Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jika Genius tak Maju di 2018, Warga Pauh Usung duet IJP-Syafinal Akbar Hadang Mardison

15 Juli 2015 | 15.7.15 WIB Last Updated 2015-07-15T04:36:32Z


Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Ir. Syafinal Akbar, MT menggelar acara buka puasa bersama dalam rangka silaturahmi sekaligus jeput aspirasi dengan lebih dari 400 warga Desa Pauh Barat dan Pauh Timur di Mesjid Raya Pauh, Selasa (14/7). Pada kesempatan tersebut Syafinal juga membagikan zakat yang rutin dia laksanakan tiap tahunnya.

Acara yang sangat meriah di masa reses kedua dewan tahun 2015 itu dibuka dengan pengajian ayat suci Al qur'an, ceramah agama oleh ustad Ali Nurdin, S.Ag, MA dan kata sambutan oleh Syafinal Akbar sendiri.

Menurut Syafinal, Pauh adalah bagian tak terpisah dari dirinya. Selain lahir dan besar di Pauh dia juga dulunya aktif sebagai remaja mesjid.

"Tahun 90-an saya ketua Remaja Mesjid Raya Pauh atau disingkat IREMPA. Saya tidak tahu sekarang apakah IREMPA masih aktif atau tidak," kata Syafinal yang juga seorang pengusaha perumahan dan restoran itu stereotip.

Suami Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pariaman Ir. Dewi Fitri Deswati ini bahkan berpesan kepada masyarakat agar giat meramaikan mesjid. Ciptakan suasana kerukunan warga dengan akhlak islami. Jadikan mesjid sebagai pusat kegiatan remaja agar tercipta generasi muda produktif.

Pada kesempatan itu Syafinal juga membagikan kertas yang dia namai kertas aspirasi masyarakat. Di kertas tersebut Syafinal meminta masyarakat menulis aspirasinya, baik berupa saran, kritik, pembangunan serta usulan yang nantinya akan dia upayakan merealisasikannya.

"Dari kertas aspirasi tersebut telah banyak masukan yang saya terima. Dari kertas itu saya membangun sesuai keinginan masyarakat dengan skala prioritas. Dan dari kertas itu pula saya tahu mana yang patut didahulukan dan persoalan masyarakat yang harus dicarikan solusi penyelesaiannya," ujar Magister Tekhnik Universitas Bung Hatta ini menegaskan.

Disaat yang sama, salah seorang pemuda Pauh, Madoyon (42) berpendapat tidak ada keraguan lagi bagi warga Pauh untuk menetapkan Syafinal Akbar sebagai wakil masyarakat di DPRD.

"Jika disaat pemilihan umum dulu banyak warga yang masih ragu memilih Syafinal sekarang tidak lagi. Mereka sudah tahu bahwa Syafinal benar-benar bekerja untuk masyarakat. Warga Pauh sangat bangga dengan Syafinal Akbar dan Wakil Walikota Genius Umar yang sama-sama orang Pauh dan berjuang bersama demi tanah kelahirannya," kata Madoyon.

Jika ke depan seandainya Genius Umar tidak mencalonkan diri pada Pilwako Pariaman 2018, lanjut Madoyon, warga Pauh siap mengusung Syafinal Akbar.

"Itu gara-gara aturan baru (ASN) yang melarang PNS maju Pilkada. Genius kan PNS berkarir cemerlang yang mungkin saja ditarik kembali oleh pemerintah pusat. Jika seandainya Genius tidak maju, kami bertekad usung Syafinal Akbar jadi Walikota Pariaman 2018. Itu tekad kami," pungkas Madoyon yang diamini beberapa warga.



"Kita sandingkan Syafinal Akbar dengan Indra Jaya Piliang untuk menyaingi Mardison. Biarlah Syafinal jadi Wakil Walikota dahulu. Yang mesti diingat, Orang Pauh itu bakudo limo, jangan ditanya kekompakan kami," pungkasnya.

OLP



×
Berita Terbaru Update