Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Temu Akrab Menyambut Tahun Baru Ala Dewi Fitri Deswati

1 Januari 2014 | 1.1.14 WIB Last Updated 2014-01-01T13:30:57Z





Ketika pulang menuju Pariaman dari Padang, saat di simpang Kuraitaji, diseberang telepon seluler, Ir. Dewi Fitri Deswati Ketua Partai NasDem Kota Pariaman mengajak saya dan keluarga menghadiri temu akrab menyambut Tahun Baru di Korong Kampuang Pauah, Kanagarian Cimpago, Kecamatan Kampung Dalam, Padang Pariaman. Saya mengiakan setelah dapat persetujuan dari istri. Dia memang mulai akrab dengan Dewi. Terakhir ke Kampung Dalam, seingat saya adalah sekitar lebih dari 15 tahun lalu. Sudah sangat lama betul bagi ukuran umur 37 tahun.

"Ikut Yuk, Ni Dewi mengadakan acara Tahun Baru di dua tempat. Satu di Kampung Dalam, satunya lagi di Komplek Perumahan Jati Raya. Tapi kita ke Kampung Dalam dulu," ajaknya.

Tak ada perubahan signifikan saya perhatikan dalam pembangunan infrastruktur disana, meskipun Bupati Ali Mukhni adalah Putra asli daerah tersebut. Keadaan tak jauh berbeda dengan 15 tahun lalu, gumam saya dalam hati.

"Sejak dulu, jalanan menuju Kampung Dalam selalu begini, meskipun Bupatinya orang sini," kata Dewi ketika mobil kami hampir memasuki pasar Kampung Dalam.

Acara yang kami hadiri adalah semacam helat Nagari dengan Hiburan acara kesenian KIM. KIM adalah sejenis undian berhadiah sambil berdendang sajak di iringi orgen tunggal. Semua lapisan umur tumpah ruah disebuah lapangan bola yang dijadikan tempat perhelatan tersebut. Undangan mulai dari Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Adat, beserta para remaja hingga Ibu-ibu tumpah ruah. Kursi yang tersedia hingga tidak dapat menampung setengah hadirin.

Camat Kampung Dalam secara mengejutkan dalam Pidato sambutannya mengharapkan dukungan masyarakat kepada Dewi Fitri Deswati yang akan maju sebagai Caleg dari partai NasDem, No urut 2 daerah pemilihan Kota Pariaman dan Kabupaten Padangpariaman.

"Putiah kapeh kalietan, putiah mato baka adaan. Dewi adalah srikandi daerah ini dan satu-satunya Caleg untuk Provinsi perempuan dari Kampung Dalam. Saya kenal Ibunya, beliau Guru saya, dia pantas kita dukung. Lihatlah sekarang ini Kampung Dalam. Meskipun Bupati orang sini, namun dizaman sekarang seluruh anggaran ditentukan oleh Dewan. Sayangnya, untuk daerah kita hanya memiliki satu kursi, dan itupun dari Partai yang boleh disebut kecil, yaitu Partai Buruh," ungkap Camat yang juga putra asli Kampung Dalam.

"Kedepannya, saya berharap kepada hadirin semua, mari kita perbanyak Anggota Legislatif dari kampung kita sendiri, agar mereka punya kekuatan nantinya dalam menentukan Anggaran disana. Dan untuk Dewi, mari kita satukan tekad untuk mendukungnya ke DPRD Provinsi Sumatera Barat," himbau Camat disambut tepuk tangan hadirin.

Seusai pembacaan Do'a, acara KIM kembali dilanjutkan. Kami pun pamit dan menuju komplek Perumahan Jati Raya yang juga mengadakan temu akrab menyambut Tahun Baru 2014. Kami tepat sampai pada pukul 23.00 WIB saat saya melirik arloji dipergelangan tangan.

Disini tak kalah meriahnya. Para penghuni komplek perumahan Jati Raya Indah berbaur dalam suasana akrab. Anak kecil tak canggung bermain dikeramaian penonton yang larut menyaksikan dan memantau kertas undian KIM yang didendangkan oleh Tasman, penyanyi seni berlanggam pantun ala permainan KIM. Sajak dan pantun ia dendangkan dengan fasih dalam dendang pengiring orgen tunggal.

Disana banyak sekali orang yang saya kenal, seperti Syafinal Akbar, Doni Karen, Taci, serta para pemuda yang 75 persennya saya hapal wajahnya.

Ketika saya datang, hadiah yang tersisa hanya sebuah televisi dan ponsel merk LG. Detik-detik Tahun 2014 segera datang. Orgen KIM dimatikan dulu. Acara pesta kembang api dimulai. Duaar..duaar..! bunyi letusannya di udara, kembang api mancaragam pola menghiasi langit komplek perumahan tersebut. Anak-anak tak kalah heboh. Mereka dengan semangat, serentak meniup terompet, termasuk kedua putri saya. Suasana jadi amat meriah, disebuah Komplek perumahan nan asri tersebut. Usai acara saya minta izin untuk istirahat pulang.

Ketika melewati jalanan menuju pulang, langit Kota Pariaman yang cerah seakan berkilau oleh bermancaragam pola kembang api di udara silih berganti. Di Pantai Gandoriah sana, Pantai Kata dan Pasir Manggung juga digelar acara penyambutan Tahun baru oleh Pemko Pariaman. Langit Pariaman seakan menabur bunga di angkasanya, seakan menggugah asa untuk menyonsong Tahun 2014 dengan taburan kembang mereka dengan semangat yang menyala-nyala di awal Tahunnya. Semoga di Tahun Baru 2014 membawa semangat baru bagi kita semua untuk menggapai cita dan cinta yang kita resolusikan sebelumnya. Amin.

Catatan Oyong Liza Piliang
×
Berita Terbaru Update