Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mepet Jelang Porprov XVI, KONI Sumbar Gelar Rakor dengan KONI Kabupaten/Kota

9 Mei 2026 | 9.5.26 WIB Last Updated 2026-05-09T13:11:31Z


Padang - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh KONI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat di UNP Convention Centre, Sabtu (9/5/2026). Rakor tersebut untuk mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, Mahdianur, mengatakan pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Porprov. Menurutnya, waktu persiapan yang semakin sempit harus dimanfaatkan secara maksimal.

“Jeda waktu sangat terbatas. Delapan tahun menunggu sejak terakhir digelar pada 2018, kita harus mengoptimalkan waktu yang tersedia,” ujar Mahdianur.

Porprov Sumbar XVI menjadi momentum kebangkitan olahraga di Sumatera Barat setelah vakum selama delapan tahun. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi arena kompetisi antar daerah, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Penyelenggaraan Porprov kali ini menggunakan konsep tuan rumah bersama atau multi-venue dengan melibatkan sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Skema tersebut dipilih untuk mendistribusikan dampak ekonomi dan sektor pariwisata ke berbagai daerah.

Awalnya, Porprov direncanakan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026. Namun, berdasarkan kesepakatan bersama, jadwal pelaksanaan resmi diundur menjadi Oktober 2026.

Dalam rakor tersebut terungkap sebanyak 48 hingga 53 cabang olahraga (cabor) telah lolos verifikasi dan menyatakan kesiapan untuk dipertandingkan. Selain itu, sekitar 15 kabupaten dan kota juga menyatakan kesediaan menjadi tuan rumah bersama.
Seluruh kontingen peserta nantinya akan didaftarkan melalui KONI daerah masing-masing.

KONI Sumbar menetapkan batas akhir penyampaian surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah pada 9 Mei 2026. Hanya daerah dan cabang olahraga yang melengkapi persyaratan administrasi serta memiliki komitmen pendanaan yang akan dibahas lebih lanjut.

Hasil rakor tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat sebagai dasar pengalokasian anggaran pelaksanaan Porprov XVI.

Ketua KONI Kota Pariaman, Edison TRD, SH, MH mengatakan Kota Pariaman ditunjuk menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga teqball, sepatu roda, dan soft tenis.

Sementara itu, pembentukan Satgas oleh Dispora Sumbar bertujuan mengoordinasikan berbagai sektor pendukung, mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi, transportasi, hingga aspek keamanan.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama Kapolda Sumbar disebut memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Selain mengejar sukses penyelenggaraan dan prestasi, Porprov XVI juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui sektor sport tourism serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

KONI Sumbar saat ini juga terus melakukan konsolidasi internal, termasuk pembentukan tim fundraising serta digitalisasi data atlet dan venue pertandingan.

Dengan waktu persiapan yang semakin mendesak, rakor tersebut diharapkan mampu menghasilkan keputusan dan langkah konkret agar Porprov Sumbar XVI berjalan sukses, tertib, dan melahirkan generasi atlet berprestasi bagi Sumatera Barat. (OLP)
×
Berita Terbaru Update