Bagian Humas Bekali TKIP Padangpariaman Ilmu Jurnalistik




Padang - Bupati Padangpariaman melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Zahirman, menyatakan bahwa publikasi suatu daerah sangat tergantung pada Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) dalam mengelola informasi terhadap setiap kegiatan daerah. Untuk itu, kata dia, Bagian Humas dituntut kreatif dan inovatif dalam penyebarluasan informasi.

Di Padangpariaman, sejak tahun 2015, telah dibentuk Tim Kontributor Informasi Publik (TKIP) sebagai perpanjangan tangan Bagian Humas dalam rangka publikasi.
TKIP sendiri semacam sayap bagi Humas untuk mengekspos kegiatan SKPD yang pertama dilakukan di Sumbar.

"Kita apresiasi Bagian Humas yang membentuk TKIP atau bisa diistilahkan sebagai wartawan di SKPD," kata Zahirman saat pembukaan Pelatihan Jurnalistik TKIP di Hotel Rangkayo Basa, Senin (25/4).

Pelatihan jurnalitik bagi ASN itu sendiri berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa atau tanggal 25 dan 26 April.

Sesi pertama pada hari Senin menghadirkan dua narasumber yang memberikan materi dasar jurnalistik oleh Sukri Umar, Direktur Koran Harian Padang Ekspres. Sedangkan untuk materi pers dari kacamata hukum menghadirkan wartawan senior Dewiwarman yang sekarang menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Padangpariaman.

Kemudian hari berikutnya, Selasa, para TKIP masuk sesi latihan dasar penulisan berita dan fotografi jurnalistik dengan pemateri Ikhlas Bakri, Ketua PWI Pariaman dan praktisi media Oyong Liza Piliang.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Padangpariaman, Hendra Aswara mengatakan, menyikapi Undang-Undang Nomor 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, pemerintah wajib memberikan informasi terhadap setiap penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dibiayai oleh keuangan negara kepada segenap lapisan masyarakat.

Oleh sebab itu, dia menegaskan, setiap anggota TKIP nantinya harus bisa menulis relis berita sesuai fakta setiap kegiatan di masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) nya masing-masing untuk didistribusikan ke Bagian Humas agar selanjutnya disebarluaskan melalui media masa.

"Pelatihan jurnalistik ini bertujuan memberikan pemahaman tentang tata cara pembuatan relis berita dan teknik forografi bagi TKIP. Jadi relis berita yang dibuat TKIP dikirim ke Humas. Kemudian kita olah dan lalu kita muat ke media massa," kata Hendra Aswara.

Ke depan, kata Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) Utama itu, anggota TKIP akan menjadi duta informasi di SKPD dan membangun sinergi dengan Bagian Humas.

Terpisah, Kasubag Humas dan Media, Andri Satri Masri, mengatakan, pembentukan TKIP sebagai wujud nyata implementasi proyek perubahan saat mengikuti Diklatpim IV tahun lalu.

"Kita di Humas mempunyai keterbatasan. Jadi kita berinovasi membentuk TKIP atau istilahnya wartawan-wartawan SKPD. Anggotanya adalah Kasubag atau staf di masing-masing SKPD," kata Andri.

Tim TKIP tersebut, kata Andri, diberi pelatihan penulisan berita sesuai produk jurnalistik sehingga seluruh kegiatan SKPD bisa diketahui masyarakat banyak.

"Ke depan kita bentuk forum Bakohumas untuk ajang silaturahmi dan berbagi infomasi," kata Alumni Pasca Sarjana Universitas Indonesia itu.

Salah seorang narasumber, Sukri Umar, berharap kegiatan itu diadakan secara rutin minimal satu kali setiap tahunnya.

"Pelatihan jurnalistik ini sangat positif. Tugas Humas sangat terbantu dengan penulisan berita kegiatan SKPD oleh Tim TKIP. Masyarakat bisa cepat tahu program pemerintah daerah di tiap SKPD," ujarnya.


HA/OLP