Pariamantoday - Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi Mulyadi, Kota Pariaman semakin menunjukkan wajah baru sebagai daerah yang dinamis, visioner, dan mampu bergerak cepat meski di tengah tekanan efisiensi anggaran daerah.
Pasangan Balad-Mulyadi Mulyadi berhasil membuktikan bahwa kepemimpinan progresif bukan hanya soal retorika, melainkan aksi nyata, mengejar dana pusat secara agresif demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hanya dalam satu hari, Rabu (15/4/2026), Yota Balad menorehkan dua langkah strategis yang patut diapresiasi. Pertama, ia melakukan audiensi langsung dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. Dalam pertemuan yang menindaklanjuti kunjungan kerja Mentan ke Pariaman sehari sebelumnya, Yota Balad memaparkan usulan program prioritas sektor pertanian senilai Rp 23,9 miliar. Angka yang tidak kecil ini mencakup bantuan benih unggul, perbaikan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Yota Balad tidak sebatas menunggu anggaran daerah, melainkan aktif membuka pintu-pintu pusat untuk mendukung sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian Pariaman. Di tengah kebijakan efisiensi belanja daerah, justru inilah yang dibutuhkan. Kreativitas dan keteguhan untuk “mengejar” dana pusat demi kepentingan warga yang dipimpinnya.
Tak berhenti di situ, di siang harinya Yota Balad juga menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang diinisiasi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria.
Rakor yang diikuti seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat ini membahas percepatan investasi dan pembangunan infrastruktur strategis. Berbagai isu penting dibahas, mulai dari hilirisasi kelapa dan gambir, akuisisi pabrik kelapa, pengembangan kawasan kuliner tematik, penguatan pariwisata, hingga dukungan BUMN terhadap proyek infrastruktur daerah.
Kedua agenda tersebut menegaskan visi kepemimpinan Balad-Mulyadi Mulyadi yang visioner dan kolaboratif. Mereka tidak hanya membangun dari dalam, tetapi juga membangun jaringan kuat dengan pemerintah pusat dan BUMN.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Mulyadi menjadi mitra strategis yang solid, mendukung setiap langkah inovatif walikota dengan penuh dedikasi. Kerja sama keduanya telah membawa angin segar bagi Pariaman, dari pertanian yang lebih modern, hingga peluang investasi yang semakin terbuka lebar.
“Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD semata. Kita harus putar otak dan gesit menarik dukungan pusat serta swasta untuk mempercepat kemajuan,” ujar Yota Balad
Di tengah tantangan nasional soal efisiensi anggaran, kepemimpinan progresif Balad-Mulyadi justru menjadi teladan bagi daerah lain. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat pantang menyerah, kekompakan, kreativitas, dan kerja keras, Pariaman terus bersaing dan melangkah maju.
Masyarakat Pariaman patut bangga memiliki pemimpin yang tidak hanya pandai membelanjakan APBD, tetapi juga mampu berpikir luas demi kemajuan daerahnya.
Pariaman hari ini sedang menuju masa depan yang lebih cerah. (OLP)