Program UPSUS Padangpariaman Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung

Padi menguning. Foto: Istimewa
Padangpariaman -- Upaya khusus atau UPSUS adalah salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan. Melalui program UPSUS 3 (tiga) komoditas utama yaitu padi, jagung dan kedelai, Presiden Joko Widodo sangat bertekad untuk melaksanakan kedaulatan pangan yang dimulai dari tahun 2014.

Operasional pencapaian target di lapangan benar-benar dilaksanakan secara total untuk mesukseskan program yaitu dengan penyediaan dana, pengerahan tenaga, perbaikan jaringan irigasi yang rusak, bantuan pupuk, ketersediaan benih unggul yang tepat jenis/ varietas, jumlah, tempat, waktu, mutu, harga, bantuan alsintan yang mendukung dari persiapan, panen dan pasca panen termasuk kepastian pemasarannya.

Pendampingan pengawalan UPSUS merupakan faktor penting dalam pencapaian target produksi yaitu selain dengan mengerahkan sumber daya yang ada di Distan KP, dukungan dari TNI Angkatan Darat juga sangat mempengaruhi realisasi target kegiatan.

UPSUS juga dipertegas dengan ditandatanganinya MoU antara Menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Nomor: 41/RC.210/B.1/01/2014 Tentang Program Kerjasama Dalam Mendukung Peningkatan Ketahanan Pangan, dengan salah satu kesepakatan bahwa seluruh Babinsa TNI akan membantu petani agar program swasembada pangan ini dapat terwujud pada tahun 2017.

Upsus di Padangpariaman yang dimulai dari tahun 2014 hingga kini telah memberikan hasil yang signifikan. Peningkatan produksi secara intensifikasi dan ekstensifikasi (peningkatan luas tambah tanam) dilakukan demi mewujudkan swasembada 2017.

Menurut data BPS di tahun 2013 sebelum dimulainya program UPSUS di Padangpariaman luas tanam padi yaitu 51.645 Ha dengan produksi 264.818 ton, sedangkan untuk jagung luas tanam 3.034 Ha dengan produksi 11.837 ton.

Pencanangan program UPSUS di tahun 2014 memberikan peningkatan yang signifikan pada luas tanam dan produksi tanaman padi, yaitu luas tanam meningkat menjadi 53.349 Ha dengan produksi 268.980 ton dan terus meningkat hingga tahun 2016 yaitu sebanyak 287.046 ton.

Sedangkan pada tanaman jagung, peningkatan luas tanam dan produksi melebihi 100% yaitu di tahun 2016 mencapai 7.678 Ha luas tanam dengan produktifitas 54.848 ton.

Pencapaian target yang luar biasa ini tidak terlepas dari kerjasama banyak pihak, baik itu di dalam Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sendiri maupun bantuan dari TNI-AD dan khususnya semangat yang tinggi dari para petani.

Kepala Distan KP Kabupaten Padangpariaman Yurisman dengan kata-kata pamungkasnya “Bergerak cepat Insya Allah hebat” juga menjadi pelecut semangat semua stakeholder untuk mencapai target realiasi UPSUS. (Riska TKIP Distan KP)