Profil Efrizal, Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman yang barusan resmi dilantik

Foto: istimewa

Pariaman - Anggota DPRD Kota Pariaman dari Fraksi Golkar, Efrizal hari ini resmi dilantik menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman, Sabtu (30/10), setelah mengucapkan sumpah jabatan pada rapat paripurna DPRD Kota Pariaman.

Efrizal sendiri merupakan anggota DPRD pengganti antar waktu (PAW) menggantikan Faisal yang meninggal dunia karena sakit pertengahan 2021. Faisal sebelumnya juga menjabat wakil ketua DPRD Kota Pariaman.

Efrizal dilahirkan di Desa Sikapak Barat pada 4 September 1981. Efrizal bergabung dengan Golkar pada 2002 di mana saat itu Ketua DPD Partai Golkar Kota Pariaman dijabat oleh pamannya sendiri, Khaidir Japar. Saat itu first classnya pengurusnya DPD Golkar Pariaman karena baru 'dipecah' dari DPD Golkar Padangpariaman seiring Pariaman berubah menjadi kota mandiri atau kota otonomi yang memisahkan diri dari kota administrasinya Padangpariaman.

Selama bergabung di Golkar, Efrizal telah dua kali mencalonkan diri menjadi anggota DPRD. Yakni pada Pemilu 2009 dan Pemilu 2019. Perolehan suaranya selalu berada di urutan dua terbanyak dari daerah pemilihan Pariaman Utara.

Pada 2013, Efrizal mencalonkan diri di Pilkades Sikapak Barat. Terpilih dengan suara meyakinkan, ia menjabat kepala desa dari 2013 hingga 2019. Karena kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019, Efrizal tidak maju kembali di Pilkades Sikapak Barat. Dari 2002 hingga kini, Efrizal mengaku tidak pernah pindah partai dan selalu menjadi kader militan Golkar.

Selain aktif di partai politik, suami dari Mustika Dewi - ASN di SUPM Pariaman - juga pernah menjabat ketua forum kepala desa Pariaman Utara dari 2015 hingga 2019. Dari perkawinannya dengan Mustika Dewi, Efrizal dikarunia sepasang anak.

Lulusan SD 02 Sikapak, MTS Sikapak dan MAN Padusunan ini juga aktif di dunia kepemudaan dan keolahragaan dengan menjabat Ketua Pengcab PSTI Kota Pariaman sekaligus Pengcab PSTI Sumatra Barat.

Almameter STIA BNM Pariaman ini akan menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman hingga tahun 2024 mendatang. Ia memiliki tanggung jawab cukup besar mengingat sejak dilanda pandemi COVID, pertumbuhan ekonomi Pariaman terkoreksi cukup signifikan. (OLP)