Pariaman, Sumatera Barat - Pemerintah Kota Pariaman menyambut kepulangan 133 jemaah haji asal Kota Pariaman yang tergabung dalam Kloter 7 bersama jemaah haji asal Kota Bukittinggi. Rombongan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Kamis pagi setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Penyambutan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi bersama Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Padang Afrizen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman Edy Oktafiandi, Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Pariaman Syaiful Azmi, Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Pariaman.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pariaman, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji asal Kota Pariaman. Alhamdulillah seluruhnya pulang lengkap dan telah menyelesaikan rukun Islam kelima,” ujar Mulyadi.
Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menjalankan ibadah haji.
Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah tersebut merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Mulyadi berharap predikat haji yang disandang para jemaah tidak hanya menjadi pencapaian spiritual secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan pengaruh positif bagi keluarga dan lingkungan masyarakat.
“Semoga gelar haji yang kini disandang oleh bapak dan ibu dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat, baik dari sisi akhlak, spiritualitas maupun sosial,” katanya.
Selain menyambut kepulangan jemaah, Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya jajaran Kementerian Haji dan Kementerian Agama Kota Pariaman yang turut memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan dengan baik.
Pemerintah Kota Pariaman berharap para jemaah yang telah kembali dapat membawa nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan keteladanan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga keberadaan mereka memberikan manfaat lebih luas bagi daerah. (*)