Akhir Tahun, Ali Mukhni Perintahkan Anak Buahnya Percepat Serapan Anggaran

Bupati Ali Mukhni didampingi Inspektur Hendra Aswara meninjau proyek tarok city, Kec. 2x 11 Kayu Tanam, Jumat (1/11). Foto: istimewa
Kayu Tanam - Bupati Padangpariaman Ali Mukhni meminta Inspektorat memonitor percepatan penyerapan anggaran dalam pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2019.

Peran aktif inspektorat dia harapkan mengetahui progress masing-masing Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Karena saat ini sudah memasuki triwulan IV. Jadi saya ingatkan kegaitan OPD hanya tersisa dari satu setengah bulan dari sekarang. Inspektorat harus berperan untuk memastikan serapan anggaran hingga tutup buku nantinya," kata Bupati Ali Mukhni saat meninjau proyek Tarok City, 2x 11 Kayu Tanam, Jumat (1/11).


Orang nomor satu di Padangpariaman itu mengatakan dalam menghadapi tahapan pembahasan APBD 2020 agar seluruh OPD fokus merencanakan program terukur, obyektif, rasional, dan dengan mengedepankan program dan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kita komit APBD pro rakyat, kita berjanji kepada rakyat untuk mewujudkan kesejahteraan. Kepala OPD harus bertanggungjawab penuh, jika anggaran terserap optimal maka pembangunan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata dia.

Inspektur Hendra Aswara membenarkan instruksi Bupati Padangpariaman bahwa Inspektorat selaku Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) harus meninjau penyerapan anggaran OPD, pengadaan barang dan jasa, serta penyaluran dan penggunaan dana desa tahun 2019.

"Peran APIP punya posisi yang sangat strategis dalam rangka penyerapan anggaran. Insya Allah, minggu ini kita turunkan tim untuk monitoring ke OPD," ujar Hendra.

Serapan anggaran, kata Hendra, sudah cukup baik dari tahun ke tahun. Contohnya pada 2016, dari APBD sebesar Rp1,4 triliun dengan serapan sebanyak 95,54 %. Kemudian tahun berikutnya juga relatif sama.

"Monitoring serapan anggaran sebagai bukti kepedulian beliau (bupati) terhadap kepastian program dan kegiatan yang menyentuh kepada masyarakat," ujar Hendra. (Tim)