Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Puluhan Siswa NIBIIS Pariaman Ikuti Wisuda Tahfidz, Yota Balad Dorong Program “Satu Rumah Satu Hafidz”

7 Juni 2026 | 7.6.26 WIB Last Updated 2026-06-07T12:09:48Z


Pariaman, Sumatera Barat - Sebanyak 53 siswa TK, SD, dan SMP Nurul Ilmi Bilingual Islamic Integrated School (NIBIIS) Pariaman mengikuti wisuda tahfidz tahun akademik 2025/2026 di Aula Balai Kota Pariaman, Minggu.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Hertati Taher.

Dalam sambutannya, Yota Balad menyampaikan apresiasi kepada NIBIIS Pariaman karena dinilai lebih cepat menjalankan program unggulan pemerintah daerah “Satu Rumah Satu Hafidz”.

“Sebagian besar siswa SD dan SMP yang diwisuda hari ini sudah menjadi hafidz. Ini tentu menjadi langkah penting dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an di Kota Pariaman,” kata Yota.

Menurut dia, penguatan pendidikan berbasis Al-Qur’an diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang lebih baik dan berakhlak mulia.

“Kepada anak-anak yang diwisuda hari ini, jangan cepat berpuas diri. Wisuda ini adalah awal perjalanan panjang untuk terus belajar dan menjaga hafalan Al-Qur’an,” ujarnya.

Yota juga mengajak para siswa untuk terus menghormati guru dan orang tua sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kesuksesan di masa depan.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Pariaman akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan program “Satu Rumah Satu Hafidz” pada 2026 guna mengukur jumlah hafidz dan hafidzah yang telah terbentuk selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Mulyadi.

Sementara itu, Koordinator Al-Qur’an NIBIIS Pariaman Usamah Aljihadi mengatakan sebanyak 53 siswa yang mengikuti wisuda terdiri dari 15 siswa TK, sembilan siswa SD, dan 29 siswa SMP.

Menurut dia, NIBIIS berkomitmen mendukung program pemerintah daerah dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.

“Kami berharap bukan hanya satu orang dalam satu rumah yang menjadi hafidz, tetapi bisa dua hingga tiga orang,” kata Usamah.

Ia menambahkan sebanyak 14 siswa tingkat SD dan SMP juga telah mengikuti ujian akhir hafalan atau syahadah Al-Qur’an dengan capaian hafalan beragam, mulai dari tiga hingga 12 juz.

Salah satu siswa SMP, Rayyan Zikri, tercatat memiliki hafalan sebanyak 12 juz, sementara beberapa siswa lainnya menghafal antara tiga hingga sembilan juz. (*)
×
Berita Terbaru Update