Genius targetkan tiap tahun 10 anak Pariaman kuliah gratis di Poltekpel Sumbar

 

Foto: Desi

Pariaman – Walikota Pariaman, Genius Umar menargetkan 10 anak Pariaman akan dikuliahkan di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat (Sumbar) pola pembibitan (Polbit) setiap tahunnya melalui perogram satu keluarga satu sarjana (Sagasaja).

Pemerintah Kota Pariaman sekaligus akan membuat kerjasama untuk sekolah kedinasan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan.

"Program ini akan mendukung program unggulan Pemko Pariaman bidang pendidikan Sagasaja," ungkap Genius Umar di Pariaman, Rabu (18/1).

Kerjasama itu nantinya akan memprioritaskan 10 orang anak Pariaman dari keluarga pra sejahtera setiap tahunnya melalui Polbit Poltekpel Sumbar.

"Walapun sebelumnya Pemko Pariaman telah bekerjasama dan anak Pariaman sudah ada yang kuliah di Poltekpel Sumbar, program non Polbit yang dibiayai oleh Pemko Pariaman," sambungnya.

Alasan Genius memilih Poltekpel Sumbar dikatakannya agar selepas wisuda bisa langsung memasuki dunia kerja karena telah terampil di bidangnya.

“Langsung menjadi produktif, tidak menganggur, bisa menjadi perwira pelayaran yang terampil dan bisa terjun langsung di dunia kerja,” yakin Genius.

Melalui program Sagasaja, Genius berharap lulusannya bisa membawa keluarganya keluar dari lingkaran kemiskinan.

"Karena program (Sagasaja) ini memadukan antara program pendidikan dengan program pengurangan kemiskinan di Kota Pariaman," pungkasnya.

Direktur Poltekpel Sumbar Capt. Wisnu Risianto yang juga hadir dalam sosialisasi pengenalan kampus dan program studi perguruan tinggi Kementerian Perhubungan yang dihadiri puluhan pelajar Pariaman ini mengatakan pihaknya memberikan gambaran sekaligus motivasi siswa-siswi Pariaman tahun akhir SMA sederajat.

Poltekpel Sumbar adalah perguruan tinggi negeri di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan yang mendidik dan melatih putra putri terbaik Indonesia untuk menjadi pelaut dan tenaga kerja industri maritim yang memiliki kompetensi, karakter, berwawasan teknologi, modern, dan berdaya saing global.

"Selain itu Poltekpel Sumbar juga telah mengembangkan pendidikan sesuai Standards of Training, Certification and Watchkeeping (STCW) 2010 dari IMO sehingga berkembang menjadi salah satu instansi pendidikan pelayaran terbesar di Indonesia," ungkapnya.

Selama sosialisasi, tim dari Poltekpel Sumbar juga membagikan brosur tentang kampus dan memberikan informasi terkait penerimaan taruna-taruni transportasi Kementerian Perhubungan, khususnya untuk kampus Poltekpel Sumbar. Informasi yang disampaikan adalah seputar program studi yang dibuka, biaya perkuliahan, prospek kerja, tatacara pendaftaran, dan lain sebagainya. (Desi/OLP)