Sebelum dirobohkan, Genius janji bangun rumah pengganti bagi warga yang bermukim di jalur ruas jalan non budgeter

Foto: Junaidi

Pariaman - Pembukaan ruas jalan dari Desa Mangguang melewati Naras Hilir, Naras 1, Balai Naras hingga Desa Padang Biriak-biriak dikebut. Pembukaan jalan sepanjang 6 kilometer tersebut dilakukan dengan pola gotong royong dan tidak didukung dana APBD (Non budgeter).

Jalan tersebut sebenarnya untuk memberi akses yang luas di sepanjang pantai bagian utara Kota Pariaman. Jika selesai, pembukaan jalan ini dinilai mampu mendongkrak pertumbuhan pariwisata di pantai bagian utara Pariaman.

"Akan ada geliat ekonomi baru imbas pariwisata. Mulai dari Pantai Manggung, Pantai Belibis dan Pantai Padang Biriak-biriak akan terintegrasi," ungkap Walikota Pariaman Genius Umar yang memimpin langsung gotong royong tersebut, Rabu (23/2).

Selain itu, sambung Genius, di sepanjang 6 kilometer jalan yang dibuka terdapat tanah dan vegetasi milik masyarakat yang dia klaim telah diserahkan kepada Pemko Pariaman secara gratis demi pembangunan. Bahkan, kata dia, beberapa bangunan milik masyarakat rela dirobohkan.

Ia menargetkan pembukaan akses jalan tersebut bisa diselesaikan tidak dalam waktu lama. Ia berharap pengerjaannya tuntas masih di awal tahun ini.

"Agar tahun depan sudah bisa diaspal," kata dia.

Sementara bagi rumah permanen masyarakat yang dilewati jalan tersebut, Genius berencana akan membangunkan rumah pengganti. Namun bangunan tidak akan dirobohkan sebelum bangunan pengganti selesai dibangun.

"Sebelum rumah dan bangunan yang kita bikin selesai, bangunan tersebut belum kita eksekusi sehingga tidak merugikan masyarakat," tandasnya. (Juned/OLP)