PARIAMAN (Pariamantoday) - Wali Kota Pariaman Yota Balad melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, dan Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kamis (3/9/2026).
Pembangunan dua KNMP tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan tradisional, melalui pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung perikanan.
Yota mengatakan KNMP diharapkan tidak hanya memperbaiki kawasan permukiman, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan daya saing hasil tangkapan nelayan.
“Kita ingin para nelayan kita tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga memiliki fasilitas penunjang yang memadai. Dengan adanya KNMP ini, infrastruktur pesisir akan diperbaiki, produktivitas perikanan ditingkatkan, dan lingkungan pemukiman warga menjadi lebih sehat serta tertata rapi,” ujar Yota.
Menurutnya, kawasan KNMP nantinya dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk perbaikan sarana perikanan tangkap, fasilitas kebersihan dan peralatan untuk meningkatkan produktivitas nelayan.
Yota berharap masyarakat ikut menjaga dan mendukung pembangunan agar proyek selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Syefdinon mengatakan Sumbar mendapat 26 program KNMP pada 2026, dua di antaranya berada di Kota Pariaman.
“KNMP ini merupakan program pemerintah pusat untuk menjawab permasalahan nelayan di Kota Pariaman. Dengan dimulainya peletakan batu pertama ini, pembangunan fisik diharapkan berjalan lancar sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan langsung oleh masyarakat nelayan,” katanya.
Pembangunan KNMP di Marunggi dan Ampalu turut dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kepala perangkat daerah Pemko Pariaman serta jajaran pemerintahan desa setempat. (*)