Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman dan BBPOM Padang Sepakati Lima Program Keamanan Pangan

27 Januari 2026 | 27.1.26 WIB Last Updated 2026-01-27T12:05:45Z


Pariaman - Pemerintah Kota Pariaman memperkuat kerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang melalui rapat koordinasi yang membahas sejumlah program pengawasan pangan dan pemulihan lingkungan pasca bencana, Selasa (27/1/2026).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Afrizal Azhar, itu merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri, pada pertengahan Januari lalu. Pertemuan diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala badan, serta camat di lingkungan Pemko Pariaman.

Afrizal mengatakan terdapat lima agenda utama yang disepakati untuk dilaksanakan bersama, yakni gerakan penanaman pohon pasca banjir, pemeriksaan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), pasar pangan aman berbasis komunitas, program desa pangan aman, serta pengawasan pabukoan menjelang bulan Ramadhan.

“Pemko Pariaman menyambut baik seluruh program ini dan akan menyiapkan lokasi penanaman 400 ribu pohon bantuan BPOM pusat yang disalurkan melalui BBPOM Padang,” kata Afrizal.

Ia menjelaskan, penanaman pohon akan dilakukan di empat kecamatan, dengan salah satu lokasi utama di hutan kota Sikapak Timur seluas sekitar 2,5 hektare. Kawasan tersebut direncanakan menjadi destinasi wisata keluarga berbasis alam. Selain itu, penanaman juga akan dilakukan di sepanjang daerah aliran sungai yang terdampak banjir, dengan pelaksanaan dijadwalkan pada 30 Januari 2026.

Terkait program PJAS, Afrizal menyebutkan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mendata pedagang di lingkungan sekolah.
 
Pemeriksaan jajanan akan dilakukan guna memastikan tidak adanya kandungan zat berbahaya, dengan rencana pelaksanaan pada 12 Februari 2026.

Untuk program pasar pangan aman berbasis komunitas, Pemko Pariaman akan mengusulkan Pasar Kuraitaji sebagai peserta lomba, menyusul Pasar Rakyat Kota Pariaman yang telah meraih juara pada 2021 dan tidak lagi memenuhi syarat untuk diikutsertakan.

Selain itu, Pemko Pariaman juga akan menindaklanjuti program desa pangan aman dengan melibatkan desa, kelurahan, serta kader masyarakat untuk meningkatkan kemandirian warga dalam menjamin keamanan pangan dan memperkuat ekonomi desa.

Afrizal menambahkan, menjelang bulan Ramadhan, BBPOM bersama pemerintah daerah akan melakukan pengawasan dan pengujian terhadap pabukoan yang dijual pedagang, guna memastikan tidak mengandung formalin, boraks, atau zat berbahaya lainnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Padang Martin Suhendri mengatakan seluruh program tersebut disusun berdasarkan hasil pengamatan lapangan di Kota Pariaman.

“Pengawasan dan pengujian pangan jajanan penting dilakukan agar masyarakat terlindungi dari zat berbahaya. Konsumen juga perlu lebih cerdas dalam memilih pangan demi menjaga kesehatan,” ujarnya. (*)
×
Berita Terbaru Update