Satpol PP Pariaman Akan Tindak Tegas Pesta Kelulusan Pelajar di Tengah Pandemi

Foto: Erwin
Pariaman - Enam orang pelajar SLTA dijaring petugas gabungan akibat merayakan kelulusan ujian di Pantai Kata Pariaman di tengah pemberlakukan PSBB serentak di Sumatera Barat.

Kepala Dinas Satpol PP/Damkar Kota Pariaman, Elfis Candra mengatakan, pihaknya bersama petugas gabungan menemukan para pelajar tersebut melakukan konvoi kendaraan bermotor dengan seragam yang sudah dicorat-coret pakai cat semprot kaleng.

"Kita amankan mereka di Pantai Kata. Sebagaimana kita tahu, seluruh objek wisata pantai Pariaman ditutup selama pandemi corona dan kita rutin patroli di sepanjang objek wisata pantai," kata Elfis di Pariaman, Senin (4/5).

Setelah dilakukan penelusuran kepada enam orang pelajar tersebut, kata Elfis, ternyata mereka bukan warga kota Pariaman, melainkan dari Padangpariaman.

Ia mengatakan pengumuman kelulusan pelajar SLTA sederajat sengaja secara online mengingat wabah Covid-19.

"Hal tersebut bertujuan guna menghindari tatap muka dan kerumunan orang. Ini malah dengan sengaja melakukan aksi konvoi kendaraan dan coret baju sebagai tanda perayaan. Hal ini dengan tegas kita tertibkan," sambung dia.

Ia mengimbau kepada seluruh pelajar agar tidak merayakan kelulusan apalagi hingga konvoi dan lakukan aksi coret baju.

"Di rumah saja dan berdoa karena diberikan kelulusan. Jangan bikin acara macam-macam di tengah pandemi corona kalau tidak mau kita tindak," tutur dia.

Satpol PP Pariaman rutin menggelar razia selama PSBB terutama guna mengantisipasi kerumunan, menjaga pasar agar tetap menerapkan sosial distancing dan antisipasi bentuk penyakit masyarakat lainnya di bulan suci.

"Kita juga gelar aksi sosial dengan memberikan masker cuma-cuma bagi masyarakat dan pengendara yang tidak menggunakan masker saat kita temui. Kita utamakan pendekatan persuasif selama penerapan PSBB," pungkasnya. (Erwin/OLP)