Penampungan Pasar Pariaman Targetkan bagi 400 Pedagang

Foto: Nanda
Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman mulai pembangunan pasar penampungan pedagang Pasar Pariaman. Pasar penampungan tersebut dibangun di atas lahan parkir lapangan Merdeka Kota Pariaman. 

Pasar penampungan juga akan dibangun di atas salah satu jalur jalan di depan Pasar Pariaman.

Perusahaan pemenang tender pembangunan pasar penampungan yakni CV. Pegasus mulai bekerja. Beberapa rangka petak kios berbentuk persegi pun mulai berdiri. 

Bahan material seperti berbagai jenis kayu serta material lain mulai didatangkan ke lokasi pembangunan pasar penampungan.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit mengatakan pembangunan kios dan los penampungan telah dimulai sejak sehari yang lalu, Selasa (5/2). 

Dalam perencanaan akan ada sebanyak 240 kios berukuran 2×3 meter dan 5 unit los yang cukup besar. Kios dan los tersebut, mampu menampung 400 orang pedagang yang akan direlokasi dalam beberapa bulan mendatang.

"Ada sekitar 400 orang pedagang yang bisa ditampung nanti. Seluruh pedagang yang berjualan saat ini di pasar akan mendapatkan tempat," kata dia di Pariaman, Rabu (6/2).

Ditargetkan kios penampungan akan selesai dibangun pada awal bulan Maret 2019 mendatang. Setelah dibangun, seluruh pedagang akan direlokasi ke pasar penampungan selama pengerjaan Pasar Pariaman. 

Sementara, pembongkaran bangunan Pasar Pariaman dimulai, apabila proses tender pembangunan pasar di kementerian terkait telah selesai.

"Menunggu tendernya selesai dahulu, kami akan koordinasi intensif dengan kementerian terkait," pungkasnya. 

Wakil Walikota Pariaman meyakini pembangunan ulang Pasar Pariaman bakal meningkatkan pendapatan pedagang. 

"Bangunan pasar yang representatif, salah satu syarat menggerakkan aktivitas ekonomi di pasar. Pemerintah juga telah menyiapkan strategi untuk meramaikan pasar," kata dia.

Menurut Mardison, pembangunan pasar penampungan adalah langkah cepat agar pembangunan ulang Pasar Pariaman segera dimulai. 

"Sebelum pengerjaan pasar dimulai, seluruh pedagang harus direlokasi terlebih dahulu agar aktivitas ekonomi masyarakat dan pedagang tetap berjalan," kata dia.  

Ia mengimbau seluruh warga Kota Pariaman mendukung pembangunan pasar yang direncanakan akan memiliki empat lantai tersebut. 

Dirinya meminta agar masyarakat tidak terprovokasi yang menyebut pembangunan pasar merugikan rakyat.

"Subjek pembangunan adalah rakyat. Titik yang ingin kita capai dari pembangunan adalah kesejahteraan rakyat," pungkasnya. (Nanda)