PARIAMAN - Dua puluh pelajar Kota Pariaman bersiap meninggalkan kota dengan satu misi: pulang membawa prestasi. Mereka dilepas Wali Kota Pariaman Yota Balad untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pelajar Tarung Derajat Sumatera Barat 2026 di Padang, Senin (7/9).
Di halaman Balai Kota Pariaman, Yota melepas kontingen yang terdiri dari 20 atlet, masing-masing 11 putra dan sembilan putri. Mereka akan turun pada 25 kelas pertandingan dalam kejuaraan yang berlangsung 7-9 September 2026.
Yota mengatakan keikutsertaan para atlet muda tersebut merupakan kesempatan untuk menguji hasil latihan sekaligus membangun mental bertanding.
“Atas nama Pemerintah Kota Pariaman, kami sangat bangga melepas para atlet muda potensial ini. Jadikan ajang Kejurprov ini sebagai pembuktian hasil latihan keras selama ini,” kata Yota.
Ia meminta para atlet menjaga sportivitas dan nama baik daerah. Menurutnya, kemenangan penting, tetapi mental juara dan kehormatan harus tetap menjadi pegangan di arena pertandingan.
“Menang adalah target, namun mental juara dan kehormatan adalah yang utama,” ujarnya.
Tarung derajat bukan olahraga yang hanya mengandalkan kekuatan fisik. Disiplin, keberanian dan kesiapan mental menjadi bagian penting dari setiap pertandingan.
Para atlet Pariaman berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA atau sederajat. Mereka telah menjalani persiapan yang disebut pelatih berlangsung secara intensif, mencakup latihan fisik, teknik dan mental.
“Saya tahu proses latihan yang kalian lalui tidak mudah. Keringat dan rasa lelah yang kalian curahkan selama persiapan adalah modal utama untuk meraih prestasi terbaik,” kata Yota.
Ketua KONI Kota Pariaman Edison TRD mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kontingen tersebut. Ia menilai persiapan yang dilakukan pelatih dan Pengcab KODRAT Pariaman telah cukup matang.
“Dengan kekuatan 20 atlet di 25 kelas dari jenjang SD hingga SMA, kami optimistis kontingen Kota Pariaman mampu bersaing ketat dan menyumbangkan banyak medali emas,” ujar Edison.
Pelatih Tarung Derajat Kota Pariaman Jhon Erinal mengatakan para atlet telah menjalani porsi latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan.
“Anak-anak telah menjalani porsi latihan intensif, baik secara fisik, teknik maupun mental,” katanya.
Jhon mengatakan komposisi kontingen terdiri dari 11 atlet putra dan sembilan atlet putri yang akan bertanding di 25 kelas. Ia berharap dukungan masyarakat turut menjadi energi bagi para atlet untuk mencapai target juara umum.
Kejurprov Pelajar Tarung Derajat Sumatera Barat 2026 diselenggarakan Pengurus Kota Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengkot KODRAT) Padang. Pertandingan berlangsung selama tiga hari, 7-9 September, dan dipusatkan di Auditorium UIN Imam Bonjol Kampus 2 Lubuk Lintah, Padang.
Kontingen Pariaman turun di sejumlah kelas putra dan putri berdasarkan kategori berat, mulai dari kelas di bawah 25 kilogram hingga 64,1-67 kilogram.
Bagi 20 pelajar tersebut, gelanggang di Padang bukan sekadar tempat untuk mengejar medali. Ini adalah kesempatan untuk menguji keberanian setelah berbulan-bulan berlatih, sekaligus membawa nama kota yang mereka wakili.
Di atas matras, mereka akan bertanding sendiri-sendiri. Tetapi di belakang setiap pukulan dan langkah, ada nama Pariaman yang ikut dipertaruhkan.
Targetnya jelas, prestasi terbaik, dan bila memungkinkan, juara umum. (*)