak akan menjadi terarah sekaligus terhidar dari pengaruh negatif," imbuhnya.

Dengan bergabungnya dia di Porserosi, ia berharap akan lebih memajukan cabang olahraga tersebut di seluruh daerah yang kelak akan melahirkan atlet atlet yang akan mengharumkan nama Provinsi Sumatera Barat.

Ketua Umum PB Porserosi Pusat, Velix Vernando Wanggai mengatakan, dari 10 Pengprov Porserosi yang mempunyai hak dalam pemilihan Ketua PB Porserosi Sumatera Barat, 9 di antaranya menjatuhkan pilihan kepada Genius Umar. Ia terpilih dengan suara mayoritas.

Perserosi sendiri, kata dia, merupakan rumah bagi olahraga jenis roller sport atau sepatu roda cepat, skateboard, sepatu roda hoki, sepatu roda tangkas dan roller derby.

"PB Porserosi di setiap daerah akan menjadi penentu suksesnya PB Porserosi Pusat. Bersama kita mampu menorehkan prestasi yang merata di seluruh negeri - dari Aceh sampai Papua,“ pungkasnya. (Dewi/OLP)