2 warga Pariaman kembali terima bantuan bedah rumah dari Baznas Pariaman

Foto: Junaidi

Pariaman - Baznas Kota Pariaman bersama LKKS Kota Pariaman kembali melakukan bedah rumah tidak layak huni (RTLH) kepada warga Kota Pariaman kurang mampu. Masing-masing warga menerima bantuan bedah rumah sebesar Rp 20 juta.

Bantuan bedah rumah diserahkan secara simbolis oleh Walikota Pariaman, Genius Umar kepada warga Desa Batang Tajongkek bernama Mulya Ningsih dan Warga Desa Kampung Apar bernama Zulhelma yang diserahkan oleh Ketua LKKS Kota Pariaman, dr Lucyanel Arlym, Senin lalu (22/11).

Menurut Genius, pihaknya akan terus berupaya memberikan berbagai program bantuan sosial bagi warga Kota Pariaman. Baik dalam bentuk dana stimulan, permodalan, beasiswa hingga bantuan bedah rumah RTLH.

"Baik melalui dana APBN, melalui Kementerian, APBD Provinsi dan APBD Kota Pariaman hingga dari zakat Baznas Kota Pariaman," kata Genius Umar di Pariaman, Rabu (24/11).

Bedah rumah bagi warga kurang mampu, menurutnya merupakan prioritas pemerintahannya. Ia akan terus berupaya agar semua warga Pariaman memiliki rumah yang layak huni.

"Rumah yang layak huni akan tercipta keluarga yang sehat. Dengan keluarga yang sehat akan membentuk keluarga yang sejahtera," ujarnya.

Ia menambahkan, kesuksesan berawal dari keluarga. Keluarga yang memiliki rumah layak huni ditambah dengan program pendidikan gratis hingga ke tingkat perguruan tinggi - melalui program satu keluarga satu sarjana (Sagasaja) - akan mampu menurunkan angka kemiskinan yang dimuali dari tingkat paling mikro.

Ketua Baznas Kota Pariaman, Zalman Zaunit mengatakan bantuan bedah rumah salah satu fokus Baznas Kota Pariaman dalam upayanya mendukung program menurunkan angka kemiskinan Pemko Pariaman.

"Juga diiringi dengan bantuan modal bagi UMKM, beasiswa. Untuk itu kita mengimbau kepada para muzaki agar berzakat melalui Baznas. Karena sebaik-baiknya zakat adalah melalui amil," pungkasnya. (Juned/OLP)