Pariaman - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme pengawas dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Utama tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Hertati saat memberikan arahan dalam kegiatan pembekalan (coaching clinic) bagi pengawas TK/SD se-Kota Pariaman, yang digelar di Ruang Pertemuan Disdikpora, Kamis (16/4). Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Dinas Yurnal, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mulyadi, Plt. Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Elvis Betrizon, serta pelaksana teknis Novi Musnaldi.
Dalam arahannya, Hertati menekankan bahwa peran pengawas sangat strategis dalam menjaga mutu dan kredibilitas pelaksanaan ujian. Ia mengingatkan bahwa TKA bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian pembelajaran siswa.
“Pengawas harus bekerja dengan penuh kejujuran, profesionalisme, dan tanggung jawab. Jangan sampai ada celah yang merusak kepercayaan terhadap hasil TKA,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh pengawas untuk memahami dan mematuhi prosedur operasional standar (POS) yang telah ditetapkan, mulai dari ketepatan waktu kehadiran, kelengkapan administrasi, hingga memastikan suasana ujian berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
“Laksanakan tugas sesuai aturan. Hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apa pun. Jadilah teladan dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran,” tambahnya.
Selain itu, Hertati menyoroti pentingnya koordinasi yang solid antara pengawas, panitia sekolah, dan pihak terkait lainnya guna mengantisipasi berbagai potensi kendala selama pelaksanaan ujian.
Berdasarkan data Disdikpora, pelaksanaan TKA SD tahun 2026 di Kota Pariaman akan diikuti oleh 1.717 siswa, terdiri dari 896 laki-laki dan 821 perempuan, yang berasal dari 82 sekolah dasar. Ujian akan berlangsung di 204 ruangan yang tersebar di empat kecamatan.
Pelaksanaan TKA dibagi dalam empat gelombang, masing-masing berlangsung selama dua hari, dengan empat sesi setiap harinya. Dengan skala pelaksanaan yang cukup besar, pemerintah daerah menargetkan ujian dapat berjalan lancar, tertib, serta menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menutup arahannya, Hertati mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama menjaga kualitas pelaksanaan TKA.
“Keberhasilan TKA ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga amanah ini dengan sebaik-baiknya,” katanya. (*)