Sediakan 10 ton minyak goreng harga murah, Pemko Pariaman lakukan intervensi pasar

Foto: istimewa/internet

Pariaman - Pemko Pariaman merespon tingginya harga minyak goreng dengan menggelar pasar murah di empat kecamatan yang ada mulai 24 hingga 27 Januari 2022 nanti.

"Harga Rp 14.000 per kg tanpa ada pembatasan. Selama masih ada persediaan kita akan menjualnya kepada masyarakat," ungkap Asisten Sekdako Pariaman Yaminurizal sembari menambahkan pihaknya akan bekerjasama dengan PT Musim Mas dan Wira Inno Mas dalam pasar murah tersebut di Pariaman, Jumat (21/1).

Untuk Kecamatan Tengah, pasar murah minyak goreng seharga Rp 14.000 ini akan diadakan di lapangan parkir Pasar Pariaman tanggal 24 Januari dengan ketersediaan minyak goreng 4 ton.

Di hari kedua, 25 Januari, pasar murah minyak goreng digelar di Kecamatan Pariaman Utara di Pasar Balai Nareh dengan stok minyak goreng 2 ton.

Selanjutnya tanggal 26 Januari, pasar murah minyak goreng menyasar Kecamatan Pariaman Selatan. Minyak goreng yang disediakan 2 ton ini akan dijual di halaman kantor Camat Pariaman Selatan.

Hari terakhir pasar murah minyak goreng digelar di Kecamatan Pariaman Timur pada 27 Januari. Minyak yang disediakan 2 ton dan dipasarkan di halaman kantor Camat Pariaman Timur.

Yaminurizal mengatakan intervensi pasar dilakukan Pemko Pariaman karena meroketnya harga minyak goreng di pasaran yang memberatkan masyarakat.

"Kita berharap dengan stok 10 ton ini bisa membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat. Semoga bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pedagang," kata dia dan menjamin kualitas minyak gorang pasar murah telah memenuhi standar nasional Indonesia atau SNI.

Sebelumnya, Kemenko Bidang Perekonomian RI juga memberlakukan kebijakan minyak goreng Rp 14.000 per liter sejak Rabu (19/1) kemarin.

Kebijakan penurunan harga minyak goreng berlaku di seluruh Indonesia, dikutip dari laman Kemenko Perekonomian. Harga minyak goreng ini berlaku hingga 6 bulan ke depan.

Pemberlakuan kebijakan satu harga untuk minyak goreng akan di mulai pada hari Rabu tanggal 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia. Namun, khusus untuk pasar tradisional diberikan waktu penyesuaian selambat-lambatnya satu minggu dari tanggal pemberlakuan. (Desi/OLP)