UP2K Sikatim Kameh wakili Pariaman tingkat Sumbar karena ramuan Kujare Manjah

Foto: Desi

Pariaman - Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Sikatim Kameh - TP PKK Desa Sikapak Timur - menciptakan produk ramuan peningkat imunitas tubuh yang dinamai Kujare Manjah.

"Berawal dari ketakutan kita pada Covid-19 dan bagaimana cara meningkatkan imunitas tubuh lewat ramuan rempah-rempah," kata Ketua UP2K Sikatim Kameh Desa Sikapak Timur, Rahmi Wasdi di Galeri UP2K Sikatim Kameh, Rabu (8/6).

Kujare Manjah sendiri, kata Rahmi terbuat dari bahan jahe, kunyit dan rempah-rempah lainnya. Kujare singkatan dari kunyit, jahe dan rempah ini mulai diracik pada awal pandemi Februari 2020.

Hingga saat ini, kata Rahmi, Kujare Manjah rutin dikonsumsi masyarakat setempat dan dianggap mampu menguatkan stamina. Sejak saat itu sampai sekarang, masyarakat Desa Sikapak Timur selalu rutin mengonsumsi Kujare sebagai minuman kesehatan.

Menurutnya, manfaat Kujare antara lain bisa mengobati tenggorokan gatal, batuk, masuk angin dan nyeri haid. Kujare Manjah juga merupakan produk unggulan UP2K Sikatim Kameh yang mengantarkan kelompok ini mewakili Kota Pariaman mengikuti lomba UP2K Provinsi Sumatera Barat 15 Juli 2022 mendatang.

Selain dikosumsi sebagai peningkat imun tubuh, Kujare juga dikosumsi oleh pemuda jelang latihan dan bermain sepak bola. Bahkan Kujare Manjah jadi minuman rutin di kedai-kedai kopi.

“Kedai kopi juga menyediakan Kujare sebagai minuman untuk menghangatkan tubuh pelanggan mereka dari dinginnya udara malam,” kata dia.

Kujare Manjah sudah memiliki PIRT. Sedangkan untuk label halal dan BPOM masih dalam proses penyelesaian.

"Untuk pemasaran sendiri kami posting lewat media sosial, juga sudah ada di shopee. Orderan rutin Kujare sampai saat ini datang dari PSSI Sumbar. Mayoritas masyarakat Pariaman juga sudah mengetahui khasiat dari Kujare Manjah,” terangnya,

Kujare Manjah bisa diperoleh setiap saat di UP2K Sikatim Kameh. Bagi yang ingin membeli, satu pak Kujare Manjah isi sepuluh bungkus dijual dengan harga Rp15 ribu, sedangkan dalam kemasan dijual dengan harga Rp 30 ribu per botolnya. (Desi/OLP)