Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pariaman Laporkan Dampak Bencana Hidrometeorologi ke Gubernur Sumbar

7 Januari 2026 | 7.1.26 WIB Last Updated 2026-01-07T09:33:16Z


Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menyampaikan laporan dampak bencana hidrometeorologi kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam rapat daring yang digelar di Balai Kota Pariaman, Senin (5/1/2026) malam.

Rapat tersebut diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi, serta sejumlah pemerintah daerah di Sumbar yang terdampak bencana. Dari Kota Pariaman, rapat dihadiri langsung Wali Kota Yota Balad yang didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan BPBD Kota Pariaman.

Dalam paparannya, Yota Balad menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologi yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang telah menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga akibat banjir.

“Total rumah yang mengalami kerusakan sebanyak 55 unit, dengan 10 rumah di antaranya dalam kondisi rusak berat,” kata Yota Balad.

Ia menambahkan, dampak bencana tersebut juga meluas ke sektor pertanian. Sekitar 800 hektare lahan pertanian dilaporkan terdampak, sehingga berpotensi mengganggu perekonomian masyarakat.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Pariaman berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan normalisasi Sungai Batang Mangor sepanjang sekitar 14 kilometer. Sungai tersebut saat ini dinilai berada dalam kondisi rawan karena abrasi yang mengancam lahan pertanian serta ratusan permukiman warga di sepanjang bantaran sungai.

“Kami berharap penanganan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat dilakukan sesegera mungkin dan memohon arahan dari Bapak Gubernur terkait langkah-langkah penanganan pascabencana,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di tengah cuaca ekstrem. Ia meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyampaikan laporan secara berkelanjutan.

Rapat daring tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Pariaman dalam penanganan serta mitigasi bencana hidrometeorologi guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (*)

×
Berita Terbaru Update