Pariaman - Caretaker Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pariaman menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II untuk memperkuat peran masjid dalam pembangunan sosial dan keagamaan di daerah itu, Rabu (21/1), bertempat di Aula Balai Kota Pariaman.
Dalam forum tersebut, Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi yang menjabat sebagai Ketua Caretaker DMI Kota Pariaman mengusulkan Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai Ketua DMI Kota Pariaman untuk kepengurusan periode mendatang.
Mulyadi, yang ditunjuk sebagai ketua caretaker secara aklamasi oleh Ketua Pimpinan Wilayah DMI Sumatera Barat Ganefri pada Desember 2025, menyampaikan usulan tersebut dalam laporan pertanggungjawabannya di hadapan peserta Musda.
“DMI adalah organisasi strategis yang harus dikelola dengan baik. Kami mengusulkan Wali Kota Pariaman Yota Balad sebagai Ketua DMI agar program-program DMI dapat berjalan seiring dan selaras dengan program unggulan pemerintah daerah,” kata Mulyadi.
Menurutnya, posisi DMI sebagai organisasi sosial-keagamaan membutuhkan dukungan struktural dan kebijakan yang kuat agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menambahkan, DMI memiliki peran penting dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman di bidang keagamaan, termasuk program Risalah dengan kegiatan unggulan seperti “satu keluarga satu hafiz”, gerakan kembali ke surau, serta penguatan pesantren ASN.
“Sinergi antara DMI dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang religius, sejahtera, dan berdaya. Kami berharap kepengurusan baru nanti mampu meningkatkan kualitas manajemen masjid dan memperluas dampak sosialnya,” ujar Mulyadi.
Musda II DMI Kota Pariaman dihadiri Ketua PW DMI Sumatera Barat Ganefri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman Rinalfi, Kepala Kementerian Haji Kota Pariaman Syaiful Azmi, serta jajaran pejabat pemerintah daerah, pengurus caretaker DMI, dan perwakilan DMI kecamatan se-Kota Pariaman.
Hasil Musda ini diharapkan melahirkan kepengurusan DMI yang solid dan program kerja berkelanjutan guna memperkuat peran masjid dalam pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan sosial masyarakat di Kota Pariaman. (*)