8 Balon Telah Mendaftar, Hanura Jajaki Koalisi PAN PPP

Edison TRD bersama panitia pendaftaran DPC Hanura Kota Pariaman

Manggung -- Sejak dibukanya pendaftaran bakal calon (balon) kepala daerah 3 Juli 2017 silam oleh DPC Partai Hanura Kota Pariaman, sudah 8 balon mendaftarkan diri. Baik sebagai balon walikota maupun balon wakil walikota Pariaman untuk Pilkada Pariaman 2018 yang akan dihelat Juni 2018 mendatang.

Menurut Ketua DPC Hanura Kota Pariaman Edison TRD, dari 8 balon, 5 di antaranya mendaftar sebagai balon walikota dan 3 balon mendaftar sebagai wakil walikota.

"Bakal calon walikota yang mendaftar ke Hanura adalah Genius Umar, Mardison Mahyuddin, Bahrul Anif, Azwin Amir dan Dewi Fitri Deswati. Sedangkan mendaftar sebagai wakil walikota, Bagindo Jamohor, Asmi dan saya sendiri Edison TRD," ungkap Edison di kantor DPC Hanura Pariaman, Jl Prof Hamka, No 88, Desa Manggung, Pariaman Utara, Kamis (27/7/2017).

Dari 8 balon yang telah mendaftar, menurutnya baru 3 balon yang telah menyerahkan berkas pendaftaran. 3 balon tersebut yakni Mardison Mahyuddin, Edison TRD dan Dewi Fitri Deswati.

"Batas akhir penyerahan berkas tanggal 31 Juli 2017. Bagi balon yang tidak mengembalikan berkas, namanya tidak akan dibahas oleh tim Pilkada Pariaman DPC Hanura," katanya.

Tahapan selanjutnya imbuh Edison, nama balon yang telah menyerahkan berkas akan direkap dan diverifikasi persyaratannya. Pihaknya juga akan melakukan penilaian terhadap balon melalui beberapa indikator, seperti tingkat keterpilihan dan penilaian subjektif dari tim pemenangan Pilkada Pariaman DPC Hanura.

Dari semua balon yang diverifikasi sambung Edison, hanya satu pasang balon yang akan dibawa ke tingkat DPP untuk disahkan menjadi pasangan calon kepala daerah.

Bulan Agustus bersama DPD Hanura Sumbar, nama pasangan balon akan dibawa ke DPP Hanura di Jakarta untuk ditetapkan sebagai pasangan walikota dan wakil walikota Pariaman resmi yang akan diusung Hanura di Pilkada Pariaman 2018.

"Penetapan pasangan kepala daerah pada Pilkada Indonesia Serentak 2018, termasuk kota Pariaman, akan disahkan DPP Hanura pada bulan Oktober 2017," jelasnya.

Untuk kota Pariaman sendiri di mana Partai Hanura memerlukan koalisi agar bisa mengusung pasangan calon ke KPU, kata dia, sebelum pengesahan calon oleh DPP, pihaknya akan menjajaki kemungkinan koalisi dengan berbagai partai.

"Kita sudah melakukan penjajakan tahap serius untuk koalisi dengan Partai PAN dan PPP. Juga dengan Partai NasDem dan Partai Golkar. Koalisi Hanura sudah terbentuk hendaknya awal bulan Oktober menjelang pengesahan pasangan calon oleh DPP Hanura," tutur kakak ipar Wamen ESDM Archandra Tahar itu.

Edison TRD Dapat Restu Archandra Tahar

Sikap Edison TRD yang membidik kursi wakil walikota Pariaman sudah beberapa kali ia bicarakan di tingkat keluarga, termasuk kepada Wamen ESDM Archandra Tahar yang merupakan adik ipar.

"Dalam beberapa pertemuan keluarga sudah saya sampaikan niat maju sebagai calon walikota dan wakil walikota. Keinginan tersebut mendapat respon dari Ar (Archandra Tahar) dan ia tahu bahwa saya sebelumnya juga pernah mencalonkan diri sebagai calon walikota pada Pilkada Pariaman 2013," beber Edison.

Namun, melihat dinamika politik yang selalu memposisikan Genius Umar, Mardison Mahyuddin dan Mahyudin memuncaki poling dan jajak pendapat calon walikota, kata Edison, ia mulai berpikir ulang dan bersikap rasional.

Hal itu kembali ia utarakan kepada Archandra Tahar bahwa sikap rasional yang ia ambil dalam Pilkada 2018, mencalon sebagai wakil walikota.

"Archandra sangat mendukung. Ia bahkan mengarahkan saya berpasangan dengan Genius Umar karena Genius Umar dinilainya kandidat kepala daerah yang cerdas dalam membangun," terangnya.

Mendapati dukungan dari Archandra Tahar, sambung Edison, ia mulai menyusun sejumlah langkah dan strategi menghadapi dinamika politik jelang pilkada. Kepengurusan partai ia perkuat hingga ke anak ranting sebagai mesin pendulang suara.

"Di samping modal dukungan dan restu keluarga, kita tentu juga mempersiapkan modal lainnya di samping modal politik. Dan alhamdulillah, untuk Pilkada Pariaman 2018 saya sudah siap lahir dan batin," pungkas Magister Hukum itu. (OLP)