Genius, Hendri Sapta dan Suhatri Bur bertemu di Bappenas bahas PALAPA

Foto: Junaidi

Jakarta - Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo, menyambut baik konsep kawasan metropolitan PALAPA (Padang-Padangpariaman-Pariaman) yang melibatkan kerjasama tiga daerah, Pemko Padang, Pemkab Padangpariaman dan Pemko Pariaman.

Bahkan menurut dia, konsep PALAPA telah masuk ke dalam program strategis Pemerintah Pusat yang tertuang dalam RJPMN 2015-2019 lalu.

"Kita di Bapennas tentu membuat prioritas. Sifatnya tidak hanya sektoral, dan lokasinya di daerah," ucapnya saat menerima audiensi Walikota Pariaman, Genius Umar, Walikota Padang, Hendri Sapta dan Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur di ruang kerjanya.

Konsep kawasan metropolitan PALAPA, akan diwujudkan sebagai prioritas strategis di daerah masing-masing guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tiga daeah tersebut.

Dia kemudian menyarakankan agar ketiga kepala daerah tersebut segera melakukan koordinasi dengan Gubernur Sumatra Barat terkait penataan kawasan PALAPA agar benar-benar sinkron dari bawah hingga atas.

“Dengan adanya kawasan PALAPA akan ada wilayah metropolitan di Provinsi Sumatra Barat yang tentunya akan berimbas terhadap kemajuan dan pembangunan Sumbar,” kata dia.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan untuk memajukan daerah dengan berupaya mengembangkan kota yang berbatasan dengan konsep metropolitan, seperti contoh konsep Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi).

Ketika kota dikembangkan secara bersama-sama, kata Genius, maka skala ekonominya akan semakin tinggi dan semakin cepat bertumbuhnya. Perencanaan daerah akan lebih baik.

"Konsep PALAPA ini sebenarnya telah lama dicanangkan dan digagas sejak tahun 80-an oleh Pak Anas Malik, mantan Bupati Padangpariaman kala itu,” jelasnya.

Genius menambahkan perlunya dilakukan pemetaan kawasan dan percepatan penataan konsep PALAPA, baik untuk Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman dan Kota Padang.

Dengan adanya kawasan PALAPA, sinergitas antar daerah dan kesatuan konsep kawasan metropolitan di Sumatera Barat, akan memberikan efek besar bagi Sumatera Barat. (Juned/OLP)