Targetkan 2 juta wisatawan, Hoyak Tabuik Pariaman akan digelar tahun ini

Hoyak Tabuik Pariaman sempat absen selama 2 tahun karena pandemi Covid-19. Foto: OLP

Pariaman - Pesta budaya hoyak Tabuik Pariaman rencananya akan diselenggarakan pada tahun 2022 ini. Hoyak Tabuik sendiri telah absen selama 2 tahun karena pandemi Covid-19.

Hoyak Tabuik masuk dalam tiga kalender iven besar pariwisata Pariaman 2022. Sedangkan sepanjang 2022, Pemko Pariaman akan menghelat sebanyak 77 iven.

"Iven terbesar ada tiga. Hoyak Tabuik, silek of the sea dan festival indang. Tabuik diselenggarakan pada 14 Agustus 2022 mendatang," ungkap Genius Umar di Pariaman, Rabu (16/2).

Pesta budaya hoyak Tabuik sendiri, kata Genius, akan diverifikasi dalam 200 besar iven nasional atau kharisma event nusantara 2022.

Sedangkan untuk launching resmi kalender pariwisata Kota Pariaman 2022 direncanakan diadakan di Kabupaten Kampar, Riau pada 18 Februari 2022. Sebelumnya kalender iven pariwisata Kota Pariaman diadakan di Kota Pekanbaru, Riau.

Genius optimis dengan 77 pelaksanaan iven pariwisata akan menggenjot tingkat kunjungan ke Kota Pariaman. Ia berharap upaya tersebut akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Pariaman.

Kota Pariaman sendiri, klaim Genius, telah menjelma menjadi destinasi wisata regional Sumatra dan nasional. Oleh sebab itu pihaknya perlu terus menambah minat wisatawan dengan membangun infrastuktur penunjang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono menyatakan kesiapan Pariaman menyambut wisatawan sepanjang 2022 dengan menggelar berbagai iven dan atraksi.

Ia memastikan Kota Pariaman juga siap menerima wisatawan domestik dan dari mancanegara dengan sarana prasaran penunjang pariwisata yang tersedia saat ini.

Pihaknya juga menargetkan jumlah kunjungan wisatawan ke Pariaman pada 2022 bisa mencapai 2 juta pengunjung. Marhen bahkan optimis target tersebut bisa dicapai.

"Kota Pariaman tetap menerapkan protokol kesehatan dan mewajibkan vaksinasi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pariaman," pungkasnya. (Juned/OLP)