Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Demi Menjaga Khusuknya Ibadah Selama Bulan Ramadhan Mukhlis Larang Main Petasan dan Kembang Api

8 Juni 2015 | 8.6.15 WIB Last Updated 2015-06-08T16:29:34Z



Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman membuka secara resmi Pelatihan Pengendalian Keamanan dan  Kenyamanan Lingkungan untuk Satlinmas Kota Pariaman yang digelar di Gedung Pondok Indah Kota Pariaman, Senin (8/6).

Pada kesempatan tersebut Mukhlis mengatakan, Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan (Linmas) adalah objek vital dalam penyelenggaraan pemerintahan, karena dalam undang-undang mengatakan setiap warga negara wajib melindungi keamanan dan kenyamanan suatu negara yang didalamnya terdapat pemerintahan dan masyarakat.

"Sesuai visi misi Kota Pariaman sebagai kota wisata disanalah kita harus membuat kondisi yang aman dan nyaman bagi wisatawan. Apabila daerah kita tidak aman dan tidak nyaman itu yang akan membuat wisatawan enggan datang lagi," katanya.

Menurut dia, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan tugas seluruh elemen masyarakat yang turut serta sebagai penentu terhadap berjalannya roda pemerintahan dalam pembangunan.

"Diharapkan dengan  pelatihan ini kita dapat mendukung suksesnya pesta demokrasi untuk Kota Pariaman dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur sehingga dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.

Disamping itu, menjelang bulan Ramadhan Mukhlis minta kepada seluruh kepala desa, ninik mamak dan seluruh masyarakat Kota Pariaman untuk dapat menjaga ke khusukan ibadah dengan melarang anak dan keponakan supaya tidak memainkan petasan, kembang api yang dapat menggangu ibadah dan mengurangi resiko kebakaran dan kecelakaan.


“Kita berharap agar semua peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius karena Linmas Kota Pariaman akan menjadi ujung tombak keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Sat Pol PP Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan, pelatihan ini digelar selama empat hari, dari tanggal 8  s/d 11 juni 2014 diikuti oleh 355 peserta yang merupakan utusan dari 71 desa/kelurahan se-Kota Pariaman.


Rza/OLP
×
Berita Terbaru Update