Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Pariaman Dukung Lomba Hafalan Yasin oleh BKMT, 30 Majelis Taklim Ikut Serta

23 November 2025 | 23.11.25 WIB Last Updated 2025-11-23T12:37:34Z
Pariaman - Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Pariaman Tengah menggelar Lomba Hafalan Surat Yasin 2025, Minggu, (23/11/2025) di Masjid Taqwa Kelurahan Taratak. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pariaman, Delri Soni, yang mewakili Wali Kota Pariaman, serta dihadiri Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad.

Delri Soni mengatakan kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari 30 BKMT di Pariaman Tengah ini selaras dengan program keagamaan daerah, Pariaman Risalah, yang berfokus pada penguatan nilai iman dan akhlak. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam pendidikan agama di lingkungan keluarga.

“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Jika seorang ibu mencintai Al-Qur’an dan mampu menghafalnya, maka fondasi keagamaan yang kuat akan terbentuk di rumah,” kata Delri. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan dengan mengalokasikan sumber daya yang dibutuhkan.

Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad, dalam sambutannya menyatakan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas BKMT. Ia menilai lomba hafalan Yasin relevan dengan program PKK dalam memperkuat kapasitas keluarga baik secara mental maupun spiritual.

“Surat Yasin memiliki banyak keutamaan. Lomba seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga sarana motivasi agar majelis taklim terus dekat dengan Al-Qur’an,” kata Yosneli. Ia menyebut kegiatan serupa juga telah digelar di Kecamatan Pariaman Utara beberapa waktu sebelumnya.

Ketua BKMT Pariaman Tengah, Rita Royani, menjelaskan bahwa lomba tahun ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan pihaknya. Menurutnya, tujuan utama kegiatan adalah memperluas syiar Islam dan mempererat ukhuwah antaranggota majelis taklim.

“Surat Yasin dikenal sebagai jantung Al-Qur'an. Kami berharap ibu-ibu tidak hanya membaca, tetapi juga menghafal dan mengamalkannya,” katanya. Dewan juri yang dilibatkan berasal dari kalangan ahli baca Al-Qur’an, termasuk salah satu juri tingkat nasional MTQ. Penilaian meliputi ketepatan makhraj, kelancaran hafalan, dan kaidah tajwid.

Lomba akan memilih enam peserta terbaik dari 30 BKMT yang berpartisipasi. Panitia menyebut antusiasme peserta meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Pariaman, Khairul Firdaus, perwakilan Camat Pariaman Tengah, M. Irvan, serta Bonita Travel yang menjadi salah satu sponsor kegiatan. (*)
×
Berita Terbaru Update