Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Teken SK TP2DD, Genius Ingin Jadikan Pariaman Contoh Nasional Penerapan Transaksi Berbasis Digital

6 Maret 2021 | 6.3.21 WIB Last Updated 2021-03-05T18:31:53Z

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar Wahyu Purnama A, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar Irman Sriansyah  Nurdin,  Pimpinan Cabang Bank Nagari Pariaman Ibnu Supardi saksikan Walikota Genius Umar teken SK TP2DD. Foto: Desi

Pariaman - Walikota Pariaman Genius Umar teken surat keputusan (SK) tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) saat menggelar rapat koordinasi dengan kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumbar dan Bank Nagari Pariaman di Balaikota Pariaman, Kamis (5/3).

Inti dari rapat koordinasi dengan Bank Nagari dan BI tersebut adalah untuk perluasan penerapan sistem transaksi pembayaran melalui layanan scan quick response Indonesian standar (QRIS) di kota Pariaman.

Sistem QRIS, tersebut, kata Genius sebelumnya sudah diterapkan di Pasar Kuraitaji, Los Lambuang Kuraitaji, pedagang UMKM di Pantai Kata, Pantai Gandoriah dan Talao Pauah yang juga hasil binaan Bank Nagari dan BI.

Sistem transaksi QRIS berbasis elektronik, sambung Genius, selain mempermudah transaksi juga membawa manfaat positif di masa pandemi Covid-19 karena uang kertas juga sarana penularan virus corona.

Genius bertekad ingin menjadikan Pariaman sebagai proyek percontohan nasional penerapan QRIS di tanah air. Ia ingin mengubah paradigama traksaksi konvensional menjadi berbasis elektronik dalam setiap transaksi masyarakat - semaksimal mungkin.

Dalam skala daerah, kata Genius, penerapan transaksi elektronik sudah lama diterapkan di Pariaman. Untuk pembayaran APBD kepada OPD semuanya menggunakan transaksi terdigitalisasi di atas Rp 1,5 juta.

Ia menargetkan transaksi berbasis elektronik dalam penerapannya bisa mencapai hingga 95 persen yang meilputi semua sektor, baik swasta, pemerintahan, UMKM dan transaksi masyarakat.

"Kita lakukan revolusi secara cepat untuk melakukan perubahan ini. Untuk itu kita minta bimbingan BI dan Bank Nagari agar bisa melakukan percepatan perubahan dari transaksi manual ke digital," pungkasnya. (Desi)

×
Berita Terbaru Update