Jelang kedatangan KRI Teluk Ratai 509 ke Pariaman, eks komandannya tinjau lokasi musem bahari

Foto: Junaidi

Pariaman - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II Padang, Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono meninjau lokasi yang akan diletakkan Kapal KRI Teluk Ratai 509 sebagai Musem Bahari Pariaman di Desa Pauh Barat, Selasa (14/12).

"Lokasi berdekatan dengan GOR Pauh. Hibah kapal perang Teluk Ratai dari TNI AL akan dijadikan museum bahari pertama di Sumatra Barat," ungkap Walikota Pariaman, Genius Umar.

Kedatangan kapal tersebut, tutur Genius setelah melewati proses administrasi penghapusan aset milik negara yang saat ini telah sampai di Kementerian Pertahanan.

"Tinggal menunggu persetujuan Kementerian Pertahanan," imbuhnya.

Setelah melewati proses administrasi, pihaknya akan menarik kapal tersebut ke Pariaman dengan cara ditowing dengan kapal lain.

"Pemko juga telah menyiapkan anggaran untuk menarik dan perbaikan KRI Teluk Ratai 509 sampai ke Pariaman," jelasnya.

Laksamana Pertama Endra Sulistiyono mengaku pernah menjadi komandan KRI Teluk Ratai 509. Kapal buatan Amerika tersebut, kata dia merupakan kapal perang komando lintas laut militer jenis landing ship.

KRI Teluk Ratai 509, kata dia juga telah banyak melakukan tugas membela perbatasan NKRI. Baik membawa pasukan maupun bantuan kemanusiaan. Sebelumnya kapal tersebut merupakan kapal perang Amerika yang bertugas saat perang dunia kedua.

"Jika kapal ini bersandar menjadi museum bahari di Kota Pariaman kami yakin akan menjadi destinasi wisata diminati pengunjung. Pariaman akan makin dikenal luas karena memiliki musem kapal perang yang pernah menjadi kapal andalan Amerika pada perang dunia kedua," kata dia. (Juned/OLP)