Pariaman - Gelar konser amal di kampung halaman, pengusaha asal Pariaman Reni Rahadian bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menyalurkan bantuan kepada mustahik dan masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di GOR Rawang, Rabu sore (19/8/2026), dalam rangkaian kegiatan Konser Amal dan Pesta Rakyat Pariaman Sabiduak Sadayuang.
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, didampingi Ketua TP-PKK Kota Pariaman Ny. dr. Yusneli Balad, Plt. Pimpinan BAZNAS Kota Pariaman Elfis Candra beserta jajaran, Founder Unie Store sekaligus penyelenggara Konser Amal dan Pesta Rakyat Kota Pariaman 2026 Reni M. Rahadian, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Ketua GOW Kota Pariaman Ny. Dina Mulyadi dan Ketua DWP Kota Pariaman Ny. Nelvia Afrizal.
Bantuan tersebut menyasar sejumlah kelompok mustahik, mulai dari anak yatim, fakir lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas hingga masyarakat yang menggantungkan penghasilan sebagai ojek pangkalan. Selain bantuan sosial, turut diserahkan bantuan becak motor untuk mendukung pengembangan usaha mustahik.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan, Konser Amal dan Pesta Rakyat Pariaman Sabiduak Sadayuang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa misi sosial melalui penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Reni Rahadian atas inisiatifnya menggelar Konser Amal dan Pesta Rakyat ini. Selain kita menggelar hiburan, kegiatan ini juga diikuti dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hiburan dapat, silaturahmi erat, berbagi kebaikan pun hebat,” ujar Yota Balad.
Menurutnya, kegiatan yang memadukan hiburan dan kepedulian sosial tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Selain memberikan ruang bagi masyarakat menikmati pertunjukan seni, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Adapun bantuan yang diberikan untuk ratusan anak yatim di panti asuhan Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, yang nilainya sebesar Rp500 ribu per anak. Kemudian untuk fakir lansia dan penyandang disabilitas diberikan kepada 31 mustahik, dimana masing-masing mustahik menerima beras sebanyak 20 kilogram dan uang tunai sebesar Rp500 ribu,” jelasnya.
Selain itu, Pemko Pariaman bersama BAZNAS Kota Pariaman juga memberikan bantuan kepada 52 mustahik yang berprofesi sebagai ojek pangkalan. Bantuan tersebut berupa fasilitasi servis kendaraan, penggantian oli serta transportasi berupa bahan bakar minyak (BBM), dengan total manfaat senilai Rp500 ribu untuk masing-masing mustahik.
Yota Balad mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama BAZNAS untuk tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
“Pemko Pariaman dan BAZNAS melalui Program Pariaman Peduli mengarahkan bantuan untuk mendukung kemandirian ekonomi mustahik. Karena itu, hari ini kita juga menyerahkan bantuan tiga unit becak motor kepada tiga orang mustahik untuk menunjang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga mereka,” ungkapnya.
Bantuan becak motor tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Pariaman dan BAZNAS Kota Pariaman. Kendaraan bermotor berasal dari hibah Pemerintah Kota Pariaman, sementara pembuatan becak motor difasilitasi oleh BAZNAS Kota Pariaman.
Bagi Pemko Pariaman, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa sebuah pesta rakyat tidak harus berhenti pada panggung hiburan. Di tengah keramaian dan sorotan lampu konser, ada warga yang membawa pulang bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sebagian lainnya memperoleh sarana untuk kembali menggerakkan usaha.
Yota Balad berharap semangat berbagi yang tumbuh dari kegiatan tersebut dapat terus dipelihara, sehingga kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pengembangan kegiatan ekonomi dan kebudayaan di Kota Pariaman. (*)