Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pariaman targetkan 2,2 juta kunjungan wisata di tahun 2024

9 Januari 2024 | 9.1.24 WIB Last Updated 2024-01-09T11:17:14Z


Pariaman  - Pemerintah Kota Pariaman mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama tahun 2023. Pada 2024 ini capaian PAD bakal digenjot lebih besar lagi.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi menjelaskan pada tahun 2023 sektor pariwisata berhasil mengumpulkan PAD melebihi tahun 2022 lalu.


“PAD yang terkumpul pada tahun 2023 mencapai Rp 850.582.250, naik tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pada tahun 2022 PAD yang terkumpul mencapai Rp 235.780.000, maka pada tahun 2024 harus mampu ditingkatkan lagi,” ujarnya di Pariaman, Selasa (9/1).


Menurutnya peningkatan pesat kunjungan wisatawan telah memberikan dampak positif yang luar biasa terhadap sektor pariwisata.


Pada tahun 2023, tercatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Kota Pariaman yang melaksanakan 26 iven pariwisata sepanjang tahun tersebut.


Dibandingkan tahun lalu, kata dia, tingkat kunjungan wisatawan mencapai 2.136.782, sedangkan pada tahun 2023 tingkat kunjungan wisatawan melonjak menjadi 2.237.674. 


"Sehingga di tahun 2024 kita berkomitmen untuk tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman dan ditargetkan hingga 2.287.674,” sebutnya.


Sedangkan lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah objek wisata Pantai Gandoriah disusul Pantai Kata, Talao Pauh dan Pantai Cermin.


“Data jumlah kunjungan wisatawan tersebut berdasarkan hasil penjualan tiket retribusi masuk serta perkiran di sejumlah objek wisata yang tidak diterapkan retribusi,” ungkapnya.


Dinas Pariwisata menurutnya akan terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman dengan meningkatkan promosi wisata di media sosial, media cetak dan media elektornik serta sinergitas antar stakeholder untuk membantu mempromosikan pariwisata.


Selain itu, melakukan kerjasama dengan agen travel, hotel, homestay, pembenahan sarana dan prasarana wisata, mengembangkan pariwisata lokal dengan melibatkan aktif seluruh komunitas, membuat destinasi wisata yang baru dan memperbaiki pelayanan.


"Kami juga sudah membuka akses jalan masuk wisatawan langsung dari kereta api dari Stasiun Kereta," tandasnya. (Rika)

×
Berita Terbaru Update